Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Golok Seuat sebagai Identitas Budaya Banten Sahara, Amalia Dwi; Fadillah, Moh. Ali; Fauzan, Rikza
JURNAL JAWI Vol 6 No 2 (2023): Islam dan Budaya Lokal
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202361822900

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan tentang tradisi kerajinan Golok Seuat sebagai satu bentuk identitas budaya Banten di Kabupaten Serang dengan menggunakan metode penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi). Data diperoleh dari hasil wawancara dengan observasi lapangan di Desa Seuat Jaya. Hasilnya menunjukkan bahwa golok pada mulanya merupakan benda sakral yang hanya digunakan oleh raja di Kerajaan Pajajaran dan mulai digunakan oleh penduduk di masa Kesultanan Banten sebagai senjata untuk melawan Belanda. Pada abad ke-18, ketika perlawanan di Banten sangat endemis, Belanda melakukan penyitaan golok penduduk dan menangkap para pengrajinnya. Akibatnya para pembuat golok terpaksa menyingkir ke daerah pinggiran, antara lain di wilayah Sauat Jaya, untuk mempertahankan hidup dan melanjutkan tradisi pembuatan goloknya. Seiring perjalanan waktu Golok Seuat telah menjadi satu identitas budaya Banten, selain Golok Ciomas, yang mengandung fungsi praktis, simbolis, estetis, dan ekonomis. Dengan semua fungsi tersebut maka kerajinan ini dapat bertahan sebagai identitas budaya Banten di tengah arus berubahan zaman.   
Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Baduy dalam Pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Arinda, Dita Primaisela; Fauzan, Rikza
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari observasi program projek penguatan profil pelajar Pancasila yang berbasis pada kearifan lokal Baduy yang di implementasikan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi program pembelajaran, melakukan wawancara dengan informan yang berkaitan dengan fokus, serta mendokumentasikan hal-hal yang mendukung dalam penelitian ini. Hasil dan pembahasan yang di dapat dalam penelitian yaitu: Pertama, Proses implementasi program projek penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, melalui berbagai tahapan seperti literasi budaya, eksplorasi lapangan, dan aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Kedua, Dampak penerapan implementasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, memberikan dampak positif dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kearifan lokal, serta memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kebhinekaan global, dan cinta tanah air. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam praktik pendidikan untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada budaya bangsa
Sejarah Perkembangan Kampung Baduy Pemukiman Pertama Di Desa Leuwidamar, Kabupaten Lebak 1977-1990 Favian Al Khoza, Re Girindratta; Ribawati, Eko; Fauzan, Rikza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.34007

Abstract

Sejarah Perkembangan Kampung Baduy Pemukiman menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan sejarah pemukiman masyarakat Baduy di Kampung Cipangembar dan mengetahui kehidupan sosial, ekonomi, dan agama masyarakat Baduy Pemukiman di Kampung Cipangembar. Metode penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial yang dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soerjono Soekanto. Teori ini digunakan sebagai alat analisa sejarah perubahan sosial, ekonomi, dan agama pada masyarakat Baduy Pemukiman. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kampung Cipangembar, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Jawa Barat merupakan kampung Baduy Pemukiman pertama yang dibangun oleh pemerintah. Masyarakat Baduy Luar yang mengikuti Program Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat Terasing (PKMT) di Kampung Cipangembar berhasil memperbaiki taraf kehidupannya. Pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah menjadi faktor utama naiknya taraf kesejahteraan hidup mereka. Pembinaan-pembinaan tersebut juga menjadi penyebab terjadinya perubahan sosial, ekonomi, dan agama pada masyarakat Baduy Pemukiman.
Pengembangan Bahan Ajar History E-Magazine Berbasis Wakelet Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Kesultanan Banten Sebagai Pusat Maritim Nusantara Kelas XI SMA Negeri 1 Petir Oktavian, Rima; Fauzan, Rikza; Putra, Arif Permana
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i4.33548

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan mengenai kurangnya bahan ajar yang bervariatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penggunaan bahan ajar yang bervariatif disertai dengan gambar-gambar yang menarik merupakan salah satu bahan ajar yang disukai oleh peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengembangan produk bahan ajar yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran sejarah. Bahan ajar yang ditawarkan adalah bahan ajar yang berbentuk majalah elektronik berbasis Wakelet. Berdasarkan penilaian kelayakan ahli materi sebesar 89 % dan ahli media sebesar 95 %, dan didapatkan hasil bahwa kedua validator ahli tersebut masuk dalam kategori sangat layak. Adapun hasil penilaian dari uji kepraktisan guru masuk pada kategori sangat layak dengan presentase 96 %. Sedangkan hasil penilaian kepraktisan dari 30 orang siswa masuk pada ketegori sangat praktis dengan presentase 92 %. Bahan ajar sangat layak digunakan dalam pembelajaran sejarah. Bahan ajar History E-magazine ini memiliki keunggulan yaitu mampu menarik perhatian dan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran sejarah, serta fleksibel karena dapat digunakan kapan dan dimana saja melalui smartphone atau Laptop. Kelemahan dari bahan ajar ini keterbatasan akses internet dalam mengunduh bahan ajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Padlet pada Pembelajaran Sejarah Syainatunnisa*, Siti; Putra, Arif Permana; Fauzan, Rikza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i2.30027

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan menarik, khususnya dalam pembelajaran sejarah, sehingga menimbulkan ketertarikan peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah lebih rendah dibanding mata pelajaran lain. Permasalahan tersebut menyebabkan pembelajaran sejarah menjadi sangat membosankan, tidak menarik dan menimbulkan sikap pasif dari peserta didik. Jika permasalahan ini terus berlanjut akan berdampak pada kurangnya keinginan dan motivasi belajar peserta didik sehingga menyebabkan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran sejarah menghasilkan hasil belajar yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkan produk media pembelajaran berbasis aplikasi padlet yang dapat membantu pendidik dan peserta didik dalam mempelajari sejarah khususnya materi sejarah berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di banten. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian RD (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Berdasarkan penilaian kelayakan ahli materi dan ahli media, pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi padlet termasuk dalam kategori sangat layak dengan persentase nilai dari ahli materi sebesar 91,85% dan dari ahli media sebesar 100%. Kemudian, berdasarkan hasil penilaian kepraktisan dari pendidik dan 33 peserta didik termasuk dalam kategori sangat praktis dengan persentase nilai dari praktisi pendidik sebesar 89,23% dan dari praktisi peserta didik sebesar 84,68% dan mampu menarik motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah. Dengan demikian media pembelajaran berbasis aplikasi padlet pada pembelajaran sejarah dengan materi berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di Banten layak digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di kelas maupun untuk pembelajaran secara mandiri.Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Sejarah, Aplikasi Padlet
Analisis Bibliometrik Tren Penggunaan Media Poster dalam Mata Pelajaran Sejarah (2015–2025) Fauzan, Rikza; Rosdiana, Hilma; Refki Maulana, Rio
Jurnal Artefak Vol 12, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v12i2.20704

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan media poster dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran sejarah melalui pendekatan bibliometrik. Penelitian ini mengkaji dan menganalisis 200 artikel hingga didapatkan 111 artikel relevan yang berhubungan dengan tren pemanfaatan poster dalam pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan berupa tinjauan pustaka sistematis menggunakan aplikasi Publish or Perish dan VOSviewer dengan sumber data dari Google Scholar. Dari 200 artikel periode 2015–2025, ditemukan tren peningkatan penelitian terutama saat pandemi COVID-19. Hasil analisis menjelaskan bahwa media poster tidak hanya berfungsi sebagai alat visual, tetapi juga mendorong kreativitas, berpikir kritis, dan literasi visual siswa. Integrasi teknologi digital seperti Canva serta konsep pembelajaran berbasis metaverse memperkaya metode pembelajaran sejarah. Temuan ini menegaskan pentingnya media poster sebagai strategi inovatif untuk mendukung pendidikan berbasis kreativitas di tingkat sekolah menengah. Studi ini juga merekomendasikan penelitian lanjutan terkait penggunaan teknologi imersif dalam pengembangan media pembelajaran sejarah.
Implementasi Metode History Role Playing Dalam Menumbuhkan Nilai Multikulturalisme pada Pembelajaran Sejarah Kelas X di SMAN 2 Pandeglang Tahun 2025 Ardianti, Delia; Prasadana, Muhammad Anggie Farizqi; Fauzan, Rikza
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6457

Abstract

Penelian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode history role playing dalam menumbuhkan nilai multikulturalisme pada pembelajaran sejarah kelas X di SMAN 2 Pandeglang tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrument penelitiannya yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Adapun responden dalam penelitian ini diantaranya 3 guru sejarah kelas X, dan 7 peserta didik kelas X. Berdasarkan hasil penelitian bahwa sebelum adanya history role playing materi kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara, nilai multikulturalismenya hanya 0% dari 9 responden karena kurangnya pemahaman dari peserta didik kelas X terkait nilai multikulturalisme, namun setelah pelaksanaan history role playing nilai multikulturalismenya bertambah sebesar 83% dari 83 responden kelas X. Metode ini juga dapat memudahkan  peserta didik memahami materi pembelajaran sejarah terkait kerajaan Hindu-Buddha, peserta didik dapat bertoleransi terhadap perbedaan agama, budaya, sosial, ras, pendapat, dan lebih mencintai bangsa, peserta didik dapat saling bekerja sama, serta membuat peserta didik pasif menjadi lebih aktif. Adapun 98,2% metode history role playing materi kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara dengan nilai multikulturalisme saling berkaitan karena terdapat berbagai keberagaman yang patut dihargai, dihormati, dan dilindungi oleh setiap individu tanpa membeda-bedakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 94,5% adanya metode history role playing ini efektif diterapkan pada pembelajaran sejarah guna menumbuhkan nilai multikulturalisme pada peserta didik kelas X di SMAN 2 Pandeglang tahun 2025. Hal ini didasarkan karena SMAN 2 Pandeglang merupakan sekolah yang mendukung adanya pendidikan multikulturalisme yang baik bagi guru, tenaga pendidik, serta peserta didik.
Peran KH Arsyad dalam Penyebaran Agama Islam di Menes Tahun 1916-1948 Wahyudi, Gandi; Ali , Mohammad; Fauzan, Rikza
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 1 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i1.288

Abstract

This study aims to determine role KH. Tb Arsyad spread Islam in Menes on 1915-1948. Historical methods used in research include: heuristics (data collection), source criticism, interpretation, and historiography. theory used in research is role theory by Bruce J. Biddle and Edwin J. Thomas. Results of this research conclude KH. Tb Arsyad is one of the Islamic religious from Menes Pandeglang, Banten. He lived in Tegal Menes Village and spread Islam in 1916. During his lifetime KH. Tb Arsyad is known as a man who is sincere, and has extensive knowledge. KH. Tb Arsyad spread Islamic teachings in Menes by using da'wah media by helping KH. Tb Asnawi Caringin. After the eruption of Mount Krakatu in 1838 KH. Tb arsyad finally settled and spread Islamic teachings in Tegal Menes Village, now is Cikedal. KH. Tb Arsyad fosters children and adults through basic recitation such as the introduction tajwid, learning to write Arabic letters of the Al-Qur;an, teaching of obligations that must be carried out as Muslims, as well as establishing an Islamic educational institution, namely Mathla'ul Anwar in 1916 as well as one of the a class V teaching teacher at Madrasa Mathla'ul Anwar in 1916. 1926 M name Mathla'ul Anwar was refined become Mathla'ul Anwar Linahdlatil Ulama (MALNU). His role in the Nahdlatul Ulama organization in 1928 was as one of the First Mustasyar Nahdlatul Ulama in Banten, especially Menes, and not only as a fighter in spreading Islam but also as a fighter in gaining independence.
Pengaruh Media Pemelajaran Audio Visual Berbasis Podcast Terhadap Keterampilan Literasi Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Ciruas. Bakriyah*, Bakriyah; Fauzan, Rikza; Wibowo, Tubagus
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.31709

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh dari penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi pada mata pelajaran sejarah materi proklmasi kemerdekaan Indonesia kelas XI IPA di SMAN 1 Ciruas. Selain untuk mengetahui pengaruh dari media dalam penelitian ini jugadilakukan uji keefektifan dari media audio visual berbasis podcast sebagai bahan ajar dikelas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuasi eksperimen dan pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan preteset dan posttest. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 0.05 dan Thitung = 8.621 Ttabel 1.687 maka H0 ditolak, Ha diterima maka dapat diartikan bahwa adanya pengaruh dari penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi siswa. Dan Nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 0.05 dan jika Thitung = 14.310 Ttabel 1.687 maka Ho ditolak, Ha diterima, bahwa dapat diartikan terdapat efektifitas terhadap penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi siswa. pengaruh yang diperoleh dari penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi berdasarkan hasil jawaban peserta didik dan observasi pada saat penelitian yaitu peserta didik dapat menjawab peratanyaan dengan baik setelah diberikannya perlakukan dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasisi podcast. Selain itu, peserta didik aktif dalam proses pembelajaran dikelas sehingga terjadi proses diskusi yang panjang dalam proses pembelajaran, serta penggunaan media pembelajaran audio visual berbasisi podcast ini memberikan kesan baru dalam proses pembelajaran yang diterima peserta didik.Kata Kunci : Media pembelajaran, Podcast, Keterampilan Literasi
Pengaruh Model Circuit Learning (CL) Terhadap Keterampilan Berpikir Historis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI Sma Negeri 3 Kota Tangerang Alifia*, Nurbaiti; Fauzan, Rikza; Putra, Arif Permana
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.31111

Abstract

The objective of this study is to assess the impact of the Circuit Learning (CL) model on the historical thinking abilities of students in history education at State Senior High School 3 Tangerang City. The research methodology employed is quasi-experimental, utilizing purposive sampling as the sampling technique. The participants consisted of Class XI.2 as the experimental group and Class XI.3 as the control group. The research findings indicate a significant disparity in historical thinking abilities between the experimental group, which utilized the CL model, and the control group, which employed the discovery learning model. By analyzing the average scores obtained in the posttest, the experimental group achieved an average score of 38.42, while the control group using the discovery learning model obtained an average score of 30.95. A one-tailed t-test was conducted, resulting in the acceptance of the alternative hypothesis (Ha), as the calculated t-value for the experimental group (5.771) exceeded the critical t-value (1.997). In conclusion, there is a discernible discrepancy in the abilities of students between the experimental group utilizing the CL model and the control group employing the discovery learning model. Therefore, the utilization of the Circuit Learning model can enhance historical thinking skills among Grade XI students at State Senior High School 3 Tangerang City.Keywords: Learning Model, Circuit Learning, historical thinking skills