Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Relationship Between Spirituality and Depression of Elderly in Elderly Social Service Nurnainah Nurnainah; Ismail Ismail; Wahyuni Wahyuni
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 2 No 2 (2020): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.204 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v2i2.153

Abstract

Depression is a mood disorder that becomes commonly happen in modern societies. The incidence of depression will increase in elderly with prevalence of 7.5% in women and 5.5% in men with an age range of 55-74 years old. One of the way to reduce depression in the elderly is by increasing their spirituality such as worship. The aim of the study was to determine the relationship between spirituality and depression in the elderly in Elderly Social Service Center (Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia/ PPSLU) of Mappakasunggu Parepare in 2019. The type of this research was analytic descriptive using cross-sectional approach. This research was conducted at the Elderly Social Service Center (PPSLU) of Mappakasunggu Parepare in July 2019. The population in this study was 51 elderly who were depressed and were at the Elderly Social Service Center (PPSLU) of Mappakasunggu Parepare. The sampling technique used was total sampling. Data collection tool used was questionnaires with guided interviews to respondents. The data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. The results showed that among 7 respondents (13.7%) who had low spirituality, 6 (11.8%) of them had severe depression, among 24 respondents (47.1%) who had moderate spirituality 23 (45.1%) of them had moderate depression, and among 20 respondents (39.2%) who had high spirituality, 22 (43.1%) of them had mild depression. Menwhile, bivariate analysis showed that there was a significant relationship between spirituality and depression with a p-value = 0.000 (p <0.05). Based on this study, it can be concluded that the spirituality variable has a relationship with depression in the elderly. This research expected that the staff is able to provide and improve spirituality support so that the elderly can avoid depression.
Penyuluhan tentang Inisiasi Menyusui Dini untuk Mencegah Penyakit Stunting pada Anak Nurnainah Nurnainah; Sitti Badria Asikin
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2019
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v1i1.156

Abstract

Penyuluhan yang di lakasanakan dengan tujuan untuk menekan jumlah penderita Stunting di Indonesia. Penyuluhan ini di laksanakan pada tanggal 08 Agustus 2019 di ORT 003 kelurahan maricaya kecamatan Makassar penyuluhan ini di laksanakan dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang yang terdiri dari ibu hamil dan ibu menyusui yang berdomisili di ORT 003 keluraham Maricaya kecamatan Makassar. Kegiatan ini teridiri dari 2 sesi dan berjalan dengan lancar. Kata kunci: anak; inisiasi; menyusui; stunting COUNSELING ABOUT EARLY BREASTFEEDING INITIATIVES TO PREVENT STUNTING IN CHILDREN ABSTRACT Counseling is held with the aim of reducing the number of people suffering from stunting in Indonesia. This counseling was held on August 8, 2019 at ORT 003, Maricaya sub-district, Makassar sub-district, this counseling was carried out with 30 participants consisting of pregnant women and nursing mothers who live in ORT 003, Maricaya sub-district, Makassar sub-district. This activity consisted of 2 sessions and went well. Keywords: breastfeeding; children; initiation; stunting
Penyuluhan tentang Dampak Bermain Game Online Nurnainah Nurnainah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i2.163

Abstract

Era globalisasi sekarang ini, banyak anak- anak khususnya remaja yang mulai meninggalkan permainan tradisional dan lebih memilih permainan modern. Hal tersebut dikarenakan permainan modern jauh lebih asik dan menyenangkan. Salah satu permainan era moderen saat ini yaitu game online. Penyuluhan tentang dampak berain game online perlu diberikan pada remaja dengan tujuan untuk menekan jumlah anak dalam bermain game online di Indonesia. Penyuluhan telah dilaksanakan pada tanggal 07 Februari 2020 di Sekolah Islam AR-RAFI Makassar. Penyuluhan ini di laksanakan dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang yang terdiri dari Siswa-siswi SMP Sekolah Islam AR-RAFI. Kegiatan ini teridiri dari 2 sesi dan berjalan dengan lancar. Kata kunci: gadget; game online; siswa-siswi COUNTERING ABOUT THE IMPACT OF PLAYING ONLINE GAMES ABSTRACT In the current era of globalization, many children, especially teenagers, are starting to leave traditional games and prefer modern games. This is because modern games are much more fun and enjoyable. One of the modern era games is online games. Counseling about the impact of playing online games needs to be given to adolescents with the aim of reducing the number of children playing online games in Indonesia. The counseling was held on February 7, 2020 at the AR-RAFI Islamic School in Makassar. This counseling was carried out with a total of 40 participants who attended, consisting of AR-RAFI Islamic Junior High School students. This activity consisted of 2 sessions and went well. Keywords: gadget; online game; students
Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 pada Anak dan Remaja Nurnainah Nurnainah; Sri Wahyuni Bahrun; Satriana Dardi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i2.554

Abstract

Coronavirus novel SARS-COV-2 (virus covid-19) merupakan wabah yang berasal dari negara cina. Penyebaran Virus covid-19 melalui droplet dari orang yang terinfeksi virus tersebut yang masuk melalui hidung, mata, mulut dan yang paling menjadi rentan media penyebaran virus ini adalah tangan. Salah satu upaya untuk mencegah virus covid-19 ini adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan juga patuh terhadap protocol kesehatan yaitu 3M (Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Memakai Masker). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini adalah untuk memberikan edukasi terkait pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat dalam pencegahan penyebaran virus civud-19 pada anak usia dini dan remaja. Kegiatan yang di lakukan bertempat di pesanteren yaffat maros dengan sasaran 70 anak. Kegiatan yang diterapkan adalah melakukan Edukasi diberikan dengan metode ceramah dan demonstrasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada anak usia dini dan remaja. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan pre test terlebih dahulu dan hasil akhirnya akan di lakukan post test untuk mengukur pemahaman terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Sebelum di berikan edukasi kemampuan anak dalam memahasi pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada rentang skor 0 sampai 35,5%. Setelah di berikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehata, skor peserta meningkat berada di rentang 35,5% sampai dengan 100%.
Description of gender, intravenous drug administration, and QT interval view at dr. Wahidin general hospital sudirohusodo Makassar Suradi Efendi; Nour Sriyanah; Ayu Sri Wahyuni; Nurnainah Nurnainah; Fitriani Fitriani; Nur Wahyuni Arif
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1912

Abstract

The QT interval is a picture of the activity of the heart's ventricles, starting from depolarization to ventricular repolarization which can be influenced by several factors, namely drugs, gender, inflammatory conditions, obesity, heart failure, and others. Basic Health Research Data in 2018, states that in Indonesia there are around 2,784,064 individuals who suffer from heart disease and every year this number will continue to increase. The purpose of this study was to find out whether there was a relationship between sex and intravenous administration of drugs with QT prolongation. This research is a type of descriptive research. With a total sample of 118 respondents, it was carried out by observing medical records. The results of statistical tests on the sex variable with QT prolongation showed p = 0.007, and on the intravenous drug administration variable with QT prolongation showed p = 0.002. The conclusion of this study was that there was a relationship between gender and intravenous drug administration with QT prolongation. It is necessary to pay attention to the side effects of drug administration given to patients. And for future researchers, it is hoped that this study can become a reference by using other variables related to QT interval prolongation such as drug side effects and conditions of electrolyte disturbances. Abstrak: Interval QT merupakan gambaran aktivitas ventrikel jantung, dimulai dari depolarisasi hingga repolarisasi ventrikel yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu obat-obatan, jenis kelamin, kondisi inflamasi, obesitas, gagal jantung, dan lainnya. Data Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018, menyatakan di Indonesia terdapat sekitar 2.784.064 individu yang menderita penyakit jantung dan setiap tahunnya angka tersebut akan terus meningkat. Tujuan penelitian ini mencari tahu adakah hubungan jenis kelamin dan pemberian obat melalui intravena dengan pemanjangan interval QT. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Dengan jumlah sampel sebanyak 118 responden yang dilakukan dengan cara observasi rekam medik.  Hasil uji statistik pada variabel jenis kelamin dengan pemanjangan interval QT menunjukkan p=0,007, dan pada variabel pemberian obat melalui intravena dengan pemanjangan interval QT menunjukkan p=0,002. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara jenis kelamin dan pemberian obat melalui intravena dengan pemanjangan interval QT. Perlu diberikan perhatian terhadap efek samping dari pemberian obat yang diberikan kepada pasien. Dan untuk peneliti berikutnya diharapkan studi ini dapat menjadi acuan dengan menggunakan variabel lain terkait pemanjangan interval QT seperti efek samping obat dan kondisi gangguan keseimbangan elektrolit.
Persepsi Guru terhadap Peran UKS dalam Mendukung Kesehatan Anak di Sekolah Dasar Islam Ar-Raafi: Persepsi Guru terhadap Peran UKS dalam Mendukung Kesehatan Anak di Sekolah Nurnainah, Nurnainah; Ismail, Ismail
Jurnal Berita Kesehatan Vol 16 No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v16i1.157

Abstract

Penyelenggaraan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai langkah untuk meningkatkan mutu kesehatan peserta didik yang optimal. UKS sangat penting untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat, sehingga meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Guru memiliki peran penting dalam mengoptimalkan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk meningkatkan kesehatan siswa. UKS merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat bagi warga sekolah. SD Islam Ar-Raafi sendiri mempunyai UKS namun berdasarkan hasil wawancara dari beberapa guru didapatkan respon yang kurang terhadap optimalisasi UKS.  Penelitian ini lakukan untuk mengetahui “Persepsi guru terhadap peran UKS dalam mendukung kesehatan anak di Sekolah Dasar Islam Ar-Raafi. Metode penelitian yang gunakan adalah desain penelitian Studi Deskriptif: Menggambarkan dan menganalisis persepsi guru terhadap peran UKS di Sekolah Dasar Islam Ar-Raaafi. Populasi adalah Guru-guru di Sekolah Dasar Islam Ar-Raaafi. Sampel dalam penelitian ini adalah semua guru di Sekolah Dasar Islam Ar-Raafi sebanyak 35 Guru. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebanyak 54% guru memiliki pengetahuan baik, sebanyak 34% guru memiliki pengetahuan cukup dan sebanyak 11% guru memiliki pengetahuan kurang terhadap peran UKS dalam mendukung kesehatan anak. Berdasarkan hasil penelitian yag telah dilakukan maka penelti menyimpulkan bahwa Persepsi guru terhadap peran UKS itu sangat baik. Para guru mengetahui UKS memegang peranan penting dalam mendukung kesehatan anak Penyelenggaraan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai langkah untuk meningkatkan mutu kesehatan peserta didik yang optimal. UKS sangat penting untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat, sehingga meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Guru memiliki peran penting dalam mengoptimalkan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk meningkatkan kesehatan siswa. UKS merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat bagi warga sekolah. SD Islam Ar-Raafi sendiri mempunyai UKS namun berdasarkan hasil wawancara dari beberapa guru didapatkan respon yang kurang terhadap optimalisasi UKS.  Penelitian ini lakukan untuk mengetahui “Persepsi guru terhadap peran UKS dalam mendukung kesehatan anak di Sekolah Dasar Islam Ar-Raafi. Metode penelitian yang gunakan adalah desain penelitian Studi Deskriptif: Menggambarkan dan menganalisis persepsi guru terhadap peran UKS di Sekolah Dasar Islam Ar-Raaafi. Populasi adalah Guru-guru di Sekolah Dasar Islam Ar-Raaafi. Sampel dalam penelitian ini adalah semua guru di Sekolah Dasar Islam Ar-Raafi sebanyak 35 Guru. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebanyak 54% guru memiliki pengetahuan baik, sebanyak 34% guru memiliki pengetahuan cukup dan sebanyak 11% guru memiliki pengetahuan kurang terhadap peran UKS dalam mendukung kesehatan anak. Berdasarkan hasil penelitian yag telah dilakukan maka penelti menyimpulkan bahwa Persepsi guru terhadap peran UKS itu sangat baik. Para guru mengetahui UKS memegang peranan penting dalam mendukung kesehatan anak
Edukasi Pentingnya Pengetahuan Suami tentang Breastfeeding Father dalam Mendukung Kelancaran Produksi ASI Ibu Menyusui di Puskesmas Togo Togo Kabupaten Jeneponto Nurnainah, Nurnainah; Bahrum, Sri Wahyuni; Nurnaeni, Nurnaeni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1898

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian ASI pada bayi adalah dukungan suami. Dukungan suami adalah dukungan yang diberikan suami kepada istri dimana suami dapat memberikan bantuan secara psikologis baik motivasi dan perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi suami bahwa breastfeeding father dapat melancarkan ASI. kegiatan ini dilaksanakan di Puskemas Togo – Togo, kabupaten jeneponto pada tanggal 12 oktober 2022. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan kepada ayah yang memiliki bati usia 0 – 6 Bulan . Waktu pelaksanaan kegiatan selama 1 Hari. Metode digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemberian informasi secara langsung. Informasi yang diberikan berisi tentang pengertian dan manfaat ASI Eksklusif, keuntungan dalam pemberian ASI Eksklusif, Peran ayah melalui metode Breastfeeding Father. Tahapan pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil evaluasi pelaksanaan di dapatkan ada nya peningkatan pengetahuan setelah di berikan edukasi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang ASI dan Breastfeeding Father berdasrkan hasil pre dan post test. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan peserta antusias dalam mengikuti seluruh rangakain kegiatan tersebut sampai dengan kegiatan selesai.
Manajemen Penerapan Asuhan Keperawatan Melalui Tingkat Kesembuhan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Betan, Abubakar; Rukayah, Siti; Purbanova, Reni; Purwoto, Ady; Rusli, Rusli; Nurnainah, Nurnainah; Prabu Aji, Sulistyani
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.287 KB) | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v1i2.36

Abstract

Asuhan keperawatan adalah suatu proses atau rangkaian kegiatan pada praktek keperawatan yang langsung diberikan kepada klien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan, dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dengan menggunakan metodologi proses keperawatan, berpedoman pada standar keperawatan, dilandasi etik dan etika keperawatan dalam lingkup wewenang serta tanggung jawab keperawatan (Apriyani, 2012). Tujuan asuhan keperawatan adalah membantu individu untuk mandiri, Mengajak individu atau masyarakat berpartisipasi dalam bidang kesehatan, Membantu individu mengembangkan potensi untuk memelihara kesehatan secara optimal agar tidak tergantung pada orang lain dalam memelihara kesehatannya, Membantu individu memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Setelah dilakukan kegiatan ini diperoleh suatu kesimpulan, maka saran bagi Manajemen Rumah Sakit, hendaknya memberikan atau memfasilitasi perawatnya dengan mengikuti seminar atau pelatihan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit guna lebih meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para perawat. Bagi Perawat, diharapkan untuk dapat lebih meningkatkan produktifitas kerja agar kualitas pelayanan khususnya dalam memberikan asuhan keperawatan dapat ditingkatkan.
Implementing Actions On The Chest To Remove Sputum (Phlegm) In The Respiratory Tract That Is Not Normal Nari, Jois; Surasno, Diah Merdekawati; Supriyatni, Nani; Rahayu, Agustin; Ali, St. Aminah; Nurnainah, Nurnainah
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i4.531

Abstract

Sputum is a material expelled from the lungs and trachea through the mouth. Sputum expelled by a person should be able to be evaluated for its source, color, volume and consistency because the condition of sputum usually specifically shows the pathological process of the formation of sputum itself. The purpose of this study is to eliminate breathing difficulties caused by accumulation of secretions so that the client does not become tired when cleaning secretions and is able to expel phlegm optimally. The research method used is One Group Pre-test Post-test, which is a research design that only uses one group of subjects (without a control class) and carries out measurements before and after giving treatment to the subjects. The results of the study showed that the phlegm discharge in patients before the effective coughing exercise was carried out with the category of 54 people (60%) coming out and 36 people (40%) not coming out. The conclusion is that A significance value of <0.05 (p=0.000) was obtained, meaning that Ha was accepted, meaning that effective coughing exercises can increase phlegm excretion in patients.
Pemberdayaan Siswa Sebagai Duta Kesehatan Untuk Mempromosikan Gaya Hidup Sehat Melalui UKS Di UPT SMP Negeri 1 Polombangkeng Utara Nurnainah, Nurnainah; nurnaeni, Nurnaeni; Ismail, Ismail; Rosmini, Rosmini; Ardani, Gita
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.362

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Kemitraan Masyarakat "Pemberdayaan Siswa sebagai Duta Kesehatan untuk Mempromosikan Gaya Hidup Sehat melalui UKS" dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah. Pendekatan ini memfokuskan pada pemberdayaan siswa sebagai agen perubahan dengan menggunakan metode peer-topeer dalam promosi kesehatan. Studi ini mengukur beberapa aspek, termasuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam hal kesehatan, integrasi teknologi melalui pengembangan aplikasi HealthyEdu UKS, serta dampak program terhadap lingkungan sekolah secara keseluruhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil memberdayakan siswa sebagai Duta Kesehatan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kesadaran akan gaya hidup sehat. Aplikasi HealthyEdu UKS terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam isu-isu kesehatan, sementara pendekatan peer-to-peer dalam promosi kesehatan memperlihatkan keberhasilan signifikan dalam membentuk perilaku sehat siswa. Program ini juga berkontribusi terhadap penciptaan budaya sehat di lingkungan sekolah. Temuan lain menunjukkan potensi keberlanjutan program melalui dukungan dari pihak sekolah dan tingginya partisipasi siswa. Beberapa saran diajukan, seperti penguatan aspek evaluasi, pengembangan sistem reward, peningkatan kolaborasi eksternal dengan institusi kesehatan, dan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari program ini. Selain itu, pentingnya keterlibatan orang tua dan adaptasi kontekstual juga menjadi faktor penting untuk keberhasilan implementasi program di masa depan. Dengan integrasi lebih lanjut dalam kurikulum sekolah dan peningkatan kolaborasi antar pihak, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan kesehatan di berbagai sekolah di Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.