Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPELEMENTASI METODE PEMBIASAAN MENGAJI DALAM MENINGKATKAN KELANCARAN AL-QURAN PADA PESERTA DIDIK DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALANGKA RAYA M, Ridho Ansyari; Zulkarnain, Ali Iskandar; Faridah, Faridah
Community Impact and Society Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Researchers Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kelancaran peserta didik dalam membaca Al-Quran melalui pembiasaan peserta didik mengaji rutin, yang dilaksanakan pada satu minggu sekali di kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Hal ini karna sebagian peserta didik memiliki latar belakang yang berbeda seperti kurangnya belajar mengaji pada saat sekolah dasar maupun menengah pertama, sehingga mereka belum terbiasa melafalkan huruf hijaiyah dengan sesuai makhrajnya dan sebagian siswa pernah menamatkan bacaan Al-Qur’an bahkan hingga 30 juz, namun karena kurangnya membaca Al-Quran, mereka menjadi kurang percaya diri dan sering tidak memperhatikan panjang pendek bacaan dan hukum tadwid ketika mengaji. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis dengan jenis field research, yang dilakukan langsung ke lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat bahwa dengan melalui kegiatan mengaji rutin dengan metode pembiasaan peserta didik merasakan peningkatan secara signifikan seperi aspek pelafalan huruf hijaiyah sesuai makhraj, ketepatan panjang-pendek bacaan, serta pemahaman terhadap hukum tajwid. Dengan begitu metode pembiasaan dapat dijadikan sebagai salah satu cara efektif untuk meningkatkan kelancaran dalam membaca Al-Qur’an.
EFEKTIVITAS KEGIATAN MEMBACA SURAH PENDEK TERHADAP PENINGKATAN KEFASIHAN BACAAN AL-QUR’AN SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 PALANGKA RAYA Apriliyanti, Yeni; Zulkarnain, Ali Iskandar; Faridah, Faridah
Community Impact and Society Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Researchers Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan membaca surah-surah pendek sebelum pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu bentuk pembinaan religius yang diterapkan di kelas X1 SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pembiasaan tersebut serta dampaknya terhadap peningkatan kefasihan bacaan Al-Qur’an siswa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan guru PAI dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembiasaan membaca surah pendek secara rutin mampu meningkatkan ketepatan makhrajul huruf, kelancaran membaca, serta penerapan hukum tajwid siswa. Guru PAI menilai adanya perubahan signifikan pada kemampuan membaca siswa melalui evaluasi langsung setiap pertemuan, terutama dalam memperbaiki pelafalan huruf sulit, keseimbangan tempo, serta ketepatan waqaf dan ibtida’. Data wawancara menguatkan bahwa siswa merasa lebih percaya diri dan terbantu dengan adanya koreksi langsung melalui metode talaqqi. Selain memberikan peningkatan pada aspek teknis bacaan, kegiatan ini juga membentuk kebiasaan religius, kedisiplinan, dan suasana pembelajaran yang lebih kondusif. Dengan demikian, pembiasaan membaca surah-surah pendek terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an sekaligus menanamkan karakter religius di lingkungan sekolah.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI SHALAT DHUHA DI SMA 1 MUHAMMADIYAH KOTA PALANGKA RAYA Aulia, Dewi; Zulkarnain, Ali Iskandar; Yuniasih, Adha
Community Impact and Society Empowerment Journal Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Researchers Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pendampingan pendidikan karakter melalui pembiasaan shalat dhuha di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap hari Selasa pagi di lingkungan sekolah, dengan fokus membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran religius siswa melalui praktik shalat berjamaah yang tertib dan khusyuk. Evaluasi dilakukan dengan mengecek kehadiran siswa, memanggil yang tidak mengikuti shalat dhuha untuk memberikan alasan, serta melakukan pembinaan lanjutan. Melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter positif siswa serta meningkatkan motivasi belajar dan sikap sosial mereka. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha mampu meningkatkan kedisiplinan, spiritualitas, dan moral siswa, sekaligus membantu mereka mengelola waktu secara efektif. Siswa dengan status "Hadir" memiliki persentase yang sangat tinggi, yaitu 90,86% untuk perempuan dan 93,33% untuk laki-laki. Ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa hadir mengikuti sholat dhuha. Kendala utama yang dihadapi adalah tantangan dalam menjaga konsistensi dan kedisiplinan siswa, serta mengatasi kebiasaan lama yang menghambat proses pengembangan karakter yang berkelanjutan. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa shalat dhuha dapat menjadi media yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius, disiplin, dan sosial, sekaligus menjadi solusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter unggul sesuai nilai-nilai agama dan pendidikan nasional.
Penerapan Media Crossword Lab Sebagai Inovasi Dalam Pembelajaran Al-Qur'an Hadist Di Ma Miftahul Jannah Kelas XII Putri, Yuriska Amelia; Zulkarnain, Ali Iskandar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i1.1872

Abstract

This study aims to describe the application of Crossword Lab media as an innovation in learning the Qur'an Hadith in class XII MA Miftahul Jannah. The approach used is the Service Learning (SL) approach, which includes the stages of investigation, planning, implementation, and reflection, which are oriented towards increasing student interest, involvement, and creativity in an interactive and enjoyable way. Crossword Lab media is designed to help students understand the material actively through analytical and collaborative activities, so as to overcome obstacles such as boredom and lack of learning motivation. The results of the study show that the use of this media is able to increase student participation in the learning process, strengthen mastery of concepts, and motivate students to learn more meaningfully and enjoyably. In addition, the application of this method also helps in creating an innovative and interactive learning atmosphere, although it requires support from facilities and increased teacher competence to be optimal. In general, the application of Crossword Lab media has proven effective in improving learning outcomes and applicable and meaningful learning experiences in order to achieve student competencies as a whole
The Effect of Role-Playing Learning Model on Student Learning Outcomes in Pancasila Subject in Grade V MIS NU Palangka Raya Ferkhorya, Asita Nova; Zulkarnain, Ali Iskandar; Sulistyowati, Sulistyowati
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i2.27197

Abstract

This study aims to describe the implementation and measure the effect of the role-playing learning model on the learning outcomes of applying Pancasila values in the family environment for fifth-grade students at MIS NU Palangka Raya. The study uses a quantitative approach with a one-group pretest-posttest quasi-experimental design. Data were obtained through observation, tests, and documentation, and then analyzed using the T-test. The research results show that role-playing learning was carried out according to the syntax, starting from aperception, group division, scenario provision, acting, discussion, to reflection. Students appeared active, cooperative, and showed an increase in courage and self-confidence. The paired sample t-test showed Sig. (2-tailed) = 0.000 0.05, which means the role-playing model has a positive and significant effect on student learning outcomes. Thus, the role-playing model is effective for use in Pancasila Education learning because it can improve learning outcomes as well as develop students' cognitive, affective, and psychomotor aspects.