Articles
Inspecting How Different Students’ Personalities Affect Students' Performance in Calculus Practicum Courses Utilizing Peer Teaching Flipped Classroom Model
Ramadoni Ramadoni
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol 5 No 2 (2023): Acitya: Journal of Teaching and Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/ajte.v5i2.3683
Calculus Practicum is an essential component of calculus courses. Calculus practicum is beneficial for enhancing calculus academic achievement by utilizing technology to accomplish calculus learning goals. Calculus is a concept that students must acquire through theory and practice. Students, on the other hand, are divided into two primary personality types: extroverts and introverts. The study process was influenced by students' personality types. The purpose of this research aimed to investigate the effect of students' personalities on their conceptual understanding abilities. Personality surveys and conceptual understanding assessments used as research instruments. According to research findings, students' conceptual understanding in calculus practicum courses is heavily influenced by personality category when employing the peer teaching flipped classroom model. Experiments such as peer teaching flipped classrooms demonstrate that extrovert students have superior conceptual understanding skills than introvert students. Creating videos and establishing class discussions has a big impact on extroverted students. They can deepen their skills while also sharing their information and understanding with their peers.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA KELAS X
Ramadoni Ramadoni;
Arief Alhafizh
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/equation.v6i2.10305
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesulitan pemahaman konsep matematis siswa pada materi statistika. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas X DPIB 1 SMk Negeri 5 Padang yang terdaftar pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian yang digunakan oleh peneliti diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah kuota yang diinginkan sebanyak 20 siswa pada kelas X. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes dalam bentuk soal uraian sebanyak 4 butir soal yang keseluruhan mencangkup indikator kesulitan pemahaman konsep matematis yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir alogaritma. Dari hasil analisis yang diperoleh nilai rata-rata dari 20 siswa sebesar 38,75% dengan nilai minimum sebesar 0 dan nilai maksimum sebesar 100. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dapat dikategorikan menjadi 5 kategori yaitu pada kategori sangat baik dengan presentase 10%, kategori baik dengan presentase 15%, kategori cukup dengan presentase 15%, kategori rendah dengan presentase 25%, dan pada kategori sangat rendah dengan presentase 35%. Dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan pemahaman konsep sebesar 60%
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Himatul Anisah;
Ramadoni Ramadoni;
Abdul Hamid
THEOREMA: The Journal Education of Mathematics Vol 4 No 1 (2023): THEOREMA: The Journal Education of Mathematics
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/theorema.v4i1.3924
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran Problem Posing terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bungo. Metode dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen, dengan desain penelitian yang digunakan One-Group Pretest Posttest. Dipilih kelas VII 3 dengan jumlah 27 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pretest dan posttest (tes akhir). Metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil uji paired t-test diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima H0 ditolak. Dapat diartikan terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran Problem Posing terhadap hasil belajar siswa pada materi aritmatika social pada kelas VII 3 SMP Negri 2 Bungo.
HUBUNGAN KPERCAYAAN DIRI SISWA DENGAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI
Tanzila Dwi Zulpani;
Ramadoni Ramadoni;
Adinda Zelitri
THEOREMA: The Journal Education of Mathematics Vol 4 No 1 (2023): THEOREMA: The Journal Education of Mathematics
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/theorema.v4i1.4042
: Kurangnya rasa percaya diri dan kemampuan memahami konsep yang masih rendah dari siswa kelas XI MIPA 1 SMAN menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Muara Bungo. Penelitian ini merupakan penelitian penelitian kuantitatif dengan jenis metode korelasional. Menurut Creswell (2014) penelitian kuantitatif korelasional adalah penelitian yang menggunakan metode statistik yang mengukur pengaruh antara dua variabel atau lebih. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kepercayaan diri dan tes pemahaman konsep. Teknik Pengambilan Sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling .Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan berbantuan SPSS. Berdasarkan analisis data koefisien regresi, tingkat signifikansi skor kuesioner adalah r = 0,662*, karena koefisisen regresi positif maka ada pengaruh positif kepercayaan diri siswa terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri siswa dengan pemahaman konsep matematis siswa. Kata Kunci : Kepercayaan Diri,Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis,Hubungan.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SIJUNJUNG
nur afni fajri;
Ramadoni Ramadoni
THEOREMA: The Journal Education of Mathematics Vol 4 No 1 (2023): THEOREMA: The Journal Education of Mathematics
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/theorema.v4i1.4078
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sijunjung Tahun Ajaran 2022/2023 pada kelas XI OTKP 1. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes kemampuan pemahaman konsep, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan kemampuan akademik tinggi pada umumnya siswa sudah mampu menyelesaikan soal yang berkaitan dengan indikator pemahaman konsep dengan baik dan benar. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan kemampuan akademik sedang pada umumnya siswa sudah mampu menyelesaikan soal pemahaman konsep dengan baik dan benar namun masih ada beberapa siswa yang tidak memberikan jawaban seperti pada indikator mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan kemampuan rendah pada umumnya siswa dinyatakan kurang mampu menyelesaikan soal pemahaman konsep dengan baik dan benar dan hampir setengah dari jumlah siswa melakukan banyak kesalahan seperti pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep dan mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah.
Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Ramadoni Ramadoni;
Budi Indah Admulya
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/plusminus.v3i2.2965
Kemampuan pemecahan masalah diharapkan dapat dikembangkan secara optimal pada siswa, namun fakta menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih rendah. Diperlukan upaya mengatasi masalah tersebut misalnya dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kemampuan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran biasa dalam pembelajaran matematika. Penelitian dilakukan di salah satu SMA swasta di Padang, dengan sampel yaitu kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen. Data dikumpulkan dari instrumen tes berbentuk soal uraian sebanyak 8 butir soal. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran biasa. Pembelajaran berbasis masalah dapat dijadikan salah satu alternatif dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA.Problem-solving abilities are expected to be optimally developed in students, but the facts show that students' mathematical problem-solving abilities are still low. Efforts are needed to overcome these problems, for example by applying the Problem-Based Learning model. The purpose of this study was to describe the abilities of students with problem-based learning models and with ordinary learning in mathematics learning. The study was conducted at a private high school in Padang, with the samples being class XI IPA 3 and XI IPA 4. This study used the quasi-experiment method. The data was collected from the test instrument in the form of a description of 8 questions. Data analysis was carried out descriptively. The results showed that the mathematical problem-solving abilities of students with the Problem-Based Learning model were better than the problem-solving abilities of students with ordinary learning. Problem-based learning can be used as an alternative to developing high school students' problem-solving abilities.
Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dengan Gaya Belajar Siswa
Ramadoni Ramadoni;
Harnof Dimas
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol 3, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30983/lattice.v3i1.6327
The purpose of this study was to determine the relationship between mathematical problem solving abilities and students' learning styles. Student learning styles are important in the learning process and understanding student learning styles. Recognizing student learning styles will make it easier to choose appropriate learning activities and make it easier for students to receive information. This type of research is quantitative research. The instruments used are test questions and questionnaires. The sample in this study were class XI students of SMA Negeri 1 Suliki with a total of 20 students. The results of the research are in the table of results of the value of mathematical problem solving abilities on students' learning styles. It can be concluded that the mathematical problem solving abilities of students who have a visual learning style are higher than the mathematical problem solving abilities of students who have audiotorial and kinesthetic learning styles. And the problem solving abilities of students who have an audiotorial learning style are higher than students who have a kinesthetic learning style. Therefore to improve mathematical problem solving abilities, students need better learning styles from 3 types of student learning styles so they can compete with other countries, and can improve rankings better than before. So that the relationship between mathematical problem solving abilities and student learning styles at SMA Negeri 1 Suliki is valid/reliable. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan gaya belajar siswa. Gaya belajar siswa penting dalam proses pembelajaran dan memahami gaya belajar siswa. Mengenali gaya belajar siswa akan memudahkan untuk memilih kegiatan pembelajaran yang sesuai dan memudahkan siswa dalam menerima informasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah soal tes dan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Suliki dengan jumlah siswa 20 orang siswa. Hasil dari penelitian adalah dalam tabel hasil nilai kemampuan pemecahan masalah matematika terhadap gaya belajar siswa dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika dengan siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi dibandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memiliki gaya belajar audiotorial dan kinestetik. Dan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki gaya belajar audiotorial lebih tinggi dari siswa yang mempunyai gaya belajar kinestetik. Maka dari itu untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, diperlukan gaya belajar siswa dari 3 jenis gaya belajar siswa yang lebih baik agar bisa dapat bersaing dengan negara lain, dan dapat meningkatkan peringkat yang lebih baik dari sebelumnya. Sehingga hubungan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan gaya belajar siswa di SMA Negeri 1 Suliki bersifat valid/reliabel.
Analisis Kemampuan Computational Thinking Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
ainul mardiah;
Ramadoni Ramadoni;
Dewi Yuliana Fitri
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2811
Penelitian ini menganalisis kemampuan computational thinking siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan computational thinking siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.F.1 SMAN 2 Batang Anai. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan computational thinking dan wawancara. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator kemampuan computational thinking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan computational thinking siswa tergolong kategori rendah yaitu 16 siswa dengan persentase 61,54%. Dimana dari 4 indikator kemampuan computational thinking, siswa hanya mampu menguasai 3 indikator yang meliputi dekomposisi masalah, pengenalan pola, dan berpikir algoritma. Kata Kunci: Kemampuan Computational Thinking, Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Evaluasi Penggunaan Prometheus dan Grafana Untuk Monitoring Database Mongodb
Ramadoni;
Mahmud Zunus Amirudin;
Rifki Fahmi;
Ema Utami;
Muhammad Syukri Mustafa
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 2 (2021): Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/jip.v7i2.530
Sebuah basis data dituntut untuk selalu dalam keadaan optimal, karena hal tersebut merupakan faktor penting dalam sebuah Sistem Informasi Manajemen. Untuk menjaga sebuah sistem basis data agar selalu optimal tentu saja dibutuhkan mekanisme monitoring yang dapat memberikan informasi kepada pihak yang berkepentingan sehingga setiap kejadian dapat terpantau, sehingga apabila diperlukan sebuah tindakan preventif maupun korektif dapat segera dilakukan. Pemilihan perangkat monitoring perlu mempertimbangkan beberapa faktor seperti fleksibilitas, kemampuan untuk diintegrasikan dengan sistem yang lain. Prometheus dan Grafana adalah kombinasi yang bagus untuk melakukan monitoring pada sistem basis data, tidak hanya terbatas pada sistem sebuah basis data MongoDB, kemampuan Prometheus untuk menyimpan basis data dalam bentuk time series memungkinkan Prometheus untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Sedangkan tampilan visualisasi Grafana yang bisa dikustomisasi membuka peluang untuk kita membuat visualisasi dan mendapatkan visibilitas sesuai dengan kebutuhan. Penggunaan Prometheus dan Grafana yang bersifat opensource juga menjadi pilihan untuk mengurangi biaya karena tidak membutuhkan lisensi untuk penggunaannya bahkan di lingkungan komersial sekalipun.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN TINGKAT KEMAMPUAN AKADEMIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
Bolisma Welinda;
Mulia Suryani;
Anna Cesaria;
Ramadoni Ramadoni
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 3 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v7i3.306-315
This research is motivated by the understanding of students' mathematical concepts in the learning process which is still low. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of learning models on students' understanding of mathematical concepts and to determine whether there is an effect of students' academic ability level on students' understanding of mathematical concepts in Phase F IPA MAN 1 Padang Pariaman. This type of research is posstest-only control group design. This study uses the one-sample kolmogorof-smirnov method to determine whether the data under study is normally distributed. The data analysis technique in this study is the ANCOVA Test with the help of SPSS 22.0 Windows. From the results of the ANCOVA Test calculation, the sig value = 0.000 is obtained which means sig <0.05 then H_0 is rejected, so it can be concluded that there is a significant effect of the learning model on the understanding of mathematical concepts of Phase F science students MAN 1 Padang Pariaman. For the level of students' academic ability, sig < 0.05 is obtained, so it can be concluded that the level of students' academic ability affects the understanding of students' mathematical concepts.