Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pendampingan Wisata Petik Jeruk sebagai Inisiasi Agroeduwisata di Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember: Assistance in Citrus Picking Tourism as an Agroedu-Tourism Initiative at the Innovation Farm of the State Polytechnic of Jember Napitupulu, Tia Sofiani; Nadhirah, Aulia; Sumarlina, Sumarlina; Marseva, Amalia Dwi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 9 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i9.9553

Abstract

The Innovation Farm at the State Polytechnic of Jember has initiated a citrus-picking tourism program to develop agroedu-tourism based on the Teaching Factory (TeFa) concept. Assistance activities were carried out to help managers understand the concept of educational tourism, manage visitor experiences, and develop Standard Operating Procedures (SOPs). The implementation included planning, operational assistance, SOP formulation, and evaluation. The results showed improvements in managerial capacity, particularly in knowledge, skills, and management aspects. After the assistance, the citrus-picking tourism became more structured, with SOPs being implemented and supporting facilities better prepared. This initiative opens opportunities for managers to develop tourism potential and serves as an initial step toward a more mature and sustainable agroedu-tourism model in the future.
Transformasi Strategi Pemasaran Produk Olahan Mawar KWT Nawasena: Integrasi Digital Marketing dan Penguatan Pemasaran Langsung Marseva, Amalia Dwi; Sumarlina, Sumarlina; Napitupulu, Tia Sofiani; Nadhirah, Aulia; Wilujeng, Elly Daru Ika; Ferinta, Angel; Sari, Septiana Puspita
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.44

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Nawasena merupakan salah satu kelompok masyarakat di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, yang telah aktif mengembangkan berbagai produk olahan mawar. Namun, strategi pemasaran yang dilakukan masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendorong transformasi strategi pemasaran produk olahan mawar KWT Nawasena. Metode kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, dan penyediaan bantuan berupa sarana promosi pemasaran langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota KWT Nawasena dalam hal pemasaran digital dan penguatan pemasaran langsung. Hal tersebut terbukti dari tersusunnya draf konten media promosi digital produk olahan mawar. Selain itu, bantuan berupa sarana promosi seperti portable booth, roll up banner, brosur, dan katalog dapat memperkuat strategi pemasaran langsung secara offline yang umumnya dilakukan melalui partisipasi pada bazar UMKM daerah. Perbandingan strategi pemasaran sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian menunjukkan adanya pergeseran yang signifikan dari sistem penjualan konvensional menuju strategi pemasaran hybrid yang mengintegrasikan pemasaran digital dan penguatan pemasaran langsung secara offline. Transformasi ini tidak hanya berpotensi memperluas jangkauan pasar dan memperkuat identitas produk, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan kampung mawar Desa Karangpring sebagai salah satu destinasi agroeduwisata yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat lokal.
Implementasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perusahaan Logistik PT. X Marseva, Amalia Dwi; Sumarlina, Sumarlina; Napitupulu, Tia Sofiani
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.119-125.2025

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam operasional perusahaan logistik. Hal tersebut berkaitan dengan perlindungan terhadap tenaga kerja, operasional, dan keberlangsungan bisnis perusahaan. PT. X merupakan perusahaan logistik di Jakarta dengan aktivitas usaha pada penyediaan layanan angkutan, distribusi barang, dan manajemen pergudangan dalam skala internasional. Operasional PT. X terutama aktivitas bongkar muat, pengangkutan, dan penyimpanan barang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan manajemen K3 di PT. X. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan memahami fenomena secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi lapang, wawancara, serta studi dokumentasi prosedur dan kebijakan keselamatan yang berlaku di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X telah menerapkan sistem manajemen K3 sesuai dengan peraturan yang berlaku diantaranya penerapan SOP, penyediaan APD, perawatan pelatan dan pengujian emisi kendaraan, instalasi proteksi kebakaran, penyediaan asuransi, pelaksanaan pelatihan, pemantauan parameter lingkungan, serta pelaporan secara berkala. Hal tersebut menunjukkan ketaatan dan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku dan komitmen budaya kerja yang sehat dan aman. Implementasi berbagai upaya yang dilakukan oleh PT. X berkontribusi terhadap rendahnya tingkat kecelakaan kerja di PT. X. Pada tahun 2023 tidak ada kecelakaan kerja di PT. X. Meskipun demikian, perusahaan harus menjaga konsistensi, penguatan budaya kerja, serta keberlanjutan implementasi K3 dalam jangka panjang.
Implementasi Good Handling Practices sebagai Upaya Optimalisasi Penanganan Pascapanen Jeruk Lemon: Implementation of Good Handling Practices as an Effort to Optimize Postharvest Handling of Lemons Napitupulu, Tia Sofiani; Sumarlina, Sumarlina; Nadhirah, Aulia; Marseva, Amalia Dwi; Nuruzzaman, Harish
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 6 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i6.6954

Abstract

Politeknik Negeri Jember (Polije), a competency-based higher education institution, has developed a Teaching Factory (TeFa) with various forms and types of products. TeFa Kebun Inovasi consistently produces various food and horticultural crop products, including lemons. The problem is that post-harvest handling of lemons still needs to be improved, impacting product quality. Apart from that, the still low demand for lemons is also a challenge that needs to be resolved. Therefore, efforts are being made to optimize post-harvest lemon handling by implementing Good Handling Practices (GHP). The method for implementing service activities is through direct assistance, evaluation, and feedback from the service team to partners. The results of service activities include (1) mentoring activities were participated in by partners (Innovation Garden management staff) and were carried out well; (2) the success of mentoring activities is measured using six indicators, namely skills in detecting fruit that meets harvest criteria, skills in harvesting according to procedures (SOP), skills in sorting and grading, labeling, and skills in storing and packaging; and (3) the evaluation results show that there is a significant increase in skills in terms of post-harvest handling of lemons at TeFa Kebun Inovasi dan Nursery Kebun Potong before and after the implementation of service activities.
Inisiasi Agro-eduwisata Petik Jeruk di Teaching Factory Kebun Inovasi Polije Marseva, Amalia Dwi; Sumarlina, Sumarlina; Nadhirah, Aulia; Napitupulu, Tia Sofiani; Putri, Chintya Jessica
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v1i3.5645

Abstract

Teaching Factory (TeFa) Kebun Innovation is one of the TeFa at Politeknik Negeri Jember which focuses on the production of food crop commodities and horticulture. One of the commodities cultivated at TeFa Kebun Inovasi is orange. There are 7 types of oranges cultivated at TeFa Kebun Inovasi. TeFa has the potential to be developed as an agro-tourism destination with 4,000 m2 of land planted with oranges. Agro-edutourism is a type of tourism that combines agriculture and education as its main objects. However, TeFa does not yet have an agro-educational tourism plan. For this reason, an agro-educational tourism initiative was carried out at TeFa Kebun Inovasi. Initiation activities are carried out through five stages, namely preliminary survey, focus group discussion, identification of tourism potential, mentoring, and monitoring and evaluation. The evaluation results show that the agro-edutourism initiation activities have improved the knowledge, skills, and management ability of the management team in designing agro-edutourism, delivered by the agenda of orange picking tour.
Edukasi Peluang Usaha Frozen Food untuk Meningkatkan Kompetensi Santriwati Pasca Pandemi Sumarlina; Napitupulu, Tia Sofiani; Marseva, Amalia Dwi; Hidayat, Taufik; Mahanani, Retno Sari
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v4i2.87

Abstract

Salah satu bentuk disrupsi akibat pandemi COVID-19 adalah adanya perubahan pola pemenuhan konsumsi masyarakat dari bahan pangan segar menjadi frozen food. Pondok pesantren sebagai salah satu institusi pendidikan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peluang usaha frozen food tersebut kepada santriwati sebagai tambahan bekal untuk meningkatkan kompetensi santriwati pasca pandemi. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi serta meningkatkan kompetensi santriwati di Pondok Pesantren Annuriyyah Kaliwining Jember mengenai peluang usaha frozen food. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan ceramah, praktik pengemasan frozen food dengan berbagai media, diskusi kelompok, serta pengisian lembar pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santriwati mampu memahami adanya peluang usaha frozen food, memahami berbagai manfaat frozen food baik untuk pemenuhan konsumsi pribadi, keluarga, maupun masyarakat; dan tertarik serta mampu membuat rencana untuk mengembangkan usaha frozen food berbasis cloud kitchen dan memasarkannya melalui media sosial maupun media digital online lainnya.
THE ROLE OF WOMEN AND ACCESS TO FINANCE IN STRENGTHENING SOCIAL RESILIENCE AND ECONOMIC INNOVATION IN COASTAL COMMUNITIES R. Abdoel Djamali; Dhanang Eka Putra; Deltaningtyas Tri Cahyaningrum; Naning Retnowati; Amalia Dwi Marseva
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 5 No. 3 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how women’s economic roles and access to finance shape social resilience and economic innovation in coastal communities. Focusing on 55 households in Puger District, Indonesia, the research adopts an explanatory survey design using a structured questionnaire to measure women’s roles, access to finance, social resilience, and economic innovation on a five-point Likert scale. Descriptive statistics show that women play a strong role in household and community economies, while access to finance and innovation remain at moderate levels. Multiple linear regression reveals that women’s roles and access to finance both have significant positive effects on social resilience, alongside education and income. A second model demonstrates that women’s roles, access to finance, and social resilience jointly and significantly predict economic innovation, with social resilience emerging as a particularly strong determinant. These findings suggest that women’s participation and inclusive financial services are not only crucial for short-term welfare, but also for building the adaptive capacity and innovation needed to transform coastal livelihoods. The study recommends gender-responsive financial schemes and institutional support that strengthen social networks, collective learning, and experimentation as strategic pathways for enhancing resilience and innovation in coastal areas.
Penerapan Teknologi Tepat Guna dan SOP Produksi pada Usaha Keripik Gadung: Pengabdian Putra, Dhanang Eka; Djamali, R Abdoel; Retnowati, Naning; Tri C, Deltaningtyas; Andini, Paramita; Marseva, Amalia Dwi; Mualimin, Lulus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3805

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja pada proses produksi keripik gadung di UD “Gadung Badean” melalui penerapan teknologi tepat guna dan standarisasi proses produksi. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif dengan rancangan sebelum–sesudah (before–after) pada satu mitra UMKM. Program dilaksanakan secara partisipatif dalam beberapa tahapan, meliputi observasi awal dan pemetaan masalah, perancangan dan instalasi mesin pengiris gadung, penyusunan dan sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) produksi dan pengemasan, pelatihan serta pendampingan operator, dan evaluasi hasil. Data kuantitatif berupa waktu pengirisan per kilogram dan kapasitas produksi harian dikumpulkan menggunakan pengukuran langsung, sedangkan data kualitatif mengenai beban kerja, kenyamanan, dan persepsi pekerja diperoleh melalui wawancara singkat, kuesioner sederhana, dan catatan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata waktu pengirisan menurun dari sekitar 18 menit menjadi 7 menit per kilogram, diikuti peningkatan kapasitas produksi harian dari 25 kg menjadi 45 kg bahan baku tanpa penambahan jam kerja signifikan. Skor kelelahan pekerja menurun dan keluhan terkait risiko luka gores akibat penggunaan pisau manual berkurang. Penerapan SOP turut memperbaiki konsistensi mutu irisan dan produk akhir.