Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKIF BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS Nurhayati, Nunu; Prayitno, Anggar Titis; Septiani, Ayu
SIGMA Vol 11, No 1 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v11i1.2639

Abstract

Penelitian ini berawal dari keprihatinan terhadap rendahnya pemahaman konsep matematika di kalangan siswa. Banyak dari mereka merasa kurang antusias saat belajar matematika, salah satunya karena pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah, sehingga mereka kurang dilibatkan secara aktif. Selain itu, belum tersedia buku pegangan khusus untuk siswa. Satu-satunya sumber belajar hanyalah buku milik guru yang kemudian mereka salin sendiri ke buku tulis. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah e-modul interaktif berbasis Project Based Learning (PjBL yang tidak hanya dinyatakan valid dan praktis, tetapi juga mampu membantu siswa lebih mudah memahami konsep-konsep matematika. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, melibatkan 24 siswa kelas IX C di SMP Negeri 2 Lebakwangi. E-modul yang dikembangkan pun telah melalui proses penilaian oleh lima orang ahli di bidangnya, yaitu dua dosen pendidikan matematika, satu dosen sistem informasi, satu dosen desain komunikasi visual, serta satu guru matematika. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul ini sangat valid, dengan nilai 92,42% untuk aspek materi dan 83,75% untuk aspek media. Uji peningkatan pemahaman menggunakan N-Gain menunjukkan hasil 0,70 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Secara keseluruhan, e-modul interaktif berbasis PjBL ini dinilai valid, praktis, Serta dapat mendampingi siswa dalam memahami konsep-konsep matematika dengan cara yang lebih mudah dan bermakna.
HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI PEMILIHAN PROGRAM STUDI FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS HAMZANWADI MENGGUNAKAN UJI CHI SQUARE Wijaya, Abdi Teguh; Purnama, Laela; Denia, Yuva; Qudusiah, Hasnatul; Apni, Nur; Haris, Abdul; Septiani, Ayu
Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 3 No 2 (2024): Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/parameterv3i02pp147-154

Abstract

Jenis kelamin merupakan pembagian dua jenis kelamin (penyifatan) manusia yang ditentukan secara biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu, yaitu laki-laki dan perempuan. Jenis kelamin memiliki dampak yang signifikan terhadap pendidikan, pekerjaan,dan kehidupan secara umum. Metode analisis yang digunakan adalah metode uji chi square, Uji chi-square adalah salah satu metode dalam statistik non-parametrik yang digunakan untuk menentukan apakah ada hubungan antara dua variabel kategorikal atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan minat dan kecendrungan memilih program studi antara laki-laki dan perempuan di fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer yaitu menyebar kuisoner kepada mahasiswa program studi fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menerapkan uji Chisquare Berdasarkan hasil uji Chi square didapatkan nilai x^2 hitung=1.033.
Pembelajaran IPA Dengan Menggunakan Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Sekolah Dasar Septiani, Ayu; Hetilaniar, Hetilaniar; Dirgantara, Marvinda Rizki Dita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 3 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.464 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i3.49

Abstract

This study aims to determine science learning by using experimental methods on cognitive learningoutcomes of fifth grade students of SD Negeri 195 Palembang. This research is a quantitativeresearch using the experimental method of True-Experimental Design research in the form ofPosttest-Only Control Design. The research population was all fifth grade students of SD Negeri 195 Palembang, totaling 131 students. The sampling technique used is Probability Sampling type Simple Random Sampling. The sample in this study was taken from class VA which amounted to 38 students and class VB which amounted to 32 students. Data collection techniques using tests ofstudent cognitive learning outcomes and observation. The instrument for measuring cognitive learning outcomes uses a posttest in the form of an objective test description. The validity of the test instrument was tested using the Product Moment correlation formula and to determine the reliability, it was tested using the Cronbach Alpha formula. Data analysis technique using t test. The results showed that the experimental class group obtained an average posttest value of 83.16 and the control class obtained an average posttest score of 57.97. The results of the t-test are 6.432 with a t-table of 1.996, meaning that it can be concluded that there is a significant effect between learning science using experimental methods on cognitive learning outcomes of elementary school students.
Colonial Version of The Chinese Chronicles from Sam Po Kong Temple As a Historical Evidence Nugrahanto, Widyo; Saringendyanti, Etty; Koeshandoyo, Eko Wahyu; Skober, Tanti Restiasih; Septiani, Ayu
PURBAWIDYA Vol. 13 No. 1 (2024): Vol. 13(1) Juni 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/purbawidya.2024.1167

Abstract

This article discusses the result of research on a manuscript called Chinese Chronicles on Sam Po Kong Temple found in a manuscript from Cirebon. This research used a historical method consisting of 4 stages: heuristics, criticism interpretation, and historiography using analytic descriptive method. This research aims to prove that the chronicles are as secondary historical evidence, not a primary one. These Chinese chronicles are a copy of the manuscript. It is estimated that the copy was made in the Dutch colonial era after 1928. The Chronicles tell the life of the Moslem Chinese in Nusantara, especially Java Island, after Cheng Ho’s voyage to Nusantara when it was still under Majapahit kingdom sovereignty.
Pemasaran Digital Jadi Kunci Peningkatan Penjualan Produk Kue Bangkit di Kelurahan Air Dingin Hermita, Neni; Putra, Zetra Hainul; Alpusari, Mahmud; Alim, Jesi Alexander; Joleha, Joleha; Dahnilsyah, Dahnilsyah; Isjoni, Muhammad Yogi Ryantama; Rukaniya, Nurzilawati; Lubis, Nadhira Fahrani; Saputra, Rudi; Putri, Dwika Hanifah; Septiani, Ayu; Guisandro, Johannes; Aslamiah, Aslamiah; Waruwu, Riama; Afifi, Azza Ayu; Sihombing, Syeba Sekarini
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 2 No. 5 (2022): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.2.5.227-234

Abstract

Communities in the Air Dingin, Pekanbaru City, have a variety of sources of livelihood, and one of them is home-based businesses or micro, small, and medium enterprises (MSMEs) engaged in various sectors, both services, and products. However, many of these businesses have not developed optimally, especially in terms of promotion and sales. This is supported by the low level of technology literacy among business owners so that digital promotion and sales are not carried out optimally. Seeing this, Riau University students who are members of the Abdimas Integrated Kukerta (real work course) 2022 team carried out real work course to the people of the Air Dingin village to disseminate digital marketing channels to increase the creative economic potential of the Air Dingin village. The Kukerta team also assists to increase promotion and sales by designing product packaging and various important components that are included, as well as creating product sales accounts on various digital marketing channels such as Instagram, Facebook, and Whatsapp. In addition to improving the regional creative economy, this activity is also expected to introduce regional potential.
PENGEMBANGAN PRODUK KEMASAN IKAN KERING DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) (STUDI KASUS PADA NELAYAN DI KAB. PANGKEP) Hanafie, Ahmad; Haslindah, Andi; Septiani, Ayu; Saputra, Moh. Firman
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.737 KB) | DOI: 10.47398/justme.v1i01.2

Abstract

Kabupaten pangkajene dan kepulauan adalah salah satu kabupaten Sulawesi selatan yang memiliki nilai potensial mengolah hasil tangkapan ikan kering yang berupa ikan asin dan ikan kering tawar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses produksi ikan kering terhadap kemasannya. Dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) untuk mengetahui pengembangan dan kualitas produk kemasan ikan kering. Studi kasus dilakukan pada Nelayan di Kab. Pangkep. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada 30 orang responden yang dianggap sebagai konsumen potensial. Analisis data yang dilakukan yaitu tahap pengumpulan Voice Of Customer, SPSS 25, serta penyusunan House Of Quality. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menujukkan bahwa untuk melakukan pengembangan produk kemasan ikan kering, terdapat 14 atribut, atribut yang diprioritaskan adalah jenis ikan dengan nilai 5,1762 dan tingkat keasinan dengan nilai 4,1736. Peningkatan kualitas produk kemasan ikan kering sesuai dengan rumah mutu kualitas (House Of Quality) Pangkajene and archipelago districts are one of the districts of South Sulawesi that have potential value in processing dry fish catches in the form of salted fish and fresh dried fish. The purpose of this study was to determine the dry fish production process on its packaging. By using the Quality Function Deployment (QFD) method to determine the development and quality of dry fish packaging products. The case study was conducted on fishermen in the district. Pangkep. Data collection methods in this study are observation, interviews, and distributing questionnaires to 30 respondents who are considered potential consumers. Data analysis was carried out, namely the stage of collecting Voice of Customers, SPSS 25, and compiling the House of Quality. The results obtained from this study indicate that to develop dry fish packaging products, there are 14 attributes, the prioritized attributes are the type of fish with a value of 5.1762, and the salinity level with a value of 4.1736. Improving the quality of dry fish packaging products according to the House of Quality.
EDUKASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM RANGKA PELESTARIAN SENI LAIS BAGI SISWA SMPN 1 RAJAPOLAH KECAMATAN RAJAPOLAH KABUPATEN TASIKMALAYA Septiani, Ayu; Afsari, Asri Soraya
Midang Vol 1 No 3 (2023): Midang, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50424

Abstract

Saat ini Indonesia memasuki peradaban 4.0 yang ditandai dengan bergantungnya masyarakat pada internet atau lebih dikenal sebagai era digital. Periode ini ditandai pula dengan generasi muda yang sangat lekat dengan media sosial. Kelekatan  tersebut dapat dimanfaatkan sebagai upaya pelestarian kesenian oleh generasi muda. Generasi muda yang menjadi sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah siswa SMPN 1 Rajapolah. Adapun kesenian yang dimaksud dalam kegiatan ini yaitu Seni Lais yaitu kesenian dalam bentuk akrobatik yang mengandalkan kemampuan fisik. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu agar para siswa mengetahui dan dapat melestarikan Seni Lais dengan mempelajari Seni Lais dan memanfaatkan media sosial yang saat ini sangat jarang peminatnya. Hasil dari kegiatan ini yaitu para siswa antusias menyimak penjelasan dari narasumber terutama ketika narasumber menampilkan gerakan-gerakan Seni Lais dan bersedia memanfaatkan media sosial sebagai media pelestariannya. Kegiatan ini menggunakan metode pendidikan masyarakat berupa penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat. Berkaitan dengan kegiatan ini pemahaman Siswa SMPN 1 Rajapolah tentang pelestarian Seni Lais melalui media sosial Instagram dan Twitter. Adapun artikel ini menggunakan metode kualitatif. Simpulan dari artikel ini yaitu perlu adanya pelatihan secara berkelanjutan bagi para siswa SMPN 1 Rajapolah khususnya Seni Lais.   
IDENTIFIKASI, ANTISIPASI, DAN SOLUSI MASALAH KEMANUSIAAN DI BANDUNG RAYA Zakaria, Mumuh Muhsin; Septiani, Ayu
Midang Vol 2 No 2 (2024): Midang, Juni 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i2.54460

Abstract

Artikel ini berdasarkan pada kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang dilakukan untuk mengantisipasi masalah kemanusiaan di Bandung Raya. Masalah kemanusiaan di sini meliputi konsumsi minuman oplosan, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan pengangguran dengan berbagai implikasinya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendidikan masyarakat dalam bentuk penyuluhan dengan sistem pembelajaran yang digunakan yaitu luring dan daring. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah kemanusiaan yang sedang dan akan terjadi. Sasaran kegiatan ini yaitu siswa kelas XII SMA/SMK sederajat yang terdapat di Bandung Raya. Bandung Raya yang dimaksud dalam kegiatan ini meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kecamatan Jatinangor. Simpulan dari kegiatan ini yaitu sebagai kawasan metropolitan terbesar di Jawa Barat dan ketiga di Indonesia, Bandung Raya tidak lepas dari masalah kemanusiaan seperti konsumsi minuman oplosan, penyalahgunaan narkoba, bullying, dan pengangguran sehingga diperlukan kerja sama yang baik dari pemerintah, LSM, akademisi, dan masyarakat umum.
INVENTARISASI TRADISI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN MASYARAKAT KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN KARAWANG Septiani, Ayu; Afsari, Asri Soraya
Midang Vol 2 No 3 (2024): Midang, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58182

Abstract

Artikel ini berjudul Inventarisasi Tradisi dalam siklus kehidupan Masyarakat Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat. Tradisi yang dimaksud dalam tulisan ini meliputi kelahiran, pernikahan, khitanan, dan kematian, Adapun siklus kehidupan yang dimaksud meliputi lahir, masa kanak-kanak, dan dewasa. Tujuan penulisan yaitu untuk mengetahui tradisi yang masih bertahan pada Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang Jawa Barat karena Masyarakat tersebut sudah heterogen. Tradisi-tradisi apa yang masih bertahan dan hilang. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan obsevasi mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Masyarakat kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang mengalami hibridisasi karena tradisi saat remaja sudah tidak digunakan lagi. Hal tersebut diduga karena Masyarakat yang homogen. Selain itu, wilayah Kecamatan Lemahabang banyak pabrik yang menjadi faktor penarik pendatang datang berbagai daerah di Indonesia untuk bekerja. 
PEMBERDAYAAN SEBAGAI ALTERNATIF PENDEKATAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Kosasih, Ade; Sofianto, Kunto; Nugrahanto, Widyo; Septiani, Ayu
Midang Vol 3 No 1 (2025): Midang, Februari 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i1.61446

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab para akademisi. Dalam pelaksanaannya, pengabdian yang ideal adalah berupa  pemberdayaan (empowering), sehingga masyarakat akan memiliki kekuatan setelah tidak didampingi lagi oleh akademisi. Dalam pemberdayaan, upaya yang harus dibangkitkan adalah partisipasi, masyarakat menjadi pusat kegiatan, serta menciptakan kemandirian. Artikel ini bertujuan mengungkapkan pandangan konseptual tentang pemberdayaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat agar tidak terjadi pelaksanaan pengabdian yang tidak tepat konsep dan pelaksanaannya.  Pengungkapan  maksud tersebut dilakukan dengan cara memaparkan konsep dasar dalam pemberdayaan yang bercirikan tiga hal tersebut, yaitu partisipasi, berbasis masyarakat, dan mewujudkan kemandirian. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan cara menggali secara cermat berbagai pandangan tentang pemberdayaan dalam berbagai publikasi ilmiah. Untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis, pemberdayaanlah yang tepat karena masyarakat itu sendiri banyak terlibat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksana pengabdian hanya berperan sebagai fasilitator yang menghindari kecenderungan melakukan intervensi. Partisipasi merupakan bentuk peran serta khalayak secara sukarela tanpa mobilisasi dan tekanan. Berbasis masyarakat berarti seluruh tindakan harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi karena setiap masyarakat mempunyai potensi dan masalah yang berbeda-beda. Kemandirian merupakan wujud bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk melaksanakan harapan dan cita-citanya tanpa terus didampingi oleh fasilitator.