Claim Missing Document
Check
Articles

PEMODELAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI JALAN Surbakti, Simon; Tua Naibaho, Pio Ranap
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12023

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat kecelakaan kerja yang lebih tinggi dibandingkan sektor industri lainnya. Ketika kecelakaan kerja terjadi dalam proyek konstruksi, hal ini dapat berdampak langsung terhadap pelaksanaan proyek, seperti peningkatan biaya akibat insiden tersebut, penundaan jadwal kerja, serta munculnya kerugian baik dari segi material maupun korban jiwa. Salah satu proyek yang mencerminkan kompleksitas pekerjaan konstruksi adalah pembangunan Jalan Tol Cimanggis–Cibitung Seksi 2 dari Sta. 27+070 hingga Sta. 50+353, yang dilaksanakan oleh PT Waskita Karya. Dalam pelaksanaannya, PT Waskita Karya menggandeng PT Bakrie Metal Industries untuk merancang, memproduksi, dan memasang steel box girder, lead rubber bearings, serta expansion joints pada bentang elevated transyogi P37–P38 dan P38–P39. Tujuan utama dari penulisan ini adalah untuk menyusun pemodelan terhadap sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hasil penelitian yang melibatkan 32 responden menunjukkan bahwa seluruh tahapan dalam penerapan manajemen K3 memiliki pengaruh yang signifikan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, untuk mendukung peningkatan kinerja waktu proyek, manajemen K3 perlu diterapkan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, termasuk pemberlakuan sanksi selama proyek berlangsung.
Identifikasi dan Hierarki Faktor-Faktor Determinan yang Mengakibatkan Penundaan dalam Proyek Infrastruktur Transportasi Jalan Tol Bertingkat: Kajian Empiris Pembangunan Ancol Timur-Pluit Fahmi, Khosa Maulana; Hartono, Arief Budi; Siahaan, Herianto; Widyantoro, Satrio; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3491

Abstract

Inisiatif pembangunan jalan tol bertingkat kerap menghadapi penundaan yang berdampak pada biaya dan jadwal proyek. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor utama penyebab penundaan melalui studi kasus Jalan Tol Ancol Timur-Pluit di Jakarta. Dengan menggunakan metode kuantitatif berbasis survei kuesioner kepada pemilik proyek, kontraktor, dan manajemen konstruksi, analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan peringkat faktor dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian mengungkap lima faktor kunci penundaan, yaitu: (1) manajemen dan koordinasi stakeholder, (2) akuisisi lahan dan kontraktual, (3) ketersediaan sumber daya, (4) kesulitan implementasi desain dan konstruksi, serta (5) keterlambatan izin dan regulasi. Faktor manajemen dan koordinasi menjadi aspek paling krusial yang memengaruhi seluruh dimensi penundaan lainnya. Temuan ini divalidasi melalui literatur internasional periode 2020–2025, memberikan bukti empiris yang relevan dan aplikatif. Studi ini memberikan wawasan strategis bagi praktisi manajemen konstruksi dalam merancang mitigasi penundaan berbasis keunggulan manajerial dan integrasi stakeholder, sekaligus memperkuat pengetahuan tentang faktor penundaan proyek infrastruktur bertingkat di lingkungan urban sesuai praktik terbaik global.
Analisis Pengaruh Sistem Bracing-X Terhadap Respons Seismik Struktur Bangunan Industri Konstruksi Baja Pujianto, Cahyo; Ramadhani, Fajar Ikhsan; Aditya, Zori; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3493

Abstract

Republik Indonesia memiliki karakteristik geologis unik sebagai negara kepulauan yang terletak pada zona konvergensi tiga lempeng tektonik mayor. Kondisi geografis ini mengharuskan sektor konstruksi, khususnya fasilitas manufaktur berbahan baja, mengadopsi strategi mitigasi seismik yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memfokuskan kajian pada efektivitas konfigurasi pengaku diagonal tipe-X dalam mengoptimalkan performansi anti-seismik struktur fasilitas produksi berlokasi di kawasan Cileungsi, Bogor. Metodologi investigasi menerapkan pendekatan komparasi dua skenario desain: konfigurasi konvensional versus konfigurasi terintegrasi pengaku diagonal, dengan evaluasi melalui teknik analisa respons spektral dinamis mengacu regulasi SNI 1726:2019. Simulasi numerik dieksekusi menggunakan platform ETABS versi 20 pada model bangunan manufaktur berdimensi 174m × 75m dengan elevasi 19m. Variabel yang diinvestigasi mencakup karakteristik periode alami, perpindahan horizontal, deviasi antar-level, dan resultante gaya horisontal. Temuan investigasi mengindikasikan bahwa adopsi pengaku diagonal menghasilkan minimalisasi perpindahan horizontal ekstrem hingga 88,91% (orientasi X) dan 10,72% (orientasi Y), reduksi deviasi antar-level mencapai 89,70% (orientasi X) dan 2,81% (orientasi Y), eskalasi resultante gaya horisontal sebesar 8,45%, serta kontraksi periode alami mencapai 53,80% (orientasi X) dan 17,35% (orientasi Y). Konfigurasi pengaku diagonal membuktikan superioritas dalam mengamplifikasi rigiditas lateral dan mengendalikan distorsi seismik, menjadikannya alternatif optimal untuk fasilitas industri di kawasan berisiko seismik tinggi.
Optimalisasi Konsep Bangunan Hijau Pada Perancangan Sekolah DKJ: Analisis Efisiensi Energi dan Air Situmorang, Henry Maurice; Sunadi, Fajar Sidiq; Ramdhani, Ferri; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3495

Abstract

Pertumbuhan populasi dan aktivitas pembangunan di Jakarta telah mengakibatkan peningkatan suhu rata-rata serta degradasi kualitas udara. Implementasi konsep bangunan hijau (green building) menjadi alternatif strategis dalam memitigasi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi perancangan green building pada Sekolah DKJ dengan fokus pada efisiensi energi dan pengelolaan air. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Analisis dilakukan terhadap empat sekolah sampel: SDN Cakung Timur 02, SDN Pekayon 05, SMPN 91 Jakarta, dan SDN Pondok Bambu 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ventilasi pada keempat sekolah memperoleh skor 2 (kurang), sedangkan sistem kelistrikan dengan integrasi energi surya mencapai skor 4-5 (baik-sangat baik). Untuk aspek pengelolaan air, seluruh sekolah masih memperoleh skor 2 (kurang) karena belum mengoptimalkan pemanfaatan air hujan dan pengolahan air limbah. Rekomendasi optimalisasi meliputi: peningkatan sistem ventilasi alami, diversifikasi sumber air bersih, dan implementasi sistem pengolahan air limbah terintegrasi.
The Influence of Material Control Systems on Remaining Materials in Structural Work Riadi, Joan; Azhar, Moh.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal La Multiapp Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamultiapp.v6i5.2369

Abstract

Digital transformation has increased operational efficiency infrastructure critical, but at the same time also open new loophole against attack increasingly complex and destructive cyberspace. This study aims to identify spectrum threat cyber targeting infrastructure critical, analyzing vulnerability accompanying systemic, as well evaluate strategy multi-level protection used in mitigation risk cyber. Using approach qualitative through review methods systematically, this study examines 20 primary sources in the form of scientific journals, policy reports, and studies. case international published 2015–2024. The research results revealed that threats such as ransomware, Advanced Persistent Threats (APT), attacks AI -based, and zero-day exploits are becoming a form of attack dominant, with energy, health, and communications sectors as the main targets. Vulnerabilities systemic found in aspects of old technology that is not updated, governance weaknesse, as well as low awareness cyber at the level operational. Strategy effective protection nature layered, including perimeter security, access management, data encryption, training awareness, to response incidents and system recovery. This study recommends integration strategy adaptive, data -based protection risk, and supported by policies strong national to strengthen resilience cyber sector infrastructure critical.
Analisis Perhitungan Rancangan Bangunan Gudang (Studi Kasus: Gudang Konsolidasi Block C.05 SBU Marunda – Jakarta) (In Press) S, Daniel; Tua Naibaho, Pio Ranap; Sembiring, Kristina
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.56496

Abstract

Dalam perencanaan pembangunan bangunan harus melalui tahapan-tahapan tertentu seperti, pemilihan material, besi baja, beton, kayu. Material baja umumnya digunakan sebagai tiang penyangga utama yang biasa disebut kolom dan balok. Penggunaan struktur baja pada sebuah bangunan saat ini sedang banyak diminati oleh berbagai konsumen, terlebih pada pembangunan gudang. Penelitian ini akan menganalisis pemodelan struktur Gudang Konsolidasi Marunda Jakarta menggunakan software ETABS v.21 dan secara manual mengecek gaya dalam yang bekerja untuk mengetahui kapasitas pada bagian yang ditinjau yaitu kolom baja profil HB- 350.350.12.19 dan balok baja profil IWF-250.125.6.9 sesuai SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, SNI 1729:2020, dan SNI 2847:2019. Dari hasil analisa didapatkan kolom HB-350.350.12.19, tidak melebihi nilai kekuatan nominal yang artinya profil aman. Dimana ϕMn ≥ Mu 537,408 kN.m ≥ 43,6050 kN.m profil aman terhadap gaya momen ultimit, dan ϕPn ≥ Pu 3600,54 kN ≥ 265,02 kN profil aman terhadap gaya aksial. Dan untuk profil balok IWF-250.125.6.9, tidak melebihi nilai kekuatan nominal yang artinya profil aman. Dimana ϕMn ≥ Mu 76,0758 kN.m ≥ 3,4866 kN.m profil aman terhadap gaya momen ultimit, ϕVn ≥ Vu 190,08 kN ≥ 2,6884 kN profil aman terhadap gaya geser dan lendutan yang terjadi masih dibawah lendutan ijin 0,608 mm < 16,67 mm.
STUDI KOMPARASI PERENCANAAN DESAIN STRUKTUR ATAS GEDUNG BERTINGKAT TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN MENGGUNAKAN MATERIAL BETON BERTULANG DAN BAJA Ginting, Liberty Herinius; Tua Naibaho, Pio Ranap
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.58942

Abstract

Proses desain struktur suatu bangunan pada dasarnya adalah merencanakan struktur bangunan yang kokoh dan stabil serta mengetahui perbandingan biaya dan waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan supaya ekonomis dan efisien. Biaya tersebut dapat tercapai dengan cara memilih jenis struktur yang akan dipakai, yang pada akhirnya mempengaruhi besarnya biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Tujuan dari penelitian melakukan komparasi perencanaan desain gedung bertingkat ditinjau pada pekerjaan struktur atas terhadap besarnya biaya dan waktu yang digunakan menggunakan material beton bertulang dan baja. Dari hasil analisis yang sudah dilakukan, diperoleh komparasi biaya dan waktu pelaksanaan didapatkan total biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan struktur atas gedung tersebut menggunakan material beton bertulang yaitu sebesar Rp.103.537.608.702,48 dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah 352 hari. Sedangkan total biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan struktur atas gedung menggunakan material baja yaitu sebesar Rp.159.432.900.473,85 dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah 238 hari. Berdasarkan analisis dengan melakukan komparasi, bahwa menggunakan material baja sebagai struktur lebih mahal dibandingkan dengan material beton bertulang. Adapun selisih rencana anggaran biaya yaitu sebesar Rp.55.895.291.771,36. Sedangkan rencana waktu pelaksanaan menggunakan struktur baja lebih cepat dengan struktur beton bertulang dengan penghematan waktu selisih 114 hari.
ANALISIS PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG KULIAH TERPADU DI KOTA LHOKSEUMAWE ACEH Sianturi, Gestan; Tua Naibaho, Pio Ranap
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.58951

Abstract

Proyek konstruksi merupakan kegiatan kompleks yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh ketepatan waktu dan efisiensi biaya. Namun dalam pelaksanaannya, sering terjadi keterlambatan dan pembengkakan anggaran yang berdampak pada menurunnya kinerja proyek. Untuk itu, dibutuhkan metode pengendalian yang mampu memberikan gambaran menyeluruh dan terukur terhadap aspek waktu dan biaya. Penelitian ini menganalisis kinerja waktu dan biaya pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di Lhokseumawe, Aceh, dengan pendekatan Earned Value Management (EVM). Metode ini mengintegrasikan jadwal, anggaran, dan hasil fisik aktual untuk menghasilkan indikator kinerja yang objektif dan prediktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek secara umum efisien dalam aspek waktu dan biaya. Namun, pada minggu ke-12 hingga ke-18 ditemukan deviasi negatif yang menunjukkan keterlambatan dan pemborosan anggaran. Meskipun demikian, proyek tetap selesai sesuai jadwal dengan estimasi total biaya Rp. 27,84 miliar dan keuntungan sekitar Rp. 2,01 miliar atau 6,74% dari nilai proyek. Temuan ini membuktikan bahwa EVM efektif sebagai alat bantu manajemen proyek dalam memantau dan mengendalikan kinerja secara berkala, serta mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini. Dengan demikian, metode ini layak diterapkan pada proyek-proyek konstruksi skala menengah hingga besar.
Analisis Korelasi Antara International Roughness Index (IRI) Dan Pavement Condition Index (PCI) Dalam Evaluasi Kinerja Jalan (Studi Kasus: uas Jalan Poros Makasar-Maros-Pangkep-Barru-Parepare Styaji, Hary; Silaen, Joshua Riski; Firdaus, Muhammad; R. A Simanjuntak, Manlian; Naibaho , Pio Ranap Tua
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61464

Abstract

Infrastruktur jalan nasional Indonesia menghadapi tantangan besar dalam manajemen pemeliharaan yang efektif, khususnya dalam menentukan parameter evaluasi yang tepat. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya evaluasi kinerja jalan dalam mendukung infrastruktur transportasi yang andal. International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI) merupakan dua indikator kunci yang digunakan, namun pemahaman mengenai hubungan keduanya masih terbatas, khususnya di konteks Indonesia. Penelitian ini menggunakan dataset komprehensif dari jalan nasional di Indonesia dengan cakupan yang lebih luas dibandingkan studi serupa sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara IRI dan PCI, mengembangkan model regresi, serta mengidentifikasi ketidaksesuaian antara kedua parameter. Metode yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear, dan identifikasi kondisi khusus pada 1.322 segmen jalan poros Makassar-Parepare. Dari hasil penelitian ditunjukkan korelasi dengan kuat sedang (r = -0,5217) pada antara IRI dan PCI, dengan model regresi linear sebagai PCI = 113.49-5.71 × IRI. Di temukan 34.9% segmen jalan dengan PCI baik dan IRI kurang, sedangkan tidak memiliki segmen dengan PCI baik tetapi IRI buruk. Hasil penelitian ini mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Bina Marga dalam implementasi evaluasi multi-parameter untuk sistem manajemen jalan nasional. Implikasinya, evaluasi jalan memerlukan pendekatan multi-parameter untuk keputusan pemeliharaan yang lebih efektif dan efisien.
Pengaruh Kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) Terhadap Kecelakaan dan Kemacetan Lalu Lintas Pio Ranap Tua Naibaho; Wyldan, Akhmad Adam
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.13087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) serta pengaruh jumlahnya terhadap kecelakaan dan kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta–Tangerang. Kendaraan ODOL merupakan isu krusial dalam transportasi darat karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Data dikumpulkan selama 100 hari observasi mencakup jumlah kendaraan ODOL, kecelakaan, kecepatan rata-rata, dan waktu tempuh kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendaraan ODOL didominasi oleh truk berat yang mengalami pelanggaran overload maupun overdimensi, dengan rata-rata harian 628 kendaraan dan standar deviasi ±130,78. Jumlah ODOL tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap kecelakaan (r = 0,105; sig. = 0,300), tetapi tetap merupakan faktor risiko utama penyebab kecelakaan berdasarkan literatur dan substansi teknis. Sebaliknya, jumlah ODOL berpengaruh signifikan terhadap kemacetan, ditunjukkan oleh korelasi negatif terhadap kecepatan (r = –0,823; sig. = 0,000) dan korelasi positif terhadap waktu tempuh (r = 0,802; sig. = 0,000). Dengan demikian, kendaraan ODOL terbukti menurunkan efisiensi dan kinerja lalu lintas jalan tol. Diperlukan pengawasan dan kebijakan yang tegas untuk mengendalikan dampaknya.
Co-Authors A Riduan Umar A.R Indra Tjahjani Abda Abda Abdul Hari Nugroho Aditya, Zori Afiatur Rizki Ramadhan Al Hasyir, Muhammad Humaam Aprilian Ismana Arif, Muhammad Andi Awal Surono Azhar, Moh. Baggio, Eugene Yudhistira Bagio, Toni Hartono Bambang Budiono Bambang Priyambodo Bambang Priyambodo, Bambang Bangun, Sempurna Brillianto, Ananta Giga Budiarto, Rika Budiono, Bambang Deprizon Syamsunur Dewita, Hikma Diartama, Luh Gede Melyarista Draga Hasan saputra Saputra Eka Daryanto, Eka Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Fadillah Taufik Fahmi, Khosa Maulana Fahmy Hermawan Febriyanto, Andreas Fikri, Irwan Ginting, Liberty Herinius Girsang, Pije Saputra Hartono, Arief Budi Heris Cahya Kusuma Hutagalung, Jethro Lukito Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imanto, Yuwono Ivindra Pane Khairu Imanda Pratama Kiki Maria Kornel Munthe Kristina Sembiring Kusuma, Heris Cahya Laia, Insyaf Maret Laksono, Arvidya Esta LM Arasy Sipala Manlian R. A. Simanjuntak Manlian Ronald A. Manurung, Edison H. Manurung, Edison Hatoguan Mawardi Amin Moh Azhar Muhammad Andi Arif Muhammad Farid Renandes Muhammad Firdaus Nelson Edison Siregar Ni Luh Ayu Suryaningsih Nosi, Leonardus Nurhayati, Yayah Pane, Ivindra Permana, Oki Pujianto, Cahyo R. A Simanjuntak, Manlian Raden Herry Shufi Ramadhani, Fajar Ikhsan Ramdhani, Ferri Riadi, Joan Romy Setiawan, Irvan S, Daniel Salim, Mohd Razman Sampurna Bangun Sarjono Puro Sembiring, Kristiana Sembiring, Kristina Sempurna Bangun Sempurna Bangun Siahaan, Herianto Sianturi, Gestan Sihotang, Parlindungan Silaen, Joshua Riski Simanjuntak, Manlian R. A. Sitepu, Barnet Sitohang, Oloan Sitti Wardiningsih Situmorang, Henry Maurice Soenarto, Bambang Sopar Butarbutar Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Styaji, Hary Subkhan Subkhan Sugeng Riyadi Sunadi, Fajar Sidiq Surbakti, Simon Surono, Awal Syahairony, M. Syahroni, Alif Ihsan Tjahjani, AR Indra Tuheteru, Kadir Wibawa Mukti, Aditya widyantoro, satrio William, Martin Richardo Wujaya, Kinanti Wyldan, Akhmad Adam Xena S P, Canda Yudi Firmansyah Yulianto Bastian Zai Yulianto Yulianto