Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perhatian sebagai Komoditas dalam Media Sosial Anggie Elma Acintya; Keysha Mutia Ranandityas; Gita Permatasari; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqoma; Deni Aries Kurniawan
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.789

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat berinteraksi sekaligus membentuk mekanisme baru dalam produksi nilai di era digital. Perhatian pengguna tidak lagi sekadar aktivitas personal, tetapi menjadi sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan oleh platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perhatian dikomodifikasi dalam media sosial serta dampaknya terhadap kehidupan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial mengelola keterlibatan pengguna melalui algoritma dan fitur yang mendorong interaksi berkelanjutan. Aktivitas seperti melihat dan menyukai konten berkontribusi pada nilai ekonomi melalui sistem iklan dan monetisasi. Selain itu, perhatian juga berfungsi sebagai kapital baru yang dapat menghasilkan keuntungan. Fenomena ini turut mempengaruhi pola interaksi, pembentukan identitas, dan cara masyarakat memaknai informasi di ruang digital.
Ritual Chat Formal: Ketika Kesantunan Mahasiswa Hanya Sebatas Template Digital Fadillah Nur Habibah M; Miftahul Janna; Sari Septia Ningsih; Vieronica Varbi Sununianti; Deni Aries Kurniawan; Istiqoma
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.796

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena etika komunikasi mahasiswa kepada dosen melalui media digital dalam perspektif Jean Baudrillard dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi akademik telah memasuki tahap simulakra, di mana penggunaan template pesan kaku menciptakan "topeng digital" yang tidak lagi merepresentasikan rasa hormat tulus, melainkan sekadar produksi citra untuk memenuhi ekspektasi formalitas. Kondisi hiperrealitas juga ditemukan melalui fakta bahwa mahasiswa lebih mencemaskan kesalahan teknis pada layar daripada kesalahan sikap dalam interaksi fisik, yang membuktikan bahwa representasi digital kini dianggap lebih nyata dalam menentukan status etis seseorang. Fenomena ini berujung pada matinya makna, di mana ungkapan santun direduksi menjadi sekadar "kode akses" administratif demi kelancaran urusan birokrasi akademik. Secara keseluruhan, melimpahnya simbol kesantunan di ruang digital justru menyembunyikan kekosongan makna dan mengakibatkan alienasi karakter mahasiswa akibat mekanisasi hubungan pedagogis yang kering akan nilai kemanusiaan.
Co-Authors Afifa Humaira Agustin, Nanda Riski Agustin, Nur Shafira Ahmad Yusuf Pratama Aisyah Regita Putri Ajizah, Tary Hadisti Aliyah Jasmine Rifa Riyanti Anang Dwi Santoso Andy Alfatih Anggie Elma Acintya Arie Sujito Arini aris juliasya Aulia Novita Aulia Novita Rizki Aura Tsabitah Dewi Sartika, Diana Diana Dewi Sartika, Diana Dewi Dira Okta Saraswati Dyah Hapsari Elita Aidillah Eva Lidya Fadillah Nur Habibah M Fatimah Azzahra Surga Fibiolaa, Khofifah Irya Gea Lestari Ghina Reftantia Ghina Reftantia Gita Permatasari Gunawansyah Gunawansyah hamdani sumantri Hapsari Ekonugraheni, Dyah Heru Nugroho Ica Purnama Istiqoma Istiqoma Istiqoma Istiqoma, Istiqoma Istiqomah Istiqomah Istiqomah Julius El Roy Marpaung Keysha Mutia Ranandityas Khafifah Mujahidah Kurniawan, Deni Aries Lentera Langit Lidya Shela Agustin M. Alif Awaluddin M. Budi Pratama M. Taufiqurrahman Akbar M.Rafli Dwi Mahesa Masyitoh, Maulida Maulana Maulana, Maulana Maulana, Ridho Adji Meisy Novianti Melysah Ramadona Mery Yanti Meza Herlianti Miftahul Janna Muhammad Danda Mulia Muhammad Faiz Naufal Nadilah Miskah Somahapsari Nadya Difriana Nandea Khodijah Nara Zatty Naura Putri Utaya Nayla Amaliah Nur Rahma Vadila Nurilla Elysa Putri Putra, Decka Pratama Putri Elya Jumiati Rahmawati, Zulfatri Randi, Randi Rangga Pratama Retna Mahriani Reva Zikri Fahlevi Rizki, Putri Meylina Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Sahala Immanuel D. P Sahara Sari Septia Ningsih Shalsa Badisyafitri Soraida, Safira Tresno Tresno Tri Melia Damaiyanti Vika Rahmawati Vini Anggun Pratiwi Vivien Creasna Alamanda Yogi Alja'is Fadillah Yunindyawati Yunindyawati Yunita Maharani Yurismasari, Heidi Zulfikri Suleman Zulfikri Suleman