p-Index From 2021 - 2026
7.178
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Justicia Islamica : Jurnal Kajian Hukum dan Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah International Journal of Law Reconstruction Ahkam: Jurnal Hukum Islam INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Halu Oleo Law Review Mesin Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Jurnal Jatiswara Justisia Ekonomika El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam Sakina: Journal of Family Studies Al-Syakhsiyyah : Journal of Law and Family Studies Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Istinbath : Jurnal Hukum MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Prophetic Law Review Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika Invest Journal of Sharia & Economic Law NEGREI: Academic Journal of Law and Governance Jurnal Hukum Ekonomi Islam (JHEI) Journal of Engineering, Electrical and Informatics (JEEI) INFORMATIKA Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Kartika: Jurnal Studi Keislaman MAHAKIM: Journal of Islamic Family Law Jurnal Antologi Hukum Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Journal of Technology Informatics and Engineering Constitution Journal El Dusturie: Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Jurnal Ilmiah Sistem Informasi JIMEB: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain Ignite: Journal Islamic Global Network for Information Technology and Entrepreneurship Lex Scientia Law Review Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Indonesian Journal of Sharia and Socio-Legal Studies Journal of Engineering, Electrical and Informatics
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Legal Protection for the Partnership Agreement Parties

Refusal of Polygamy Permit in Religious Court Decision: Criticism of Gender Justice Against Judge’s Legal Reasoning Santoso, Lukman; Amaliyah, Arij; Huda, Miftahul
Al-Risalah Vol 23 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v23i2.1472

Abstract

This study aims to determine and analyse the judges' considerations using gender justice in the Decision of the Madiun District Religious Court Number 1512/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mn. Normatively, the permissibility of polygamy rests on the wife's consent and the husband's ability to be fair. In this case, the problem started with applying for a polygamy permit after the Applicant married his second wife. Argumentation: The Applicant, who was married before applying polygamy, was considered unlawful. This is doctrinal legal research with a case, conceptual, and statutory approach. Data sources for this research are court decisions, laws and regulations, books, journals, and research results. This research provides a conceptual basis for judges in making decisions on applications for polygamy licenses based on gender equity so that justice in society is created objectively.
Implementasi Metode Rechtvinding Hakim Terhadap Pencabutan Surat Penolakan Pekawinan Dalam Masa ‘Iddah Arifin, Muhammad Fauzi; Santoso, Lukman
Al-Risalah Vol 18 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.02 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v18i1.168

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi Penetapan Pengadilan Agama Tulungagung Nomor: 287/Pdt.P/2017/PA.TA, tentang pencabutan surat penolakan perkawinan dalam masa ‘iddah. Perkawinan dalam masa ‘iddah secara hukum positif tidak dapat dilaksanakan sebelum masa ‘iddah-nya habis, akan tetapi majelis hakim berpendapat lain yang berseberangan dengan KUA Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, pihak KUA menyatakan bahwa calon mempelai wanita masih dalam masa ‘iddah hamil. Berdasarkan analisis,dalam putusannya majelis hakim menggunakan dasar hukum terhadap perkara tersebut, yakni Pasal 153 Ayat 2 Huruf b KHI, QS. At-Thalaq ayat 4, serta Pasal 53 KHI, yang diketahui berdasarkan metode penemuan hukum (rechtvinding), diantaranya: Pertama, Metode Interpretasi Sistematis digunakan untuk mengetahui masa ‘iddah W (pemohon) bukan ‘iddah hamil akan tetapi ‘iddah qurû’; Kedua, Metode A Contrario (Argumen a Contrario) terhadap Pasal 153 Ayat (2) Huruf c KHI, untuk mengetahui siapa pria yang menghamili W (pemohon), sekaligus sebagai dasar untuk mencabut surat penolakan perkawinan dari KUA; dan Ketiga, Silogisme terhadap Pasal 53 KHI, untuk mengetahui diantara W (pemohon) dengan S (calon suami) tidak ada halangan untuk melangsungkan perkawinan.Selain itu, perlu upaya preventif dan mengadvokasi masyarakat secara dini mengenai pelaksanaan perkawinan pasca perceraian terutama bagi pihak wanita yang masih dalam masa ‘iddah.
Implementasi Metode Rechtvinding Hakim Terhadap Pencabutan Surat Penolakan Pekawinan Dalam Masa ‘Iddah Arifin, Muhammad Fauzi; Santoso, Lukman
Al-Risalah Vol 18 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v18i1.168

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi Penetapan Pengadilan Agama Tulungagung Nomor: 287/Pdt.P/2017/PA.TA, tentang pencabutan surat penolakan perkawinan dalam masa ‘iddah. Perkawinan dalam masa ‘iddah secara hukum positif tidak dapat dilaksanakan sebelum masa ‘iddah-nya habis, akan tetapi majelis hakim berpendapat lain yang berseberangan dengan KUA Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, pihak KUA menyatakan bahwa calon mempelai wanita masih dalam masa ‘iddah hamil. Berdasarkan analisis,dalam putusannya majelis hakim menggunakan dasar hukum terhadap perkara tersebut, yakni Pasal 153 Ayat 2 Huruf b KHI, QS. At-Thalaq ayat 4, serta Pasal 53 KHI, yang diketahui berdasarkan metode penemuan hukum (rechtvinding), diantaranya: Pertama, Metode Interpretasi Sistematis digunakan untuk mengetahui masa ‘iddah W (pemohon) bukan ‘iddah hamil akan tetapi ‘iddah qurû’; Kedua, Metode A Contrario (Argumen a Contrario) terhadap Pasal 153 Ayat (2) Huruf c KHI, untuk mengetahui siapa pria yang menghamili W (pemohon), sekaligus sebagai dasar untuk mencabut surat penolakan perkawinan dari KUA; dan Ketiga, Silogisme terhadap Pasal 53 KHI, untuk mengetahui diantara W (pemohon) dengan S (calon suami) tidak ada halangan untuk melangsungkan perkawinan.Selain itu, perlu upaya preventif dan mengadvokasi masyarakat secara dini mengenai pelaksanaan perkawinan pasca perceraian terutama bagi pihak wanita yang masih dalam masa ‘iddah.
Refusal of Polygamy Permit in Religious Court Decision: Criticism of Gender Justice Against Judge’s Legal Reasoning Santoso, Lukman; Amaliyah, Arij; Huda, Miftahul
Al-Risalah Vol 23 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v23i2.1472

Abstract

This study aims to determine and analyse the judges' considerations using gender justice in the Decision of the Madiun District Religious Court Number 1512/Pdt.G/2022/PA.Kab.Mn. Normatively, the permissibility of polygamy rests on the wife's consent and the husband's ability to be fair. In this case, the problem started with applying for a polygamy permit after the Applicant married his second wife. Argumentation: The Applicant, who was married before applying polygamy, was considered unlawful. This is doctrinal legal research with a case, conceptual, and statutory approach. Data sources for this research are court decisions, laws and regulations, books, journals, and research results. This research provides a conceptual basis for judges in making decisions on applications for polygamy licenses based on gender equity so that justice in society is created objectively.
Co-Authors Abdul Munim Abdul Rachman Achmad Baihaqi Ade Iriani Agus Priyadi Agus Purnomo Agustinus Budi Santoso Ahmad Ashifudin Aqham Ahsan, Fuad Ahsan, Ikhwan Fuad Ainiah, Zumrotul Ainiah, Zumrotul Aisyah Aisyah Al Haqiqi, Muhamad Jihad Amaliyah, Arij Aminuddin, Lutfi Hadi Arifin, Muh Fauzi Arifin, Muhammad Fauzi Arliana Agustin Faridhatul Shima Ati Suryana, Dinda Auliahaq, Dafa Agta Auliasari, Auliasari Berlina Cahya Putri, Otavia Bustanul Ariin Bustanul Arifin Damayanti, Elok Danny Manongga Dardiri, Masyhudan Darmini Darmini Dawam Abror Fathoni, Muhammad Anwar Fathuri, Hani Zain Haris, Rahmat Hasan, Ikhwan Fuad Hidayati, Niswatul Ikhwan Fuad Ahsan Indra Djodikusumo Izati, Hanim Kurnia Juni Amanullah Kanifah, Anisa Nur Kotimah, Erwin Kusnul Kuncoro, Wreda Agung Kurniawan, Yusuf Fendi Kusnul Ciptanila Yuni K Laili, Rika Nur Lestari, Devi Indah LIA NOVIANA Ma'mun, Sukron Marcus Gunadi Wibawa Maya Utami Dewi, Maya Utami mega puspita Miatun, Sumbu Latim Miftahul Huda Miftaqurrohman, Miftaqurrohman Moh Muthohir Muhamad Syarifudin Muhammad Fauzi Arifin Mun'im, Abdul Musfiroh, Anita Musyayyadah, Ulvi Rohmatul Nunung Susfita Nur Efendi, Mohamad Nurwijayanti, Maya Paulina Kinanti Eka Praningtyas Pratama, Muhammad Gasa Priyadi , Agus Priyadi Priyadi Priyadi Priyadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rejeki , Rara Sri Artati Reni Veliyanti Risma Nurhapsari Rizani, Rahmadini Mutiara Rofi'ah, Khusniati Rohmah Maulidia Roi’fah, Nisfathur Sa'adah, Fiki Nur Sagita, Insharie Amarylis Salim, Annisa Jannatus Sari, Yeny Nurita Sary, Desy Puspita Saujan, Iqbal Soleh Hasan Wahid, Soleh Hasan Sukamto, Ika Sumiyarsi Suryani Suryani Titi Christiana Tobing, Wesly Tumbur ML Tri Cahyani, Yutisa Tri Wahyu Surya Lestari Tri Wahyu Surya Lestari, Tri Wahyu Surya Wesly Tumbur ML Tobing Wibi Ardi Alvianto Yudi Ahmad Faisal Yuliantika, Nias Yutisa Tri Cahyani