Bernie Endyarni Medise
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Safety and immunogenicity of the CoV2-Bio in a healthy population aged 18 years and older in Indonesia Maria, Suzy; Olfriani, Ciho; Koesnoe, Sukamto; Sekartini, Rini; Soedjatmiko; Medise, Bernie Endyarni; Yuniar, Irene; Indawati, Wahyuni; Wirahmadi, Angga; Sari, Rini Mulia; Adi, Nuri Purwito; Retnaningdyah, Windri
Medical Journal of Indonesia Vol. 34 No. 1 (2025): March
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13181/mji.oa.247476

Abstract

BACKGROUND According to the WHO Target Product Profiles for COVID-19 Vaccines, vaccine development should be indicated for active immunization in all populations, in conjunction with other control measures to curtail the pandemic. Several RBD-based COVID-19 vaccines are being evaluated and have shown advantages. CoV2-Bio was developed based on the wild-type SARS-CoV-2 RBD amino acid sequence, representing residues of the spike protein of the Wuhan-Hu-1 isolate. This study aimed to evaluate the safety and immunogenicity of CoV2-Bio when compared to CoronaVac. METHODS This was an observer-blinded, randomized controlled prospective study of safety and immunogenicity of the CoV2-Bio in healthy adult population. A total of 54 healthy participants were randomized to receive either 3 doses of CoV2-Bio or 2 doses of CoronaVac, and 1 dose of placebo, administered 28 days apart. Participants were followed up for safety and immunogenicity. IgG antibody titers (ELISA) and neutralization assay against Wuhan and Delta strains were evaluated at baseline, Days 28, 56, and 84. We assessed seropositive rate, seroconversion, and GMT as parameters. RESULTS Both vaccines were well tolerated and induced good antibody response. The incidence rate and intensity of local and systemic adverse events did not differ between vaccine and control groups. The vaccine group showed a larger proportion of seroconversion (4-fold increase antibody) (87.5% versus 46.2%, p = 0.001) and higher GMT (305.9 AU/ml versus 102.4 AU/ml, p<0.001) when compared to control group. CONCLUSIONS 3 doses of the CoV2-Bio are safe and immunogenic in healthy adult population. 3 doses of the CoV2-Bio COVID-19 vaccine produce a better immunogenicity profile compared to CoronaVac.
Kepatuhan Pengobatan Sebagai Faktor Proteksi terhadap Kualitas Hidup pada Anak dan Remaja dengan Penyakit Graves Ismail, Ismi Citra; Soesanti, Frida; Syarif, Badriul Hegar; Medise, Bernie Endyarni; Pulungan, Aman Bhakti; Bermanshah, Evita Karianni; Faizi, Muhammad
Sari Pediatri Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.2.2025.73-81

Abstract

Latar belakang. Penyakit Graves (PG) merupakan kelainan autoimun yang merupakan penyebab hipertiroid terbanyak pada anak dan remaja. Manifestasi PG dan proses pengobatan yang dilakukan pasien akan memberikan dampak pada kualitas hidup pasien. Kepatuhan pasien terhadap pengobatan akan memengaruhi keberhasilan pengobatan dan kualitas hidup.Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan kualitas hidup pada pasien anak dan remaja dengan PG.Metode. Studi potong lintang terhadap 74 anak usia 5-18 tahun dengan PG. Pemilihan subjek secara consecutive sampling mulai Desember 2020 – Mei 2021. Kepatuhan pengobatan diukur dengan The Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), kualitas hidup diukur dengan The Pediatric Quality of Life Inventory (PedsQLTM) Analisis hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan kualitas hidup setelah menyesuaikan dengan variabel perancu dilakukan dengan metode regresi logistik.Hasil. Tingkat kepatuhan pengobatan tinggi pada pasien anak dan remaja dengan PG adalah 21,6 %. Prevalens kualitas hidup terganggu pada anak dan remaja dengan PG adalah 45,9% dan tidak ada beda antara laporan anak dan orangtua. Nilai adjusted OR kepatuhan pengobatan tinggi untuk terjadinya kualitas hidup terganggu setelah menyesuaikan dengan tingkat pendidikan ibu, tingkat pendapatan, usia, dan durasi sakit adalah 0,098 (IK95% = 0,016-0,580).Kesimpulan. Tingkat kepatuhan pengobatan tinggi merupakan faktor protektif dari terjadinya kualitas hidup terganggu pada anak dengan PG.
Prediksi Kompleksitas Mutasi Virus Influenza dalam Pengembangan Vaksin yang Efektif untuk Anak: Analisis Priscilla, Birgitta; Benedictus; Medise, Bernie Endyarni
Cermin Dunia Kedokteran Vol 52 No 6 (2025): Kesehatan Jiwa
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v52i6.1659

Abstract

Influenza virus infection is common in populations of all ages. Vaccination is the most effective measure to prevent infection. However, influenza viruses are prone to antigenic drift, causing the virus to mutate within a few months. Predicting influenza virus evolution plays a crucial role in ensuring the protective effect of vaccines, allowing for the selection of the appropriate vaccine type. Stacking models, convolutional neural network (CNN) models, Gaussian processes vector autoregressive models, and susceptible-exposed-infectious-removed (SEIR) models can predict influenza virus antigenic variants. Various modern models and approaches, such as influenza antigenic variants (IAV)-CNN models, sequence-based antigenic distance approach (SBA), and ensemble of nonlinear regression models, have been used to improve the efficacy and relevance of vaccination strategies.
Co-Authors Ali Alhadar Aman Bhakti Pulungan, Aman Bhakti Antonius H Pudjiadi, Antonius H Arief, Wresty Badriul Hegar Syarif Badriul Hegar Syarif, Badriul Hegar Benedictus Bermanshah, Evita Karianni Budi Wiweko Corrie Wawolumaja Dania Mirza Ramadhanty Dave Anderson Dewi Anggraeni Dewi Friska Diana Sunardi Elina Waiman Erfi Prafiantini Erni Hernawati Purwaningsih, Erni Hernawati Ervira Wahyuni Erwin Hendrata Ganda Ilmana Gitayanti Gitayanti H.F. Wulandari Hartono Gunardi Hartono Gunardi Hartono Gunardi Hartono Gunardi Hartono Gunardi Hikari Ambara Sjakti, Hikari Ambara I Boediman Ikhsan Johnson Ikhsan Johnson Intan Tumbelaka Irene Yuniar, Irene Ismi Citra Ismail, Ismi Citra Jessica Ferdi Jessica Ferdi Joedo Prihartono Jose RL Batubara Kartika Erida Brohet Kholisah Nasution Krishna Adi Wibisana Lenora Mohd. Ishak Lina Ninditya Liza Pratiwi M. Azharry Rully Sjahrullah M. Ramdhani Yassien Maria, Suzy Marie Christabelle Muhammad Faizi, Muhammad Muhammad Prasetio Wardoyo Muzal Kadim Naela Fadhila Ni Ketut Susila Dharma Asih Novie Amelia Chozie Nuri Purwito Adi Olfriani, Ciho Priscilla, Birgitta Priyono, Harim Pustika Amalia Wahidiyat Putri Maharani Tristanita Marsubrin Ray Wagiu Basrowi Ray Wagiu Basrowi Renno Hidayat Retnaningdyah, Windri Reza, Maulana Okta Rini Mulia Sari Rini Sekartini Rini Sekartini Rini Sekartini Rini Sekartini Rini Sekartini Rizki Yusrini Pohan Rosalina Dewi Roeslani Saptawati Bardosono Saptawati Bardosono Silva Audya Perdana Soebadi, Amanda Soedjatmiko Soedjatmiko Soedjatmiko Soedjatmiko Soedjatmiko Soedjatmiko Soesanti, Frida Sreshta Mukhi Sreshta Mukhi Sukamto Koesnoe Tirza Z. Tamin Titi Sularyo Titis Prawitasari, Titis Tjhin Wiguna Tjhin Wiguna Trevino Pakasi Tri Lestari H Wahyuni Indawati, Wahyuni Wahyuni, Luh Kurnia Wangke, Lydia Wirahmadi, Angga Yoga Devaera Yoga Devaera, Yoga Yogi Prawira Yulianti Wibowo Yulianti Wibowo Zakiudin Munasir Zakiudin Munasir Zizlavsky, Semiramis