Claim Missing Document
Check
Articles

TECHNICAL PERFORMANCE AND EFFICIENCY ANALYSIS OF A 300 KG/H CORN SHELLING MACHINE USING EXPERIMENTAL METHOD Eka Boangmanalu; Jandri Fan HT Saragi; Angga Bahri Pratama
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluates the technical performance and efficiency of a corn shelling machine with a capacity of 300 kg/h using an experimental method under field conditions. The research aims to determine machine performance in terms of working capacity, shelling efficiency, unshelled kernels, and total losses. Data were collected through three repeated experimental trials involving measurement of input-output weight and processing time. The results show that the machine operates at a stable capacity of 300 kg/h, consistent with its design specification. The average shelling efficiency reached 94.1%, indicating high separation performance. Unshelled kernels were recorded at 3.3%, while total losses were 2.6%, indicating low material waste. The machine demonstrates effective performance suitable for small to medium-scale corn processing. However, improvements in feeding uniformity and moisture control are recommended to enhance overall efficiency.
Implementasi Independent Thematic Community Service Collaboration untuk Penguatan Keterampilan Dasar Otomotif Siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan Melvin Bismark Hamonangan Sitorus; Rudianto Surbakti; Syariful Hikmah; Jandri Fan HT Saragi; Eka Putra Dairi Boangmanalu; Tamil Chelvi Vadivelu; Siti Zulaiha Binti Yusoff
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1164

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar vokasional otomotif siswa Madrasah Aliyah Taman Pendidikan Islam Medan melalui pendekatan Independent Thematic Community Service Collaboration (I-TCSC). Kegiatan dilaksanakan oleh Tim PKM Politeknik Negeri Medan bekerja sama dengan mahasiswa Kolej Komuniti Kelana Jaya Malaysia dan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Program dirancang dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) edukasi dasar teknologi otomotif, (2) praktik dasar perawatan kendaraan bermotor, dan (3) pengenalan dunia kerja serta kewirausahaan otomotif. Pelaksanaan diawali tahap persiapan berupa koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan perangkat materi, penyiapan alat dan prosedur keselamatan kerja, serta pengaturan pendampingan kelompok kecil. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan capaian pada aspek pengetahuan dan keterampilan praktik. Rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 46,86 sebelum kegiatan menjadi 78,68 setelah kegiatan. Sementara itu, hasil observasi keterampilan praktik meningkat dari 22 menjadi 42 dari skor maksimal 48, atau dari 45,8% menjadi 87,5%, yang mencerminkan perkembangan pada ketepatan prosedur, penerapan keselamatan kerja, dan kemandirian kerja. Selain itu, sesi pengenalan dunia kerja dan kewirausahaan memperkuat orientasi siswa terhadap kebutuhan kompetensi otomotif, budaya kerja, serta peluang pengembangan diri dan usaha layanan otomotif sederhana. Program ini efektif sebagai model penguatan kesiapan kerja berbasis keterampilan vokasional pada konteks madrasah dan berpotensi direplikasi melalui pembiasaan praktik berkala serta jejaring berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Evaluasi Kinerja Mesin Kiln Berdasarkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai Dasar Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) di PT XYZ Angga Bahri Pratama; Eka Putra Dairi Boangmanalu; Sahat Sahat; Jandri Fan HT Saragi
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v5i1.425

Abstract

The kiln machine demonstrates high operational effectiveness and infrequent breakdowns; however, this performance does not correlate linearly with the resulting product quality. The presence of yield losses—the discrepancy between actual specification-compliant output and total output—indicates production inefficiency, particularly regarding quality. This study aims to analyze the effectiveness of the kiln machine in activated carbon production at PT. XYZ uses the Overall Equipment Effectiveness (OEE) approach and proposes implementing Total Productive Maintenance (TPM) to minimize losses. The methodology involves measuring three primary OEE components: Availability Ratio, Performance Efficiency Ratio, and Rate of Quality Product. Analysis results reveal an average OEE value of 64.1%, which remains significantly below the Japan Institute of Plant Maintenance ideal standard of 85%. This suboptimal OEE value is primarily driven by a low Rate of Quality Product at 56.89% due to high yield losses. By implementing TPM, the company is expected to enhance kiln machine effectiveness through structured maintenance, autonomous operator maintenance, and comprehensive operational quality optimization, thereby improving overall manufacturing productivity.
Penerapan Mesin Screw Press Gambir pada Kelompok Maju Tani di Desa Boangmanalu Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat Jandri Fan HT Saragi; Sahat; Suadi; Nelson Manurung; Sondang Beatrix Siahaan; Angga Bahri Pratama
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2770

Abstract

Pakpak Bharat Regency has great potential in gambier (Uncaria Gambir Roxb.) production, yet low productivity, substandard quality, and limited technology remain major challenges. This community engagement program aimed to improve production capacity and product quality through the implementation of a screw press machine and farmer skill enhancement. The method applied was Participatory Action Research (PAR) involving partners in planning, training, mentoring, and evaluation. Results showed a 15–20% production increase per 100 kg of leaves, reduced moisture content to ≤14%, and more uniform yellowish-brown product quality that meets market standards. Moreover, farmers’ knowledge and skills improved, leading to higher efficiency, increased income, and stronger business independence. This program has a significant impact on farmer empowerment and supports the sustainability of gambier enterprises in Pakpak Bharat.
Pengaruh Media dan Jeda Pendinginan Las SMAW terhadap Kekuatan Tarik ST37 Jandri Fan HT Saragi; Eka Putra Dairi Boangmanalu; Franklin Taruyun Hudeardo Sinaga; Nisfan Bahri; Abri Andry Saresa Marbun
TEKNIKA Vol. 20 No. 1 (2026): Teknika Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17732355

Abstract

Proses pengelasan banyak digunakan dalam industri manufaktur untuk menyambung baja karbon rendah seperti ST37, sehingga kontrol terhadap pendinginan menjadi penting untuk menentukan kualitas sambungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pendinginan (air, udara, oli) dan waktu jeda (0, 30, 60 detik) terhadap kekuatan tarik sambungan las ST37 hasil SMAW. Sembilan spesimen diuji untuk memperoleh nilai gaya dan tegangan tarik maksimum, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasil menunjukkan bahwa media dan waktu jeda pendinginan berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik; pendinginan air tanpa jeda memberikan nilai tertinggi, sedangkan oli dengan jeda menghasilkan nilai terendah. Temuan ini menegaskan bahwa pendinginan cepat mampu menghasilkan struktur mikro yang lebih halus dan kuat. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam menentukan prosedur pendinginan optimal guna meningkatkan kualitas sambungan las pada industri manufaktur dan perawatan komponen.
Uji Kekuatan Tarik Komposit Epoksi Diperkuat Serat Daun Nanas (Ananas Comosus) Berdasarkan Variasi Fraksi Volume Serat Eka Putra Dairi Boangmanalu; Jandri Fan HT Saragi; Angga Bahri Pratama; Sahat Sahat; Positron Bangun
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi fraksi volume serat daun nanas (10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%) terhadap sifat tarik komposit berbasis resin epoksi. Serat daun nanas terlebih dahulu diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% untuk meningkatkan kekasaran permukaan dan adhesi dengan matriks. Proses pembuatan spesimen dilakukan dengan metode hand lay-up, dan pengujian tarik mengacu pada standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat hingga 30% menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 49,3 MPa. Nilai modulus Young juga meningkat hingga fraksi tersebut, kemudian menurun pada komposisi serat yang lebih tinggi akibat terbentuknya void dan aglomerasi serat.