Buah Jeruk Pontianak merupakan salah satu komoditas unggulan hortikultura di Kota Pontianak karena dikenal memiliki cita rasa khas, yaitu manis dengan sedikit asam. Meskipun memiliki popularitas tinggi di pasar lokal maupun ekspor, proses pemilahan kualitas tingkat kematangan buah jeruk Pontianak masih banyak dilakukan secara manual dengan mengandalkan pengamatan visual terhadap warna, pori-pori, dan kondisi kulit. Metode manual ini memerlukan waktu yang lama, bersifat subjektif, serta memiliki tingkat akurasi yang rendah. Padahal, keseragaman warna kulit buah merupakan salah satu standar penting dalam memenuhi permintaan pasar ekspor dan swalayan. Dalam penelitian ini dikembangkan sistem pemilahan kualitas jeruk Pontianak berdasarkan warna kulitnya. Sistem ini menggunakan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi warna pada jeruk Pontianak, dengan Arduino Mega 2560 sebagai pengendali utama. Perangkat keras yang digunakan terdiri atas LED COB, tiga buah motor servo, konveyor, dan LCD. Hasil pengujian menggunakan 90 buah jeruk untuk setiap kategori tingkat kematangan, yaitu hijau (mentah), hijau kekuningan (setengah matang), dan kuning (matang), menunjukkan bahwa tingkat akurasi pemilahan menggunakan sensor warna TCS3200 mencapai 83,33%. Kata kunci—Jeruk Pontianak, Tingkat Kematangan, Pemilahan, Sensor Warna TCS3200, Arduino Mega 2560