Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Nilai Karakter pada Implementasi Kesenian Tari Zapin Meskom Bengkalis dalam Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya Di SDN 10 Pinggir: Penelitian Kualitatif ayu agustina; zufriady zufriady; Hendri Marhadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6030

Abstract

Instilling character values ​​in Arts, Culture and Crafts (SBdP) learning has an important role in shaping students' personalities from an early age. One form of implementation of character values ​​in learning is through traditional arts, such as the Zapin Meskom Bengkalis Dance. This study aims to describe the movements of the Zapin Meskom Bengkalis Dance and the implementation of this dance in SBdP learning at SDN 10 Pinggir and to analyze the character values ​​contained therein. The method used in this study is descriptive qualitative. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation with triangulation techniques as an effort to validate the data. The results of the study showed that the implementation of the Zapin Meskom Dance in SBdP learning at SDN 10 Pinggir was able to instill various character values, including Religious, hardworking, independent, fair, caring, intelligent, tolerant, honest, and loving. These character values ​​emerge through dance practice, interaction during practice, and the interpretation of the philosophy of the Zapin Meskom Dance. Thus, it can be concluded that the Zapin Meskom Bengkalis Dance not only functions as a means of artistic expression, but also has an important role in shaping students' characters through learning in elementary schools.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vopy Susilawati; Hendri Marhadi; Zariul antosa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.7266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan nilai dan pembelajaranmultikulturalisme dalam pembelajaran Sekolah Dasar berdasarkan Kurikulum Merdeka.Pendidikan nilai dan multikulturalisme merupakan aspek krusial dalam pembentukan karakterpeserta didik yang berwawasan kebangsaan, toleran, serta menghargai keberagaman budaya,agama, dan latar belakang sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodestudi pustaka (library research), yaitu mengkaji berbagai sumber literatur, jurnal, buku, dokumenkebijakan, dan kurikulum terbaru untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai integrasinilai-nilai karakter dan multikulturalisme ke dalam proses pembelajaran. Hasil kajian menunjukkanbahwa nilai-nilai seperti toleransi, gotong royong, tanggung jawab, dan saling menghormati telahterintegrasi dalam berbagai mata pelajaran, seperti PPKn, IPS, Bahasa Indonesia, dan Seni Budayadan Prakarya. Selain itu, pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnyapada tema Kebinekaan Global, menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalsecara kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Dengan demikian, pembelajaran yang berbasisnilai dan multikulturalisme di Sekolah Dasar tidak hanya memperkuat karakter individu pesertadidik, tetapi juga membentuk generasi yang siap hidup dalam masyarakat majemuk secaraharmonis.
Analisis Kompetensi Profesional Guru Pada Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Rayon II Kecamatan Mandau Siti Nurbaiti; Munjiatun; Hendri Marhadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru pada pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Rayon II Kecamatan Mandau. Adapun jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner/angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pada pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Rayon II Kecamatan Mandau tergolong “sangat baik” dan telah memenuhi kriteria kompetensi profesional guru pada pembelajaran PPKn sesuai dengan Permendiknas no 16 tahun 2007 tentang standar kompetensi profesional guru. Dari hasil perhitungan skor kuesioner/angket yang terdiri dari 5 indikator, yaitu: (1) menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu tergolong sangat baik dengan rata-rata skor 86,5%. (2) menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu tergolong sangat baik dengan rata-rata skor 89,66%. (3) mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif tergolong sangat baik dengan rata-rata skor 82,7%. (4) mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif tergolong baik dengan rata-rata skor 79,44%. (5) memanfaarkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri tergolong baik dengan rata-rata skor 79,62%.
The PENERAPAN PENDEKATAN KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI ABAD 21 (STUDI KASUS DI SDN 67 PEKANBARU): Penerapan Pendekatan Kepemimpinan Situasional dalam menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi Abad 21 (Studi Kasus di SDN 67 Pekanbaru ) Vovi Tridian Ulfah; Hartina Rastam; Hendri Marhadi; Mahmud Alpusari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8913

Abstract

ABSTRACT Education is a fundamental right of every citizen, guaranteed by the constitution, with the aim of educating the nation and creating a civil society. In Indonesia, education has adapted greatly to the developments and needs of the times. Faced with the challenges of changing times, a rapid and appropriate transition in education is needed to produce graduates who are able to adapt. School principals play a key role in improving the competence of teachers as the frontline implementers of new regulations on education. The ability of school principals to motivate, guide, and understand technological developments is important so that teachers have the enthusiasm and ability to design the latest learning methods, especially 21st-century technology-based learning. Thus, school principals are required to be able to adapt their leadership to the current situation. This research uses qualitative research with a case study approach. There are two main focuses: 1) How is the leadership of the principal at SDN 67 Pekanbaru from a situational leadership perspective? 2) How does the principal at SDN 67 Pekanbaru make decisions from a situational leadership perspective? 3) How does the principal prepare teachers to implement 21st-century technology-based learning from a situational leadership perspective? This research is expected to provide in-depth knowledge and insight into the leadership of the principal and the principal's ability to face the challenges of 21st-century technology-based learning at SDN 67 Pekanbaru from a situational leadership perspective.
Analisis Analisis Moral Sopan Santun Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 001 Koto Peraku Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi: Analisis Moral Sopan Santun Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tria tria; Hendri Marhadi; Guslinda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9597

Abstract

This research is based on the phenomenon of the fading of moral values of manners in the elementary school student environment, such as reduced respect for teachers and the negative influence of technological developments. Based on Lawrence Kohlberg's theory of moral development, this study aims to describe the moral behavior of class V students and the factors that influence them. The method used was qualitative descriptive with the subject of teacher of class V and grade V students of SD Negeri 001 Koto Peraku. Data were collected through observation, interviews, documentation, and assessment rubrics, then analyzed using the Miles and Huberman model. The observation results showed that students generally showed polite behavior, such as respecting the teacher and interacting politely. However, some students still lack self-control and speak politely. Meanwhile, the results of the interviews reinforce that the influence of digital media is a factor causing the decline in manners. Meanwhile, the results of the assessment rubric showed an average score of 82.6% with the Good category. This study concludes that the formation of students' moral manners is influenced by internal factors (habits and personality) as well as external factors (family, school environment, digital media). Keywords: Moral manners, elementary school students, character education, moral formation factors.
BUDAYA DAN KEPEMIMPINAN, BUDAYA DAN KEPEMIMPINAN, HAKIKAT DAN DIMENSI BUDAYA ORGANISASI SERTA PERUBAHAN KEPEMIMPINAN AKIBAT PERUBAHAN ORGANISASIHAKIKAT DAN DIMENSI BUDAYA ORGANISASI SERTA PERUBAHAN KEPEMIMPINAN AKIBAT PERUBAHAN ORGANISASI Indah Cahyani Putri; Khairina Safitri; Hendri Marhadi; Mahmud Alpusari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9630

Abstract

Budaya organisasi dan kepemimpinan merupakan faktor esensial yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan strategisnya. Budaya organisasi mencerminkan sistem nilai, norma, dan praktik yang mengatur perilaku anggota, sedangkan kepemimpinan memegang peran kunci dalam mengarahkan, mempertahankan, serta mengubah budaya tersebut sesuai kebutuhan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hakikat dan dimensi budaya organisasi serta mengidentifikasi bentuk perubahan kepemimpinan yang terjadi sebagai respons terhadap perubahan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan wawancara untuk memperoleh gambaran empiris dan konseptual yang komprehensif. Hasil kajian mengungkapkan bahwa perubahan organisasi, baik yang bersifat struktural, teknologi, maupun kebijakan, menuntut pemimpin untuk menunjukkan kemampuan adaptif dan transformasional dalam memastikan proses perubahan berjalan efektif. Pemimpin juga harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai baru dalam budaya organisasi sekaligus menjaga stabilitas operasional. Temuan ini menegaskan bahwa hubungan antara budaya organisasi dan kepemimpinan bersifat dinamis dan saling memengaruhi, serta menjadi faktor penentu dalam keberhasilan transformasi organisasi secara berkelanjutan
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL RUMAH ADAT SELASO JATUH KEMBAR PADA MATA PELAJARAN IPAS DI UPT SDN 035 TARAI BANGUN Rezi Andesta Putra; Erlisnawati; Hendri Marhadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9876

Abstract

This study aims to develop an audio-visual learning media on the Selaso Jatuh Kembar Traditional House as a learning resource for fourth-grade IPAS instruction that is valid, practical, and feasible to use. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate. The developed media was validated by three experts, namely a material expert, a media and design expert, and a language expert. In addition, its practicality was assessed through practicality questionnaires administered to teachers and students during limited trials. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and questionnaires. The validation results show that the audio-visual media achieved a very high level of validity, with expert scores of 96.66% for material, 85% for design, and 93.33% for language. The practicality results also indicate that the media is highly practical, with teacher practicality reaching 97.33%, one-to-one trial results at 89.20%, small-group trials at 87.99%, and real class trial results at 91,56%. These findings demonstrate that the media is easy to use, engaging, and effective in supporting classroom learning. Therefore, the audio-visual media on the Selaso Jatuh Kembar Traditional House is considered valid, highly practical, and suitable for IPAS instruction. It also enhances students’ understanding of local cultural heritage and supports the implementation of the Merdeka Curriculum by providing an engaging, meaningful, and contextually relevant learning experience for elementary school students.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V DI SDN 007 PULAU BIRANDANG Renatah Ayuni; Hendri Marhadi; Erlisnawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between parenting style and students' disciplinary character in the fifth grade of SDN 007 Pulau Birandang. The research used a quantitative correlational method with a total sampling technique involving 29 students. Data were collected using questionnaires, observation, and documentation. The research instrument was tested for validity and reliability, and the results indicated that all items were valid and reliable. The data were analyzed using simple regression. The results showed that there was a positive and significant relationship between parenting style and students’ disciplinary character, with a t-value of 3.741 greater than the t-table value of 1.699, and a significance value of 0.001 < 0.05. The study concludes that better parenting style contributes to improved student discipline. Democratic parenting style was found to be the most influential in forming student discipline in SDN 007 Pulau Birandang.
Tradisi Randai Kumayang Bagoyang Masyarakat Benai Kabupaten Kuantan Singingi, Riau Dela Puspita; Nopitasari Sulispala; Ruth Maret Tasya Raja Gukguk; Hendri Marhadi; Mahmud Alpusari
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.41 KB) | DOI: 10.57216/pah.v22i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tradisi Randai Kumayang Bagoyang sebagai salah satu seni pertunjukan khas masyarakat Melayu di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Fokus kajian meliputi sejarah perkembangan, struktur pertunjukan, nilai-nilai budaya yang terkandung, serta tantangan dan peluang pelestariannya di tengah arus modernisasi. Tradisi Randai tidak hanya berperan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan moral, pembentukan karakter, dan pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tokoh tradisi lokal dan dokumentasi literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Randai Kumayang Bagoyang merupakan bentuk teater rakyat yang memadukan unsur musik, tari, silat, dan drama dalam format pertunjukan melingkar, yang mencerminkan nilai kebersamaan. Meskipun menghadapi tantangan dari budaya populer dan minimnya dukungan pemerintah, tradisi ini tetap hidup melalui inisiatif komunitas dan dapat menjadi potensi pendidikan budaya serta aset wisata daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.
Tradisi Bakar Batu Suku Dani Provinsi Papua Pegunungan Etalia Asso; Haya Nisrina Afifah; Yulia Respi; Zofia Maharani; Hendri Marhadi; Mahmud Alpusari
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.239 KB) | DOI: 10.57216/pah.v22i1.29

Abstract

Tradisi Bakar Batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Suku Dani di Papua Pegunungan yang masih lestari hingga saat ini. Tradisi ini bukan hanya sekadar metode memasak secara tradisional menggunakan batu panas, tetapi memiliki makna sosial, spiritual, dan ekologis yang mendalam. Bakar Batu biasanya dilaksanakan pada berbagai momentum penting seperti kelahiran, pernikahan, kematian, penyelesaian konflik adat, dan sebagai ungkapan rasa syukur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna, nilai, serta fungsi sosial dari tradisi Bakar Batu dalam kehidupan masyarakat Suku Dani di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara daring bersama tokoh adat asli Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini menjadi media perekat sosial yang efektif, sarana edukasi nilai adat bagi generasi muda, sekaligus ritual penyucian spiritual yang tetap dihormati masyarakat hingga kini. Meskipun menghadapi tantangan akibat modernisasi, masyarakat adat tetap mempertahankan tradisi ini sebagai identitas budaya dan simbol persatuan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah, sekolah, dan media dalam pelestarian tradisi Bakar Batu, agar nilai-nilai luhur di dalamnya tidak tergerus oleh zaman.