Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penguatan Literasi Numerasi Melalui Diseminasi Penggunaan Media dan Platform Pembelajaran Phetcolorado dan Canva Rosiana Mufliva; Tatat Hartati; Dwi Heryanto; Effy Mulyasari; Ira Rengganis; Izzah Muyassaroh; Rina Heryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6956

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyrakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik khususnya perancangan dan penggunaan media pembelajaran dalam rangka penguatan literasi dan numerasi sebagai bekal fundamental di era society 5.0 bagi guru Sekolah Dasar. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru di Kabupaten Kuningan dalam menggunakan media pembelajaran dan mengenal berbagai platform pembelajaran yang dapat memperkuat kompetensi literasi dan numerasinya dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Sehingga, Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong guru-guru Sekolah Dasar di Kabupaten Kuningan agar dapat menyajikan pembelajaran yang inovatif dengan mengeksplorasi berbagai media pembelajaran yang variatif guna mendukung penguasaan siswa dalam bidang literasi numerasi. Metodologi yang digunakanpada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merujuk pada model training yang berdasar pada kebutuhan pelatihan (training need assesment) dengan pendekatan model deduktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakasanakan secara daring dan luring dengan melibatkan lebih dari 100 peserta. Melalui pendampingan guru-guru Sekolah dasar dapat mengembangkan produk media literasi numerasi di SD berbasis platform phetcolorado dan canva. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan pengembangan media pembelajaran berdasarkan platform penguatan literasi numerasi bagu guru-guru SD Kabupaten Kuningan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang lebih kontekstual, adaptif, fleksibel dan sesuai dengan karakteristik dan tugas perkembangan siswa SD
Strategi Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Maylia, Elma Citra; Amelia, Aghista Putri; Suwarna, Dina Mayadiana; Muyassaroh, Izzah; Jenuri, Jenuri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v10n1.p32-41

Abstract

ABSTRAK Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang menjadi faktor pendukung keberhasilan belajar peserta didik. Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa disebabkan karena pemilihan model pembelajaran yang kurang bervariasi, tidak disesuaikan dengan karakteristik siswa. Inkuiri adalah salah satu cara penyampaian pelajaran dengan penelaah sesuatu yang bersifat mencari secara kritis, analisis dan argumentative dengan menggunakan langkah - langkah tertentu menuju suatu kesimpulan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur atau kajian pustaka dengan melakukan pencarian informasi dan data yang valid atau terpercaya dan relevan dengan topik penelitian sebanyak 26 jurnal. Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran dengan model inkuiri sangat dianjurkan melatih berpikir kritis tertutama siswa SD. Keywords: Berpikir Kritis, Inkuiri, Strategi Pembelajaran
Pendekatan Konstruktivisme Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD Rosita, Rosita; Safitri, Rizka Devya; Suwarma, Dina Mayadiana; Muyassaroh, Izzah; Jenuri, Jenuri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v10n3.p238-247

Abstract

Pendekatan konstruktivisme merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan siswa aktif dalam belajar langsung dengan membentuk pengetahuan baru yang dikonstruksi dari makna dan pengetahuan yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan konstruktivisme dalam pelaksanaan pembelajaran di SD terhadap peningkatan hasil belajar berdasarkan jurnal-jurnal ilmiah yang dipublikasikan terindeks SINTA selama sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode tinjauan pustaka terhadap 20 artikel jurnal yang bersumber dari Google Scholar dan Publish or Perish. Pendekatan konstruktivisme dapat dikaitkan dengan lingkungan sekitar. Hasil tinjauan literatur berupa klasifikasi untuk penelitian di mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, PKN, Bahasa Indonesia dan Seni. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme dapat diintegrasikan dengan model pembelajaran seperti model pembelajaran Discovery learning, Cooperative learning, Problem Based Learning (PBL), dan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan penelitian tersebut penerapan pendekatan konstruktivisme dapat melatih, meningkatkan, dan memberikan efek positif terhadap keterampilan-keterampilan di abad 21, seperti keterampilan berpikir kritis, menulis, membaca, komunikasi, kerja sama dan keterampilan kreatif.
Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Buku Dongeng Movable Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Muyassaroh, Izzah; Mukhlis, Septian
AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v7i2.6832

Abstract

Science literacy is an essential skill that elementary school pupils need to be mastered. This study aimed to enhance the sixth-grade students' scientific literacy of SDN Cililitan 02 by implementing a guided inquiry model assisted by an ethnoscience-based movable storytale book. The Kemmis & McTaggart model was utilized in this classroom action research and carried out for 2 cycles of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were 32 sixth-grade students of SDN Cililitan 02 in the academic year 2021-2022. Data collection techniques used in this study included observation, interviews, and tests. The results showed that applying the guided inquiry model assisted by an ethnoscience-based movable storytale book improved the sixth-grade students’ scientific literacy of SDN Cililitan 02. The average scientific literacy percentage of the students in the pre-cycle test was 41.25%. The average percentage of students who completed scientific literacy tests was 67.19% in the first cycle and grew to 85.94% in the second. Applying the guided inquiry model assisted by ethnoscience-based movable fairy tale books makes learning more contextual through scientific methods by presenting local cultural content close to students' daily lives.
Etnomatematika: Strategi Melahirkan Generasi Literat Matematika Melalui Budaya Lokal Yogyakarta Muyassaroh, Izzah; Sunaryati, Titin
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v2i01.810

Abstract

Dinamika perubahan zaman menuntut pendidikan untuk melahirkan generasi-generasi literat yang berdaya saing global dengan tetap berpijak pada nilai budaya lokal di daerahnya. Namun dalam pelaksanaannya, dunia pendidikan khususnya sekolah dasar mengalami banyak tantangan terkait literasi matematika dan minat belajar siswa tetang kebudayaan yang ada di daerahnya. Pembelajaran matematika lebih sering dikaitkan langsung dengan simbol-simbol abstrak yang sulit untuk diterima pemikiran siswa usia sekolah dasar yang masih bersifat operasional konkret. Siswa sekolah dasar membutuhkan bantuan media-media konkret untuk mengkonseptualisasikan simbol-simbol matematis yang abstrak. Adapun tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menyajikan konsep matematika berdasarkan konteks budaya lokal atau bisa disebut dengan etnomatematika. Penelitian ini merupakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika dapat digali melalui beberapa kebudayaan lokal daerah yang terdapat di yogyakarta seperti makna angka jawa, candi prambanan, motif batik yogjarta, jajanan pasar, masjid mataram Kotagede dan sebagainya. Studi etnomatematika menghubungkan kebudayaan daerah dengan konsep matematika yang akan dipelajari, sebagai jembatan yang mengkontekstualisasikan matematika bagi siswa sekolah dasar.
Implementasi Problem Based Learning Dengan Pendekatan Saintifik Dalam Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD Muyassaroh, Izzah; Nurpadilah, Deti
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v2i02.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD melalui implementasi Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilakukan bersama guru kelas IV SDN Ciantra 02 dan dilaksanakan selama 3 siklus. Adapun subjek penelitian ini melibatkan 31 siswa SDN Ciantra 02 tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data menurut miles & huberman meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD
Penggunaan Media Doll Stick Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Tentang Operasi Hitung Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Muyassaroh, Izzah; Azizah, Nurul
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v1i01.2456

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperoleh data pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan kemampuan kognitif siswa dengan menggunakan media Doll Stick dalam pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada 24 siswa kelas IV. Model penelitian ini mengadopsi dari model PTK Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh dari lembar observasi dan tes tertulis pada setiap akhir siklus. Berdasarkan hasil data tersebut, kemampuan kognitif siswa mengalami peningkatan, pada siklus I persentase siswa yang tuntas pada siklus I adalah 79% dan pada siklus II adalah 100%, dengan rata-rata pada indeks gain sebesar 0,7 dan tergolong pada peningkatan yang tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media Doll Stick dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa serta memudahkan siswa dalam memahami operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.
Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sains di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis Izzah Muyassaroh; Amiroh Amiroh; Maryadi Maryadi; Nisaul Masruroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.93360

Abstract

Integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum menjadi topik menarik mengingat Indonesia sebagai negara multikultural. Meskipun penelitian dan publikasi terkait sudah dilakukan pada berbagai subjek dan jenjang pendidikan, kajian komprehensif mengenai integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar belum pernah diteliti. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara komprehensif integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar. Metode penelitian yang dipilih adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 74 artikel dari database Scopus dan Google Scholar yang terpublikasi periode 2014-2024. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran dan melestarikan budaya lokal. Integrasi dapat dilakukan melalui kegiatan intra, ko, dan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan intrakurikuler, kearifan lokal diintegrasikan ke dalam bahan ajar, strategi, media, dan asesmen. Kegiatan ko-kurikuler mencakup program P5, pendidikan lingkungan, field trip, dan wisata edukasi. Kegiatan ekstrakurikuler melalui ekstrakurikuler wayang. Integrasi ini meningkatkan literasi sains, ekoliterasi, keterampilan proses sains, pengetahuan kebencanaan, berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI SAINS MAHASISWA MELALUI BLENDED-COLLABORATIVE PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MULTIPLE REPRESENTATIVES Izzah Muyassaroh; Liyana Sunanto; Ira Restu Kurnia
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2564

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dampaknya terhadap lingkungan menuntut semakin pentingnya penguasaan literasi sains mengingat keduanya sama-sama membutuhkan latar belakang ilmiah. Literasi sains kini menjadi salah satu fokus pendidikan dunia dimana upaya peningkatan literasi sains masih menjadi permasalahan beberapa negara salah satunya Indonesia. Hasil penilaian internasional menunjukkan bahwa literasi sains Indonesia selama delapan belas tahun terakhir selalu berada pada peringkat bawah. Penelitian-penelitian terdahulu juga mengkonfirmasi rendahnya literasi sains siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa PGSD Universitas Pelita Bangsa melalui Blended-Collaborative Problem Based learning (CPBL) berbasis multiple representatives. Penelitian tindakan kelas ini mengadopsi model Kemmis & McTaggart dilaksanakan selama 3 siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa PGSD Universitas Pelita Bangsa kelas 19.A1 pada semester ganjil tahun ajaran 2021-2022 dengan jumlah 22 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, kuisioner, dan tes. Uji validitas data menggunakan triangulasi teknik. Indikator keberhasilan tindakan dinilai dari aktivitas dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran dengan menerapkan CPBL berbasis multiple representatives melalui lembar observasi yang dinilai oleh observer berdasarkan skala bertingkat (rating scale) mencapai 85% dan hasil tes literasi sains mahasiswa 80%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CPBL berbasis multiple representatitive dapat meningkatkan literasi sains mahasiswa.
Integrasi Model RADEC - Literasi Sains dalam Modul Ajar Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Herianingtyas, Nur Luthfi Rizqa; Muyassaroh, Izzah; Kartini, Julita
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2023): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/elementar.v3i2.37848

Abstract

 Pendidikan di era saat ini menuntut adanya perubahan paradigma dalam metode pengajaran guna menciptakan pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan model RADEC(Read, Answer, Discuss, Explain, and Create)-literasi sains dalam modul ajar guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian  pra-eksperimental. Sampel penelitian ini melibatkan 60 siswa kelas V SD. Adapun instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis siswa. Data dikumpulkan melalui tes awal, perlakuan menggunakan modul ajar, dan tes akhir untuk mengukur perubahan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil uji N-gain menunjukkan bahwa Model RADEC-Literasi Sains dalam Modul Ajar (MALS) pada kelas eksperimen (0,78) lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol (0,53). Hasil uji t menunjukkan nilai uji hipotesis kurang dari 0,05 (2-tailed). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa MALS dengan Model RADEC efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.