Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Relationship Between Clinical Characteristics with Visual Outcome in Post Cataract Surgery at Tidore Islands City Regional Hospital Izzatulhasanah, Izzatulhasanah; Wardana, Ganesa; Masrika, Nur Upik En
Jambura Medical and Health Science Journal Vol 4, No 2 (2025): Jambura Medical and Health Science Journal
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmhsj.v4i2.31563

Abstract

Introduction: Cataracts are a leading cause of blindness worldwide. The prevalence of blindness due to untreated cataracts remains quite high in Indonesia. In Eastern Indonesia, where there are limited healthcare facilities and scarce published data, this problem is particularly pronounced. Although cataract surgery is an effective intervention for restoring vision, postoperative visual outcomes can vary based on various patient-related clinical factors. No reported studies have addressed this issue in North Maluku. This study aims to analyze how clinical characteristics influence visual outcomes in patients after cataract surgery at Tidore Islands City Regional Hospital.Method: This research employed an observational analytical study with cross sectional design. This study used secondary data recorded at the Tidore Islands City Regional Hospital in 2020–2023 that meets the inclusion and exclusion criteria. The clinical characteristics assessed included age, gender, occupation, cataract stage, postoperative complications, and systemic comorbidities such as diabetes mellitus and hypertension. Visual acuity was measured using Snellen chart and converted into logMAR units for analysis and classification according to WHO criteria. Data analysis was performed using simple logistic regression.Results: Simple logistic regression showed no association between visual outcomes and age (p=0.089), gender (p=0.160), or occupation (p=1.395). Significant associations were observed for cataract stage (p=0.014), postoperative complications (p=0.004), and presence of comorbidities (p0.001).Conclusion: Age, gender, and occupation were not associated with visual outcomes. Cataract stage, postoperative complications, and comorbidities were significantly associated with outcomes. Diabetes mellitus was the most influential factor. Keywords: Cataract, cataract extraction, comorbidity, diabetes mellitus, visual acuity
Edukasi Kesehatan dan Pemeriksaan Hipertensi pada Masyarakat Desa Guaemaadu, Jailolo, Maluku Utara Nugroho, Aryandhito Widhi; Masrika, Nur Upik En
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): IJPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.953

Abstract

Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi faktor risiko utama kematian global akibat penyakit kardiovaskular. Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang beban hipertensi dunia. Meski prevalensi hipertensi di Maluku Utara termasuk yang terendah di Indonesia, proporsi tingkat edukasi hipertensinya lebih rendah daripada proporsi nasional. Implementasi studi hipertensi pada warga Ternate (studi TENSI), penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat Maluku Utara. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi studi TENSI dan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol kepada warga desa Guaemaadu, Jailolo, Halmahera Barat. Dalam kegiatan yang berlangsung dua hari ini, sebanyak 38 warga masyarakat berpartisipasi: 68,4% perempuan, dengan rerata usia + SD: 45 + 13 tahun, tekanan darah sistolik: 124,1 + 21,1 mmHg, tekanan darah diastolik: 76,1 + 8,9 mmHg, gula darah sewaktu: 118,5 + 19,7 mg/dL, asam urat: 6,8 + 1,1 mg/dL, dan kolesterol total: 172 + 39,1 mg/dL. Sebanyak 26,3% terdeteksi menderita hipertensi. Pada uji komparasi, usia kelompok hipertensi secara statistis bermakna lebih tua daripada kelompok non-hipertensi. Temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi di desa Guaemaadu masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditatalaksana komprehensif, terutama pada usia tua. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan pencegahan hipertensi.
Karakteristik Pasien Akut Abdomen Berdasarkan Foto Polos Abdomen 2 Posisi di Bagian Radiologi RSD Tidore Kepulauan Firly, Mohammad Zeid; Darmayanti , Dewi; Masrika, Nur Upik En
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i9.851

Abstract

Akut abdomen atau nyeri akut abdomen merupakan kasus kegawatdaruratan abdomen yang ditandai dengan adanya keluhan nyeri abdomen yang datang secara tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 24 jam. Beberapa kasus dapat mengancam jiwa yang berujung kematian. Melihat kasus akut abdomen yang tinggi dengan penyebab yang beragam dan bisa berpotensi untuk mengancam jiwa, serta dari studi literatur yang dilakukan oleh peneliti di mana tidak ditemukan adanya penelitian mengenai gambaran karakteristik akut abdomen di kota Tidore, maka dari itu peneliti ingin melakukan penelitian untuk mengetahui kondisi akut abdomen di Tidore kepulauan melalui gambaran karakteristik foto polos abdomen 2 posisi di Instalasi Radiologi RSD Tidore Kepulauan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien akut abdomen berdasarkan foto polos abdomen 2 posisi di RSD Tidore Kepulauan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder berupa rekam medik pasien akut abdomen di bagian radiologi RSD Tidore Kepulauan periode Januari hingga Desember tahun 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 72 kasus akut abdomen hasil terbanyak didapatkan di kelompok usia lansia (37,5%), jenis kelamin laki-laki (68,1%), dan ekspertise foto mengalami dilatasi usus (48,6%). Kasus akut Abdomen berdasarkan foto polos abdomen 2 posisi terbanyak dialami pada lansia, laki-laki, dan hasil ekspertise yang didapat berupa gambaran dilatasi usus.
Penyuluhan Kesehatan: Upaya Pencegahan Dampak Jangka Panjang Infeksi Saluran Kemih di SMA Negeri 8 Ternate Albaar, Muhamad Taha; Masrika, Nur Upik En; Wahyudi, Ridwan Bachtiar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12553

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi kedua tersering pada tubuh manusia setelah infeksi saluran pernafasan. Kejadian ISK di Indonesia masih cukup banyak sekitar 180.000 kasus baru pertahun. Penyakit ISK ini erat kaitannya dengan personal higien yang bisa disebabkan kondisi kamar mandi yang tidak bersih dan kebiasaan menahan kencing. Sekolah merupakan tempat siswa menimba ilmu dengan agenda pembelajaran yang padat, sarana kebersihan yang dipakai secara umum, dan usia siswanya tergolong dalam usia produktif. Dampak dari ketidaktahuan dan keterlambatan penanganan dapat memberikan efek buruk pada organ Ginjal di masa akan datang. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa-siswi terkait penyakit ISK, dampak jangka panjang dan bagaimana proses mencegahnya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 8 Ternate berupa pemberian materi dengan mengukur tingkat kepemahaman peserta dengan kuesioner pre-pasca kegiatan. Didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa dalam menerima materi yang diukur melalui nilai rata-rata dalam menjawab soal dengan benar pada pre kegiatan sebesar 63% dan pada pasca kegiatan meningkat menjadi 83%. Metode penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa-siswi dalam mencegah kejadian dan komplikasi akibat ISK. Kata Kunci: Infeksi Saluran Kemih (ISK), Personal Higien, SMA, Ternate  ABSTRACT Urinary Tract Infection (UTI) is the second most common infection in the human body after respiratory tract infections. The incidence of UTI in Indonesia is still quite high, with around 180,000 new cases per year. UTI is closely related to personal hygiene, which can be caused by unclean bathroom conditions and the habit of holding urine. School is a place where students gain knowledge, It has a busy learning agenda, clean facilities are generally used, and the students are of productive age. The impact of ignorance and slow treatment can have negative effects on the kidney organs in the future. This service is carried out to provide knowledge to students regarding UTI, its long-term impacts, and how to prevent it. Service activities carried out at State Senior High School (SMA N) 8 Ternate took the form of providing material by measuring participants' level of understanding through pre- and post-activity questionnaires. It was found that there was an increase in students' knowledge of receiving material as measured by the average score in answering questions correctly in the pre-activity by 63%, and in the post-activity it increased to 83%. The counseling method was successful in increasing students' knowledge about preventing incidents and complications due to UTI. Keywords: Urinary Tract Infection (UTI), Personal Hygiene, SMA, Ternate
Wujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya: Edukasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Adat Pesisir Kampung Kokoda, Kota Sorong Kusnan, Adius; Jamaluddin, Jamaluddin; As’ad, Suryani; Sudayasa , I Putu; Masrika, Nur Upik En; Armaijn, Liasari; Silava , Rahmawati; Wahyuni , Yunita Tri
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.283

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang serius di Provinsi Papua Barat Daya dengan prevalensi 34,6%, jauh melampaui rata-rata nasional 21.6%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kampung Kokoda tentang pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 dalam rangka Program Kolaborasi Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari. Narasumber adalah Prof. Dr. dr. Suryani As'ad, Sp.GK, pakar gizi klinis terkemuka dari Universitas Hasanuddin. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif, diskusi, pemeriksaan kesehatan dasar, dan konseling gizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan tentang pentingnya 1000 HPK, faktor risiko stunting, pola makan bergizi seimbang, dan pemberian ASI eksklusif. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam tanya jawab, terutama terkait MPASI dan bahan makanan lokal bergizi. Edukasi berbasis komunitas melalui kolaborasi nasional AIPKI terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat terpencil sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas Papua Barat Daya.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit Pisang di Kelurahan Foramadiahi Ternate Hesti Trisnianti Burhan; Rufaidah Azzahrah; Sitti Hartina; Liasari Armaijin; Wahyunita Do Toka; Nur Upik En Masrika; Amran Nur; Lola’ Tulak Rerung; Marhamah Marhamah; Muh Danial Fajri; Nurul Izzah H. L. Pasi; Nissa Ariska Suwardi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2866

Abstract

Kelurahan Foramadiahi, Kecamatan Pulau Ternate, memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, terutama pada sektor pertanian. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah kulit pisang yang selama ini umumnya dibuang sebagai limbah rumah tangga. Padahal, kulit pisang mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan polifenol, yang memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Foramadiahi dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk hand sanitizer yang bernilai guna dan ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi mengenai formulasi dan pengemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar kulit pisang. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada 40 peserta yang mengikuti pelatihan. Sebelum pelatihan, peserta dengan kategori pengetahuan tinggi hanya berjumlah 5 orang (12,5%), sedangkan 35 orang (87,5%) berada pada kategori pengetahuan rendah. Setelah pelatihan, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat menjadi 35 orang (87,5%), sementara peserta dengan kategori pengetahuan rendah menurun menjadi 5 orang (12,5%). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan baku hand sanitizer dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sekaligus memberdayakan masyarakat.
Co-Authors Abd Hakim Husen Abdulkadir Kamaluddin Abubakar, Ummuhani Agung W. M. Yodha Ahmad, Fadhlan Albaar, Muhamad Taha Amran Nur Andini Sundowo Arfan Arfan Arsyad, Muhammad Aryadi Aryandhito Widhi Nugroho Aryandhito Widhi Nugroho As’ad, Suryani Athallah, Nadhif Azzahra, Khairunnisa Bumi Herman Darmayanti , Dewi dewi darmayanti Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dwi Handoko Dwi Hastuti Endang Kristanti Farhan Syahti M S Firly, Mohammad Zeid Fristiohady, Adryan Gailea, Kalsum Hesti Trisnianti Burhan Hilmi Umasangadji Husen, Abdul Hakim Idin Sahidin Ika Yustisia Iren Meylani Ismail, Safril Izzatulhasanah, Izzatulhasanah Jamaluddin Jamaluddin Kristanti, Endang kusnan, adius Lely M. Pontoh, Lely M. Liasari Armaijin Liasari Armaijn Lola’ Tulak Rerung M S, Farhan Syahti M. Hajrul Malaka Mandar, Mutmainnah Dj. Marhaeni Hasan Marhamah Marhamah Marianti A. Manggau Marsaoly, Ryan Rinaldy Mohammad Zeid Firly Muh Danial Fajri Muktiarni, Muktiarni Mustafa, Salsabila N. Nohong Nissa Ariska Suwardi Nugroho, Aryandhito Widhi Nur Fajrurrachman Saleh Nur Indri Rahayu Nur Syifa Rahmatika Nurul Izzah H. L. Pasi Pramon Viwattanakulvanid Prihanto, Eko Sudarmo D. Rathapon Asasutjarit Rina Maryanti Rufaidah Azzahrah Saleh, Firman M Silava , Rahmawati Sitti Hartina Sofa Fajriah Sonia Buyung Sudayasa , I Putu Sumtaki, Yuni Yanti TOKA, WAHYUNITA DO Umasangadji, Hilmi Wahyudi, Ridwan Bachtiar Wahyuni , Yunita Tri Wahyuni Wahyuni Wardana, Ganesa Widhi Nugroho, Aryandhito Yulia Yusrini Djabir Yusril Yusran Zalza Faradiba, Zaskia