Claim Missing Document
Check
Articles

Explorasi Diabetes Distres Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Padang Nindi Eka Wijaya; Hema Malini; Esi Afriyanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50042

Abstract

Penyakit diabetes melitus sering dikaitkan sebagai penyebab stres psikologis bagi penderitanya. Hal ini disebabkan karena pola hidup, kelemahan fisik, masalah komplikasi, dan berpotensi terhadap kematian. Tujuan penelitian ini menginvestigasi gambaran diabetes distres pada pasien diabetes melitus tipe 2 di kota padang. Desain penelitian yang digunakan yaitu crossectional study yang dilakukan pada 350 sampel. Menggunakan instrument The Diabetes Distress Scale (DSS) . Analisa data dilakukan menggunakan SPSS 25 dengan uji analisis deskriptif. Hasil penelitian pada 350 responden diabetes melitus tipe 2, diperoleh skor rata-rata diabetes distres 3.31 ± 0.61, dengan rentang 1.0–5.2, yang menunjukkan bahwa responden umumnya cenderung mengalami diabetes distres. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa diabetes distres merupakan masalah spesifik yang dialami pasien diabetes karena perjalanan kronis dari penyakitnya.
PENGUATAN PENCEGAHAN PENYAKIT GINJAL KRONIK MELALUI SKRINING FAKTOR RISIKO DAN EDUKASI KOMPREHENSIF PADA WANITA DEWASA Afriyanti, Esi; Fatmadona, Rika; Lenggogeni, Devia Putri; Merdawati, Leni; Oktarina, Elvi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36551

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama wanita dewasa di Kelurahan Alai Parak Kopi adalah tingginya faktor risiko penyakit ginjal kronik (PGK) serta rendahnya pengetahuan mengenai pencegahannya. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan deteksi dini dan pemahaman masyarakat melalui skrining kesehatan dan edukasi komprehensif. Kegiatan melibatkan 53 wanita dewasa sebagai mitra, mencakup penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, indeks massa tubuh, serta senam kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test pengetahuan dan observasi keterlibatan peserta. Hasil menunjukkan tingginya proporsi risiko PGK, yaitu IMT tinggi (45,3%), hipertensi (41,5%), hiperglikemia (24,5%), dislipidemia (39,6%), dan hiperurisemia (37,7%). Selain itu, pengetahuan peserta sebesar 18–32% pada aspek PGK, hipertensi, diabetes, asam urat, dan hiperkolesterolemia. Intervensi ini membuktikan bahwa skrining dan edukasi terstruktur efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran pencegahan PGK. Program lanjutan berbasis komunitas direkomendasikan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku.Abstract: The major health concern among adult women in Alai Parak Kopi is the high prevalence of chronic kidney disease (CKD) risk factors and limited knowledge regarding its prevention. This community program aimed to enhance early detection and health literacy through structured screening and educational interventions. A total of 53 adult women participated in health education, screening of blood pressure, glucose, cholesterol, uric acid, body mass index, and group exercise sessions. Evaluation was conducted using a pre-test and behavioral observation. Results showed substantial CKD risk: high BMI (45.3%), hypertension (41.5%), hyperglycemia (24.5%), dyslipidemia (39.6%), and hyperuricemia (37.7%). Knowledge scores increased by 18–32% across CKD, hypertension, diabetes, uric acid, and hypercholesterolemia domains. These findings demonstrate that structured screening and education effectively improve health awareness and early prevention of CKD. Continued community-based programs are recommended to sustain behavioral change.
Women Cardiovascular Awareness And Physical Activity Promotion Muliantino, Mulyanti Roberto; Ananda, Yuanita; Afriyanti, Esi; Merdawati, Leni; Mailani, Fitri; Muthia, Rahmi; Rahayu, Siski
Warta Pengabdian Andalas Vol 33 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.33.1.10-18.2026

Abstract

Women's insufficient cardiovascular awareness remains a major obstacle in preventing cardiovascular disease (CVD) within this demographic. Addressing key contributing elements such as inactive lifestyles and insufficient physical activity among females is essential. The SEJIWA group, a women's fitness team in Padang, aims to foster healthy living, consistent physical training, and advancement in cardiac wellness. This program seeks to strengthen cardiovascular awareness and establish routine exercise culture among SEJIWA members. Various techniques were employed, encompassing educational sessions, promotional activities, health assessments, and practical training. The program ran from July through August 2025, with participation from 30 female SEJIWA members. Results revealed enhanced cardiac awareness score following education (50.04 versus 69.80), elevated physical activity measurements after weekly exercise routines (642.56 versus 940.38 MET). The majority exhibited unhealthy waist measurements, most participants were either obese or overweight, over half demonstrated elevated blood pressure readings and hypertension, most showed high cholesterol levels, while only a minority presented with elevated blood glucose. This program illustrated the efficacy of combined interventions including education, promotional strategies, screening, and consistent exercise in enhancing awareness and behavioral patterns. Nevertheless, the substantial CVD risk factors observed among participants highlight the critical need for sustained programs targeting CVD prevention in women.
EDUKASI PHBS, PENCEGAHAN ROKOK, INTERNET SEHAT DAN PEMBUATAN RESERVOIR AIR BERSIH DI KABUPATEN PASAMAN Fatmadona, Rika; Afriyanti, Esi; Oktarina, Elvi; Masrizal, Masrizal; Burnama, Nabila Siti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37741

Abstract

Abstrak: Akses air bersih dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum optimal berkontribusi terhadap rendahnya kualitas kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS melalui edukasi kesehatan dan intervensi pendukung akses air bersih. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi praktik cuci tangan dan sikat gigi, serta pembangunan sarana pendukung. Peserta kegiatan meliputi siswa 3 SD termasuk warga setempat. Dengan total 154 siswa, 6 orang guru, serta 16 warga desa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman. Hasil menunjukkan 90% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan 80% warga mampu menjawab pertanyaan terkait upaya menjaga kebersihan secara benar. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif terintegrasi efektif dalam meningkatkan literasi dan praktik PHBS masyarakat.Abstract: Inadequate access to clean water and the execution of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) adversely affect public health quality. This project seeks to enhance knowledge and habits related to PHBS through health education and interventions that facilitate access to clean water. Utilized methods encompassed lectures, interactive discussions, demonstrations of handwashing and toothbrushing techniques, and the establishment of supporting facilities. The participants were 154 pupils from three elementary schools, six teachers, and 16 neighborhood citizens. Assessment was performed utilizing pre- and post-tests to quantify advancements in knowledge and comprehension. Findings indicated that 90% of participants had enhanced understanding, while 80% of residents accurately responded to inquiries regarding hygiene initiatives. The findings demonstrate that integrated educational interventions effectively enhance PHBS literacy and community practices.