Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Dissemination of the Media and Platforms Use to Strengthen Scientific Literacy in the Merdeka Curriculum Implementation in Elementary Schools: Diseminasi Penggunaan Media dan Platform Penguatan Literasi Sains Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Muyassaroh, Izzah; Mufliva, Rosiana; Hartati, Tatat; Dwi Heryanto; Mulyasari, Effy; Rengganis, Ira; Heryani, Rina
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i4.16225

Abstract

Abstract Media and platforms are important components of scientific literacy learning in implementing the Merdeka curriculum in elementary schools. This community service activity aims to disseminate the use of media and platforms to strengthen scientific literacy in implementing the independent curriculum in elementary schools. The method used is socialization, which includes several stages: identifying problems and needs, determining training topics, and evaluating. This activity was attended by 60 teachers in Kuningan Regency. In terms of process, the implementation of community service was conducive at both the online and offline stages of implementing activities. Participants were very enthusiastic about participating in question-and-answer activities, practices, and presentations on media use. All participants developed learning media and presented it in front of other participants. The success of implementing this community service is assessed from the implementation process and the output, where there is an increase in teacher understanding regarding scientific literacy and the use of media and platforms to strengthen scientific literacy skills. Keywords: science literacy media and platforms, merdeka curriculum, elementary schools Abstrak Media dan platform merupakan komponen penting pembelajaran literasi sains dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan penggunaan media dan platform penguatan literasi sains dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi mencakup beberapa tahapan yaitu identifikasi permasalahan dan kebutuhan, penentuan topik pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 60 guru di Kabupaten Kuningan. Dari segi proses, pelaksanaan kegiatan pengabdian berlangsung kondusif dan lancar baik pada tahap pelaksanaan kegiatan daring maupun luring. Peserta sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan tanya jawab, praktik, dan presentasi penggunaan media. Semua peserta turut andil dalam mengembangkan media pembelajaran dan mempresentasikannya di depan peserta yang lain. Keberhasilan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini selain dinilai dari proses pelaksanaan juga dinilai dari output pengabdian dimana adanya peningkatan pemahaman guru terkait literasi sains serta penggunaan media maupun platform penguatan kemampuan literasi sains. Kata kunci: media dan platform literasi sains, kurikulum merdeka, sekolah dasar
Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Muyassaroh, Izzah; Masrurah, Siti Nurhaliza; Oktaviani, Rhisma Putri
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v4i2.441

Abstract

Improving educational quality units requires synergy from the various parties not only from the school stakeholders concerned but also the participation of universities and the government. Kampus Mengajar is one of the community services programs that aims to unite the synergy of the government, academics, and practitioners to accelerate the improvement of the quality of education after the learning loss due to the Covid-19 pandemic. This service activity was conducted in several stages like debriefing, coordination, deployment, needs analysis, program planning, implementation, reflection and evaluation, and student withdrawal. This article aims to describe the efforts to assist in improving the quality of education through the implementation of Kampus Mengajar Angkatan 3 at SDN Segara Makmur 02. The programs implemented were teaching assistance, calistung post, literacy corner, outdoor classes, learning media innovation, assistance in mastering digital literacy, character education, assistance in the implementation of Class AKM, and administrative assistance. Keywords: kampus mengajar, education quality, primary education
Efektivitas Metode Fernald Berbantuan Koper Literasi terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Ghina Aulia Sa'du; Dwi Heryanto; Izzah Muyassaroh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7652

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa di salah satu sekolah dasar yang berada Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode Fernald berbantuan koper literasi efektif terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas 1 sebanyak satu rombongan belajar, dengan sampel sebanyak 26 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes lisan, sementara teknik analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon dan uji perbedaan terhadap skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pretest adalah 35,69, sedangkan skor posttest meningkat menjadi 45,88, sehingga terjadi peningkatan sebesar 10,19. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar <0,001 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan membaca permulaan setelah penerapan metode Fernald berbantuan koper literasi. Sementara itu, hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,67 termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Fernald berbantuan koper literasi efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
Teachers’ Perception and Readiness Toward IPAS Learning Implementation of the Merdeka Curriculum Izzah Muyassaroh; Aprilia Eki Saputri; Asep Saefudin; Nana Djumhana; Ira Rengganis; Mela Darmayanti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.80728

Abstract

This qualitative descriptive research aims to explore teachers’ perceptions and preparedness for implementing the IPAS learning approach in the context of the MC. The subjects of this study were 87 elementary school teachers in Bekasi District who were selected through a purposive random sampling technique. Data collection was carried out through observation, interviews, and questionnaires. The collected data were then analyzed using interactive qualitative data analysis techniques, including data collection, presentation, and conclusions drawing. The results show that teacher readiness in the curriculum structure understanding is 24% in the high category, 69% medium, and 7% low. In lesson plan aspect, 27% are in the high category, 67% medium, and 6% low category. In the aspect of understanding of differentiated learning, 32% are in the high category, 55% medium, and 13% low. In terms of understanding of P5, 24% are in the high category, 63% medium, and 13% low. Regarding understanding of the Merdeka Mengajar platform, 18% in high category, 44% medium, and 38% low. Teachers' understanding regarding the IPAS assessment are 55% in the high category, 42% medium, and 3% low. Teachers are quite ready to organize science learning in MC implementation and show positive perception. 
Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sains di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis Izzah Muyassaroh; Amiroh Amiroh; Maryadi Maryadi; Nisaul Masruroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.93360

Abstract

Integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum menjadi topik menarik mengingat Indonesia sebagai negara multikultural. Meskipun penelitian dan publikasi terkait sudah dilakukan pada berbagai subjek dan jenjang pendidikan, kajian komprehensif mengenai integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar belum pernah diteliti. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara komprehensif integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar. Metode penelitian yang dipilih adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 74 artikel dari database Scopus dan Google Scholar yang terpublikasi periode 2014-2024. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran dan melestarikan budaya lokal. Integrasi dapat dilakukan melalui kegiatan intra, ko, dan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan intrakurikuler, kearifan lokal diintegrasikan ke dalam bahan ajar, strategi, media, dan asesmen. Kegiatan ko-kurikuler mencakup program P5, pendidikan lingkungan, field trip, dan wisata edukasi. Kegiatan ekstrakurikuler melalui ekstrakurikuler wayang. Integrasi ini meningkatkan literasi sains, ekoliterasi, keterampilan proses sains, pengetahuan kebencanaan, berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Media Booklet Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Eksposisi Siswa Fase C Sekolah Dasar Muhamad Ikhwan Nugraha; Tatat Hartati; Izzah Muyassaroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.108771

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini dipicu oleh adanya temuan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C yang masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi efektivitas model RADEC berbantuan media booklet digital untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel berjumlah 53 siswa kelas V yang terdiri dari 27 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol yang berasal dari dua sekolah dasar negeri di Kabupaten Bandung Barat. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan mebaca pemahaman teks eksposisi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji perbedaan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney, dan interpretasi nilai N-Gain. Dengan Level of signivicance 0,05 (5%), hasil penelitian menunjukan kelas eksperimen memiliki perolehan skor keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi lebih baik dibanding kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat rata-rata N-Gain skor 0,6128 dan N-Gain persen 61,2766. Sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-gain Skor -0,0013 dan N-gain persen -0,3317. Temuan tersebut menunjukan bahwa model RADEC berbantuan media booklet digital cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi siswa fase C seklolah dasar.