Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Jagung Hibrida (Zea mays) Terhadap Sistem Olah Tanah dan Pengendalian Gulma Chairuddin, Chairuddin; Andriani, Dewi; Weihan, Rayhan Amadius; Sari, Putri Mustika
AGRIEKSTENSIA Vol 22 No 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.2970

Abstract

Corn is an alternative source of carbohydrates besides rice and wheat. Corn is used as feed in the livestock industry and various processed foods. BPS data for 2023 shows that corn production is decreasing, which has an impact on corn self-sufficiency and a lack of corn fulfillment for export needs. The research aims to determine the effect of interactions between soil processing systems and weed control on the growth and yield of hybrid corn plants. This research uses factorial RAK with interactions. The first factor is the tillage system with levels T0 (no tillage) and T1 (tillage). The second factor is weed control time with levels G0 (weed free), G1 (weeds controlled at 15 HST), G2 (weeds controlled at 35 HST), G3 (weeds controlled at 55 HST). The results showed that the tillage system and weed control time were significantly different in the test BNT 5%. However, the interaction not significantly different in the test BNT 5%. Corn plants with tillage (T1) and weed free (G0) showed the best growth and yield compared to other treatments in all observed variables.
Identifikasi Hama dan Analisis Ambang Ekonomi dan Persentase Serangan Hama (AE) Pada Tanaman Padi (Oryza Sativa L) Risa, Nada; Chairudin, Chairudin; Sari, Putri Mustika; Putri, Nhyra Kamala
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v2i2.93

Abstract

Permasalahan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman padi masih menjadi kendala utama bagi petani di Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Kurangnya pengetahuan petani dalam mengenali dan menangani Hama menyebabkan tingginya tingkat serangan pada lahan pertanian. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan mengidentifikasi jenis-jenis Hama yang menyerang pada tanaman padi dan analisis ambang ekonomi dan persentase serangan Hama (ae) pada tanaman padi (oryza sativa l) di kecamatan meureubo desa Gunong Kleng, Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui observasi lapangan dan survei menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan praktik petani terkait OPT, serta analisis ambang ekonomi dan persentase serangan Hama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan petani dalam mengidentifikasi OPT dan mengambil tindakan pengendalian yang sesuai. Selain itu, terjadi penurunan tingkat serangan Hama di lahan pertanian setelah intervensi dilakukan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam upaya pengurangan serangan Hama dan meningkatkan produktivitas tanaman padi, serta dapat menjadi model bagi program serupa di daerah lain. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan petani dalam melakukan penanganan organisme pengganggu tanaman (OPT) di desa Gunong Kleng.
Inventarisasi Hama Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) di Aceh Barat Julita, Julita; Chairudin, Chairudin; Sari, Putri Mustika; Putri, Nhyra Kamala
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v2i2.94

Abstract

Tanaman cabai merah keriting (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura penting yang sering mengalami penurunan hasil akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti kutu kebul, walang sangit, dan ulat grayak. Fenomena ini menjadi tantangan utama bagi petani di Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penanganan hama tanaman cabai melalui kegiatan sosialisasi dan pengamatan langsung di lapangan.Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran, yaitu kuantitatif melalui survei kepada petani untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan praktik terkait OPT, serta metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa serangan hama di lahan petani tergolong ringan, dengan persentase serangan berkisar 20–40%. Sosialisasi yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman petani mengenai identifikasi hama dan pentingnya pengendalian hayati sebagai alternatif ramah lingkungan terhadap pestisida kimia.Kesimpulannya, program ini memberikan dampak positif dalam upaya pengendalian OPT dan peningkatan produksi cabai. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan agar petani dapat melakukan tindakan preventif secara mandiri dan tepat sasaran.
Respon Adaptif Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Padi Merah Lokal terhadap Cekaman Salinitas Siregar, Mawaddah Putri Arisma; Harahap, Evi Julianita; Junita, Dewi; Afrillah, Muhammad; Sari, Putri Mustika
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i1.11866

Abstract

Brown rice is recognized as a food commodity with high nutritional value and considerable health benefits for humans. However, its cultivation remains relatively limited in popularity and is often associated with low productivity, particularly when grown on marginal lands such as coastal areas affected by high salinity. This study aimed to evaluate the adaptive responses in growth and yield performance of several local brown rice genotypes under salinity stress conditions in the coastal region of Pantai Cermin, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra. The research was conducted using a non-factorial Randomized Block Design (RBD) involving eight local brown rice genotypes: Beras Merah, Sidrap Merah, Kelik-3, Mesuji, Sijior, Sipenget, Meulaboh, and Si Tappe. The observed parameters included plant height, number of leaves, number of tillers, number of productive tillers, root fresh weight, root length, grain weight, and panicle length. The results indicated that varietal treatments had a statistically significant effect on all observed parameters, except for the number of leaves. The Sijior genotype exhibited the greatest plant height (58.22 cm), while the Meulaboh genotype recorded the highest values for the number of tillers (29.3), number of productive tillers (28.0), and root length (20.7 cm). The Kelik-3 genotype demonstrated the highest root fresh weight (173.3 g), whereas the Si Tappe genotype showed superior performance in grain weight (62.0 g) and panicle length (31.7 cm).Overall, comprehensive analysis of the data suggests that the Si Tappe, Beras Merah, Kelik-3, and Meulaboh genotypes exhibited the most favorable adaptive responses and demonstrated a high degree of tolerance to salinity stress. The robust root development observed in the Meulaboh and Kelik-3 genotypes supports their adaptability to saline environments, while the extended panicle length in Si Tappe positively contributed to enhanced grain weight.
Morphology and Moleculer Sequencing Bactrocera sp. Fruit Fly from Deli Serdang District Sari, Putri Mustika; Lisa, Oviana; Weihan, Rayhan Amadius
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 28, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v28i2.24111

Abstract

Due to some doubts regarding the morphological identification of fruit flies, molecular identification is necessary to more clearly determine the origin of the insect. With the PCR RAPD method, which can identify genetic markers, it can effectively and quickly distinguish closely related species. RAPD is used as a tool to create genetic maps, identify strains, species, populations, and systematics of various organisms. RAPD can differentiate laboratory populations that are morphologically indistinguishable. So the purpose of this study is to more clearly determine the identity of the fruit flies found, both morphologically and molecularly. This research method is a purpose sampling method, where fruit fly samples are obtained from traps using attractants in red guava plantations. The fruit fly species found in the red guava plantation location are Bactrocera sp., and Bactrocera kinabalu. The results of the study found that the fruit fly species Bactrocera sp. found in the village of Sawit Rejo was identified morphologically as having many similarities with Bactrocera papayae except for its abdominal pattern. To confirm the taxonomic status of Bactrocera sp. For further clarification, it is necessary to use molecular identification of cytochrome oxidase 1 and phylogenetic genes, with DNA sequencing results (500 bp) showing that the Bactrocera sp. species has a homology level of 88% with Bactrocera carambolae from the Genbank collection. The phylogenetic tree shows that Bactrocera sp. has ancestors from China.
Pemanfaatan Refugia Terhadap Keanekaragaman Serangga Musuh Alami Di Pertanaman Bawang Merah (Allium Cepa) Sari, Putri Mustika; Rasyidina, Ayu; Agustinur, Agustinur; Chairudin, Chairudin; Lisa, Oviana
Jurnal Agrotek Lestari Vol 10, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v10i2.9320

Abstract

Refugia plants are able to control pest insects in cultivation plants, the benefits of refugia plants can become microhabibtat natural enemies. This research was conducted to see the diversity of natural enemy insects in the planting of shallots (allium cepa) by utilizing various flowering plants as edge plants. This research was conducted in the Teuku Umar University Experimental Garden. The research began in October-December 2023. This study used a non-factorial plot split plot design method with 5 levels and 4 treatments, namely: T0 = without refugia plants, T1 = Zinnia Elegans, T2 = Marigold Plants, T3 = Cosmos Plant, T4 = Zinnia elegans + marigold + cosmos. The results showed that insect identification there were 7 types of orders and 20 species of insect species. The result of the natural enemy diversity index value with the calculation of H 'data in all treatments is moderate. The results of the independence index of the type with the highest value are in the combination treatment reaching the E'1 value, which means according to E => 0.6 the level of compliance of the type is classified as high. In the yield of shallots for the highest lime weight, there is a combination of 1.890 kg.Keywords: Refugia, natural enemies, diversity, types of evenness
Peningkatan Kreativitas Ibu-Ibu PKK melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ekonomis di Desa Klari Sari, Putri Mustika; Wuryaningsih, Erika
Jurnal Bina Desa Vol 6, No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v6i2.49500

Abstract

Abstrak. Pelatihan pembuatan sabun cuci piring ekonomis dilakukan dengan tujuan memberdayakan ibu-ibu PKK di Desa Klari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Tujuan pelatihan pembuatan sabun cuci piring adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Ibu-ibu PKK dalam memproduksi sabun cuci piring berkualitas tinggi serta mengukur dampak jangka panjang pelatihan terhadap ekonomi lokal. Metode dilakukan dengan identifikasi kebutuhan lokal, pengembangan materi pelatihan, sosialisasi, pendaftaran peserta, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, evaluasi formatif, dan evaluasi pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan interaktif, memfasilitasi pemahaman mendalam melalui teori dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Ibu-ibu PKK memiliki kemampuan yang baik dalam pembuatan sabun. Evaluasi pelatihan mencatat tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta dan memberikan umpan balik positif terhadap materi, metode pelatihan, dan dampak ekonomi lokal.Abstract. Training on making economical dishwashing soap was carried out to empower PKK women in Klari Village, Karanggede District, and Boyolali Regency. The training in making dishwashing soap aims to increas the understanding and skills of PKK women in producing high-quality dishwashing soap and measure the long-term impact of the training on the local economy. The method is carried out by identifying local needs, developing training materials, outreach, registering, participans, implementing training, direct practice, formative evaluation, and training evaluation. Training is carried out with an interactive approach, facilitating in-depth understanding through theory and direct practice. The result of the training show that PKK mothers have good skills in making soap. Training evaluation noted high levels of satisfaction from participans and provided positive feedback on teh materials, training methods, and local economic impact.Keywords: Dishwashing; Training; Economical
Efikasi Serbuk Daun Belimbing Wuluh dan Pandan Wangi Sebagai Insektisida Nabati dalam Pengendalian Hama Kutu Beras (Sitophilus oryzae) Lisa, Oviana; Lizmah, Sumeinika Fitria; Sari, Putri Mustika; Rosmanita, Rosmanita
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v27i1.16883

Abstract

Kutu beras (Sitophilus oryzae) menjadi hama utama yang menyerang produk simpanan beras di gudang sehingga dapat menurunkan kualitas dan kuantitas beras. Diperlukan upaya pengendalian hama kutu beras yang bersifat ramah lingkungan seperti pemanfaatan bioinsektisida berbahan alami dari tumbuhan agar mengurangi dampak negatif penggunaan insektisida sintetik terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mortalitas dan antifidan hama kutu beras setelah diaplikasikan serbuk daun belimbing wuluh dan pandan wangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data penghambatan konsumsi pakan diperoleh melalui perhitungan kehilangan bobot beras selam 21 Hari Setelah Aplikasi (HSA). Hasil penelitian menunjukkan serbuk daun belimbing wuluh dan daun pandan wangi efektif sebagai insektisida nabati dalam mengendalikan hama kutu beras dengan persentase mortalitasnya melebihi 50%. Persentase mortalitas tertinggi pada aplikasi daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 50 g dan pandan wangi 40 g. Uji penghambatan makan memperlihatkan hasil bahwa semakin tinggi konsentrasi serbuk diberikan, maka nilai persentase kerusakan beras akan semakin menurun akibat aktivitas senyawa metabolit sekunder saponin, flavonoid, dan tanin yang terdapat pada tanaman. Senyawa metabolit sekunder saponin dan flavonoid pada daun belimbing wuluh dan pandan wangi bekerja sebagai senyawa antifeedant yang dapat menghambat aktivitas makan hama kutu beras. 
Eksplorasi dan Karakterisasi Rizobakteri yang Berpotensi sebagai Pemacu Pertumbuhan Asal Rizosfer Padi Sawah Tadah Hujan Kecamatan Kaway XVI Aceh Barat Junita, Dewi; Afrillah, Muhammad; Maulidia, Vina; Sari, Putri Mustika
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/agrium.v27i1.16858

Abstract

Salah satu teknologi pertanian ramah lingkungan adalah pemanfaatan non patogen rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan (PGPR; Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkarakterisasi rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan asal rizosfer padi sawah tadah hujan di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif yang dilaksanakan pada Juni- September 2023 di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Teuku Umar. Sampel tanah diambil di lahan sawah tadah hujan pada beberapa titik sawah yang terdapat di Kecamatan Kaway XVI. Pengamatan terdiri dari karakterisasi morfologi, pewarnaan Gram bakteri, uji hipersensitivitas, dan analisis produksi hormone IAA. Hasil eksplorasi memperoleh 11 isolat rizobakteri yang diisolasi dari sawah tadah hujan kecamatan Kaway XVI, yaitu isolate dengan kode K1, K2, K3, K4, K5, K6, K7, K8.01, K8.02, K9, dan K10.  Masing-masing isolat rizobakteri memiliki ciri morfologi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan isolat K1 merupakan rizobakteri yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan.
THE DIVERSITY Of FRUIT FLIES IN RED GUAVA CROPS AND PARASITOID PARASITIZATION LEVEL IN DISTRICT DELI SERDANG Sari, Putri Mustika; Bakti, Darma; Tobing, Maryani Cyccu
Journal of Community Research and Service Vol. 1 No. 2: July 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v1i2.9331

Abstract

AbstractMorphological and Molecular of Identification Bactrocera sp. (Diptera: Tephritidae) in 5 Location of Red Guava Crops District Deli Serdang. Fruit flies are a concern in the world because they are an important pest in fruits. Seven species of fruit flies (Bactrocera carambolae, Bactrocera papayae, Bactrocera curcubitae, Bactrocera caudata, Bactrocera albistrigata, Bactrocera tau, Bactrocera umbrosa) have been identified from the morphological identification of fruit flies in LIPI. The fruit fly is obtained from trapping with methyl eugenol, cocoa waste processing, and a mixture of both. Found 2 species of parasitoid (Psytallia sp. near Walker; Psytallia sp. near Walkeri) from the rearing of fruit that was attacked at five locations of red guava plantation district Deli Serdang.Keywords : Bactrocera spp., morphology, atractant, parasitoid