p-Index From 2021 - 2026
6.012
P-Index
This Author published in this journals
All Journal English and Literature Journal CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Ilmiah Lingua Idea Jurnal Kreativitas PKM EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Journal Albion : Journal of English Literature, Language, and Culture Dialectical Literature and Education Journal Pioneer: Journal of Language and Literature Inspiring: English Education Journal International Journal of English Linguistics, Literature, and Education (IJELLE) Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra JoTELL: Journal of Teaching English, Linguistics, and Literature The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (JELA) Academic Journal Perspective : Education, Language, and Literature Austronesian: Journal of Language Science & Literature Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Tamaddun JELTEC: Journal of English Language Teaching, Literature and Culture Studies in English Language and Education Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Metonimia: Jurnal Sastra dan Pendidikan Kesusastraan ELITE: Journal of English Language and Literature Jurnal Abdimas Maduma ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin E-CLUE Journal of English Culture, Language, Literature and Education Jurnal Vokasia EDUJ : English Education Journal SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multidisciplinary Indonesian Center Journal JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies Edumaspul: Jurnal Pendidikan Journal of Cross Knowledge
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Gamifikasi Digital dan Flipped Classroom dalam Pembelajaran Bahasa Asing di SMA Negeri 2 Tomohon Fince Lenny Sambeka; Diane Tengker; Agustine Clare Mamentu; Muhammad Ilham Ali; Supriyanto
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.498

Abstract

Kemajuan pesat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) membuka peluang bagi pembelajaran yang dipersonalisasi di sekolah menengah atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik dan literasi digital guru bahasa asing melalui pelatihan pembuatan gamifikasi pembelajaran berbasis digital dan integrasi model flipped classroom. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SMA Negeri 2 Tomohon, Sulawesi Utara, melibatkan 16 guru bahasa asing (Inggris, Jepang, dan Jerman). Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan difokuskan pada pembuatan konten gamifikasi menggunakan aplikasi Canva, Quizizz, Kahoot, dan Edpuzzle, serta penerapan model flipped classroom. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian dengan rata-rata peningkatan 44,6% dari pre-test ke post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan merancang skenario pembelajaran (50,9%) dan pemahaman konsep flipped classroom (46,7%). Dampak positif terlihat dari peningkatan keterlibatan siswa hingga 95% saat model gamifikasi diterapkan. Program ini berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran inovatif yang berkelanjutan dan memberdayakan guru sebagai agen perubahan dalam pembelajaran abad ke-21. Kata Kunci : Gamifikasi; Flipped Classroom; Literasi Digital; Pelatihan Guru.
Penguatan Kompetensi Komunikatif dan Kesadaran Pragmatik Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Linguistik Digital di SD Inpres Paputungan, Kecamatan Likupang Barat Jenie Posumah; Muhammad Ilham Ali
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i3.1809

Abstract

Penguatan kompetensi komunikatif dan kesadaran pragmatik siswa sekolah dasar menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan pembelajaran bahasa berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikatif siswa serta kapasitas guru dalam mengimplementasikan pendekatan linguistik digital melalui media audio-visual dan multimedia interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Inpres Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada 26 Juli 2026 dengan melibatkan 24 guru dan 32 siswa kelas V. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan linguistik terapan, pendampingan implementasi media pembelajaran digital di kelas, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu skor rata-rata pemahaman Communicative Language Teaching (CLT) guru meningkat dari 58,4 menjadi 84,2, dengan 91,7% guru mencapai skor ≥75. Rata-rata kompetensi fonologis dan leksiko-gramatikal siswa meningkat dari 61,8 menjadi 80,1 (29,6%), sedangkan 84,4% siswa mencapai ketuntasan. Selain itu, 79,4% siswa mampu mengidentifikasi dan menggunakan tindak tutur secara tepat sesuai konteks sosial serta menjelaskan rata-rata 5,6 strategi kesantunan berbahasa Inggris. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan linguistik terapan dengan media pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikatif dan kesadaran pragmatik siswa sekolah dasar di wilayah desa binaan.
Social Conditions In The Novel Frog Music By Emma Donoghue Muhammad Ilham Ali
Journal of Cross Knowledge Cross Inovation
Publisher : edujavare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jck.v2i1.223

Abstract

This study aims to find out the social conditions in the novel Frog Music by Emma Donoghue. This research used qualitative research. This research used a sociological approach to identify social conditions in the novel Frog Music by Emma Donoghue: the sociological theory and experience to go beyond everyday understandings of people and situations. The data were taken from all sentences as the content of the novel. There are two steps in collecting the data, namely reading and identifying. Based on the data analysis in the findings and discussion, it is concluded that in the novel Frog Music by Emma Donoghue, four social conditions appear: violence, striptease, virus, and heinous.
Improving Students Vocabulary Mastery through YouTube Animation Videos at State Senior High School 2 Tondano Narita Lumintang; Nihta Vera Frelly Liando; Muhammad Ilham Ali
Austronesian: Journal of Language Science & Literature Vol. 5 No. 2 (2026): Austronesian: Journal of Language Science & Literature
Publisher : CV Wahana Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vocabulary mastery is an essential component of English language learning because sufficient lexical knowledge enables students to understand language input and express ideas effectively. However, tenth-grade students at State Senior High School 2 Tondano still experience difficulties in understanding, remembering, and using English vocabulary, particularly nouns. This study aimed to determine whether the use of animated YouTube videos could improve the noun vocabulary mastery of tenth-grade students at State Senior High School 2 Tondano. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pre-test and post-test design was employed. The participants consisted of 25 tenth-grade students. Data were collected using a 25-item vocabulary test administered before and after the treatment. The treatment involved the use of animated YouTube videos as instructional media for vocabulary learning. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and a paired-samples t-test through SPSS. The findings revealed a clear improvement in students’ vocabulary scores after the treatment. The mean score increased from 45.44 in the pre-test to 71.36 in the post-test, representing a mean gain of 25.92 points. The minimum score increased from 32 to 56, while the maximum score increased from 60 to 88. The paired-samples t-test also indicated a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (p<.05). These findings suggest that animated YouTube videos can provide meaningful visual and auditory input that supports students’ understanding and retention of target vocabulary. Therefore, animated YouTube videos can be considered an effective and engaging instructional medium for improving noun vocabulary mastery among Indonesian EFL learners.