Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN PELAT BETON BERTULANG HYBRID RAMAH LINGKUNGAN PADA INFRASTRUKTUR PINTU AIR TAMBAK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETANI Fajri, Haikal; Hamdani, Hamdani; Fitria, Liza; Komariyah, Siti; Basrin, Defry; Irwansyah, Irwansyah; Riswandy, Muhammad; Fauzia, Arisna; Zulfadhli, Zulfadhli; 'adah, Lailissa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.%p

Abstract

Ketahanan pangan di wilayah pesisir sangat dipengaruhi oleh dinamika demografi dan alih fungsi lahan. Pertumbuhan populasi manusia yang pesat, ditambah dengan berkurangnya tambak budidaya akibat alih fungsi menjadi kawasan pemukiman dan industri, menghadirkan tantangan besar. Keberhasilan produksi udang—suatu kegiatan yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat nelayan dan pengentasan kemiskinan—sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang andal, hemat biaya, dan berkelanjutan secara lingkungan. Diskusi antara tim pengabdian masyarakat dan mitra pemangku kepentingan menunjukkan bahwa kebocoran sering terjadi pada pintu air kayu yang umum digunakan di wilayah tersebut. Masalah ini terutama disebabkan oleh salinitas air yang tinggi, variabilitas iklim, dan dampak banjir pasang surut (ROB) serta banjir dataran tinggi, yang secara kolektif menyebabkan degradasi infrastruktur. Lebih lanjut, keterbatasan akses transportasi masih menjadi kendala yang berkelanjutan, yang menghambat distribusi benih udang, pakan, dan hasil panen karena tidak adanya infrastruktur transportasi yang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan Program Pengabdian Masyarakat (PKM), yang menekankan penerapan pelat beton bertulang hibrida ramah lingkungan dengan bahan baku limbah cangkang sawit. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan terhadap tantangan yang dihadapi oleh komunitas mitra. Proses fabrikasi akan didokumentasikan secara sistematis dalam sebuah modul teknis yang terdiri dari spesifikasi detail dan gambar teknik, yang akan berfungsi sebagai materi pembelajaran untuk kegiatan Pelatihan untuk Pelatih (ToT). Diharapkan lembaga mitra selanjutnya akan menyebarluaskan pengetahuan ini secara berkelanjutan kepada masyarakat luas.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Melalui Penerapan Teknologi Smart Sprinkler Irrigation Hybrid System Berbasis Voice Recognition Dalam Pengembangan Agrowisata Modern Guna Mendukung Asta Cita Pembangunan Desa Berkelanjutan Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Novianda, Novianda; Muttaqin, Khairul; Ihsan, Ahmad; Fadhilla, Cut Alna
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1713

Abstract

Desa Suka Rahmat merupakan salah satu desa di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang berjarak 13 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Desa Suka Rahmat memiliki Luas 2,29 Km2 yang terbagi menjadi 4 dusun, yaitu dusun Damai, Pawitan, Rejo dan Suka Maju dengan jumlah penduduk sebanyak 1.651 jiwa. Mayoritas masyarakat yang tinggal di desa Suka Rahmat Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan berkebun. Kelompok Tani Kita Jaya merupakan salah satu kelompok tani produktif yang secara aktif memanfaatkan hasil pertanian melalui usaha pertanian berbasis agrowisata jambu kristal. Ironisnya pertumbuhan dan hasil tanaman jambu kristla sangat memprihatinkan dan terkesan tidak terkelola sebagaimana mestinya. Permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Kita Jaya dalam pengembangan usaha meliputi; 1) Terbatasnya terknologi produksi; 2) Terbatasnya pengetahuan terkait budidaya Jambu Kristal; 3) Terbatasnya pengetahuan terkait sistem manajemen dan pemasaran; dan 4) Terbatasnya pengetahuan masyarakat dalam pengembangan bisnis. Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan pengembangan teknologi modern berupa Smart Sprinkler Irrigation System yang dapat secara signifikan membantu kelompok tani meningkatkan efisiensi, menekan biaya operasional, serta mengurangi risiko kekurangan air serta tidak meratanya penyiraman tanaman jambu kristal. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, perancangan dan persiapan alat, uji coba, pelatihan, pendampingan, hingga penerapan langsung di lahan persawahan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap Smart Sprinkler Irrigation System mencapai rata-rata 87,93%. Fakta ini menggambarkan bahwa teknologi ini layak diterapkan untuk meningkatkan efektivitas penyiraman tanaman jambu kristal, serta memiliki potensi memberikan dampak positif dalam usaha agrowisata tanaman jambu kristal. Dengan penerapan inovasi ini, kelompok tani dapat lebih mudah mengatasi hambatan yang dihadapi, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat petani secara berkelanjutan.
EMPOWERING TEACHERS WITH AI: OPTIMALISASI KECERDASAN BUATAN UNTUK GURU SMP NEGERI 1 ACEH TAMIANG Sari, Riezky Purnama; Fitria, Liza; Nabilla, Ulya; Fairus, Fairus; Rangkuti, Wiratama; Fazira, Andini
PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.6.1.1-7

Abstract

The development of learning systems in the digital era encourages the use of Artificial Intelligence (AI) as a supporting medium for the teaching and learning process. The use of AI not only increases student motivation, interest, and engagement but also strengthens the effectiveness of material delivery. The results of initial observations on partners, SMP Negeri 1 Aceh Tamiang, showed several main obstacles, namely: 1) Lack of understanding and awareness of the potential of AI in education. 2) Minimal training and mentoring in the use of AI. 3) No modules or guides for the use of AI are available for teachers of SMP Negeri 1 Aceh Tamiang. The purpose of this service is to empower teachers at SMP Negeri 1 Aceh Tamiang in optimizing the use of AI to improve learning effectiveness. The solutions offered are: 1) Providing socialization of understanding about AI and how this technology can help them in the teaching process. 2) Providing training and mentoring in the use of AI in Learning., 3) Providing modules or guides for the use of AI for teachers of SMP Negeri 1 Aceh Tamiang. The implementation methods include surveys, socialization, training, mentoring, and evaluation. The evaluation results showed a positive response from partners: 85% expressed satisfaction with the activities, 90% assessed the program as meeting their needs, 95% felt their knowledge and understanding had increased, 90% were more confident in using AI in learning, and 95% strongly supported the continuation of the PKM program
INOVASI TEKNOLOGI DALAM PRODUKSI DAN PEMASARAN IKAN ASIN GULAMA UNTUK MENGATASI KEMISKINAN PADA POKLAHSAR "RIZKI” ACEH TAMIANG Andiny, Puti; Gustiana, Cut; Fitria, Liza; Fairus, Fairus; Junita, Afrah; AS, Agus Putra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34521

Abstract

Abstrak: Aceh Tamiang memiliki potensi perikanan yang besar, namun sebagian masyarakat, termasuk Poklahsar “Rizki” masih menghadapi kemiskinan akibat rendahnya pendapatan, manajemen produksi yang kurang higienis, keterbatasan teknologi, strategi pemasaran yang belum efektif, ketiadaan legalitas produk, serta pencatatan keuangan yang tidak terdokumentasi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tata kelola produksi melalui inovasi teknologi, optimalisasi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan secara otentik agar pendapatan mitra meningkat. Mitra pengabdian Poklahsar “Rizki” berjumlah 13 orang berlokasi di Kampung Sungai Kuruk III Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, workshop, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan pada saat pelaksanaan dan pasca pengabdian melalui kuesioner, lalu dianalisis dengan menghitung persentase rataan tiap jawaban, dengan kriteria keberhasilan ≥70%. Hasilnya menunjukkan peningkatan, 97% mitra puas, 86% lebih sadar pentingnya higienitas, 87% meningkat keterampilan pemasaran, 80% meningkat kualitas produk, 72% peningkatan omzet, 75% laba usaha, serta keberhasilan memperoleh NIB, PIRT, dan sertifikat halal. Program ini berhasil memperkuat kapasitas mitra dan mendukung pengentasan kemiskinan berbasis perikanan berkelanjutan.Abstract: Aceh Tamiang has great fisheries potential, but some communities, including the "Rizki" Community Group (Poklahsar), still face poverty due to low income, unhygienic production management, limited technology, ineffective marketing strategies, lack of product legality, and undocumented financial records. The purpose of this community service is to improve understanding and skills in production governance through technological innovation, digital marketing optimization, and authentic financial records to increase partner income. The "Rizki" Community Group service partners number 13 people located in Sungai Kuruk III Village, Seruway District, Aceh Tamiang Regency. The implementation method uses a participatory approach through socialization, counseling, training, workshops, and mentoring. Evaluation is carried out during and after the service implementation through questionnaires, then analyzed by calculating the average percentage of each answer, with a success criterion of >70%. The results showed improvements: 97% of partners were satisfied, 86% were more aware of the importance of hygiene, 87% improved marketing skills, 80% improved product quality, 72% increased turnover, 75% increased operating profits, and successful acquisition of NIB, PIRT, and halal certification. This program successfully strengthened partner capacity and supported sustainable fisheries-based poverty alleviation. 
Peningkatan Produksi Udang Kualitas Tinggi Melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Tambak Terintegrasi Muttaqin, Khairul; Ihsan, Ahmad; Fitria, Liza
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3185

Abstract

Budidaya udang telah menjadi sektor yang strategis dalam perekonomian akibat permintaan yang terus meningkat terhadap udang berkualitas tinggi. Dalam upaya untuk menghadapi tantangan tersebut, peningkatan efisiensi operasional dalam tambak udang menjadi kritis. kegiatan ini membahas pengembangan sistem informasi manajemen tambak sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produksi udang berkualitas tinggi. Sistem informasi manajemen tambak mencakup integrasi teknologi informasi dalam proses budidaya udang, dari pengelolaan pakan hingga pemantauan lingkungan tambak. Melalui implementasi sistem informasi manajemen tambak, petani dapat mengoptimalkan pemberian pakan dengan mengidentifikasi pola makan udang yang lebih baik. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi lingkungan memungkinkan pengendalian penyakit lebih efektif, mengurangi risiko kematian massal yang berdampak pada produktivitas. Dengan demikian, kegiatan ini menggarisbawahi manfaat sistem informasi manajemen tambak dalam mencapai peningkatan produksi udang berkualitas tinggiTop of Form . Metode pelaksanaan PKM ini terdiri lima tahap, yaitu; (1)Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2)Pelatihan; (3)Pendampingan; (4)Monitoring dan evaluasi kegiatan; dan (5)Penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mitra mengalami peningkatan produksi udang berkualitas tinggi secara berkelanjutan. Dengan memadukan teknologi informasi dalam budidaya udang, artikel ini mendorong para pelaku industri untuk mengadopsi pendekatan inovatif guna memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
Penerapan Smart Electrostatic Sprayer System Dalam Rehabilitasi Sarana Balai Pengajian Pasca Terdampak Banjir Di Desa Ie Bintah Kabupaten Aceh Tamiang Bahri, Rahmad; Muttaqin, Khairul; Ihsan, Ahmad; Pradipta, Rahman; Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Yacob, Iskandar
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.2235

Abstract

Bencana banjir hidrometeorologi yang melanda Desa Ie Bintah, Kabupaten Aceh Tamiang, menyisakan persoalan sanitasi serius pada fasilitas publik, khususnya Balai Pengajian Dusun Keude Meuku. Endapan lumpur dan kontaminasi mikroorganisme pascabanjir mengancam kesehatan masyarakat dan menghambat aktivitas keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi sarana balai pengajian melalui penerapan teknologi smart electrostatic sprayer system. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, sosialisasi, pelatihan operator, hingga implementasi penyemprotan disinfektan secara menyeluruh pada area prioritas seperti ruang salat, karpet, dan tempat wudhu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi elektrostatis mampu menjangkau sudut-sudut sulit secara lebih merata dan efisien dibandingkan metode manual. Selain itu, terbentuknya tim sanitasi lokal memastikan keberlanjutan perawatan alat dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa depan.
Penerapan Smart Water Reservoirs System Untuk Penyediaan Air Bersih Pada Fasilitas Keagamaan Terdampak Banjir Bagi Masyarakat Di Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang Muttaqin, Khairul; Ihsan, Ahmad; Bahri, Rahmad; Pradipta, Rahman; Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Yacob, Iskandar
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.2236

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir adalah keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak. Banjir yang terjadi secara berulang menyebabkan sumber air tercemar lumpur dan limbah, sehingga meningkatkan risiko penyakit berbasis air. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan solusi penyediaan air bersih melalui penerapan teknologi Smart Water Reservoirs System pada fasilitas keagamaan (meunasah). Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Sistem yang dibangun berupa tandon air terpusat yang dilengkapi pompa dan sistem distribusi sederhana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara kolektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan akses air bersih, kemudahan distribusi, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sarana air. Dampak sosial yang dihasilkan adalah meningkatnya kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, serta mendukung aktivitas ibadah dan sosial. Dengan demikian, penerapan teknologi ini efektif sebagai solusi tanggap darurat dan berkelanjutan dalam penyediaan air bersih pascabanjir.
Penerapan Teknologi Smart Filtrasi Backwash System untuk Penyediaan Air Bersih pada Fasilitas Keagamaan Terdampak Banjir Hidrometeorologi dalam Upaya Penyediaan Air Bersih di Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang Yacob, Iskandar; Ihsan, Ahmad; Bahri, Rahmad; Pradipta, Rahman; Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Muttaqin, Khairul
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.2238

Abstract

Krisis air bersih merupakan permasalahan utama yang dialami masyarakat Dusun Keude Meuku, Desa Ie Bintah, Kabupaten Aceh Tamiang akibat bencana banjir hidrometeorologi yang terjadi secara berulang. Sumber air masyarakat seperti sumur dan air permukaan mengalami pencemaran sehingga tidak layak digunakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih melalui penerapan teknologi smart filtrasi backwash system pada fasilitas meunasah sebagai pusat aktivitas masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Sistem filtrasi menggunakan media pasir silika, karbon aktif, dan mangan dengan mekanisme backwash untuk menjaga kinerja optimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas air dari kondisi keruh dan berbau menjadi jernih dan layak digunakan, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sistem. Dampak sosial berupa meningkatnya kesehatan dan kenyamanan masyarakat dalam beribadah, sedangkan dampak ekonomi terlihat dari berkurangnya biaya pembelian air bersih. Kegiatan ini berhasil meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana serta mendorong kemandirian dalam pengelolaan air bersih.
Penerapan Model Smart Water Reservoir Untuk Mendukung Keberlanjutan Air Bersih Pada Fasilitas Balai Pengajian Di Desa Ie Bintah, Aceh Tamiang Fitria, Liza; Muttaqin, Khairul; Bahri, Rahmad; Pradipta, Rahman; Ihsan, Ahmad; Fadillah, Nurul; Yacob, Iskandar
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.2239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan keterbatasan akses air bersih pada masyarakat Dusun Keude Meuku, Desa Ie Bintah, yang terdampak banjir hidrometeorologi. Banjir menyebabkan pencemaran sumber air serta tidak tersedianya sistem penampungan yang memadai, sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan model Smart Water Reservoir sebagai solusi penyediaan air bersih yang berkelanjutan pada fasilitas balai pengajian. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Sistem yang diterapkan berupa tandon air yang terintegrasi dengan pompa, jaringan distribusi, dan pengaturan aliran air untuk memastikan ketersediaan air secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan akses dan ketersediaan air bersih yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, serta peningkatan kapasitas mitra dalam pengelolaan sistem. Selain itu, terbentuknya tim pengelola air berbasis komunitas mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, penerapan Smart Water Reservoir mampu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Akselerasi Pemulihan Higienitas Fasilitas Ibadah Pasca Banjir Melalui Penerapan Smart Electrostatic Sprayer System Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Desa Ie Bintah Ihsan, Ahmad; Muttaqin, Khairul; Bahri, Rahmad; Pradipta, Rahman; Fitria, Liza; Fadillah, Nurul; Yacob, Iskandar
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v7i1.2241

Abstract

Bencana banjir yang berulang di Desa Ie Bintah menimbulkan permasalahan serius terhadap higienitas fasilitas ibadah, khususnya meunasah, serta meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan sanitasi pascabanjir melalui penerapan Smart Electrostatic Sprayer System berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan mengadopsi pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) yang terintegrasi dengan transfer teknologi melalui lima tahap, yaitu inisiasi, edukasi, implementasi, evaluasi, dan keberlanjutan. Pelaksanaan kegiatan melibatkan pembentukan tim satgas sanitasi, pelatihan operasional alat, serta penerapan langsung teknologi disinfeksi elektrostatik di meunasah terdampak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas mitra, ditandai dengan kenaikan pemahaman dari 32,5% menjadi 86,75%. Selain itu, teknologi yang diterapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu hingga 450% dan menghemat penggunaan disinfektan sebesar 73% dibandingkan metode konvensional. Cakupan pembersihan juga lebih optimal hingga menjangkau area tersembunyi. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan kualitas higienitas lingkungan sekaligus membangun kemandirian dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di masa mendatang.