Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Significance of Al-Ghazali's Thought in Contemporary Islamic Education in Indonesia Nuryulia, Siti; Futuwatuddin, Muhammad Ibrohim; Gunawan, Agus; Gufron, Iffan Ahmad
Al Hikmah: Journal of Education Vol 5, No 2 (2024): Al Hikmah: Journal of Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/ahje.v5i2.327

Abstract

In Indonesia, the Islamic education system frequently encounters a gap between the requests of the modern curriculum and conventional values. Through Al-Ghazali's considerations of balance and Sufism, a more all encompassing approach to instruction can be realized, coming about in understudies who are not as it were savvy people cleverly, but moreover have respectable character. This article points to analyze the significance of Al-Ghazali's contemplations within the current setting of Islamic instruction in Indonesia, as well as how his standards can be coordinates to confront challenges and strengthen students' character within the modern era. With a expressive approach and writing investigation, this paper shows that Al-Ghazali's contemplations stay important and noteworthy within the arrangement of today's Islamic instruction framework. This research uses a literature review or library research to examine various journal reference sources. The research results appear that there are numerous considerations from Al Ghazali to be connected in today's instruction, such as the part of instructors, educational programs administration or choosing learning strategies.
Pemikiran Ibnu Rusyd tentang Pendidikan dan Relevansinya pada Masa Kini Lailatus Sarifah; Azka Al-Ghifari Akmal; Agus Gunawan; Iffan Ahmad Gufron
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7840

Abstract

Islamic education is based on the Qur'an, Sunnah, the words, deeds and attitudes of the companions, philosophers, and ijtihad. Philosophers or philosophers are people who actively think critically and are involved in answering big questions that are difficult to solve. This paper examines the thoughts of Ibn Rushd, an Islamic philosopher. Ibn Rushd, Ibn Rushd was a 12th-century Islamic polymath known primarily for his contributions to philosophy, theology, medicine, astronomy, physics, psychology, mathematics, Islamic jurisprudence and law, and linguistics. His work has been used for educational purposes for centuries in both Islamic and Christian cultures. This study aims to determine the biographical background, life, and thoughts of Ibn Rushd on education, then to find the relevance of Ibn Rushd's educational thoughts to Islamic education in the modern era. The method used in compiling this paper is the library research method. Researchers collect data sources through text literature, both books, journals, and articles that are relevant to this discussion. The results of the study show that Ibn Rushd as a philosopher, expert in jurisprudence, medicine and also a legal expert. Ibn Rushd has ideas and thoughts related to education, that education is practical which must be assisted by a theoretically appropriate model so that practical implementation is always in accordance with its theoretical implementation which aims to provide correct knowledge so that it can be implemented into correct actions. Ibn Rushd's thoughts on education that are organized in objectives, curriculum, learning methods and teachers or educators are factors of the determinant elements in education. Therefore, Ibn Rushd's thoughts can be used as an important reference in the advancement of the world of education.
Pendidikan Holistik Berbasis Keagamaan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bina Ummah Iffan Ahmad Gufron; Nani Rosini; Taufiqurrahman Taufiqurrahman
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.25

Abstract

Schools always innovate in carrying out programs that are carried out through daily religious activities at school so that students do not feel bored and bored in the learning process or activities in the school. These religious activities are packaged in Islamic Religious Education (PAI) lessons. however it is still ignored by students. The purpose of this paper is to describe the strategy of delivering religion in Islamic Education subjects, developing the potential of students, and the importance of holistic education. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected by in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis used interactive analysis through data reduction, data display, verification and conclusion stages. Furthermore, the results of the research show that holistic religious-based education in Islamic Education which is applied at SMP IT BINA UMMAH SUMBER includes 1) Implementation of religious-based holistic education in Islamic Education lessons; and 2) to determine the factors inhibiting and encouraging religious-based holistic education in Islamic Education lessons. It can be concluded that holistic religion-based education is education that develops all the potential that exists in students. The results of this study are expected to develop all the potential to be realized as character building in students. Abstrak Sekolah selalu berinovasi dalam melakukan program-program yang dijalankan melaui kegiatan keagamaan pada keseharian di sekolah sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan jenuh dalam proses belajar maupun kegiatan yang ada di sekolah kegiatan keagamaan tersebut dikemas pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) akan tetapi masih diabaikan pada peserta didik. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan strategi penyampaian keagamaan pada mata pelajaran PAI, pengembangan potensi peserta didik, dan Urgensi pendidikan holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif melalui tahap reduksi data, display data, verifikasi dan kesimpulan. Selanjutnya, hasil dari penelitian menujukkan bahwa pendidikan holistik berbasis keagamaan pada pelajaran PAI yang diterapkan di SMP IT BINA UMMAH SUMBER meliputi 1) Implementasi pendidikan holistik berbasis keagamaan pada pelajaran PAI; dan 2) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendorong pendidikan holistik berbasis keagamaan pada pelajaran PAI. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan holistik berbasis keagamaan adalah pendidikan yang mengembangkan seluruh potensi yang ada pada peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dalam mengembangkan seluruh potensi diwujudkan sebagai pembentukan karakter pada peserta didik.
Penguatan Literasi Keuangan Keluarga Berbasis Syariah Bagi Perempuan Penggerak Madrasah Anggaran Desa (MAWAR DESA) Gufron, Iffan Ahmad; Febriani, Ina Salmah; Pitrotussaadah, Pitrotussaadah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17141

Abstract

Pendahuluan: Sebagai perempuan yang aktif di desa, ibu-ibu Mawar Desa memiliki tanggung jawab ganda, baik dalam mengelola rumah tangga maupun mengelola anggaran desa untuk madrasah. Namun, keterbatasan akses mereka terhadap informasi dan edukasi mengenai keuangan Syariah membuat mereka rentan terhadap berbagai permasalahan keuangan. Studi ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberdayakan perempuan penggerak MAWAR DESA untuk mengelola keuangan keluarga secara efektif dan efisien berdasarkan prinsip Syariah. Metode: Asset Based Community Development (ABCD). Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengelolaan anggaran di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kesimpulan: Program ini berkontribusi positif kepada MAWAR DESA terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengelolaan anggaran di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kontemplasi Islam Kejawen: Fundamentalisme Ideologi Hingga Sinergitas Perwujudan Nilai-Nilai Kasunyatan Muchdor, Ahmad; Ahmad Gufron, Iffan; Aspandi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1136

Abstract

Penelitian ini mengkaji Islam Kejawen dalam konteks fundamentalisme ideologi serta perannya dalam mempertahankan nilai-nilai kasunyatan sebagai bentuk spiritualitas khas masyarakat Jawa. Islam Kejawen lahir dari perjumpaan antara ajaran Islam dan tradisi spiritual Jawa, membentuk praktik keberagamaan yang lebih kontekstual, reflektif, dan selaras dengan nilai-nilai lokal. Namun, keberadaannya kerap dipertanyakan oleh kelompok yang mengusung pemurnian Islam, yang menolak unsur-unsur budaya sebagai bagian dari ajaran agama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai literatur—baik buku, jurnal akademik, dan artikel ilmiah —untuk memahami bagaimana Islam Kejawen beradaptasi dalam dinamika sosial dan keagamaan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Islam Kejawen bukan sekadar warisan sinkretisme, melainkan juga wujud fleksibilitas Islam dalam merespons budaya setempat. Di tengah arus purifikasi agama, ajaran ini tetap bertahan karena menekankan keselarasan antara aspek lahiriah dan batiniah, menjadikannya lebih dari sekadar praktik keagamaan, tetapi juga refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan dan realitas kehidupan.
Filsafat Moral dalam Perspektif Ibn Hazm al-Andalusi: Suatu Panduan Menjadi Pembelajar yang Baik Sugara, Robi; Sa’ad , Suadi; Gufron, Iffan Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1149

Abstract

Penelitian ini, penulis menjelaskan tentang bagaimana menjadi pembelajar yang baik dengan mempredikasikan kepada filsafat moral ala Ibn Hazm al-Andalusi. Pandangan Ibn Hazm menjadi alternatif solutif dalam kaitannya dengan kebudian pelajar saat ini. Uraian Ibn Hazm yang sangat ringan semoga mampu dipahami oleh para pembelajar supaya menemukan kediriannya hingga berimplikasi kepada praktik baik dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filsafat moral Ibn Hazm al-Andalusi sebagai upaya menciptakan panduan moral yang relevan sebagai solusi dalam menjawab perilaku imoral pelajar saat ini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini peneliti gunakan dalam menjelaskan konsep kebajikan utama ala Ibn Hazm al-Andalusi yang menjadi fokus Analisa penulis dan penelitian ini. Ibn Hazm al-Andalusi berpandangan bahwa akar dari kebajikan adalah kejujuran, kecerdasan, keberanian dan kedermawanan. Secara filosofis, empat akar ini akan menjadi nyawa dalam mewujudkan pembelajar-pembelajar yang baik
Kritik Ibn Khaldun terhadap Budaya dan Kekuasaan: Analisis Konsep Ashabiyyah' dalam Muqaddimah Matin; Masykur; Ahmad Gufron , Iffan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1179

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep ashabiyyah dalam pemikiran Ibn Khaldun sebagaimana tertuang dalam karya monumentalnya, Muqaddimah, dengan fokus pada hubungan antara solidaritas sosial, budaya, dan kekuasaan. Dalam kerangka filsafat politik Islam klasik, ashabiyyah dipahami sebagai kekuatan kolektif yang menjadi fondasi pembentukan dan keberlangsungan kekuasaan politik serta stabilitas budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan studi kasus lokal di Provinsi Banten, dengan menyoroti keluarga besar H. Chasan Shohib sebagai representasi aktualisasi ashabiyyah dalam konteks kekuasaan kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa ashabiyyah yang bersifat inklusif dan etis dapat menjadi sumber kekuatan sosial-politik yang stabil dan berkeadilan, sementara ashabiyyah yang eksklusif dan tidak adaptif cenderung mendorong disintegrasi dan kemunduran kekuasaan. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran Ibn Khaldun dalam membaca dinamika kekuasaan modern, serta pentingnya revitalisasi nilai solidaritas sosial berbasis budaya dan moralitas untuk membangun kekuasaan yang berkelanjutan.
Perspektif H.O.S Tjokroaminoto Tentang Pendidikan, Islam, dan Nasionalisme Farijal, Farijal; Gufron, Iffan Ahmad; Masykur, Masykur
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v4i2.1265

Abstract

The journey of human life will not be separated from various things that require the use of reason to be able to determine the outcome of every problem faced. The paradigm of thinking is influenced by the concentration of education pursued, so the important role of education will be comparable to the output of processing reason on a problem that uses thinking as its basic tool. However, there is something more important than education, namely Religion, because religion is a foundation of life. Which cannot be accepted only by reason, but by faith. Tjokroaminoto as one of the revolutionary educational figures in Indonesia who is determined to carry out every movement on a religious basis, resulting in extraordinary student products such as Soekarno, Kartosuwiryo and Semau'n. This research will examine Islam as a revolutionary education from the perspective of H.O.S Tjokroaminoto.Keyword: Islam; Education; Tjokroaminoto.
Philosophical Values of Educational Globalization at Bina Insan Mulia Islamic Boarding School Gufron, Iffan Ahmad; Barnawi, Barnawi
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v7i2.346

Abstract

Globalization of education provides challenges and opportunities for traditional educational institutions, including Islamic boarding schools, to remain relevant amidst changing times. This study explores the philosophical values ​​of globalization of education applied at the Bina Insan Mulia Islamic Boarding School. This Islamic boarding school integrates Islamic values-based education with a modern approach to facing global demands. The research method uses a qualitative approach with in-depth interview techniques, observation, and document analysis. The research was conducted from August 2024 to October 2024, with the caretakers of the boarding school, educators, and students as informants. The data analysis technique used was thematic analysis, exploring patterns and relationships between various educational elements that reflect the values ​​of globalization. The study results indicate that the Bina Insan Mulia Islamic Boarding School has succeeded in internalizing universal values ​​such as tolerance, inclusiveness, and transmission through a Islamic Boarding School-based curriculum combined with a global education program. The philosophical values ​​include harmony between local traditions and modernity, the formation of globally oriented student characters, and a commitment to cultural diversity. This study confirms that Islamic boarding schools can be an adaptive and innovative educational model in the era of globalization without losing their cultural identity.
Systematic Literature Review: Pengaruh Spiritualitas Islam dalam Mengatasi Gejala Gamophobia Pada Generasi Muda Muslim Indonesia Filah, Nafilah; Aspandi; Iffan Ahmad Gufron; Suadi Sa’ad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1052

Abstract

Gamophobia adalah ketakutan berlebihan terhadap pernikahan yang dapat mengganggu kesehatan mental dan kemampuan beradaptasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh spiritualitas Islam dalam mengatasi gejala gamophobia pada generasi muda Muslim di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menggunakan data dari Scopus dan Google Scholar melalui Publish or Perish, serta divisualisasikan dengan VOSviewer. Sebanyak 10 artikel terpilih menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai Islam, praktik ibadah seperti dzikir, salat, dan membaca Al-Qur’an, serta penerapan konseling Islami dan Qur’ani efektif dalam membantu mengurangi gejala gamophobia. Hasil penelitian ini mendukung teori bahwa spiritualitas berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program konseling Islami untuk generasi muda. Penelitian ini merekomendasikan studi lanjutan terkait efektivitas konseling Islami dalam berbagai budaya serta pengembangan model intervensi yang lebih komprehensif.