Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN LITERASI MEDIA DAN BAHASA SANTUN DIGITAL BAGI SISWA SMP NEGERI 13 MAKASSAR DI ERA 5.0 Fadilah Neyarasmi; Safitri, Nur Anita Syamsi; Muhammad Musawir; Ade Yustina; Adilah Sabir
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan kemampuan berbahasa santun digital bagi siswa SMP Negeri 13 Makassar di era 5.0. Pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan participatory training yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran, dilengkapi dengan praktik langsung dan pendampingan daring. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh tiga puluh siswa yang mewakili beberapa kelas. Materi pelatihan berfokus pada pengenalan literasi media, identifikasi hoaks, pemahaman rekam jejak digital, serta penerapan bahasa santun dalam komunikasi daring. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memilah informasi, bersikap lebih kritis terhadap konten digital, serta menerapkan etika berkomunikasi di media sosial. Selain itu, siswa mampu menghasilkan konten digital edukatif sebagai bentuk penerapan materi pelatihan. Pendampingan daring selama dua minggu turut memperkuat konsistensi perilaku positif dalam aktivitas digital mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk siswa yang lebih bijak, etis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital di era 5.0.
Strategi Linguistik Perempuan dalam Menegosiasikan Identitas Sosial di Forum Digital Atikah Nurul Asdah; Muhammad Musawir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk strategi linguistik yang dominan digunakan oleh perempuan di ruang digital, serta menganalisis praktik stance-taking, positioning, dan indexicality berkontribusi dalam konstruksi representasi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lensa sosiolinguistik, khususnya teori identitas dan interaksi dari Bucholtz dan Hall. Data berupa tiga belas data naratif dari forum digital dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tujuh strategi linguistik dominan: emotif-ekspresif, repetisi dan afirmasi, kontras dan antitesis, afiliatif-kolektif, retoris-reflektif, naratif otobiografis, serta deklaratif-imperatif. Strategi-strategi ini mencerminkan perempuan yang menyuarakan ketahanan emosional, menantang norma gender konvensional, dan membangun solidaritas kolektif. Analisis terhadap stance, positioning, dan indexicality mengungkap bahwa identitas dalam ruang digital bersifat relasional dan emergen dinegosiasikan melalui ekspresi afektif, pemilihan posisi sosial, serta tanda-tanda semiotik yang mencerminkan nilai budaya dan ideologi gender. Kebaruan studi ini terletak pada integrasi antara sosiolinguistik interaksional dan teori wacana feminis dalam memahami praktik kebahasaan perempuan di era digital. Kontribusi penelitian ini penting bagi pengembangan kajian bahasa dan gender, dengan menyoroti penggunaan bahasa sebagai alat perlawanan simbolik dan pemberdayaan identitas dalam komunikasi yang dimediasi teknologi.
Tetum Acronyms Used on WhatsApp Messages in Timor Leste Communication Context Soares, Antonio Constantino; Musawir, Muhammad
Gurindam: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/gjbs.v5i2.38754

Abstract

This research aims to investigate the use of Tetum acronyms in WhatsApp messages among the Timorese in Timor-Leste. The topic was chosen due to the increasing prevalence of Tetum acronyms among Tetum speakers in Dili. A qualitative descriptive research method was employed, supported by a documentation technique to collect the data. Once the data were collected, they were analyzed qualitatively. The findings revealed 16 distinct lexical categories in Tetum acronyms. The data included 4 adverbs, 1 verb, 2 adjectives, 5 nouns, 2 pronouns, and 2 grammatical functions.
DEKONSTRUKSI WACANA PHK MASSAL DALAM SURAT TERBUKA CEO STARTUP TEKNOLOGI INDONESIA (2024-2025) Sabir, Adilah; Musawir, Muhammad
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough untuk mendekonstruksi wacana delapan surat terbuka yang ditulis oleh CEO startup teknologi Indonesia yang melakukan PHK massal selama periode 2024–2025. Hasil analisis menunjukkan surat-surat tersebut memanfaatkan eufemisme – seperti istilah “efisiensi” dan “penyesuaian organisasi” – sebagai pengganti kata PHK. Strategi gramatikal seperti pasivasi dan nominalisasi juga dipakai untuk mengaburkan agensi manajerial. Selain itu, surat-surat tersebut dirancang sebagai teks hibrida untuk audiens internal maupun eksternal, dengan referensi intertekstual pada narasi global krisis teknologi. Pada tingkat sosial, temuan memperlihatkan surat terbuka itu mereproduksi ideologi neoliberalisme sekaligus membatasi imajinasi kebijakan alternatif. Secara keseluruhan, analisis ini mengungkap pola wacana yang berfungsi melegitimasi kebijakan PHK massal.