Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERHITUNGAN STRUKTUR BUNKER AKSELERATOR ELEKTRON ENERGI TINGGI MENGGUNAKAN ETABS Hutagalung, Jethro Lukito; Naibaho, Pio Ranap Tua; Sembiring, Kristina
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol. 6 No. 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3611

Abstract

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan Gedung Akselerator Elektron Energi Tinggi (AEET) di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung penelitian dan inovasi ilmiah di Indonesia. Salah satu komponen utama dalam proyek ini adalah pembangunan Bunker yang dirancang untuk memiliki ketahanan tinggi terhadap radiasi dan gempa bumi, dengan mempertimbangkan wilayah Indonesia yang rawan gempa. Desain Bunker ini memperhitungkan percepatan gempa dasar (Peak Ground Acceleration atau PGA) sebesar 0,3g sesuai dengan kondisi geologis setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung ulang struktur kolom dan pelat bunker AEET sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk memahami teori dan standar yang relevan, pengolahan data lapangan, pemodelan struktur menggunakan software ETABS, analisis gaya dalam, serta perhitungan manual menggunakan Excel untuk memverifikasi hasil pemodelan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kolom dan pelat bunker AEET mampu menahan beban aksial, geser, dan momen yang terjadi selama operasional, serta memenuhi seluruh persyaratan keamanan dan ketahanan gempa sesuai standar SNI. Desain ulang yang dilakukan meningkatkan keamanan struktur dan memastikan operasional yang aman dan efisien dalam jangka panjang. Penelitian ini juga merekomendasikan penggunaan material modern dan penerapan sistem pemantauan struktural secara real-time untuk memastikan keberlanjutan dan keselamatan fasilitas ini di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan infrastruktur penelitian di Indonesia, memastikan bahwa fasilitas AEET tidak hanya berteknologi canggih, tetapi juga aman dan tangguh dalam menghadapi kondisi geologi yang menantang.
REINFORCED CONCRETE BEAM AND COLUMN PROGRAMMING BASED ON SNI:2847-2019 ON SMARTPHONE USING TEXAS INSTRUMENTS Bagio, Toni Hartono; Baggio, Eugene Yudhistira; Mudjanarko, Sri Wiwoho; Naibaho, Pio Ranap Tua
ASTONJADRO Vol. 10 No. 2 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i2.5101

Abstract

The development of technology in the last few years can not be denied that it has developed very rapidly. In building construction, reinforced concrete beam and columns calculations also utilizing that technology development. Input data used to calculate reinforcement of beam and column are material property, section property and internal forces. Calculation of reinforcement beam using quadratic equation method and reinforcement column using Newton-Raphson method and divided-by-two method.Calculation results are flexural reinforcement As (longitudinal compression area) and As' (longitudinal tension area), shear reinforcement Av (transversal area) and S (distance of  Av), torsional reinforcement Avt (transversal area due to torsional and/or shear), S (distance of Avt), Along (longitudinal area due to torsional buckling), column circular reinforcement Atot (total of longitudinal area), column rectangular two faces reinforcement Atot (total of longitudinal area), column rectangular four faces reinforcement Atot (total of longitudinal area), column biaxial reinforcement Atot (total of longitudinal area).   The program determines As, As' and Atotal, the code is written using the Texas Instruments programming language, so that it can be applied to smartphones. Smartphone and manual calculation, for all cases not more than 5%, the calculation using Texas Instrument is accurate.
Review of Clean Water Supply System Development's Feasibility in Indonesia's Samosir Regency Sitohang, Oloan; Munthe, Kornel; Manurung, Edison Hatoguan; Naibaho, Pio Ranap Tua; Wardiningsih, Sitti
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 19 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v19i1.54197

Abstract

Around 15,352 families (42.66 percent) in Samosir Regency still have access to clean water, which is still a rather low percentage compared to the remaining 20,638 families (57.34 percent) who do not. The local government is concerned with this situation in order to create the BUMD PDAM Samosir Regency. This research was done to see if it would be possible to start a local water firm in Samosir Regency. In order to determine whether there is a potential water source that is adequate, sustainable, and manageable economically and profitably in the context of public services, as well as whether the establishment of PDAM Samosir Regency is worth reviewing, interviews and questionnaires were distributed to the community, SPAM owners, and State Civil Servants. In addition to socioeconomic factors, there are financial factors, market factors, legal factors, managerial factors, organizational factors, and technical factors. Legal, social and economic, technical, and notably from economic considerations with IRR = 72.32> I = 12 percent / year, PP = 3.34, and BCR = 6.27, BUMD PDAM Samosir Regency is viable to be founded
Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) pada Ruas Jalan Raya Serpong - Muncul Kota Tangerang Selatan dengan Program Vissim Diartama, Luh Gede Melyarista; Naibaho, Pio Ranap Tua
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i2.989

Abstract

South Tangerang City is a rapidly growing city, resulting in an increase in traffic volume that is out of proportion to road capacity. This situation causes congestion on the Serpong-Muncul Highway, especially during rush hour. This stretch of road is lined with schools and serves as a vital access point from Bogor City to South Tangerang. Therefore, traffic engineering is needed to determine traffic performance before and after the implementation of the one-way system, and to determine its effectiveness. Analysis is carried out by calculating based on the Indonesian Road Safety Guidelines (PKJI 2023) on conditions before (divided into 2 segments) and after the implementation of the One-Way System and by using the Vissim program. Based on the results of traffic performance analysis on conditions before the implementation of the One-Way System on segment 1 (2/2 TT) the degree of saturation was 0.88 so the LOS was E. The results of the analysis for segment 2 (4/2 TT) the degree of saturation was 0.80 so the LOS was D. While after the implementation of the One-Way System the degree of saturation was 0.72 so the LOS was C. And the results of the analysis with the vissim program showed a decrease in front of Junior High Scool 8, the original LOS was B to A. While in front of Senior High School 2 the original LOS was C to A. Due to the decrease in service levels, the implementation of the One-Way System is effective in reducing congestion and improving performance on the Serpong – Muncul Highway in South Tangerang City.
Analisis Penerapan Lining Precast Terhadap Biaya, Mutu dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Jaringan Irigasi Cisawarna Wibawa Mukti, Aditya; LM Arasy Sipala; Fadillah Taufik; Sopar Butarbutar; Manlian R. A. Simanjuntak; Pio Ranap Tua Naibaho
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1362

Abstract

Manajemen Kualitas Proyek merupakan tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen dalam pengendalian kontrak konstruksi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Penerapan SMKK mencakup Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) dan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) untuk memastikan kualitas proyek. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan jaringan irigasi guna mendukung swasembada pangan, peningkatan jaringan irigasi menjadi strategi penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Untuk mencapai kualitas konstruksi yang baik, diperlukan penerapan Manajemen Kualitas Proyek yang efektif, salah satunya melalui penggunaan metode Lining Precast. Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Cisawarna, yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2024, menggunakan metode Lining Cast in Situ. Proyek ini memberikan peluang untuk membandingkan metode Lining Precast dan Lining Cast in Situ dengan fokus pada tiga indikator utama: biaya konstruksi, mutu pelaksanaan, dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Metode penulisan ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan studi kasus pada proyek Peningkatan Jaringan irigasi Cisawarna. Data yang digunakan terdiri dari informasi mengenai pelaksanaan proyek yang telah berkontrak pada Bidang Sumber Daya Air, meliputi dokumen kontrak, laporan pelaksanaan proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) dan kebijakan pemerintah terkait serta di analisa menggunakan Ms. Excel dan Ms. Project. Penelitian ini membandingkan metode Lining Cast in Situ dan Lining Precast pada Peningkatan Jaringan Irigasi Cisawarna. Dari segi biaya, metode Lining Cast in Situ lebih murah dengan total Rp1.181.848.000,00, sedangkan Lining Precast mencapai Rp1.586.024.000,00. Namun, dalam hal mutu, Lining Precast unggul karena menggunakan beton berkualitas lebih tinggi (K-350) setara dengan 29,05 MPa dibandingkan Lining Cast in Situ yang hanya menghasilkan mutu beton 15 MPa. Untuk waktu pelaksanaan, Lining Precast juga lebih cepat, hanya memerlukan 120 (serratus dua puluh) hari kalender, sedangkan Lining Cast in Situ memiliki masa pelaksanaan hingga 180 (serratus delapan puluh) hari kalender. Artinya, metode Lining Precast lebih baik dari sisi mutu dan waktu, meskipun biayanya lebih besar
Rekomendasi Hasil Analisis Pengendalian Biaya Perbaikan Dermaga Apung di Pelabuhan Talang Duku, Jambi Triyanto, Triyanto; Simanjuntak, Manlian Ronald A; Naibaho, Pio Ranap Tua
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i2.971

Abstract

Indonesia's high logistics costs, reaching 23% of its GDP, highlight the urgent need for port efficiency as a key solution. This study aims to analyze the factors contributing to cost overruns in the floating pier repair project at Talang Duku Port, Jambi, and to formulate effective cost control recommendations. The research employed cost control breakdown structure analysis, multiple linear regression using the Least Squares method via EViews 10, and Interpretative Structural Modeling (ISM) to determine improvement priorities. The findings reveal 21 variables affecting cost overruns, with five dominant factors: design errors, financial difficulties, inflation, poor management and supervision, and ineffective communication. Among these, design errors had the most significant impact, with the highest coefficient (0.064471). Based on ISM analysis, the top priority corrective actions include anticipating sudden design changes, financial difficulties, and inflation, followed by improving project management and communication systems. The study concludes that proper design planning and strong coordination among stakeholders are crucial to minimizing cost overruns and enhancing overall port efficiency.
PEMODELAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI JALAN Surbakti, Simon; Tua Naibaho, Pio Ranap
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12023

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat kecelakaan kerja yang lebih tinggi dibandingkan sektor industri lainnya. Ketika kecelakaan kerja terjadi dalam proyek konstruksi, hal ini dapat berdampak langsung terhadap pelaksanaan proyek, seperti peningkatan biaya akibat insiden tersebut, penundaan jadwal kerja, serta munculnya kerugian baik dari segi material maupun korban jiwa. Salah satu proyek yang mencerminkan kompleksitas pekerjaan konstruksi adalah pembangunan Jalan Tol Cimanggis–Cibitung Seksi 2 dari Sta. 27+070 hingga Sta. 50+353, yang dilaksanakan oleh PT Waskita Karya. Dalam pelaksanaannya, PT Waskita Karya menggandeng PT Bakrie Metal Industries untuk merancang, memproduksi, dan memasang steel box girder, lead rubber bearings, serta expansion joints pada bentang elevated transyogi P37–P38 dan P38–P39. Tujuan utama dari penulisan ini adalah untuk menyusun pemodelan terhadap sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hasil penelitian yang melibatkan 32 responden menunjukkan bahwa seluruh tahapan dalam penerapan manajemen K3 memiliki pengaruh yang signifikan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, untuk mendukung peningkatan kinerja waktu proyek, manajemen K3 perlu diterapkan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, termasuk pemberlakuan sanksi selama proyek berlangsung.
Identifikasi dan Hierarki Faktor-Faktor Determinan yang Mengakibatkan Penundaan dalam Proyek Infrastruktur Transportasi Jalan Tol Bertingkat: Kajian Empiris Pembangunan Ancol Timur-Pluit Fahmi, Khosa Maulana; Hartono, Arief Budi; Siahaan, Herianto; Widyantoro, Satrio; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3491

Abstract

Inisiatif pembangunan jalan tol bertingkat kerap menghadapi penundaan yang berdampak pada biaya dan jadwal proyek. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor utama penyebab penundaan melalui studi kasus Jalan Tol Ancol Timur-Pluit di Jakarta. Dengan menggunakan metode kuantitatif berbasis survei kuesioner kepada pemilik proyek, kontraktor, dan manajemen konstruksi, analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan peringkat faktor dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian mengungkap lima faktor kunci penundaan, yaitu: (1) manajemen dan koordinasi stakeholder, (2) akuisisi lahan dan kontraktual, (3) ketersediaan sumber daya, (4) kesulitan implementasi desain dan konstruksi, serta (5) keterlambatan izin dan regulasi. Faktor manajemen dan koordinasi menjadi aspek paling krusial yang memengaruhi seluruh dimensi penundaan lainnya. Temuan ini divalidasi melalui literatur internasional periode 2020–2025, memberikan bukti empiris yang relevan dan aplikatif. Studi ini memberikan wawasan strategis bagi praktisi manajemen konstruksi dalam merancang mitigasi penundaan berbasis keunggulan manajerial dan integrasi stakeholder, sekaligus memperkuat pengetahuan tentang faktor penundaan proyek infrastruktur bertingkat di lingkungan urban sesuai praktik terbaik global.
Analisis Pengaruh Sistem Bracing-X Terhadap Respons Seismik Struktur Bangunan Industri Konstruksi Baja Pujianto, Cahyo; Ramadhani, Fajar Ikhsan; Aditya, Zori; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3493

Abstract

Republik Indonesia memiliki karakteristik geologis unik sebagai negara kepulauan yang terletak pada zona konvergensi tiga lempeng tektonik mayor. Kondisi geografis ini mengharuskan sektor konstruksi, khususnya fasilitas manufaktur berbahan baja, mengadopsi strategi mitigasi seismik yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memfokuskan kajian pada efektivitas konfigurasi pengaku diagonal tipe-X dalam mengoptimalkan performansi anti-seismik struktur fasilitas produksi berlokasi di kawasan Cileungsi, Bogor. Metodologi investigasi menerapkan pendekatan komparasi dua skenario desain: konfigurasi konvensional versus konfigurasi terintegrasi pengaku diagonal, dengan evaluasi melalui teknik analisa respons spektral dinamis mengacu regulasi SNI 1726:2019. Simulasi numerik dieksekusi menggunakan platform ETABS versi 20 pada model bangunan manufaktur berdimensi 174m × 75m dengan elevasi 19m. Variabel yang diinvestigasi mencakup karakteristik periode alami, perpindahan horizontal, deviasi antar-level, dan resultante gaya horisontal. Temuan investigasi mengindikasikan bahwa adopsi pengaku diagonal menghasilkan minimalisasi perpindahan horizontal ekstrem hingga 88,91% (orientasi X) dan 10,72% (orientasi Y), reduksi deviasi antar-level mencapai 89,70% (orientasi X) dan 2,81% (orientasi Y), eskalasi resultante gaya horisontal sebesar 8,45%, serta kontraksi periode alami mencapai 53,80% (orientasi X) dan 17,35% (orientasi Y). Konfigurasi pengaku diagonal membuktikan superioritas dalam mengamplifikasi rigiditas lateral dan mengendalikan distorsi seismik, menjadikannya alternatif optimal untuk fasilitas industri di kawasan berisiko seismik tinggi.
Optimalisasi Konsep Bangunan Hijau Pada Perancangan Sekolah DKJ: Analisis Efisiensi Energi dan Air Situmorang, Henry Maurice; Sunadi, Fajar Sidiq; Ramdhani, Ferri; Simanjuntak, Manlian R. A.; Naibaho, Pio Ranap Tua
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i8.3495

Abstract

Pertumbuhan populasi dan aktivitas pembangunan di Jakarta telah mengakibatkan peningkatan suhu rata-rata serta degradasi kualitas udara. Implementasi konsep bangunan hijau (green building) menjadi alternatif strategis dalam memitigasi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi perancangan green building pada Sekolah DKJ dengan fokus pada efisiensi energi dan pengelolaan air. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitis berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Analisis dilakukan terhadap empat sekolah sampel: SDN Cakung Timur 02, SDN Pekayon 05, SMPN 91 Jakarta, dan SDN Pondok Bambu 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ventilasi pada keempat sekolah memperoleh skor 2 (kurang), sedangkan sistem kelistrikan dengan integrasi energi surya mencapai skor 4-5 (baik-sangat baik). Untuk aspek pengelolaan air, seluruh sekolah masih memperoleh skor 2 (kurang) karena belum mengoptimalkan pemanfaatan air hujan dan pengolahan air limbah. Rekomendasi optimalisasi meliputi: peningkatan sistem ventilasi alami, diversifikasi sumber air bersih, dan implementasi sistem pengolahan air limbah terintegrasi.
Co-Authors A Riduan Umar A.R Indra Tjahjani Abda Abda Abdul Hari Nugroho Aditya Wibawa Mukti Aditya, Zori Afiatur Rizki Ramadhan Akhmad Akromusyuhada Al Hasyir, Muhammad Humaam Alif Ihsan Syahroni Aprilian Ismana Arif, Muhammad Andi Awal Surono Azhar, Moh. Baggio, Eugene Yudhistira Bagio, Toni Hartono Bambang Budiono Bambang Priyambodo Bambang Priyambodo, Bambang Bangun, Sempurna Brillianto, Ananta Giga Budi Adi Dharma Siregar Budiarto, Rika Budiono, Bambang Deprizon Syamsunur Dewita, Hikma Diartama, Luh Gede Melyarista Dominikus Ola Ama Draga Hasan saputra Saputra Eka Daryanto, Eka Eka Lily Vivia Febriani Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Fadillah Taufik Fahmi, Khosa Maulana Fahmy Hermawan Febriyanto, Andreas Ginting, Liberty Herinius Girsang, Pije Saputra Hartono, Arief Budi Heris Cahya Kusuma Hikma Dewita Hutagalung, Jethro Lukito Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imanto, Yuwono Irvan Romy Setiawan Ivindra Pane Jihaan Jamilah Johny Dewanto Josua Riski Silaen Jujun Junaedi Hidayat Khairu Imanda Pratama Kiki Maria Kornel Munthe Kristiana Sembiring Kristina Sembiring Kristina Sembiring Kusuma, Heris Cahya Laia, Insyaf Maret Laksono, Arvidya Esta LM Arasy Sipala Madi Hermadi Manlian R. A. Simanjuntak Manlian Ronald A. Manurung, Edison H. Manurung, Edison Hatoguan Marlian R.A. Simanjuntak Martin Richardo William Mawardi Amin Mochamad Iqbal Nugraha Moh Azhar Mohammad Azhar Muhammad Andi Arif Muhammad Farid Renandes Muhammad Firdaus Muhammad Nasir Nelson Edison Siregar Ni Luh Ayu Suryaningsih Nosi, Leonardus Nurhayati, Yayah Oki Permana Pujianto, Cahyo R. A Simanjuntak, Manlian R. Sri Rejeki Karuniawangsih Raden Herry Shufi Ramadhani, Fajar Ikhsan Ramdhani, Ferri Riadi, Joan Rika Nursantika S, Daniel Salim, Mohd Razman Sampurna Bangun Santi Rahmawati Sarjono Puro Sarjono Puro Sembiring, Kristina Sempurna Bangun Sempurna Bangun Sempurna Bangun Siahaan, Herianto Sianturi, Gestan Sihotang, Parlindungan Silaen, Joshua Riski Simanjuntak, Manlian R. A. Sitohang, Oloan Sitti Wardiningsih Situmorang, Henry Maurice Soenarto, Bambang Sopar Butarbutar Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Styaji, Hary Subkhan Subkhan Sugeng Riyadi Sunadi, Fajar Sidiq Surbakti, Simon Surono, Awal Syahairony, M. Tini Gustini Tjahjani, AR Indra Tuheteru, Kadir Wibawa Mukti, Aditya widyantoro, satrio Wujaya, Kinanti Xena S P, Canda Yudi Firmansyah Yulianto Bastian Zai Yulianto Yulianto Yuwono Imanto