Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J.Pelastek

PERBANDINGAN PENGGUNAAN SASAK BERBAHAN KAYU DAN BESI TERHADAP KECEPATAN PENGERINGAN HERBARIUM DI LABORATORIUM BIOLOGI, UNIVERSITAS BENGKULU Susanto, Dedi; Winarsih, Lies; Supriati, Rochmah
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1 No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.189 KB) | DOI: 10.33369/labsaintek.v1i1.15433

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan pengeringan dalam proses pembuatan herbarium dengan menggunakan tiga jenis sasak : sasak berbahan kayu, sasak berbahan besi plat dan sasak berbahan besi bulat batangan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental yang dilakukan dengan mengeringkan spesimen tanaman sirih pada suhu 50oC dengan waktu pengeringan 3x24 jam. Alat pengering yang digunakan adalah oven. Untuk mengetahui kestabilan pengoperasian oven digunakan stop kontak timer. Untuk mengetahui kadar air tanaman sirih digunakan neraca analitik. Hasilnya adalah jenis sasak terhadap kecepatan pengeringan terbaik menurut urutan adalah : 1) sasak besi bulat batangan, 2) sasak kayu, 3) sasak besi plat. Sedangkan jenis sasak terhadap kualitas spesimen terbaik menurut urutan adalah : 1)  sasak kayu, 2) sasak besi bulat batangan, 3) sasak plat besi.
PENGEMBANGAN LEMARI PENGERING HERBARIUM DENGAN DEHUMIDIFIER DI LABORATORIUM BIOLOGI, UNIVERSITAS BENGKULU Susanto, Dedi; Edwar, Edwar
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1 No 2: November 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.837 KB) | DOI: 10.33369/labsaintek.v1i2.18130

Abstract

Salah satu kegiatan utama di Laboratorium Biologi adalah pembuatan spesimen herbarium tanaman kering. Kegiatan pembuatan herbarium dilakukan baik dalam kegiatan praktikum maupun penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Di Laboratorium Biologi, pembuatan herbarium dilakukan dengan menggunakan oven sebagai alat pengering. Sementara, saat ini di Laboratorium Biologi subLab Botani hanya terdapat 1 unit oven  berkapasitas 60 liter. Hal ini menjadi salah satu hambatan pelayanan subLab Botani pada kegiatan praktikum dan penelitian, di mana ketika dilaksanakan pembuatan herbarium baik oleh kegiatan praktikum maupun oleh kegiatan penelitian terjadi waktu-tunggu yang cukup lama karena keterbatasan jumlah alat pengering yang ada. Hambatan menjadi semakin besar ketika di waktu bersamaan dilaksanakan kegiatan praktikum atau penelitian lain yang membutuhkan oven juga. Solusi utama dari permasalahan ini adalah pengadaan oven yang baru, namun ini bukan hal yang mudah terlaksana karena harga oven laboratorium berkapasitas besar relatif mahal. Selain itu kapasitas oven yang hanya sekira 60 L hanya mampu menampung sejumlah kecil spesimen tanaman dalam satu kali proses pengeringan. Karena itulah, penulis berupaya mencari solusi alternatif dengan merancang lemari pengering yang memiliki kapasitas muat 2x dari oven yang selama ini telah digunakan. Sebagai alat pengering digunakan paduan dari alat-dehumifier (sebagai penyerap uap air) dan kipas (sebagai pengatur sirkulasi udara).