Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share terhadap Hasil Membaca Artikel Seni Budaya Sunda di SMP Kelas VIII Herlina, Herlina; Ropiah, Opah
LOKABASA Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v14i1.55948

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share terhadap hasil membaca artikel seni budaya Sunda di SMP kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, terutama untuk menghitung hasil membaca artikel dengan cara meneliti secara langsung sumber yang akan dijadikan isi dalam sebuah artikel. Hasilnya  bahwa membaca artikel budaya Sunda sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share pada pretest kelas eksperimen nilai terbesar adalah 41 sedangkan nilai terkecil adalah 22 dan nilai rata-ratanya adalah 30,54. Nilai pretest tertinggi kelas kontrol adalah 42 sedangkan nilai terendah adalah 25 dan nilai rata-rata kelas adalah 32,50. Hasil setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share nilai posttest kelas kontrol terbesar adalah 90 sedangkan yang terkecil adalah 55 dengan rata-rata nilai 73.35. Nilai posttest kelas eksperimen terbesar adalah 81 sedangkan nilai terkecil adalah 40 dan nilai rata-ratanya adalah 58,15. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,05. Diterima, artinya ada pengaruh penerapan model kooperatif Think-Pair-Share terhadap hasil membaca artikel budaya Sunda.
Pengembangan Media Pembelajaran Youtube Berbasis Cloud Computing Untuk Mata Kuliah Membaca Intensif Materi Puisi Untuk Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Latif Setiawan, Dena; Triwahyuni, Heti; Ropiah, Opah
Jurnal Sains Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Volume 2, Nomor 1, 2021 (Maret)
Publisher : PUSAT SAINS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59897/jsi.v2i1.37

Abstract

enelitian ini bertujuan (1) Menghasilkan video pembelajaran youtube berbasis cloud computing untuk mata mata kuliah membaca intensif materi membaca sajak yang layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Daerah (PBSD) . (2) Mengetahui kelayakan video pembelajaran yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research & Development. Penelitian ini menggunakan metode milik Allesi and Trollip, yang meliputi 3 langkah pengembangan, yaitu (1) planning: menentukan kebutuhan dan tujuan, mengumpulkan sumber, dan menghasilkan gagasan. (2) design: membuat flowchart, storyboard, dan mempersiapkan skrip. (3) development: memproduksi video dan audio, memprogram materi, menyiapkan komponen pendukung, mengevaluasi dan merevisi. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan dosen pengampu matakuliah. Media yang dikembangkan diujicobakan kepada, 4 Mahasiswa saat uji coba kelompok kecil, dan 8 Mahasiswa saat uji coba kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan video storytelling “Layak” digunakan sebagai media pembelajaran. Penilaian dari ahli materi “Sangat Baik” dengan skor rata-rata 4,73. Penilaian dari ahli media “Baik” dengan skor rata-rata 3,85. Penilaian dari tentor “Sangat Baik” dengan skor rata-rata 4,84. Respon dari Mahasiswa saat uji coba kelompok kecil “Sangat Baik” dengan skor rata-rata 4,04. Respon dari Mahasiswa saat uji coba kelompok besar “Baik” dengan skor rata-rata 3,85.
The Effectiveness of PowToon Learning Media on the Writing Ability of Sundanese Script Jatnika, Tyas Harsa; Ropiah, Opah
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9926

Abstract

Learning media play a crucial role in addressing the challenge of students' inability to write Sundanese scripts. The PowToon application offers various features that support the creation of learning media, making it a viable alternative in technological advancement. The purpose of this study is to assess the effectiveness of utilizing PowToon as a learning tool to improve the Sundanese script writing skills of class VII students at MTs Negeri 3 Kuningan. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest design was employed in this research, which took place at MTs Negeri 3 Kuningan using class VII-2 as the sample group. The results indicate an improvement in the students' ability to compose Sundanese scripts, as supported by the findings of hypothesis testing. The average student score before using the PowToon application learning media was 47.85, while after using the PowToon application learning media the average score was 82.29. Apart from that, the results of the hypothesis test, Sig. (2-tailed), 0.000 ; 0.05. Therefore, Ha is accepted and Ho is rejected. So the effectiveness of the PowToon application learning media on the ability to write Sundanese script has proven effective for use in learning. This is characterized by a significant difference in students' learning outcomes for writing Sundanese script before and after using the PowToon application learning media.
Media Pembelajaran Digital Berbasis Prezi pada Matakuliah E Commerce terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi STKIP Muhammadiyah Kuningan Ripai, Ipan; Ropiah, Opah
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i2.6205

Abstract

Mahasiswa kesulitan dalam memahami konsep E-Commerce yang abstrak dan membutuhkan dukungan visualisasi dalam pembelajaran. Media pembelajaran Prezi dikembangkan dengan memperhatikan prinsip visual mampu mendukung pembelajaran E-Commerce. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran dan menghasilkan media pembelajaran berbasis Prezi yang layak digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat media pembelajaran adalah: menjadi media interaksi pembelajaran antara dosen dan mahasiswa, meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, memfasilitasi dosen untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga pembelajaran tetap berlangsung meskipun tidak dilakukan secara tatap muka, menjadi media interaksi antara dosen dan mahasiswa selama pelaksanaan pembelajaran,  bermanfaat sebagai media transfer informasi dan interaksi pembelajaran selama pembelajaran daring, membuat pekerjaan menjadi efektif dan efesien. Instrumen penelitian terdiri soal tes dan angket respon mahasiswa. Media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dengan memenuhi aspek kevalidan dan keefektifan. Penilaian aspek kevalidan berdasarkan lembar penilaian ahli berada pada kriteria valid. Sedangkan penilaian aspek keefektifan berdasarkan tes hasil belajar mahasiswa berada pada kriteria cukup baik dan angket respon mahasiswa berada pada kriteria sangat baik. Media pembelajaran terdiri dari bagian menu dan bagian isi. Bagian menu terdiri dari gambaran materi yang akan disajikan dalam media. Bagian isi terdiri dari materi yang bisa diperbesar dan diperkecil sesuai kebutuhan dan video pembelajaran untuk memvisualisasikan konsep E-Commerce.
Blended Learning Model Based on Google Classroom on The Ability to Read Short Stories in Sundanese Subjects Ropiah, Opah; Pebriyanti, Devi; Syahrul, Ninawati; Sunarti, Sastri; Stephen, Jeannet; Masduki, Aam
International Journal of Language Education Vol 7, No. 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v7i3.56009

Abstract

The blended learning model based on Google Classroom is a learning model that uses the Google Classroom application to make it easier for teachers and students in the learning process. This study aimed to determine the effect of the blended learning model based on Google Classroom on student learning outcomes in reading short stories in Sundanese subjects. The method used in this research is the experimental method with a pretest-posttest control group design. The population in this study were students of class 1 Kramatmulya Public Junior High School. The sample in this study were students of class VIII.B as the experimental class and class VIII.C as the control class—data collection through observation, tests, and documentation. The analysis technique used the validation test, normality test, homogeneity test, and independent t-test. The results of this study were: 1) the ability of students who had reached the minimum completeness criteria in reading short stories before using the blended learning model, namely 13.33% in the experimental class and 6.67% in the control class; 2) the ability of students who have reached the minimum completeness criteria in reading short stories after using the blended learning model based on Google classroom, namely 66.67% in the experimental class and 20.00% in the control class; and 3) based on the results of the pretest and posttest and the independent t-test, the google classroom-based blended learning model influences student learning outcomes in the ability to read short stories
Pengaruh Media Pembelajaran Youtube Terhadap Kemampuan Menyimak Pembawa Acara Juliani, Neng Rani Dewi Chandra; Ropiah, Opah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1820

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi masalah utama di mana banyak peserta didik tidak memahami dengan baik materi yang disampaikan oleh pembawa acara dalam pelajaran Bahasa Sunda. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan media pembelajaran YouTube mempengaruhi kemampuan menyimak pembawa acara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sampel terdiri dari 24 siswa kelas VIII D yang dipilih secara acak. Desain penelitian menggunakan pretest dan posttest dalam satu kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan media pembelajaran YouTube, nilai rata-rata hasil belajar siswa dalam menyimak pembawa acara adalah 53,75, jauh di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Namun, setelah menggunakan media tersebut, terjadi peningkatan signifikan, dengan nilai rata-rata mencapai 87,50, sesuai dengan KKM. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan (nilai sig. 0,000 < 0,05) antara hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran YouTube. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah memberikan informasi yang penting sebagai dasar bagi pengambil keputusan dalam memilih dan mengadopsi media pembelajaran yang efektif. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan yang kuat serta memberikan dukungan konseptual bagi pengembangan kurikulum yang lebih baik dalam konteks meningkatkan kemampuan menyimak pembawa acara di lingkungan pendidikan, khususnya di SMP Negeri 2 Lebakwangi Kelas VIII.
Pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan menulis pengalaman pribadi di SMP kelas VII Ropiah, Opah; Ningrum, Sinta
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i2.8532

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan menulis pengalaman pribadi di SMP Kelas VII. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan pre-test-post-control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal esay pretest dan posttest.  Populasi pada penelitian ini yaitu kelas VII SMPN 4 Kuningan. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan Kelas VII J sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji validasi ahli, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pretest kemampuan menulis pengalaman pribadi sebelum menggunakan  model  Project Based Learning masih jauh dari nilai kriteria ketuntasan minimal 75 yaitu di kelas eksperimen terdapat 1 orang siswa (3,33 %) yang tuntas serta yang belum tuntas 29 siswa (96,67%) sedangkan di kelas kontrol 30 siswa (100 %) tidak tuntas.  Hasil post test mengalami kenaikan yaitu di kelas eksperimen terdapat 24 siswa (80%) tuntas dan 6 siswa (20%) tidak tuntas serta di kelas kontrol 2 siswa (6,68%) tuntas serta 28 siswa (93,33%) belum tuntas. Nilai rata-rata kelas eksperimen dari 55,67 menjadi 81,67 sedangkan di kelas kontrol nilai rata-ratanya 41,67 menjadi 47,67. Berdasarkan uji hipotesis, Sig. (2-tailed) 0,000˂0,05, Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan  sebelum dan sesudah menggunakan  model  Project Based Learning terhadap kemampuan menulis pengalaman pribadi di SMP kelas VII.
Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Diferensiasi Melalui Kegiatan Temu Pendidik Madya Giri Aditama; Saiful Risqi; Bagiya; Eny Winaryati; Opah Ropiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada era penerapan Kurikulum Merdeka memberikan fokus utama pada peningkatan kompetensi siswa dan pemenuhan kebutuhan siswa. Sangat penting bagi guru untuk mampu menerapkan pembelajaran diferensiasi guna memenuhi tuntutak kebutuhan belajar siswa yang berbeda. Kegiatan pelatihan bertajuk Temu Pendidik ini merupakan Kerjasama dengan Komunitas Guru Belajar Pekalongan yang diikuti oleh 42 guru dari jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA di daerah Pekalongan. Bertempat di SMK Muhammadiyah Pekalongan, metode yang digunakan berupa FGD dan dilanjutkan dengan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah, dari total 42 guru yang awalnya 95% masih bingung dengan konsep pembelajaran diferensiasi, di akhir kegiatan 100% peserta telah mengerti dan mampu merancang konsep pembelajaran diferensiasi untuk diterapkan di kelasnya masing-masing
Pengaruh Media Pembelajaran Scrabble terhadap Kemampuan Menulis Aksara Sunda di SMP Negeri 1 Cidahu Kuningan Masitoh, Siti; Ropiah, Opah
LOKABASA Vol 15, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v15i2.71842

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran scrabble terhadap hasil menulis aksara Sunda di SMP Negeri 1 Cidahu kelas VII. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan sampelnya siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Cidahu, Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah soal prates-pascates. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji normalitas dan uji hipotesis. Hasilnya, sebelum menggunakan media pembelajaran scrabble pada menulis aksara Sunda terdapat nilai pretest terbesar 93, sedangkan nilai terkecil 20 dengan nilai rata-rata 48,19. Setelah menerapkan media pembelajaran scrabble nilai posttes terbesar menjadi 97, sedangkan nilai terkecilnya 70 dengan rata-rata 82,97. Dari hasil pengujian diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Hal ini berarti Sig. (2-tailed) 0,005. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran scrabble berpengaruh secara signifikan pada kemampuan menulis aksara Sunda di SMP Negeri 1 Cidahu Kelas VII.This study aims to determine the effect of Scrabble as a learning media on the results of writing Sundanese script in the seventh-grade students at SMP Negeri 1 Cidahu. The research method used is an experimental design with a one-group pretest-posttest design and is quantitative in nature. The sampling technique used is purposive sampling, with the sample consisting of seventh-grade students of class VII A at SMP Negeri 1 Cidahu, Kuningan Regency. Data collection techniques include observation, tests, and documentation. The instruments used were pretest and posttest questions. Data analysis techniques include validity testing, normality testing, and hypothesis testing. The results showed that before using Scrabble as a learning media for writing Sundanese script, the highest pretest score was 93, while the lowest was 20, with an average score of 48.19. After the implementation of Scrabble as a learning media, the highest posttest score increased to 97, while the lowest score was 70, with an average of 82.97. From the test results, the Sig. (2-tailed) value was found to be 0.000. This indicates that Sig. (2-tailed) 0.005. It can be concluded that Scrabble as a learning media has a significant effect on the ability to write Sundanese script among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Cidahu.
Analisis Pembentukan Karakter Melalui Lingkungan Sekolah SDN Tanjung Pura Kabupaten Tasikmalaya Yulianti, Eva; Nurfirdaus, Nunu; Ropiah , Opah
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 5 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i5.1866

Abstract

The purpose of this study is to find out the implementation of character formation, the role of the school environment in the formation, and the efforts made by teachers and principals in the formation of the character of SDN Tanjung Pura, Tasikmalaya Regency. This study uses a qualitative method using 13 research subjects. Data analysis is carried out by the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Research results were obtained through observation, interviews and documentation. Observations were carried out by making direct observations at the research location regarding character formation through the school environment of lower class students at SD Negeri Tanjung Pura. The implementation of character education at SDN Tanjung Pura includes routine activities such as Dhuha prayers, reciting the Yasin Koran, and mutual cooperation. Spontaneous activities such as reprimands and non-physical punishment are also carried out to increase students' vigilance. School principals play a role in creating policies and facilities that support character education and become role models in discipline. Apart from teaching, teachers guide students in carrying out worship and instill discipline through example and direct guidance. A good school environment also supports the process of forming student character