p-Index From 2021 - 2026
7.037
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Justicia Islamica : Jurnal Kajian Hukum dan Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah International Journal of Law Reconstruction Ahkam: Jurnal Hukum Islam INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Halu Oleo Law Review Mesin Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Jurnal Jatiswara Justisia Ekonomika El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam Sakina: Journal of Family Studies Al-Syakhsiyyah : Journal of Law and Family Studies Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Istinbath : Jurnal Hukum MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Prophetic Law Review Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika Invest Journal of Sharia & Economic Law NEGREI: Academic Journal of Law and Governance Jurnal Hukum Ekonomi Islam (JHEI) Journal of Engineering, Electrical and Informatics (JEEI) INFORMATIKA Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Kartika: Jurnal Studi Keislaman MAHAKIM: Journal of Islamic Family Law Jurnal Antologi Hukum Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Journal of Technology Informatics and Engineering Constitution Journal El Dusturie: Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Jurnal Ilmiah Sistem Informasi JIMEB: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain Ignite: Journal Islamic Global Network for Information Technology and Entrepreneurship Lex Scientia Law Review Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Indonesian Journal of Sharia and Socio-Legal Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Constitution Journal

Syarat dan Masa Jabatan Pimpinan KPK Perspektif Islamic Constitusionalism (Analisis Putusan MK No.112/PUU-XX/2022) Kurniawan, Yusuf Fendi; Santoso, Lukman
Constitution Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Constitution Journal December 2024
Publisher : UIN Kiai Haji Ahmad Sidiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/constitution.v3i2.102

Abstract

Based on Article 24C of the 1945 Constitution, the Constitutional Court has the authority to conduct judicial review of laws against the 1945 Constitution, known as judicial review. The Constitutional Court's decision usually rejects several applications that change the norms of the Law on the grounds of open legal policy which is the authority of the lawmakers. This research aims to explore the legal reasoning of judges in interpreting the 1945 Constitution in Constitutional Court Decision Number 112/PUU-XX/2022 which amended Article 29e of Law 19/2019 and Article 34 of Law 30/2002, as well as the implications of the decision for the existence of the Corruption Eradication Commission (KPK) from the perspective of Islamic constitutionalism. This research uses statutory and conceptual approaches. This study found that the testing of Article 29e of Law 19/2019 and Article 34 of Law 30/2002 is more inclined to non-originalism, judicial activism, and prudential interpretations that involve political calculations and inconsistencies. The implications of Constitutional Court Decision No. 112/PUU-XX/2022 on the existence of the KPK from the perspective of Islamic Constitutionalism lead to an unfair KPK leadership appointment process, so that the effectiveness of the KPK in eradicating corruption can be disrupted, threatening public justice and potentially creating injustice. This study contributes to strengthening the implementation of the separation of powers and the implementation of the principle of checks and balances in Indonesia. Abstrak Berdasarkan Pasal 24C UUD 1945, Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan untuk melakukan uji materiil terhadap Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945, yang dikenal sebagai judicial review. Putusan Mahkamah Konstitusi lazimnya menolak beberapa permohonan yang mengubah norma UU dengan alasan open legal policy yang merupakan kewenangan pembuat Undang-Undang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nalar hukum hakim dalam menafsirkan UUD 1945 dalam putusan MK Nomor 112/PUU-XX/2022 yang mengubah pasal 29e UU 19/2019 dan pasal 34 UU 30/2002, serta implikasi putusan tersebut terhadap keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari perspektif Islamic constitutionalism. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pengujian pasal 29e UU19/2019 dan pasal 34 UU 30/2002 lebih condong pada non-originalism, judicial activism, dan penafsiran prudensial yang melibatkan kalkulasi politik dan inkonsisten. Implikasi putusan MK Nomor 112/PUU-XX/2022 terhadap eksistensi KPK dari perspektif Islamic Constitutionalism mengarah pada proses penunjukan pimpinan KPK yang tidak adil, sehingga efektivitas KPK dalam memberantas korupsi dapat terganggu, mengancam keadilan masyarakat dan berpotensi menciptakan kezaliman. Kajian ini berkontribusi untuk penguatan pelaksanaan pemisahan kekuasaan dan pelaksanaan prinsip check and balances di Indonesia.
Co-Authors Abdul Munim Abdul Rachman Achmad Baihaqi Ade Iriani Agus Priyadi Agus Purnomo Agustinus Budi Santoso Ahmad Ashifudin Aqham Ahsan, Fuad Ahsan, Ikhwan Fuad Ainiah, Zumrotul Ainiah, Zumrotul Aisyah Aisyah Al Haqiqi, Muhamad Jihad Amaliyah, Arij Aminuddin, Lutfi Hadi Arifin, Muh Fauzi Arifin, Muhammad Fauzi Arliana Agustin Faridhatul Shima Ati Suryana, Dinda Auliahaq, Dafa Agta Auliasari, Auliasari Berlina Cahya Putri, Otavia Bustanul Ariin Bustanul Arifin Damayanti, Elok Danny Manongga Dardiri, Masyhudan Darmini Darmini Dawam Abror Fathoni, Muhammad Anwar Fathuri, Hani Zain Haris, Rahmat Hasan, Ikhwan Fuad Hidayati, Niswatul Ikhwan Fuad Ahsan Imamuddin, Imamuddin Indra Djodikusumo Izati, Hanim Kurnia Juni Amanullah Kanifah, Anisa Nur Kotimah, Erwin Kusnul Kuncoro, Wreda Agung Kurniawan, Yusuf Fendi Kusnul Ciptanila Yuni K Laili, Rika Nur Lestari, Devi Indah LIA NOVIANA Ma'mun, Sukron Marcus Gunadi Wibawa Maya Utami Dewi, Maya Utami mega puspita Miatun, Sumbu Latim Miftahul Huda Miftaqurrohman, Miftaqurrohman Moh Muthohir Muhamad Syarifudin Muhammad Fauzi Arifin Mun'im, Abdul Musfiroh, Anita Musyayyadah, Ulvi Rohmatul Nunung Susfita Nur Efendi, Mohamad Nurwijayanti, Maya Paulina Kinanti Eka Praningtyas Pratama, Muhammad Gasa Priyadi , Agus Priyadi Priyadi Priyadi Priyadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rejeki , Rara Sri Artati Reni Veliyanti Risma Nurhapsari Rizani, Rahmadini Mutiara Rofi'ah, Khusniati Rohmah Maulidia Roi’fah, Nisfathur Sa'adah, Fiki Nur Sagita, Insharie Amarylis Salim, Annisa Jannatus Sari, Yeny Nurita Sary, Desy Puspita Saujan, Iqbal Soleh Hasan Wahid, Soleh Hasan Suryani Suryani Titi Christiana Tobing, Wesly Tumbur ML Tri Cahyani, Yutisa Tri Wahyu Surya Lestari Tri Wahyu Surya Lestari, Tri Wahyu Surya Wesly Tumbur ML Tobing Wibi Ardi Alvianto Yudi Ahmad Faisal Yuliantika, Nias Yutisa Tri Cahyani