Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KESEHATAN KONTRASEPSI GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA WUS WALI MURID SD SEDAYU BANTUL Widarti, Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Metode kontrasepsi yang tersedia dan mencakup persyaratan dan keamanan metode kotrasepsi yang belum banyak Pasangan Usia Subur (PUS) mengetahuinya. Kurangnya pengetahuan Pasangan Usia Subur inilah yang membuat PUS mengalami kesulitan didalam nenentukan pilihan jenis metode kontrasepsi Tujuan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan para Wanita usia subur dan meningkatkan pengetahuan Kesehatan reproduksi sehingga derajad Kesehatan meningkat. Metode : Memberikan penyuluhan dengan metode Presentasi menggunakan PPT, pemutaran Video dan Demonstrasi tentang macam alat kontrasepsi. Hasil : Tahap persiapan menunjukkan bahwa semua peserta tidak pernah mendapat edukasi tentang alat kontrasepsi sebelumnya hingga 50 % dari 28 peserta baru pertama kali mendengar tentang macam macam alat kontrasepsi. Pengetahuan awal yang rendah terlihat dari hasil wawancara langsung yang dilakukan dimana mayoritas tingkat pengetahuan ibu masih rendah tentang alat kontrasepsi setelah dilakukan edukasi dan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi. Disarankan kepada petugas kesehatan secara berkala memberikan edukasi tentang alat kontrasepsi baik hormonal maupun non hormonal kepada wanita khususnya ibu. Kata kunci : Pendiidkan Kesehatan, Kontrasepsi, WUS
POTRET BANK SAMPAH CEMPAKA 2 SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PERAN SERTA MASYARAKAT CIWARUGA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH Muldiani, Ratu Fenny; Suprianti, Yanti; Widarti, Sri; Pratama, Defrianto; Koesoemah, Nita Henita; Agoes, Farida; Yuliyawati , Sri Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya peran serta warga atau masyarakat RW 02 Ciwaruga, Kabupaten Bandung Barat dalam pengelolaan sampah walaupun telah memiliki Bank Sampah Cempaka 2, yang dibentuk sejak tahun 2016. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini  disesuaikan  dengan  kondisi dan waktu kegiatan Bank Sampah dengan langkah-langkah melakukan kunjungan dan diskusi dengan kader penggiat bank sampah, memotret dan mensosialisasikan tingkat keberhasilan bank sampah dilihat dari manfaat secara sosial dan ekonomi, serta merumuskan penyuluhan dan mempersiapkan berbagai media sosialisasi. Perilaku memilah sampah berpotensi untuk ditumbuhkan sebagai gerakan massal dan adanya Bank Sampah, secara ekonomi, sangat membantu dalam menciptakan pekerjaan dan menambah penghasilan masyarakat RW 02 Ciwaruga. Kata Kunci: Bank Sampah, Dampak Sosial, Ekonomi, Memilah Sampah  
PERSEPSI PETANI PADI TERHADAP PENERAPAN KALENDER TANAM DI DESA RASAU JAYA 2 KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Youlla, Donna; Widarti, Sri; Ellyta, Ellyta
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20609

Abstract

Kalender tanam merupakan alat penting bagi petani untuk menentukan waktu tanam optimal berdasarkan kondisi iklim dan cuaca. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi petani padi terhadap penerapan kalender tanam di Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari 30 petani padi melalui kuesioner terstruktur yang mengukur aspek kognitif, afektif, dan konatif persepsi. Hasil menunjukkan bahwa secara kognitif, 73,34% petani memahami fungsi kalender tanam. Secara afektif, petani menunjukkan keraguan terhadap kesesuaian iklim lokal (83,34% ragu-ragu) dan potensi peningkatan produksi (96,67% ragu-ragu). Secara konatif, 93,34% petani bersedia merekomendasikan kalender tanam kepada petani lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun petani memiliki pengetahuan memadai, keyakinan terhadap manfaat praktis masih rendah, sehingga diperlukan adaptasi spesifik lokasi dan pendampingan penyuluhan berkelanjutan.
Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Petani Melalui Pertanian Jagung Hibrida Berbasis Organik di Kecamatan Sungai Betung Bengkayang Astar, Ismail; Suyanto, Agus; Setiawan, Setiawan; Widarti, Sri; Sutikarini, Sutikarini; Rosalina, Shinta
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qp4ghb67

Abstract

Farmer poverty and food insecurity are key social determinants that directly affect community health status. Sungai Betung Sub-district, Bengkayang Regency, has substantial agricultural potential that remains underutilized, resulting in low farmer income, food insecurity, and elevated health risks from chemical pesticide exposure among farmers and their families. This community service program aimed to improve farmer community health through empowerment in organic-based hybrid maize cultivation. Methods included community health education, practical organic farming training (organic fertilizer and Local Microorganism/MOL production), technical field mentoring, and market access facilitation to support income improvement and household food security. The four-month program (March–June 2025) involved 9 students, and the Agricultural Extension Center (BPP). Results demonstrated an average knowledge increase of 51.6% across six measured health domains, enhanced nutritious food production capacity, and established marketing partnerships that support household income improvement. This program affirms that organic-based agricultural empowerment is an effective promotive-preventive strategy for improving rural community health status.