Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Skrining Kesehatan Indra: Upaya Peningkatan Kesehatan Anak Binaan LPKA Kelas II Ternate Masrika, Nur Upik En; Husen, Abdul Hakim; Do Toka, Wahyunita; Saleh, Firman M; Hastuti, Dwi; Ismail, Safril
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): JIPPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.231

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 1,5 miliar dan 2,2 miliar orang mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Indra penglihatan dan pendengaran sangat berperan penting terhadap prestasi pendidikan seorang anak tanpa terkecuali. Sehingga tindakan penyuluhan dan skrining atau deteksi dini terhadap fungsi indra sangat diperlukan. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk memberikan informasi terkait bagaimana cara menjaga kesehatan indra dan dapat mendeteksi ada tidaknya gangguan ataupun kelainan fungsi indra anak binaan. Metode dari kegiatan ini berupa penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan indra penglihatan meliputi pemeriksaan visus dan buta warna, serta fungsi pendengaran dengan pemeriksaan dan pembersihan telinga dari serumen atau benda asing yang bertempat di LPKA Kelas II Ternate. Hasil dari kegiatan ini diikuti oleh peserta binaan sebanyak 23 orang laki-laki dengan kelompok usia rerata 17,2 + 1,3 tahun; 60,9% mengalami gangguan telinga berupa adanya serumen di telinga; 60,9% mengalami kelainan refraksi berupa penurunan visus; dan 8,7% mengalami buta warna partial. Kesimpulan kegiatan yakni didapatkan profil kesehatan terkait fungsi indra penglihatan dan pendengaran serta pemberian talaksana dan edukasi kepada para peserta. Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan jenis pemeriksaan dan penanganan yang berbeda agar para penghuni LPKA Kelas II Ternate tetap mendapatkan hak-haknya untuk merasakan pelayanan kesehatan yang nyaman dan kepedulian dari berbagai pihak.
Karakteristik Pasien Akut Abdomen Berdasarkan Foto Polos Abdomen 2 Posisi di Bagian Radiologi RSD Tidore Kepulauan Mohammad Zeid Firly; Dewi Darmayanti; Nur Upik En Masrika
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i9.851

Abstract

Akut abdomen atau nyeri akut abdomen merupakan kasus kegawatdaruratan abdomen yang ditandai dengan adanya keluhan nyeri abdomen yang datang secara tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 24 jam. Beberapa kasus dapat mengancam jiwa yang berujung kematian. Melihat kasus akut abdomen yang tinggi dengan penyebab yang beragam dan bisa berpotensi untuk mengancam jiwa, serta dari studi literatur yang dilakukan oleh peneliti di mana tidak ditemukan adanya penelitian mengenai gambaran karakteristik akut abdomen di kota Tidore, maka dari itu peneliti ingin melakukan penelitian untuk mengetahui kondisi akut abdomen di Tidore kepulauan melalui gambaran karakteristik foto polos abdomen 2 posisi di Instalasi Radiologi RSD Tidore Kepulauan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien akut abdomen berdasarkan foto polos abdomen 2 posisi di RSD Tidore Kepulauan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder berupa rekam medik pasien akut abdomen di bagian radiologi RSD Tidore Kepulauan periode Januari hingga Desember tahun 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 72 kasus akut abdomen hasil terbanyak didapatkan di kelompok usia lansia (37,5%), jenis kelamin laki-laki (68,1%), dan ekspertise foto mengalami dilatasi usus (48,6%). Kasus akut Abdomen berdasarkan foto polos abdomen 2 posisi terbanyak dialami pada lansia, laki-laki, dan hasil ekspertise yang didapat berupa gambaran dilatasi usus.
KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU KAMBUH DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE Abubakar, Ummuhani; Handoko, Dwi; Masrika, Nur Upik En
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34669

Abstract

Indonesia menempati urutan tertinggi kedua jumlah penderita tuberkulosis terbanyak di dunia. Namun data tersebut belum mencerminkan presentasi kasus baru maupun kambuh. Penelitian terkait tuberkulosis paru kambuh belum pernah dilakukan di Maluku Utara. Mengetahui karakteristik pederit a tuberkulosis paru kambuh di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian observasional deskriptif retrospektif ini dilakukan pada poliklinik paru RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie dari tahun 2016 – 2021. Dari 19 penderita, 21% termasuk ke dalam kelompok usia 26 – 35 tahun dan 46 – 55 tahun, 63% berjenis kelamin laki – laki, 68,4% menempuh pendidikan terakhir di SMA, 26,3% bekerja sebagai wiraswasta, 57,9% tanpa penyakit penyerta, 57,9% memiliki riwayat merokok, dan 57,9% tidak teratur minum obat.  Tuberkulosis paru kambuh paling banyak terjadi pada kelompok umur 26 – 35 tahun dan 46 – 55 tahun, paling banyak terjadi pada penderita dengan jenis kelamin laki – laki, berpendidikan terakhir SMA, bekerja sebagai wiraswasta, sebagian besar tidak mempunyai penyakit penyerta, paling banyak memiliki riwayat merokok dan tidak teratur minum obat.
Fungsi Ginjal Pasien Hipertensi Primer di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Gailea, Kalsum; Masrika, Nur Upik En; Prihanto, Eko Sudarmo D.
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular utama yang bertanggung jawab atas kematian secara global. Pada tahun 2019, diperkirakan 1,28 miliar orang menderita hipertensi di seluruh dunia. Etiologi hipertensi dibagi menjadi hipertensi primer dan sekunder. Belum ada penelitian mengenai hipertensi primer di Maluku Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi ginjal pasien hipertensi primer di Maluku Utara, Indonesia. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada pasien hipertensi primer yang dirawat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate tahun 2020-2021. Data mengenai derajat hipertensi, umur, jenis kelamin, ureum serum, kreatinin serum, dan laju filtrasi glomerulus (rumus Cockroft-Gault) diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Dari 38 pasien, 39,5% dikategorikan menderita hipertensi primer derajat 2, 52,6% berjenis kelamin laki-laki, dan 34,2% berusia 55-64 tahun. Rerata kadar ureum serum adalah 38,1±22,1 mg/dl, rerata kadar kreatinin serum adalah 1,46±1,19 mg/dl, dan rerata laju filtrasi glomerulus adalah 66,14±28,07 ml/menit/1,73m². Pada sebagian besar pasien hipertensi primer yang dirawat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate tahun 2020-2021, kadar ureum serum dalam batas normal, nilai kreatinin serum meningkat, dan fungsi ginjal sedikit menurun.
Karakteristik Penderita Penyakit Parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Periode 2018-2020 Sumtaki, Yuni Yanti; Kristanti, Endang; Masrika, Nur Upik En
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.312

Abstract

Penyakit parkinson merupakan salah satu gangguan gerak neurodegeneratif, penyakit ini bersifat progresif jika terlambat ditegakkan. Usia dan jenis kelamin adalah salah satu faktor risiko dari penyakit parkinson. Prevalensi penyakit parkinson di Amerika Serikat terjadi sekitar 340.000 jiwa, diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030. Penelitian terkait penyakit parkinson di Maluku Utara belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian deskriptif retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data terkait usia, jenis kelamin dan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh dari rekam medik pasien dengan diagnosa penyakit perkinson pada periode 2018-2020. Hasil dari penelitian ini Dari 40 pasien didapatkan 50% pada usia 51-60 tahun dan 62,5% laki-laki. Berdasarkan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh 92,5% menunjukkan gejala tremor, 20% instabilitas postural, 15% masing-masing untuk bradikinesia dan rigiditas. Karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie periode 2018-2020 adalah terbanyak pada usia 51-60 tahun, laki-laki dan saat pertama kali berobat memiliki gejala tremor.
Acute Kidney Injury in The Intensive Care Unit: A Case Study at RSUD Dr. Chasan Boesoirie Ternate Albaar, Muhamad Taha; Masrika, Nur Upik En
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 4 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i4.50016

Abstract

This study aimed to analyze the factors influencing the incidence of Acute Kidney Injury (AKI) in the ICU of Dr. H. Chasan Boesoirie Hospital, Ternate, North Maluku. The research utilized a cross-sectional design involving 53 ICU patients diagnosed with AKI, examining the relationship between risk factors such as diabetes mellitus, hypertension, and the severity of AKI. Data was collected through medical record reviews. The results revealed that most AKI patients were over 60 years old, with a high mortality rate. Diabetes mellitus was found to be less common among AKI patients in this study, contrary to findings from other regions in Indonesia. This research emphasizes the importance of early detection and addressing comorbidities in preventing and managing AKI. The findings suggest a need for improved healthcare systems and early interventions, especially in underserved areas.
Hubungan Fraksi Ejeksi dengan Laju Filtrasi Glomerulus Pasien Gagal Jantung di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Athallah, Nadhif; Pratiwi, Dian; Marsaoly, Ryan Rinaldy; Masrika, Nur Upik En
Action Research Literate Vol. 9 No. 5 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i5.2956

Abstract

Sekitar 20-30% pasien yang dirawat dengan gagal jantung dekompensasi akut akan mengalami penurunan fungsi ginjal saat dirawat di rumah sakit, dan 40-60% pasien dengan gagal jantung kronis mengalami penyakit ginjal kronik. Belum ada penelitian di Maluku Utara tentang hubungan antara fraksi ejeksi dan laju filtrasi glomerulus (LFG). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fraksi ejeksi pada pasien gagal jantung dengan laju filtrasi glomerulus di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie pada tahun 2018-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji korelasi pearson guna mendapatkan hubungan fraksi ejeksi dan laju filtrasi glomerulus. Sampel pada penelitian ini sebesar 45 pasien yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpul data berupa rekam medik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie pada tahun 2018-2022. Karakteristik pasien gagal jantung paling banyak pada kelompok umur 18-65 tahun sebanyak 35 pasien (77,8%), berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada laki-laki sebanyak 33 pasien (73,3%), berdasarkan serum kreatinin paling banyak pada kadar serum >1.3 mg/dL sebanyak 25 pasien (55,6%), berdasarkan fraksi ejeksi dengan ekokardigram paling banyak <40% sebanyak 19 pasien (42,2%), berdasarkan LFG paling banyak pada kelompok 89-60 mL/menit sebanyak 20 pasien (44,4%). Hubungan fraksi ejeksi dan LFG menunjukan hubungan positif kuat (r=0,689, p-value=0,000, 95% Cl). Terdapat hubungan antara fraksi ejeksi dengan laju filtrasi glomerulus pada pasien gagal jantung di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie.
Karakteristik Penderita Penyakit Parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Periode 2018-2020 Sumtaki, Yuni Yanti; Kristanti, Endang; Masrika, Nur Upik En
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i1.312

Abstract

Penyakit parkinson merupakan salah satu gangguan gerak neurodegeneratif, penyakit ini bersifat progresif jika terlambat ditegakkan. Usia dan jenis kelamin adalah salah satu faktor risiko dari penyakit parkinson. Prevalensi penyakit parkinson di Amerika Serikat terjadi sekitar 340.000 jiwa, diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030. Penelitian terkait penyakit parkinson di Maluku Utara belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian deskriptif retrospektif dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data terkait usia, jenis kelamin dan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh dari rekam medik pasien dengan diagnosa penyakit perkinson pada periode 2018-2020. Hasil dari penelitian ini Dari 40 pasien didapatkan 50% pada usia 51-60 tahun dan 62,5% laki-laki. Berdasarkan gejala klinis saat pertama kali berobat diperoleh 92,5% menunjukkan gejala tremor, 20% instabilitas postural, 15% masing-masing untuk bradikinesia dan rigiditas. Karakteristik penderita penyakit parkinson di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie periode 2018-2020 adalah terbanyak pada usia 51-60 tahun, laki-laki dan saat pertama kali berobat memiliki gejala tremor.
Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin dan Indeks Massa Tubuh Dengan Lingkup Gerak Sendi Lutut Pada Pasien Osteoarthritis Lutut Mustafa, Salsabila; Pontoh, Lely M.; Masrika, Nur Upik En
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.368

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan kartilago sendi dan menjadi penyebab utama disabilitas global, menyumbang 2,2% tahun hidup dengan disabilitas menurut Global Burden of Disease Study 2019. Salah satu manifestasi klinis OA adalah penurunan lingkup gerak sendi (LGS) yang berdampak pada kemampuan fungsional pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT) dengan LGS lutut pada pasien OA lutut. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional dengan total sampling sebanyak 61 pasien OA lutut di Poliklinik Rehabilitasi Medik RSD Kota Tidore Kepulauan periode Januari 2020–November 2022. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, IMT, dan LGS lutut, kemudian dianalisis dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dan LGS pada pasien OA lutut (p=0,002), sedangkan jenis kelamin (p=0,206) dan IMT (p=0,255) tidak menunjukkan hubungan yang berarti. Kesimpulannya, usia memiliki hubungan terhadap penurunan LGS pada pasien OA lutut, sementara jenis kelamin dan IMT tidak berpengaruh signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan faktor usia dalam program rehabilitasi pasien OA lutut untuk mempertahankan atau memperbaiki fungsi gerak sendi mereka.
Faktor Determinan Kejadian Pterigium pada Masyarakat Pesisir: Studi Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pekerja Speed Boat di Kota Ternate Masrika, Nur Upik En; Nugroho, Aryandhito Widhi; Mandar, Mutmainnah Dj.; Wardana, Ganesa; Ahmad, Fadhlan
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.10305

Abstract

Pterigium merupakan pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga yang muncul dari konjungtiva menuju kornea, terutama akibat paparan sinar matahari berlebih. Prevalensi di Indonesia mencapai 8,3%, dan Provinsi Maluku Utara menempati urutan keempat tertinggi dengan angka 14,3%. Pekerja speed boat termasuk kelompok yang rentan terkena pterigium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap kejadian pterigium pada pekerja speed boat di Kota Ternate. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan pendekatan analitik. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kuesioner. Sebanyak 60 responden dipilih secara accidental sampling di Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua, Kota Ternate. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 46–55 tahun dan berpendidikan terakhir SD. Mayoritas memiliki pengetahuan dan perilaku kurang. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara ketiga variabel dengan kejadian pterigium (p=0,000). Hasil multivariat menunjukkan pengetahuan sebagai faktor paling berpengaruh (OR = 0,255; CI: 0,054–1,197). Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku berhubungan dengan kejadian pterigium, dengan pengetahuan sebagai faktor dominan.