Claim Missing Document
Check
Articles

Alexithymia and Resilience: Determining Factors of Suicide Tendency Among Generation Z Adolescents Meirendra, Rizqiariq Arrofiq; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
Psikologi Prima Vol. 8 No. 1 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i1.6377

Abstract

Generation Z, which includes individuals born between 1995 and 2010, grew up amidst the era of digitalization and globalization. This condition allows them to more easily access various types of information, including topics related to suicide. This study aims to identify the relationship between alexithymia and resilience with suicidal tendencies in generation Z. A quantitative correlational approach was used in this study. A quantitative correlational approach was used in this study to analyze the strength and direction of the relationship between several variables. The population studied consisted of generation Z adolescents aged 18 to 23 years who had experienced suicidal thoughts or intentions. A Likert model attitude scale was used to collect data. The results showed a simultaneous relationship of the independent variables alexithymia (X1) and resilience (X2) to suicidal tendencies (Y) resulting in an R-square value of 0.439 with a significance level of 0.000 (p < 0.01), which indicates a positive relationship with a moderate category. While the partial correlation test results show that alexithymia is a positive predictor (t = 9.133) for suicidal tendencies and resilience is a negative predictor (t = -4.317). Based on the results of the analysis in this study, it can be concluded that high levels of alexithymia and low resilience have a positive relationship with increased suicidal tendencies, and vice versa.
Peran Kecerdasan Emosi dalam Mengurangi Stres Kerja pada Karyawan Alamsyah, Adam; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and job stress. This research employs a quantitative approach with a correlational quantitative method. The sampling technique used in this study was the Krejcie technique, with a total of 181 respondents. Data analysis was conducted using Spearman's Rho technique with the assistance of SPSS version 16 for Windows. The statistical analysis results on the relationship between the emotional is indicating a significant negative relationship between emotional intelligence and job stress. This means that the higher the level of emotional intelligence in employees, the lower the level of job stress. Conversely, the lower the level of emotional intelligence in employees, the higher the level of job stress experienced by employees.   Keyword: Emotional Intelligence; Job Stress   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode kuantitatif dengan metode kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Krejcie dengan total partisipan 181 responden. Teknik analisi data menggunakan teknik Spearman’s Rho dengan bantuan program SPSS versi 16 for Windows. Hasil uji analisis statistik hubungan variabel kecerdasan emosi dengan variabel stres kerja yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja. Artinya, semakin tinggi tingkat kecerdasan emosi pada karyawan maka akan semakin rendah tingkat stres kerja. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat kecerdasan emosi pada karyawan maka semakin tinggi tingkat stres kerja pada karyawan.   Kata kunci: Kecerdasan Emosi: Stres Kerja
Efektivitas Program Psikoedukasi “Proaktif” Untuk Meningkatkan Pengetahuan Orang Tua Dalam Pendampingan Belajar Anak Rizky Ashar Ramadhani; Mamang Efendy; Rahma Kusumandari
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pendampingan belajar anak melalui pemberian psikoedukasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya pengetahuan orang tua terkait pentingnya pendampingan belajar pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang memiliki anak sedang menempuh pendidikan. Instrumen yang digunakan meliputi pemberian pre test dan post tets. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil uji menunjukkan nilai p pada pre-test dan post-test sebesar 0,01 yang artinya p < 0,05. Sehingga dapat dikatakan bahwa signifikan dan uji wilcoxon terpenuhi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian intervensi yang dilakukan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel yang diteliti. Artinya, terdapat perubahan yang bermakna setelah diberikan perlakuan yang ditunjukkan oleh perbedaan skor sebelum dan sesudah pemberian intervensi.
Kecenderungan impulsive buying pada remaja pengguna roblox: apakah dipengaruhi kecanduan game online dan kontrol diri? Faturahman, Adi; Kusumandari, Rahma; Efendy, Mamang
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to examine the relationship between online game addiction and self-control with impulsive buying tendencies among adolescent Roblox users in Surabaya. The research problem is grounded in the increasing engagement in online gaming among adolescents, particularly on the Roblox platform, which is equipped with a virtual economic system. This study employed a quantitative correlational approach, involving 351 participants selected through purposive sampling. The research instruments consisted of an online game addiction scale, a self-control scale, and an impulsive buying tendency scale, which were analyzed using multiple regression analysis. The findings indicate that online game addiction is positively and significantly correlated with impulsive buying tendencies (β = 0.573; p < 0.001), suggesting that higher levels of addiction are directly associated with increased impulsive buying tendencies. In contrast, self-control did not demonstrate a significant correlation (β = 0.009; p = 0.581). These results indicate that online game addiction contributes directly to impulsive buying tendencies, while self-control has not been proven to play a significant role in reducing such tendencies among adolescent Roblox users in Surabaya. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dan kontrol diri dengan kecenderungan impulsive buying pada remaja pengguna Roblox di Surabaya. Permasalahan dalam penelitian didasari oleh meningkatnya aktivitas game online di kalangan remaja terutama pada platform Roblox yang dilengkapi sistem ekonomi virtual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, melibatkan 351 partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala kecanduan game online, skala kontrol diri, dan skala kecenderungan impulsive buying yang dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Temuan menunjukkan kecanduan game online berkorelasi positif signifikan dengan kecenderungan impulsive buying (β = 0,573; p < 0,001), mengindikasikan tingginya kecanduan berbanding lurus dengan meningkatnya impulsive buying. Sebaliknya, kontrol diri tidak memperlihatkan korelasi bermakna (β = 0,009; p = 0,581). Hasil mengindikasikan kecanduan game online berkontribusi langsung yang memicu impulsive buying, sementara kontrol diri belum terbukti berperan signifikan dalam mengurangi kecenderungan tersebut pada remaja pengguna Roblox di Surabaya.
Menjembatani Efikasi Diri dan Burnout: Peran Grit pada Guru Pendamping Khusus di Sekolah Inklusi Sukma Wati Wati, Sukma; Arifiana, Isrida Yul; Efendy, Mamang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36503

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika relasional antara keyakinan kemampuan profesional, ketekunan berkelanjutan, dan sindrom kelelahan psikologis pada pendidik pendamping siswa berkebutuhan khusus di lingkungan pendidikan inklusif. Menggunakan desain kuantitatif korelasional, investigasi melibatkan 112 partisipan dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo yang diseleksi melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengalaman kerja minimal satu tahun. Instrumentasi penelitian mencakup skala kelelahan psikologis Maslach-Leiter yang terdiri dari 18 butir pernyataan valid dengan koefisien reliabilitas α = 0,937, skala keyakinan pendidik versi Indonesia berbasis teori Tschannen-Moran dan Hoy mencakup 24 butir dengan α = 0,896, serta skala ketekunan Duckworth meliputi 16 butir valid dengan α = 0,954. Analisis mediasi menggunakan PROCESS Macro Model 4 dengan bootstrapping 5.000 sampel mengungkapkan bahwa keyakinan profesional berkorelasi negatif signifikan dengan kelelahan psikologis (β = -0,374, p < 0,05), demikian pula ketekunan menunjukkan asosiasi negatif bermakna dengan kelelahan (β = -0,323, p < 0,05). Namun, keyakinan profesional tidak berhubungan signifikan dengan ketekunan (β = 0,236, p = 0,154), mengakibatkan hipotesis mediasi tertolak dengan interval kepercayaan 95% mencakup nilai nol (CI [-0,177, 0,024]). Temuan mengindikasikan bahwa kedua konstruk psikologis beroperasi secara paralel sebagai faktor protektif independen terhadap kelelahan okupasional, bukan melalui mekanisme sekuensial.
Peran Career Adaptability dan Kecerdasan Emosi terhadap Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Setyaningrum, Rosi; Efendy, Mamang; Pratikto, Herlan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara career adaptability dan kecerdasan emosi dengan kesiapan kerja pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 153 responden. Instrumen yang digunakan terdiri dari tiga skala psikologis, yaitu skala kesiapan kerja, career adaptability, dan kecerdasan emosi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara career adaptability dengan kesiapan kerja, dan antara kecerdasan emosi dengan kesiapan kerja. Secara simultan, kedua variabel bebas tersebut berkontribusi sebasar 52,4% terhadap kesiapan kerja siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa career adaptability dan kecerdasan emosi merupakan dua faktor penting yang dapat meningkatkan kesiapan kerja siswa dalam memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan career adaptability dan kecerdasan emosi perlu mendapat perhatian dalam program pendidikan dan pelatihan di Sekolah Menengah Kejuruan guna meningkatkan kesiapan kerja siswa secara optimal.
Co-Authors Afiffa, Chaurilia Devi Aini Putri, Emilia Nur Akilla Putri , Navyliadel Sapphire Alamsyah, Adam Ananda, Moch. Rizky Andini Ramli, Zaskia Andirwan, Cecep andriani, nadiya angelina, fransiska sherly Anggara, Tirta Dwi Annisa Putri, Firizki Aprian Istiono Ardianik Ardianik Arifiana , Isrida Yul Belinda, Naomi Bella Budi Setyawan, Nur Fachmi Cahyaningrum, Ardelia Aristawati Danardana Murwani Devi puspitasari, Devi Dewi, Lusi Cahyanti Kusuma Dheny Jatmiko, Dheny Eben Ezer Nainggolan Emilia Nur Aini Putri Faturahman, Adi Fauzi, Diah Puspitasari Fitriyanti, Aida Nur Fulgentius Danardana Murwani Gracylia Abigail Sharon Christianti Hanan, Maryam Alifah Herlan Pratikto Herlan Pratikto Hetti Rahmawati Imanuel Hitipeuw Isrida Yul Arifiana Jayawarsa, A.A. Ketut Juwita, Swasty Hanum Kartikasari, Liza Wahyu Kusumandari, Rahma Makhfufa, Mita Amaliya Manta, Dedy Ardito Putra Maulani, Anindya Aryo Mawarni, Richa Vivi Lianti Iga Meininda Rhivent Norhidayah Meirendra, Rizqiariq Arrofiq Meva, Devina Deaura Puspita Mumtaz, Hana Fachriya Aila Mutmainah, Ayuhan Nafsul Nabilla, Firdausiah Salfa Norhidayah, Meininda Rhivent Prasetyo, Galang Adi Pratitis, Nindia Pratiwi, Elfira Putri, Emilia Nur Aini Rahma Kusumandari Rahma Kusumandari Reny Yuniasanti Rista, Karolin Rizky Ashar Ramadhani Rose, Angelica Putricia Axl Rr. Amanda Pasca Rini, Rr. Amanda Pasca Saifudin, Wijayanti Putri Sari, Nella Dinda Sayidah Aulia Ul Haque Setyaningrum, Rosi Sheilla Varadhila P Situsmara, Auranisa Kania Aulia Tazky, Amanda Utami, Titi Nur Varadhila Peristianto, Sheilla Wahyu Widayati Wati, Sukma Wibisono, Haneysyah Oktivita Yuni Setiawati Zennaria, Sayfa