Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Junior Medical Journal

Analisis Kandungan Boraks pada Bakso di Pasar Tradisional Cileungsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Punto Taufiknoor; Yulia Suciati; Qomariyah Qomariyah; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 5 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i5.3111

Abstract

Pendahuluan. Kandungan pengawet dan pengenyal seperti boraks pada makanan yang dikunsumsi dapat terakumulasi dalam tubuh sehingga berbahaya bagi manusia. Metode. Penelitian eksperimental laboratorium dengan kualitatif menggunakan kertas tumerik dan kuantitatif menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis untuk menganalisis kandungan boraks pada bakso yang dijual di pasar tradisional Cileungsi, menggunakan 5 sampel yang ditetapkan secara random sampling yang diambil secara acak di pasar tradisional Cileungsi.Hasil. Tidak ada perbedaan warna yang bermakna pada uji kualitatif dengan kertas tumerik, terdeteksi adanya kantungan boraks pada kelima sampel pada uji kuantitatif dengan spektrofotmeter UV-Vis. Simpulan. Pada kelima sampel bakso yang dijual di pasar tradisional Cileungsi terdeteksi adanya kandungan boraks
Analisis Kandungan Boraks pada Tahu di Pasar Tradisional Cileungsi dan Tinjauannya Menurut Islam galuh Yendah Prasyad; Yulia Suciati; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 6 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i6.3109

Abstract

Penelitian ini dilakukan di pasar tradisional cileungsi, dilakukan karena banyaknya tahu yang tidak sehat yang beredar di pasar bahkan tidak sehat dan terindikasi bahan berbahaya seperti boraks. Tujuan penelitian ini agar masyarakat di daerah cileungsi mengetahui tahu yang mengandung boraks. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji kualitatif dengan kertas turmeric dan uji kuantitatif dengan spektrofotometer yang dilakukan di laboratorium. Hasil dari penelitian pada uji kualitatif tidak ada tahu yang terindikasi boraks sedangkan pada uji kuantitatif mengindikasikan pada sampel 4 dan 5 terindikasi terdapat senyawa boraks di dalam tahu tersebut. Pada uji kualitatif menggunakan kertas turmeric yang sudah terdapat campuran kunyit, Ketika sampel dimasukan ke dalam kertas akan terjadi perubahan warna menjadi warna merah kecoklatan/ merah bata. Pemakaian boraks dalam jumlah banyak dapat menyebabkan ganguan Kesehatan, kerusakan ginjal hingga kematian.
Analisis Kandungan DNA Babi pada Tempat Penggilingan Daging di Pasar-Pasar Kelurahan Cempaka Putih dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Widiyaningsih, Anggun; Suciati, Yulia; Astiwara, Endy Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i2.3790

Abstract

Cemaran daging babi masih menjadi salah satu permasalahan dalam berlangsungnya kegiatan perekonomian pengadaan daging di masyarakat, salah satunya ada pada produk daging giling. Tidak seluruh tempat penggilingan daging di pasar-pasar dapat menjamin bahwa daging yang digiling merupakan daging halal tanpa adanya kontaminasi babi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis cemaran DNA babi pada 5 sampel daging giling yang diperoleh dari tempat penggilingan daging di pasar-pasar Kelurahan Cempaka Putih. Proses analisis DNA dilakukan dengan menggunakan metode RT-PCR (Real-Time Polymerase Chain Reaction). Kelima sampel akan dilakukan isolasi DNA menggunakan Mericon Food Kit lalu dianalisis kemurnian dan konsentrasinya dengan menggunakan alat sprektrofotometer, selanjutnya sampel akan dilakukan proses RT-PCR dengan menggunakan Mericon Pig Kit. Analisis DNA sampel menunjukkan hasil negatif diseluruh sampel daging giling dan kontrol negatif ditandai dengan tidak adanya kenaikan garis kurva amplifikasi pada chanel FAM, sementara kontrol positif DNA babi menunjukkan hasil positif dengan adanya kenaikan nilai Cq (quantification cycle) pada kurva amplifikasi chanel FAM. Hal ini menandakan proses RT-PCR berlangsung dengan baik dan 5 sampel daging giling tidak mengandung DNA babi.