Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Soal Menggunakan Taksonomi Bloom di SD Muhammadiyah Merauke Hanip , Rival; Ginting , Syaftriani; Nirtha , Eva; Naing , Herrio Tekdi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v8i1.1711

Abstract

Pelatihan pembuatan soal berdasarkan Taksonomi Bloom di sekolah menjadi tuntutan kurikulum yang harus diimplementasikan oleh guru. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, bukan hanya mengingat informasi saja dan meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan soal di SD Muhammadiyah Merauke. Metode yang digunakan dalam pelatihan yaitu metode diskusi, metode pendampingan dan metode penugasan. Hasil pelatihan menunjukkan sebanyak 80% peserta menyatakan pemahaman yang baik dalam pembuatan soal berdasarkan Taksonomi Bloom setelah mengikuti pelatihan. Materi tersebut juga mendapat kepuasan sebesar 85% dari peserta, sementara 88% merasa terbantu mengatasi kesulitan dalam pembuatan soal berdasarkan Taksonomi Bloom. Kegiatan ini dianggap sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas oleh 87% peserta. Selain itu, 90% peserta merasa senang dengan format pelatihan yang menggabungkan keterampilan dan inovasi dalam pembuatan soal berdasarkan Taksonomi Bloom. Pelatihan ini telah memberikan dampak positif dan memenuhi harapan mayoritas peserta.
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar PKn Hanip, Rival; Wahyudiono, Andhika; Nirtha, Eva; Bay, Rudolfus Ruma
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1649

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti model Borg dan Gall. Proses penelitian dilakukan dalam tiga fase, yakni pengembangan, validasi, dan uji coba buku ajar. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kuesioner, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, Buku Ajar PKn yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Validitas Buku Ajar PKn dievaluasi oleh ahli bahasa sebesar 94% dan ahli materi sebesar 89%. Selain itu, buku ajar ini dinilai praktis dengan persentase angket penilaian mahasiswa pada tahap uji coba ketiga mencapai 90%. Secara keseluruhan, buku ajar ini juga efektif dalam mendukung proses pembelajaran, sebagaimana terlihat dari persentase lembar observasi pada uji coba terakhir, yaitu sebesar 92%.
Analisis Kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge Guru dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Inpres Kurik 2 Rawasari Ginting, Syahfitriani Br; Nirtha, Eva; Hanifah, Sri; Astuti, Astuti
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v4i2.374

Abstract

Pembelajaran yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi sudah menjadi kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman sekarang ini. Hal tersebut sebagai suatu pemicu kepada guru-guru di Sekolah Dasar (SD), khususnya dalam Pembelajaran IPA dapat memahami atau memiliki kemampuan TPACK merupakan suatu terobosan yang dapat berinovasi dan dapat mengintegrasikan pembelajaran dengan teknologi. Kemampuan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) sebagai terobosan yang baru dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran khusunya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan TPACK guru dalam pembelajaran IPA di SD Inpres Kurik 2 Rawasari yang dideskripsikan dari persepsi responden. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif menggambarkan dan merangkum data secara singkat. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian guru-guru yang ada di SD Inpres Kurik 2 Rawasari yang berjumlah 15 orang. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilaksanakan dengan menggunakan metode survei. Kuesioner ini mengandung 25 pernyataan yang terbagi dalam 7 subdomain. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa kompetensi guru TK di SD Inpres Kurik 2 Rawasari masih tergolong rendah (48% masih kurang mampu menggunakan teknologi), PK dalam kategori tinggi (75% dapat menguasai pengetahuan Paedagogik), CK dalam kategori sedang (65% dapat menguasai materi pembelajaran), TPK dalam kategori sedang (65% dapat memadukan teknologi dengan paedagogik), TCK dalam kategori sedang (65% dapat memadukan teknologi dengan konten), dan PCK dalam kategori tinggi (76% dapat memadukan konten dengan paedagogik). Dari keseluruhan dari hasil penelitian tersebut TPACK guru SD Inpres Kurik 2 Rawasari masih dalam kategori sedang (61%) dan belum mampu melaksanakan pembelajaran IPA berbasis TIK yaitu memadukan dari pengetahuan, konten, paedagogik dengan teknologi. Dari hasil dapat disimpulkan, kemampuan TPACK Guru SD Inpres Kurik 2 Rawa Sari dalam kategori sedang.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat dan Motivasi Belajar Numerasi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Nirtha, Eva; Andreas Au , Hurit; Purwanty, Ratna
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v5i2.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan minat belajar mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar dalam belajar numerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi. Data dikumpulkan melalui triangulasi teknik dengan observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan model analisis oleh Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti persepsi terhadap relevansi numerasi dalam karir, kualitas pengajaran, dukungan akademik, fasilitas pendidikan, dan sikap terhadap mata pelajaran matematika memiliki pengaruh terhadap motivasi dan minat belajar numerasi. Kesimpulannya, faktor-faktor seperti persepsi relevansi numerasi dalam karir, kualitas pengajaran, dukungan akademik, fasilitas pendidikan, dan sikap terhadap matematika memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi dan minat mahasiswa PGSD dalam belajar numerasi. Untuk meningkatkan motivasi dan minat tersebut, penting bagi lembaga pendidikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini dan menerapkan strategi yang mendukung, seperti memperbaiki kualitas pengajaran, menyediakan dukungan akademik yang memadai, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan praktik yang dapat meningkatkan pengalaman belajar numerasi bagi mahasiswa PGSD, sehingga mereka dapat lebih siap untuk mengajarkan materi numerasi dengan efektif di sekolah dasar.
Improving the Competence of Teacher Candidate: Evaluation of the Effectiveness of Experiential Learning GURU Model assisted by Flip-HTML : : Evaluation of the Effectiveness of Experiential Learning GURU Model assisted by Flip-HTML Nirtha, Eva; Patawaran, Nilfred; Jecsen Pongkendek, Jesi; Loupatty, Martha
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 4 No. 1 (2023): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v4i1.143

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Experiential Learning GURU Model Flip-HTML assisted by Flip-HTML. This research uses the CIPP evaluation method by Stuffbleam, which consists of context, inputs, processes, and products. The research approach uses a mixed method approach, namely the sequential exploratory model, using a qualitative approach first, then the next stage using a quantitative approach. Data collection techniques use questionnaires, observation, and interviews. The subject of research is prospective primary school education teachers. Qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model, while quantitative data were processed by calculating percentages and categorization. The results of this study show that the context has been perfect, the input is quite good, the process is excellent, and the results are categorized as very good. Thus, the Experiential Learning model of Flip-HTML assisted teachers effectively improves prospective teachers' competence, but it still requires adequate internet facilities so that all prospective teachers can easily access it
Efforts to Enhance Character of Responsibility and Self-Confidence in Numeracy Learning Eva Nirtha; Ermelinda Agnes Gunu Pure; Arfiani Arfiani; Gunawan Gunawan
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7562

Abstract

This research aimed to improve the character of responsibility and confidence of students in numeracy learning in the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). The problems found in the numeracy learning process show that some students still lack a sense of responsibility for academic tasks and lack confidence in coming up with ideas and solving numeracy problems. This research uses the Classroom Action Research (PTK) approach which is carried out in two cycles which include the planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were PGSD students who took numeracy learning courses. Data collection techniques are carried out through observation, documentation and reflection. Meanwhile, data analysis uses quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study show that the application of active, creative and reflective numeracy learning strategies intervention is able to increase students' character of responsibility and confidence. This can be seen from the increase in student participation in discussions, accuracy in completing assignments, and the courage to express opinions during the learning process. The percentage of students' character responsibility and confidence increased with each research cycle. Thus, it can be concluded that the implementation of numeracy learning that is actively designed, creative and reflective, can increase the character of responsibility and confidence of PGSD students.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Project (PjBL) pada Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Eva Nirtha; Ermelinda Agnes Gunu Pure; Faustina Ngali Mahuze; Serlina Boru Sinaga; Roberto W. Marpaung
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i4.6185

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of the project-based learning model (PjBL) in the Education Management course and identify its impact on student engagement, concept understanding, and critical thinking skills. The research approach used a qualitative descriptive method with data collection techniques used observation, in-depth interviews with lecturers and students, and analysis of project assignment documents. The results of the study show that the implementation of PjBL is able to increase active student participation, encourage collaboration in groups, and strengthen students' ability to integrate education management theory with real practice through the resulting project products. PjBL has been proven to increase student motivation and responsibility for the learning process. However, the study also found several obstacles such as variations in teamwork skills, time constraints, the need for intensive guidance from lecturers. However, this challenge does not reduce the effectiveness of PjBL, in fact it shows that the success of this model depends heavily on careful planning, consistent mentoring, and project design that is relevant to the needs of students. Overall, the implementation of PjBL in the Education Management course is considered effective and relevant to develop the professional competence of prospective teachers.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Mistar Bilangan Bulat Bagi Guru Sekolah Dasar Sedistrik Malind Astuti; Laurensia Elya Puspita; Paustina Ngali Mahuze; Rival Hanip; Eva Nirtha; Rudolfus Ruma Bay; Andreas Au Hurit; Rusmi
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2026): (Articles in Progress)
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i2.572

Abstract

Community Service (PKM) is one of the Tridharma of Higher Education that must be implemented by lecturers. Lecturers should be sensitive to the problems that exist around them, especially educational issues. The findings obtained were the difficulty of teaching addition and subtraction, so the PKM team held training on making and using whole number rulers to help teachers explain the concept of addition and subtraction of integers. The goal of PKM is to teach elementary school teachers in Malind District to create media that facilitate teaching integers. The method used is training. Data collection uses documentation and interviews. 3 teachers were selected to represent the 8 participating schools. The results of the interviews showed that the training activity on making and using whole number rulers is useful for teachers in using media when explaining mathematical concepts, raising teachers' enthusiasm for teaching using media so that students are enthusiastic about participating in learning, the need for prizes during mathematics learning so that students are more active and enthusiastic. The results of PKM are that teachers in groups can make and use whole number rulers
LECTURER TEACHING STRATEGY TO FORM THE CHARACTER OF STUDENTS AS PROSPECTIVE PRIMARY TEACHER IN SOUTH PAPUA Nirtha, Eva; Ruma Bay, Rudolfus; Tekdi Nainggolan , Herrio
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51208

Abstract

This study aims to examine the teaching strategies applied by elementary school teacher education lecturers in shaping the character of prospective teachers in South Papua. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out by comparing lecturers' strategies in teaching and using previous studies to support qualitatively described findings data. The results of this study show that there are various kinds of teaching strategies by lecturers to form the character of prospective teachers, including teaching strategies using project-based learning models, writing reflections, and including character values in learning planning and the creation of learning media. A comparison between teaching strategies and previous findings shows that the formation of student character of prospective teachers, especially the character of responsibility, confidence, discipline and empathy of students, occurs through the innovation of lecturers' teaching strategies, including the inclusion of character in the lecturer's semester learning plan. These findings emphasize the importance of the role of lecturers in designing innovative and creative learning strategies that are able to support the formation of the character of prospective teachers in a holistic manner