Claim Missing Document
Check
Articles

Etika Berbusana Mahasiswa Stain Samarinda Ida Suryani Wijaya
FENOMENA Vol 4 No 1 (2012): FENOMENA Vol 4 No.1, 2012
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.256 KB) | DOI: 10.21093/fj.v4i1.218

Abstract

Ethics is about behavior of human being, such as which one is right or wrong. The ethics is always affecting the human life. The ethics gives people orientation how he/she do manything every time every day. Islamic ethics consists of the way how someone interact each other; how someone should do or not to do, how to sit, how to walk, how to eat or drink, how to sleep, or how to get dressed. Al-Qur’an uses three terms to define about dressing, they are: libas, tsiyah, and sarahi. Dressing has a function as covering the body, as assessoris, as the way to do Islamic taqwa, and as an identiy. Dressing ethics of the female students of STAIN Samarinda has been regulated by the rector regulation No 19 of the year 2002 about relation and dressing ethics for the students of STAIN Samarinda.
Analisis Pesan Dakwah (Dakwah bil Lisan) dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling Sekolah Menengah Atas Kalimantan Timur Muhammad Tahir; Ida Suryani Wijaya; Rega Armella
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i1.1900

Abstract

Bimbingan konseling sebagai program yang diselenggarakan di sekolah yang mana berfokus pada pemberian layanan bagi peserta didik mulai dari penanganan berbagai persoalan belajar dan sekolah sampai pada mengembangkan minat dan bakat peserta didik secara maksimal. Dalam proses pelaksanaan layanan bimbingan konseling dibutuhkan beberapa factor penentu keberhasilan program tersebut, salah satunya adalah komunikasi yang dilakukan anatara konseli dan konselor. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam pelaksanaan bimbingan konseling dan Faktor pendukung serta faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian field research (Penelitian Lapangan). Sumber data utamanya berasal dari hasil wawancara serta observasi guru bimbingan konseling SMA Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukan bahwa secara garis besar pelaksanaan layanan  bimbingan konseling sekolah menengah atas di Kalimantan Timur memuat pesan dakwah (dakwah bil isan) dengan prinsip antara lain, menggunakan perkataan yang baik dan benar (Qaulan Sadidan dan Qaulan Ma‟rufa), perkataan yang komunikatif (Qaulan Balighan), perkataan yang ringan (Qaulan Masyura‟), berkata lemah lembut (Qaulan Layyina), dan perkataan yang mulia (Qaulan Karima). Disisi lain, hal yang mencakup dalam pengukuran keberhasilan atas pelaksanaan bimbingan konseling sekolah menengah atas di Kalimantan Timur yakni, faktor pendukung dan penghambat. Diantara faktor pendukung yang dimaksud meliputi sumber daya manusia yang memadai dan kompeten, sarana dan prasarana dapat mendukung pelaksanaan layanan bimbingan konseling sepenuhnya, bentuk kerja sama orang tua dan pihak sekolah, serta adanya supervisi secara berkala. Adapun faktor penghambat antara lain; keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, kurangnya kerja sama orang tua kepada pihak sekolah, dan kesenjangan pengetahuan dan latar belakang dari peserta didik.
Management of Da'wah of The Great Mosque In The East Kalimantan Regio Muhammad Tahir; Ida Suryani Wijaya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.3204

Abstract

The role of the mosque for the Muslim community is very important. One of them apart from being a place of worship, the mosque is used as a center for da'wah activities which will determine the development of Muslims in the area. This study aims to investigate the management of mosques in East Kalimantan and the management of da'wah carried out at the Grand Mosque in East Kalimantan Province. The research method used in this study is a deep interview research method with primary data sources obtained through interviews with mosque leaders in East Kalimantan. The results of the study indicate that the management of the grand mosque in East Kalimantan is very organized which is carried out through the establishment of an organizational structure on a regular basis. The management of da'wah in the East Kalimantan region is very regular which is carried out through various media such as television, radio, internet, and direct studies carried out in mosques. This da'wah activity is strongly influenced by the management aspect of the board, the availability of funds. The inhibiting factor in carrying out da'wah is the mechanism for determining the board of directors.
Implementation of Islamic Communication Principles in High School Counseling Guidance in East Kalimantan Ida Suryani Wijaya; Muhammad Tahir; Rega Armella; Andi Muhammad Abdi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4394

Abstract

The purpose of carrying out this research is to find out how the implementation of the principles of Islamic communication in the implementation of guidance and counseling and the supporting factors and inhibiting factors. This study uses a type of qualitative research with field research research methods (Field Research). The data source for this research is the subject where the data is obtained, namely the respondent. The main data sources come from interviews and observations of high school guidance and counseling teachers in East Kalimantan. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results of the research will be analyzed using a qualitative descriptive method. The results showed that the implementation of the principles of Islamic communication in Guidance and Counseling for Senior High Schools in East Kalimantan was running effectively which was proven by the delivery of guidance and counseling messages which contained the principles of counseling guidance, including: good and true words (Qaulan Sadidan and Qaulan Ma'rufa), communicative words (Qaulan Balighan), light words (Qaulan Masyura'), gentle words (Qaulan Layyina), and noble words (Qaulan Karima). The supporting factors in the implementation of counseling guidance are adequate and competent human resources, visible and invisible facilities and infrastructure, forms of cooperation between parents and the school, as well as periodic supervision. The inhibiting factors of the implementation of counseling guidance are the knowledge gap and the background of the students.
Strategi Public Relations dalam Pengembangan Brand Image Sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Kota Samarinda Ida Suryani Wijaya; M. Al Amin
Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi VOL 4, No 02 (2020): LENTERA
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/lentera.v4i2.3126

Abstract

Public relation is an important aspect within the process of building positive image for an organization. Selecting appropriate strategy, therefore, must be applied very carefully since it determines the success or failure of the organization in the long run. This paper, thus, aims at explaining the strategy of public relation applied by Cordova Integral Islamic Elementary School in Samarinda in building a positive brand image that suits its’ long-term objectives. Utilizing qualitative approach, this paper finds out that Cordova Integral Islamic Elementary School in Samarinda applies four strategy such as research-listening, planning-decision, communication-action, and evaluation.Keywords: Image brand, organizational strategy, and public relation.
MENUJU PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS AL-ITTIBĀ’ Muhammad Tahir; Ida Suryani Wijaya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.823 KB) | DOI: 10.30868/ei.v2i04.41

Abstract

REFORMASI PENDIDIKAN DAN STRATEGI PEMBAHARUAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI ERA GLOBAL Ida Suryani Wijaya; Muhammad Tahir; Rega Armella; Andi Muhammad Abdi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.455 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i01.18

Abstract

Reformasi yang terjadi sejak tahun 1998 hingga dewasa ini telah berdampak langsung bagi bangsa Indonesia, bukan saja pada bidang politik dan ekonomi, tetapi juga pada bidang pendidikan.  Apa sebenarnya yang terjadi dalam sistem pendidikan di Indonesia. Apakah Negara kita memerlukan atau tidak memerlukan reformasi, dan/atau inovasi pendidikan dari keadaannya yang sekarang. Apakah keadaan dan perkembangan pendidikan sekarang ini bermasalah ? jika tidak bermasalah apa buktinya, dan jika ya, bagaimana alternatif jalan keluarnya serta upaya memperbaikinya.Untuk dapat menjawab tantangan global ini bangsa Indonesia harus bekerja lebih keras  karena rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Sistem pendidikan yang ada  tampaknya belum memberikan andil yang signifikan dalam membentuk manusia Indonesia yang berkepribadian kuat dan cerdas (intelektual, emosional, spiritual, fisik) sehingga mampu menjawab tantangan jaman tidak hanya untuk kejayaan bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa. Oleh sebab itu, pembaharuan pendidikan tampaknya telah merupakan kebutuhan mendesak. Penulis mengajukan sebelas usulan dalam pembaharuan pendidikan yang pada intinya berkenaan dengan penentuan politik pendidikan dan kebudayaan dan pembaharuan sistem manajemen pendidikan dengan segala aspeknya untuk memberdayakan seluruh insan pendidikan dan memfungsikan lembaga pendidikan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya membangun pendidikan. Usulan ini diikuti uraian tentang kondisi prasyaratnya.
REFORMASI PENDIDIKAN DAN STRATEGI PEMBAHARUAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI ERA GLOBAL Ida Suryani Wijaya; Muhammad Tahir; Rega Armella; Andi Muhammad Abdi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v1i01.18

Abstract

Reformasi yang terjadi sejak tahun 1998 hingga dewasa ini telah berdampak langsung bagi bangsa Indonesia, bukan saja pada bidang politik dan ekonomi, tetapi juga pada bidang pendidikan.  Apa sebenarnya yang terjadi dalam sistem pendidikan di Indonesia. Apakah Negara kita memerlukan atau tidak memerlukan reformasi, dan/atau inovasi pendidikan dari keadaannya yang sekarang. Apakah keadaan dan perkembangan pendidikan sekarang ini bermasalah ? jika tidak bermasalah apa buktinya, dan jika ya, bagaimana alternatif jalan keluarnya serta upaya memperbaikinya.Untuk dapat menjawab tantangan global ini bangsa Indonesia harus bekerja lebih keras  karena rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Sistem pendidikan yang ada  tampaknya belum memberikan andil yang signifikan dalam membentuk manusia Indonesia yang berkepribadian kuat dan cerdas (intelektual, emosional, spiritual, fisik) sehingga mampu menjawab tantangan jaman tidak hanya untuk kejayaan bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa. Oleh sebab itu, pembaharuan pendidikan tampaknya telah merupakan kebutuhan mendesak. Penulis mengajukan sebelas usulan dalam pembaharuan pendidikan yang pada intinya berkenaan dengan penentuan politik pendidikan dan kebudayaan dan pembaharuan sistem manajemen pendidikan dengan segala aspeknya untuk memberdayakan seluruh insan pendidikan dan memfungsikan lembaga pendidikan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya membangun pendidikan. Usulan ini diikuti uraian tentang kondisi prasyaratnya.
MENUJU PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS AL-ITTIBĀ’ Muhammad Tahir; Ida Suryani Wijaya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v2i04.41

Abstract

Term al-ittibā’, pada asalnya hanya sekadar bermakna mengikuti, namun tidak dimaksudkan untuk mengikuti sembarang orang. Karena setelah berproses serta membentuk makna dan pengertian spesifik yang terstruktur, maka yang dimaksud al-ittibā’ adalah mengikuti Rasulullah , yaitu mengikuti syariat dan agamanya (ittibā’ al-syar’ al-Muhammadī wa al-dīn al-nabawī) dalam setiap perkataan dan amal perbuatannya, serta dalam berbagai keadaan yang dialaminya.Kewajiban ittibā’ kepada Rasulullah  diperintahkan, karena beliau memiliki beragam kemuliaan yang utama (syamā‘il), khususnya setelah para Nabi lainnya tiada, maka beliau adalah yang paling berhak dijadikan teladan (qudwah), paling layak diikuti (ittibā’), dipegang teguh syariatnya, diikuti jejak langkahnya dan diamalkan ajarannya yang telah diwahyukan Allah  kepadanya.
Bahasa Inggris Akhyar, Ramadiva Muhammad; Hayati, Afita Nur; Inayah, Sitti Syahar; Wijaya, Ida Suryani
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 14 No. 1 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v14i1.8138

Abstract

Investigating women’s participation in politics might be beneficial for the improvements of communication studies, especially in political communication studies. This research’s objective is to analyze the involvement of a group of women in a religious Islamic movement in East Kalimantan, Indonesia. This research applied a descriptive qualitative research design by conducting semi- structured interviews to ten women from two political women groups in East Kalimantan. The results of the research suggest that the informants posit their acceptance to a particular male and female legislative candidates due to these candidates’ stances in religious beliefs and the candidates’ credibilities. The results suggest that these informants have a strong awareness to actively participate in politics, suggesting that women are aware of the importance of politics in their daily life.