Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sejarah Perkembangan Kampung Baduy Pemukiman Pertama Di Desa Leuwidamar, Kabupaten Lebak 1977-1990 Favian Al Khoza, Re Girindratta; Ribawati, Eko; Fauzan, Rikza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 1 (2025): February 2025, Disaster and Disease in History
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i1.34007

Abstract

Sejarah Perkembangan Kampung Baduy Pemukiman menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan sejarah pemukiman masyarakat Baduy di Kampung Cipangembar dan mengetahui kehidupan sosial, ekonomi, dan agama masyarakat Baduy Pemukiman di Kampung Cipangembar. Metode penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial yang dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soerjono Soekanto. Teori ini digunakan sebagai alat analisa sejarah perubahan sosial, ekonomi, dan agama pada masyarakat Baduy Pemukiman. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kampung Cipangembar, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Jawa Barat merupakan kampung Baduy Pemukiman pertama yang dibangun oleh pemerintah. Masyarakat Baduy Luar yang mengikuti Program Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat Terasing (PKMT) di Kampung Cipangembar berhasil memperbaiki taraf kehidupannya. Pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah menjadi faktor utama naiknya taraf kesejahteraan hidup mereka. Pembinaan-pembinaan tersebut juga menjadi penyebab terjadinya perubahan sosial, ekonomi, dan agama pada masyarakat Baduy Pemukiman.
Pengembangan Bahan Ajar History E-Magazine Berbasis Wakelet Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Kesultanan Banten Sebagai Pusat Maritim Nusantara Kelas XI SMA Negeri 1 Petir Oktavian, Rima; Fauzan, Rikza; Putra, Arif Permana
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 4 (2024): November, I Special Issue on "Educational design research for human beings learn
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i4.33548

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan mengenai kurangnya bahan ajar yang bervariatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penggunaan bahan ajar yang bervariatif disertai dengan gambar-gambar yang menarik merupakan salah satu bahan ajar yang disukai oleh peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengembangan produk bahan ajar yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran sejarah. Bahan ajar yang ditawarkan adalah bahan ajar yang berbentuk majalah elektronik berbasis Wakelet. Berdasarkan penilaian kelayakan ahli materi sebesar 89 % dan ahli media sebesar 95 %, dan didapatkan hasil bahwa kedua validator ahli tersebut masuk dalam kategori sangat layak. Adapun hasil penilaian dari uji kepraktisan guru masuk pada kategori sangat layak dengan presentase 96 %. Sedangkan hasil penilaian kepraktisan dari 30 orang siswa masuk pada ketegori sangat praktis dengan presentase 92 %. Bahan ajar sangat layak digunakan dalam pembelajaran sejarah. Bahan ajar History E-magazine ini memiliki keunggulan yaitu mampu menarik perhatian dan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran sejarah, serta fleksibel karena dapat digunakan kapan dan dimana saja melalui smartphone atau Laptop. Kelemahan dari bahan ajar ini keterbatasan akses internet dalam mengunduh bahan ajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Padlet pada Pembelajaran Sejarah Syainatunnisa*, Siti; Putra, Arif Permana; Fauzan, Rikza
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Mei, History Learning Media and Social Problems
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i2.30027

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan menarik, khususnya dalam pembelajaran sejarah, sehingga menimbulkan ketertarikan peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah lebih rendah dibanding mata pelajaran lain. Permasalahan tersebut menyebabkan pembelajaran sejarah menjadi sangat membosankan, tidak menarik dan menimbulkan sikap pasif dari peserta didik. Jika permasalahan ini terus berlanjut akan berdampak pada kurangnya keinginan dan motivasi belajar peserta didik sehingga menyebabkan kemampuan peserta didik dalam pembelajaran sejarah menghasilkan hasil belajar yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkan produk media pembelajaran berbasis aplikasi padlet yang dapat membantu pendidik dan peserta didik dalam mempelajari sejarah khususnya materi sejarah berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di banten. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian RD (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Berdasarkan penilaian kelayakan ahli materi dan ahli media, pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi padlet termasuk dalam kategori sangat layak dengan persentase nilai dari ahli materi sebesar 91,85% dan dari ahli media sebesar 100%. Kemudian, berdasarkan hasil penilaian kepraktisan dari pendidik dan 33 peserta didik termasuk dalam kategori sangat praktis dengan persentase nilai dari praktisi pendidik sebesar 89,23% dan dari praktisi peserta didik sebesar 84,68% dan mampu menarik motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah. Dengan demikian media pembelajaran berbasis aplikasi padlet pada pembelajaran sejarah dengan materi berita proklamasi kemerdekaan Indonesia di Banten layak digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di kelas maupun untuk pembelajaran secara mandiri.Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Sejarah, Aplikasi Padlet
Implementasi Metode History Role Playing Dalam Menumbuhkan Nilai Multikulturalisme pada Pembelajaran Sejarah Kelas X di SMAN 2 Pandeglang Tahun 2025 Ardianti, Delia; Prasadana, Muhammad Anggie Farizqi; Fauzan, Rikza
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6457

Abstract

Penelian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode history role playing dalam menumbuhkan nilai multikulturalisme pada pembelajaran sejarah kelas X di SMAN 2 Pandeglang tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrument penelitiannya yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Adapun responden dalam penelitian ini diantaranya 3 guru sejarah kelas X, dan 7 peserta didik kelas X. Berdasarkan hasil penelitian bahwa sebelum adanya history role playing materi kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara, nilai multikulturalismenya hanya 0% dari 9 responden karena kurangnya pemahaman dari peserta didik kelas X terkait nilai multikulturalisme, namun setelah pelaksanaan history role playing nilai multikulturalismenya bertambah sebesar 83% dari 83 responden kelas X. Metode ini juga dapat memudahkan  peserta didik memahami materi pembelajaran sejarah terkait kerajaan Hindu-Buddha, peserta didik dapat bertoleransi terhadap perbedaan agama, budaya, sosial, ras, pendapat, dan lebih mencintai bangsa, peserta didik dapat saling bekerja sama, serta membuat peserta didik pasif menjadi lebih aktif. Adapun 98,2% metode history role playing materi kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara dengan nilai multikulturalisme saling berkaitan karena terdapat berbagai keberagaman yang patut dihargai, dihormati, dan dilindungi oleh setiap individu tanpa membeda-bedakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 94,5% adanya metode history role playing ini efektif diterapkan pada pembelajaran sejarah guna menumbuhkan nilai multikulturalisme pada peserta didik kelas X di SMAN 2 Pandeglang tahun 2025. Hal ini didasarkan karena SMAN 2 Pandeglang merupakan sekolah yang mendukung adanya pendidikan multikulturalisme yang baik bagi guru, tenaga pendidik, serta peserta didik.
Peran KH Arsyad dalam Penyebaran Agama Islam di Menes Tahun 1916-1948 Wahyudi, Gandi; Ali , Mohammad; Fauzan, Rikza
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 1 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i1.288

Abstract

This study aims to determine role KH. Tb Arsyad spread Islam in Menes on 1915-1948. Historical methods used in research include: heuristics (data collection), source criticism, interpretation, and historiography. theory used in research is role theory by Bruce J. Biddle and Edwin J. Thomas. Results of this research conclude KH. Tb Arsyad is one of the Islamic religious from Menes Pandeglang, Banten. He lived in Tegal Menes Village and spread Islam in 1916. During his lifetime KH. Tb Arsyad is known as a man who is sincere, and has extensive knowledge. KH. Tb Arsyad spread Islamic teachings in Menes by using da'wah media by helping KH. Tb Asnawi Caringin. After the eruption of Mount Krakatu in 1838 KH. Tb arsyad finally settled and spread Islamic teachings in Tegal Menes Village, now is Cikedal. KH. Tb Arsyad fosters children and adults through basic recitation such as the introduction tajwid, learning to write Arabic letters of the Al-Qur;an, teaching of obligations that must be carried out as Muslims, as well as establishing an Islamic educational institution, namely Mathla'ul Anwar in 1916 as well as one of the a class V teaching teacher at Madrasa Mathla'ul Anwar in 1916. 1926 M name Mathla'ul Anwar was refined become Mathla'ul Anwar Linahdlatil Ulama (MALNU). His role in the Nahdlatul Ulama organization in 1928 was as one of the First Mustasyar Nahdlatul Ulama in Banten, especially Menes, and not only as a fighter in spreading Islam but also as a fighter in gaining independence.
Pengaruh Media Pemelajaran Audio Visual Berbasis Podcast Terhadap Keterampilan Literasi Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Ciruas. Bakriyah*, Bakriyah; Fauzan, Rikza; Wibowo, Tubagus
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.31709

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat pengaruh dari penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi pada mata pelajaran sejarah materi proklmasi kemerdekaan Indonesia kelas XI IPA di SMAN 1 Ciruas. Selain untuk mengetahui pengaruh dari media dalam penelitian ini jugadilakukan uji keefektifan dari media audio visual berbasis podcast sebagai bahan ajar dikelas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuasi eksperimen dan pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan preteset dan posttest. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 0.05 dan Thitung = 8.621 Ttabel 1.687 maka H0 ditolak, Ha diterima maka dapat diartikan bahwa adanya pengaruh dari penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi siswa. Dan Nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.000 0.05 dan jika Thitung = 14.310 Ttabel 1.687 maka Ho ditolak, Ha diterima, bahwa dapat diartikan terdapat efektifitas terhadap penggunaan media audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi siswa. pengaruh yang diperoleh dari penggunaan media pembelajaran audio visual berbasis podcast terhadap keterampilan literasi berdasarkan hasil jawaban peserta didik dan observasi pada saat penelitian yaitu peserta didik dapat menjawab peratanyaan dengan baik setelah diberikannya perlakukan dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasisi podcast. Selain itu, peserta didik aktif dalam proses pembelajaran dikelas sehingga terjadi proses diskusi yang panjang dalam proses pembelajaran, serta penggunaan media pembelajaran audio visual berbasisi podcast ini memberikan kesan baru dalam proses pembelajaran yang diterima peserta didik.Kata Kunci : Media pembelajaran, Podcast, Keterampilan Literasi
Pengaruh Model Circuit Learning (CL) Terhadap Keterampilan Berpikir Historis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI Sma Negeri 3 Kota Tangerang Alifia*, Nurbaiti; Fauzan, Rikza; Putra, Arif Permana
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.31111

Abstract

The objective of this study is to assess the impact of the Circuit Learning (CL) model on the historical thinking abilities of students in history education at State Senior High School 3 Tangerang City. The research methodology employed is quasi-experimental, utilizing purposive sampling as the sampling technique. The participants consisted of Class XI.2 as the experimental group and Class XI.3 as the control group. The research findings indicate a significant disparity in historical thinking abilities between the experimental group, which utilized the CL model, and the control group, which employed the discovery learning model. By analyzing the average scores obtained in the posttest, the experimental group achieved an average score of 38.42, while the control group using the discovery learning model obtained an average score of 30.95. A one-tailed t-test was conducted, resulting in the acceptance of the alternative hypothesis (Ha), as the calculated t-value for the experimental group (5.771) exceeded the critical t-value (1.997). In conclusion, there is a discernible discrepancy in the abilities of students between the experimental group utilizing the CL model and the control group employing the discovery learning model. Therefore, the utilization of the Circuit Learning model can enhance historical thinking skills among Grade XI students at State Senior High School 3 Tangerang City.Keywords: Learning Model, Circuit Learning, historical thinking skills
Penerapan Metode Role Playing Pada Peristiwa Bojongkokosan 1945 Terhadap Peningkatan Nilai – Nilai Patriotik Siswa Kelas XI IPS Di SMAN 1 Cidahu Kabupaten Sukabumi Hidayatullah, Rama Satria; Rustamana, Agus; Fauzan, Rikza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Role Playing pada Peristiwa Bojongkokosan 1945 terhadap Peningkatan Nilai-nilai Patriotik Siswa Kelas XI IPS di SMAN 1 Cidahu Kabupaten Sukabumi, Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tahapan wawancara, observasi dan angket/kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan teknik pretest-posttest control group design, pengambilan sampel yaitu dengan teknik random sampling dengan jumlah sampel 74 yang dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen masing-masing 37 siswa. Penerapan metode role playing, peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran dengan bermain peran yang mencerminkan tokoh-tokoh nasional dan daerah. Dengan adanya 4 pertemuan yang meliputi tahap perkenalan, tahap pretest, tahap perlakuan dengan penerapan metode pembelajaran dan tahap terakhir yaitu posttest. Dari hasil penelitian kelas eksperimen mampu mengikuti tahapan-tahapan kegiatan dengan sangat baik karena peserta didik sukses dalam menggunakan metode role playing dapat dilihat dari peserta didik dalam mengembangkan keterampilan sosial, keterampilan berkomunikasi, kesadaran sejarah dan motivasi belajar yang tinggi yang sesuai dengan nilai-nilai patriotik. Adanya pengaruh dari metode role playing terhadap peningkatan nilai-nilai patriotik peserta didik dalam pembelajaran sejarah indonesia. Hal ini dapat dilihat hasil uji-t pada kelas eksperimen memperoleh sig.(2-tailed) yaitu 0,000 dapat diartikan bahwa nilai uji-t signifikansi (sig (2-tailed) 0,000 < 0,05), maka diterima dan ditolak. Sedangkan pada kelas kontrol memperoleh sig.(2-tailed) yaitu 0,249 dapat diartikan bahwa nilai Uji-t signifikansi (sig (2-tailed) 0,249 > 0,05), maka ditolak dan diterima yang diartikan tidak ada perbedaan atau pengaruh pada kelas kontrol yang hanya menggunakan metode konvensional sehingga tidak ada peningkatkan nilai-nilai patriotik di kelas tersebut. Yang diartikan adanya perbedaan rata-rata hasil pretest-posttest kelas eksperimen memperoleh rata-rata 99,75 dan 120,97. Sedangkan, hasil pretest-posttest kelas kontrol memperoleh rata-rata 96,37 dan 99,16. Sehingga hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan dalam meningkatkan nilai-nilai patriotik siswa lebih baik menggunakan metode pembelajaran role playing.
From Integration to Marginalization: The Influence of Assimilation Policies on Benteng Chinese Society 1966-1997 Nuraeni, Nuraeni; Fauzan, Rikza; Nurhasanah, Ana
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.8423

Abstract

The aims of this research are: To analyze the influence of New Order policies on the Chinese Benteng community in Tangerang City in 1966-1997. The research method used is the historical method which consists of heuristics, criticism, interpretation and historiography. The results of the study revealed that as a result of this policy, the Chinese Benteng community in Tangerang City, who were peranakan Chinese in Indonesia, were also affected. In the political field they are not allowed to be elected, they have difficulty obtaining an identity due to the difficulty in obtaining an SBKRI, in the social field they change their Chinese name to an Indonesian name, in the economic field the Chinese Benteng community has difficulty getting a job, in the cultural sector there are traditions that are generally performed in public being banned and carried out secretly in the Temple, and in the religious field some of the Benteng Chinese people who adhere to the Confucian religion are not recognized as religious.
The Influence of Use of the Problem Based Learning Model on Students' Critical Thinking Ability in History Subjects Millah, Daiyatul; Ribawati, Eko; Fauzan, Rikza
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.8499

Abstract

This research aims to determine the effect of the problem based learning model on students' critical thinking abilities in the History subject class XI IIS at SMA Negeri 7 Tangerang Regency. The research method used in this research is quasi-experimental. The research sample consisted of 33 students each in the control and experimental classes. Sampling was carried out using nonprobability sampling techniques. The main instrument used is an essay test with 7 questions which are then analyzed using the t test. Hypothesis testing using the help of microsoft excell with a two-party t-test using the polled variance formula obtained a value of tamount= 2.672 > ttable= 1.997 with α= 0.05 so thatrejected and accepted. This shows that there is an influence of the problem based learning model on students' critical thinking abilities. problem based learning Model can be used as a reference in the History learning process to improve critical thinking skills in basic competencies 3.6 Analyze the influence of World War I and World War II on global political life (LBB and UN).