Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Dampak Media Sosial TikTok terhadap Kemampuan Bahasa Anak Aulia Khairunnisa, Ghina; Rachmah, Huriah; Afrianti, Nurul
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8287

Abstract

Abstrak. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari dua anak usia 5–6 tahun beserta orang tua masing-masing sebagai narasumber utama. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan orang tua, observasi langsung terhadap interaksi anak saat menonton dan menirukan konten TikTok, serta dokumentasi aktivitas berbahasa anak dalam kehidupan sehari-hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok berkontribusi pada peningkatan kosakata anak, terutama kosakata populer dan ungkapan gaul; namun terdapat pula kecenderungan penggunaan struktur kalimat yang sederhana dan pengulangan kata-kata tidak baku yang dipengaruhi oleh gaya bahasa kreator konten. Selain itu, durasi menonton yang berlebihan cenderung mengurangi kesempatan anak berlatih berbicara langsung dengan orang tua dan teman sebaya. Kesimpulannya, media sosial TikTok dapat menjadi sumber stimulasi bahasa tambahan bagi anak usia dini jika digunakan secara terkontrol dan disertai pendampingan orang tua. Disarankan agar orang tua menerapkan batasan waktu layar dan melakukan diskusi bersama setelah menonton untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa anak. Abstract. The research subjects consisted of two children aged 5–6 years and their respective parents as primary informants. Data were collected through in-depth interviews with parents, direct observation of children’s interactions while watching and mimicking TikTok content, and documentation of children’s everyday language activities. Analysis revealed that the intensity of TikTok use contributes to an expansion of children’s vocabulary, especially with popular terms and colloquial expressions; however, it also tends to promote the use of simple sentence structures and repeated nonstandard words influenced by content creators’ language styles. Moreover, excessive screen time reduces children’s opportunities for direct verbal practice with parents and peers. In conclusion, TikTok can serve as an additional source of language stimulation for early childhood if used in a controlled manner and accompanied by parental guidance. It is recommended that parents impose screen-time limits and engage in post-viewing discussions to optimize their children’s language development.
Literasi Digital Guru dalam Perencanaan Pembelajaran Paud di Era Society 5.0 Dwijantie, Jeane; Rachmah, Huriah; Afrianti, Nurul
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v5i2.8774

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya optimalisasi literasi digital guru dalam penyusunan perencanaan pembelajaran PAUD, meskipun tuntutan era Society 5.0 menempatkan kompetensi digital sebagai aspek penting dalam pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital guru terhadap kualitas perencanaan pembelajaran PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan perumusan tujuan pembelajaran. Guru yang memiliki literasi digital tinggi mampu merancang pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, adaptif, dan sesuai tahap perkembangan anak. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa literasi digital merupakan kompetensi pedagogis strategis yang menentukan kualitas perencanaan pembelajaran PAUD di era Society 5.0. Penguatan literasi digital guru perlu dilakukan melalui program pelatihan berkelanjutan yang menekankan aspek teknis, pedagogis, etis, dan kurasi konten digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif mengenai pengaruh literasi digital terhadap perencanaan pembelajaran PAUD. Abstract. This research is motivated by the low level of digital literacy optimization among teachers in developing early childhood education (PAUD) lesson plans, despite the demands of the Society 5.0 era placing digital competence as a crucial aspect of early childhood learning. This study aims to analyze the role of teachers' digital literacy on the quality of PAUD lesson plans. The research method used was a literature review. The results indicate that teachers' digital literacy has a significant influence on the accuracy of the formulation of learning objectives. Teachers with high digital literacy are able to design more creative, interactive, adaptive, and developmentally appropriate learning. The study's conclusions confirm that digital literacy is a strategic pedagogical competency that determines the quality of PAUD lesson plans in the Society 5.0 era. Strengthening teachers' digital literacy needs to be carried out through ongoing training programs that emphasize technical, pedagogical, ethical, and digital content curation aspects. The novelty of this research lies in its comprehensive mapping of the influence of digital literacy on PAUD lesson planning.