Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Persepsi Terapis Wicara Terhadap Penggunaan Evidence Based Practice Dalam Pemilihan Metode Terapi Pada Pasien Autism Spectrum Disorder di Jakarta Ratna Musriani; Alfiani Vivi Sutanto; Dian Atnantomi Wiliyanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4373

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta pola perilaku individu. Peningkatan jumlah penyandang ASD mendorong perlunya intervensi yang efektif, salah satunya melalui layanan terapi wicara. Secara ideal, pemilihan strategi terapi harus berlandaskan Evidence-Based Practice (EBP), yaitu pendekatan pengambilan keputusan yang menggabungkan temuan ilmiah, keahlian klinis, serta kebutuhan dan preferensi klien. Namun, penerapan EBP di Indonesia belum optimal karena terbatasnya akses sumber literatur, sarana pendukung, dan pemahaman praktisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi terapis wicara terkait penggunaan EBP dalam menentukan metode terapi untuk anak dengan ASD di Jakarta. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 20 terapis wicara dari berbagai fasilitas layanan, yang diwawancarai secara mendalam dan dianalisis secara tematik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar terapis memiliki pandangan positif terhadap EBP, tetapi pelaksanaannya sering bersifat implisit dengan mengandalkan pengalaman klinis dibandingkan rujukan literatur ilmiah. Waktu yang terbatas, minimnya dukungan institusi, dan kendala akses jurnal menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan fasilitasi yang lebih memadai untuk mendorong implementasi EBP secara konsisten dalam praktik terapi wicara
Efektifitas Metode Matching to Sample Dalam Peningkatan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Autism Spectrum Disorder di Kota Surakarta Dhita Rizky Sabila Putri; Alviani Vivi Sutanto; Dian Atnantomi Wiliyanto
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43647

Abstract

Autism spectrum disorder dapat terjadi pada anak karena kelainan otak yang berkaitan dengan jumlah sel saraf. Hal ini mempengaruhi perkembangan anak serta kemampuan mereka dalam berkomunikasi, berperilaku, berpikir dan berinteraksi. Salah satu permasalahan yang dialami oleh anak Autism Spectrum Disorder yakni permasalahan bahasa reseptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas metode matching to sample dalam peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak Autism Spectrum Disorder di kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen dengan memberikan perlakuan sebanyak 5 kali. Pengambilan data dilakukan dengan one group pretest-postest menggunakan tes kosakata verbal reseptif (TKV-R). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan mendapatkan 10 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistik parametrik Shapiro-wilk dan uji beda menggunakan Wilcoxon. Berdasarkan uji analisis menggunakan Wilcoxon diperoleh nilai p (Sig.) adalah 0,008 dimana p value (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak Autism Spectrum Disorder sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan metode matching to sample.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DAN ORANGTUA DALAM MELAKUKAN DETEKSI PERMASALAHAN ARTIKULASI DI SLB NEGERI BOYOLALI Rizki Husadani; Dian Atnantomi Wiliyanto; Nadya Susanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37566

Abstract

Deteksi dini permasalahan artikulasi anak disabilitas yang perlu dilakukan oleh guru dan orang tua di Sekolah maupun di rumah untuk menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan anak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dan orang tua dalam melakukan deteksi dini dalam hal ini adalah identifikasi awal sebagai Langkah awal dalam mengenali anak yang mengalami gangguan artikulasi. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta pengabdian ini terdiri dari 7 guru dan 10 orang tua di SLB N Boyolali. Pada pelaksanaan sosialisasi diberikan pre-post test kepada peserta pengabian dimana tes terdiri dari 8 soal tentang pengetahuan awal konsep gangguan artikulasi yaitu definisi artikulasi, karakteristik gangguan artikulasi, penanganan awal gangguan artikulasi. Analisis data menggunakan T-test yang diolah menggunakan aplikasi SPSS. Hasil pengabdian terjadi peningkatan keterampilan atau pengetahuan guru dan orang tua tentang deteksi dini masalah artikulasi pada anak disabilitas. Nilai rata-rata pengetahuan guru dan ibu tentang permasalahan artikulasi sebelum mengikuti kegiatan adalah 80 kemudian mengalami peningkatan dengan rata-rata 91,7 setelah mengikuti kegiatan. Keterampilan atau pengetahuan tentang deteksi dini artikulasi mengalami peningkatan, dari rata-rata 71, 4 menjadi rata-rata 98,2 analisis uji Wilcoxon adalah nilai p = 0.000 (p < 0,05). Hal tersebut menujukkan terdapat perbedaan keterampilan atau pengetahuan sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Dengan peningkatan keterampilan atau pengetahuan guru dan orang tua terhadap masalah artikulasi anak disabilitas sangat penting, karena permasalahan artikulasi bisa menghambat komunikasi anak di sekolah maupun masyarakat.