Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PEMBELAJARAN IPA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Kencana Dewi, Sri Enggar; Effendi, Effendi
JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Vol 4, No 2 (2018): JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam)
Publisher : STIT AL MULTAZAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jpgmi.v4i2.39

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya guru yang kurang mengetahui penyusunan dan pengembangan rancangan kegiatan pembelajaran, adapun sebagian guru menganggap rancangan kegiatan pembelajaran hanya sebagai bagian administrasi, lemahnya pelaksanaan proses pembelajaran, serta proses penilaian pembelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep. Hal itu termasuk dalam manajemen pembelajaran, yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Maka untuk memperoleh data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini yaitu menggunakan analisis model siklus interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, manajemen pembelajaran IPA di MIN Tempel Sleman meliputi perencanaan pembelajaran IPA dengan menyiapkan perangkat pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran yang meliputi menyiapkan prota, promes, silabus, dan RPP. Guru menyiapkan perangkat pembelajaran tersebut sebelum pembelajaran di madrasah aktif, sehingga pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai dengan rencana yang diinginkan. Pelaksanaan pembelajaran IPA terdiri dari memulai pembelajaran yang berkaitan tentang materi IPA, kemudian penyampaian materi IPA dengan menggunakan beberapa metode pembelajaran serta menggunakan model pembelajaran yang membuat siswa aktif serta dapat menumbuhkan sikap-sikap yang ada dalam pembelajaran IPA. Dan tahap terakhir yaitu penilaian pembelajaran IPA yang diterapkan dengan baik. Dalam pembelajaran IPA, penilaian yang digunakan guru yaitu dengan tugas, ulangan harian, ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOARD PADA MATERI KPK DAN FPB KELAS IV SEKOLAH DASAR Suparmi Ningsih, Siti; Pravitasari, Dyah; Enggar Kencana Dewi, Sri
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 4 No. 2 (2023): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jispe.v4i2.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran smart board pada materi KPK dan FPB kelas IV SD Karya Makmur dan mengetahui kelayakan media pembelajaran Smart Board pada materi KPK dan FPB kelas IV SD Karya Makmur. Metode penelitian ini menggunakanm research and development (R&D) dengan model ADDIE yang dikembangkan oleh Reiser & Mollenda. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan pengembangan namun peneliti hanya menggunakan tiga tahap yaitu Analysis (analisa), Design (desain/perancangan), dan Development (pengembangan) dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya. Hasil penelitian ini adalah hasil uji kelayakan media pembelajaran Smart Board pada materi KPK dan FPB kelas IV SDN Karya Makmur yang telah dikembangkann oleh penelitian ini menunjukan presentase kevalidan yang sangat valid atau sangat layak. Dengan presentase sebesar 85% dengan kriteria “sangat layak” diperoleh dari penilaian ahli materi, presentase sebesar 89% dengan kriteria “sangat layak” diperoleh dari ahli media dan presentase sebesar 90% dengan kriteria “sangat layak” diperoleh dari ahli guru sebagai praktisinya.
Analisis Kesulitan Guru Kelas Bawah dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Badawi, Jami; Enggar Kencana Dewi, Sri; Ratna Dewi, Tri
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 1 No. 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.402 KB) | DOI: 10.30599/finger.v1i1.95

Abstract

The importance of knowing the concept of thematic learning is one of the parameters to implement. Knowing the concept, characteristics, and learning stages (planning, implementation, and evaluation), so the teacher implementing thematic learning will undergo well that is according to the meaning of thematic learning. The problem that will be explained was analyzing the under teachers' difficulty implementing thematic learning. The aim of this research was to know about planning, implementation, and evaluation in thematic learning. The type of this research used was descriptive qualitative research. The result of this research was under teachers implementing thematic learning had not been appropriate curriculum standard of thematic learning. This was able to be presented that the planning process teacher had some difficulties in the fabrication of learning devices, methods, and media selection. Meanwhile, the teacher's implementation process also encountered some difficulties in integrating one learning to another learning, learning methods that were appropriate to students' characteristics and themes. In the evaluation process, the teacher experienced a difficulty because KTSP curriculum, on the other hand, the process of the class report had to be based on the 2013 curriculum.
Pemanfaatan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Helmalia, Evi; Dewi, Sri Enggar Kencana
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2024): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v7i1.2381

Abstract

This article explores the application of educational resources within the framework of integrated thematic learning at the primary school level. Integrated thematic learning is gaining popularity as an approach aimed at strengthening the interconnectedness between subjects and the practical relevance of learning. In this context, the incorporation of educational resources plays a pivotal role in enhancing students' learning experiences and deepening their comprehension of the subject matter. The article delineates various types of educational resources suitable for integrated thematic learning, along with effective strategies for seamlessly integrating these resources into the learning process. Furthermore, the article assesses the advantages of employing educational resources in boosting learning motivation, fostering student engagement, and improving overall learning outcomes. Thus, the article imparts valuable insights to educators regarding the significance of incorporating educational resources within the realm of integrated thematic learning in elementary schools.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOX PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SEKOLAH DASAR Afriyanti, Linda; Sri Enggar Kencana Dewi; Nor Kholidin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35071

Abstract

This study aims to develop Smart Box learning media on the subject of Pancasila education, the material of the meaning of the Pancasila principles in the elementary school community. This study uses the research and development method (Research and Development) with the ADDIE model consisting of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The trial subjects in this study were 22 fourth-grade students of Rejosari State Elementary School. The product development instrument developed was validated by material experts and media experts, and tested through two stages, namely small-scale trials and large-scale trials. The results of validation by the validator and product trials indicate that the Smart Box learning media on the material of the meaning of the Pancasila principles in the fourth-grade elementary school community is very feasible to use. This is obtained based on the percentage of validation results and product trials. The percentage results obtained respectively include material experts at 92%, media experts at 88%, student responses in small-scale trials at 90%, and in large-scale trials at 91.8% all results are included in the "Very Practical" category. In addition, the results of the pre-test and post-test using the N-Gain calculation, which showed a score of 0.56 included in the "Medium" category and a percentage of 56% included in the "Quite Effective" category. Thus, it can be concluded that the Smart Box learning media developed has met the criteria of being very feasible, very practical and quite effective, so it is very suitable for use in the learning process of Pancasila education in grade IV of Elementary School, especially the material on the meaning of the Pancasila principles in society.
Pendampingan Pembuatan Website Sdn 02 CahyaNegeri Sebagai Media Informasi wardianto; Masitoh, Gustina; Jakak, Pamuji Muhammad; Dewi, Sri Enggar Kencana; WS, Anggy; Wiranata, Argi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27350

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi kendala komunikasidan pengelolaan informasi di SDN 02 Cahya Negeri melalui pembuatan website sebagai mediainformasi digital. Topik ini dipilih karena adanya kebutuhan mendesak akan sistem informasiyang efektif, efisien, dan mudah diakses oleh siswa, guru, wali murid, dan masyarakat. Metodeyang digunakan meliputi Analisis Kebutuhan, Perancangan Sistem dan Antarmuka, sertapelatihan literasi digital bagi guru dan staf sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwawebsite yang dikembangkan mampu meningkatkan kecepatan dan ketepatan penyebaraninformasi sekolah, termasuk berita, pengumuman, dan layanan PPDB online. Pelatihan jugaberhasil meningkatkan kemampuan pengelola untuk menggunakan dan memelihara websitesecara mandiri. Kesimpulannya, penerapan website ini menjadi solusi komunikasi digital yangmodern, mendukung keterlibatan yang lebih luas antara sekolah dan stakeholder. Penggunaanmedia digital sangat penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di era teknologi informasisaat ini. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS V MI Husniyah, Nova Amirotul; Sri Enggar Kencana Dewi; Nor Kholidin
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v5i2.8013

Abstract

Abstrak Thel rapid advancementl of technologyl has significantlyl affected education, yet thel lack ofl students’ interest andl motivation still becomesl a challengel for teachersl in carryingl out effective learning. To overcome this, thel development ofl interactive learningl media using Articulatel Storyline 3l is considered necessary to enhance students’ interest, enjoyment, engagement, and acceptance. Thisl study aims tol develop interactivel learning medial based onl Articulate Storylinel 3 by employingl the Researchl and Developmentl (lR&D) methodl with thel ADDIE lmodel, whichl includes fivel stages: lAnalysis, lDesign, lDevelopment, lImplementation, andl Evaluation. Thel research results indicated that validation by materiall experts obtained anl average scorel of l92%, while medial experts achieved 85%. Both results were categorized as “very feasible.” Furthermore, smalll group trialsl produced anl average ofl 92.5%, largel group trialsl reached 93.5%, and teacher response questionnaires obtained 95%. The implementation stage was therefore categorizedl as “very practical.” Thesel outcomes confirm thatl the developedl product meets both feasibility and practicality standards. In conclusion, interactivel learning medial based onl Articulate Storylinel 3 isl highly feasible andl practical tol be appliedl in IPAS subject matter, especially in Chapter 8 Topic A, and canl serve asl an effectivel alternative tol improve learningl quality and increase student engagement. Keywords: Interactive Learning Media, Articulate Storyline 3, Science Abstrak Perkembangan teknologi yang telah mempengaruhi dunia pendidikan, serta kurangnyal minat danl motivasi siswal menjadi tantanganl bagi gurul dalam melaksanakanl pembelajaran. Oleh sebab itu, pengembanganl media pembelajaranl interaktif berbasisl Articulate Storylinel 3 diperlukan untukl meningkatkan ketertarikan, perasaan senang, keterlibatan siswa dan penerimaan. Penelitianl ini bertujuanl untuk mengembangkanl media pembelajaranl inetarktif berbasisl Articulate Storylinel 3. Metode yangl digunakan yaitu Researchl and Develophment (lR&D) denganl menggunakan modell ADDIE yangl terdiri daril lima tahapanl yaitu: lAnalysis, lDesign, lDevelopment, Implementationl dan lEvaluation. Hasill penelitian ini yaitu berdasarkan hasill validasi olehl ahli materil mendapatkan persentasel skor lrata-ratal 92% sedangkan ahlil media mendapatkan persentasel skor lrata-ratal 85%. Rekapitulasil angket padal tahap validasil memiliki kriterial “sangat layak”. Kesimpulannya produk medial pembelajaran interaktifl berbasis Articulatel Storyline 3 yangl telah dikembangkanl sangat layakl digunakan sebagail salah satu medial pembelajaran IPAS BAB 8 Topik A. 3) berdasarkan angket ujil coba kelompokl kecil mendapatkanl persentase skor 92,5% sedangkan ujil coba kelompokl besar mendapatkanl persentase skor rata-rata 93,5%, dan berdasarkan angket respon guru mendapatkanl persentase skorl rata-ratal 95%. Rekapitulasil angket padal tahap implementasi memiliki kriteria “sangat praktis”. Kesimpulannya produk media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 yang telah dikembangkan sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Articulate Storyline 3, IPAS
Pendekatan Pembelajaran yang Menggunakan Kearifan Lokal sebagai Sumber Utama dalam Mengajarkan Materi IPS di Sekolah Dasar Wardaturohmah; Dwi Oktaviani; Navissa Amelia Revalina; Sri Enggar Kencana Dewi; Luli Rusmala Dewi; Selpiyani Selpiyani
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v3i1.2815

Abstract

This research has a crucial objective to facilitate primary school (SD) teachers so they are able to effectively and efficiently integrate and present Social Studies (IPS) material enriched with the content of local wisdom. Local wisdom is defined as a treasure inherited through generations, encompassing in-depth knowledge, real practices, and fundamental values that have developed and been firmly held within the local community. This foundation makes the learning process not only informative but also highly relevant and meaningful for students’ lives. This article specifically highlights that the integration of values, culture, and knowledge sourced from the local area can produce significant positive impacts. These impacts include improving students' conceptual understanding of Social Studies material, fostering their active participation in the classroom, and honing essential critical thinking skills. Teachers are encouraged to use a contextual approach or a real-life-based approach, so the material taught feels close to the students' experiences and is easier to grasp. The values embedded in local wisdom will function as a strong bridge in understanding every material concept. Thus, the knowledge acquired by students does not only stop at the cognitive level (merely theoretical knowledge), but can also be implemented concretely in the form of real actions and behavior outside the school environment. This local wisdom-based learning approach will ultimately become an important connection that guides students to act appropriately, ethically, and solution-oriented in responding to various problems they face in their daily lives.
Pentingnya Literasi Sosial Bagi Guru Sd Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Rannia Selly Wijayanto; Cinta Septiarani; Ninda Selvitri; Sri Enggar Kencana Dewi; Intan Nurbaiti; Fajria Istiyana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.866

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya literasi sosial bagi guru sekolah dasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Literasi sosial mencakup kemampuan guru memahami norma, nilai, budaya, serta dinamika sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat dan sekolah. Guru yang memiliki literasi sosial yang baik mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru-guru SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sosial mendukung guru dalam menciptakan interaksi yang positif di kelas, membentuk karakter siswa, serta menyampaikan materi IPS secara kontekstual. Kesimpulannya, penguatan literasi sosial sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dan efektivitas pembelajaran IPS di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING (GBL) BERBANTUAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP KEAKTIFAN SISWA KELAS V Munawaroh, Iin; Ratih, Ratih Purnama Pertiwi; Ratih Purnama Pertiwi; Sri Enggar Kencana Dewi
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v10i2.802

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang meratanya keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS di kelas V SDN 2 Taman Agung. Pembelajaran yang interaktif perlu dikembangkan agar siswa lebih terlibat aktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu menerapkan model Game Based Learning (GBL) berbantuan media permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran GBL dengan media ular tangga terhadap keaktifan siswa kelas V. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ialah 25 siswa kelas VA SDN 2 Taman Agung yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa setelah diterapkan model GBL dengan media ular tangga. Rata-rata skor keaktifan siswa meningkat dari 10,6 pada pretest menjadi 12,48 pada posttest. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media ular tangga berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN 2 Taman Agung.
Co-Authors Afriyanti, Linda Ahmad Badawi, Jami Ahmad Rosulana Ahmad Sulkahan Ahmad Taufiq Yuliantoro Ahmad Ulin Niam Amalia Nur Arifah Amaliah, Khusnatul Andini, Nesi Anti Anggraini, Fiki Arini Rosa Sinensis Bella Rosmana Sari Cinta Septiarani Deni Indrawan Devi Rahmawati Devi Rahmawati Diah Rizki Nur Khalifah Diyah Pravitasari Dwi Oktaviani Dyah Pravitasari Dyah Pravitasari Effendi Effendi Eli Rotama Endie Riyoko Eva Widayanti Fajria Istiyana Fitriyeni, Defi Hasan, Sholeh Hastuti Retno Kuspiyah, Hastuti Retno Helmalia, Evi Hidayat, Sukron Husniyah, Nova Amirotul Imam Rodin Imam Rodin Imam Rodin Imansyah, Farizal indah septiya rini Intan Nurbaiti Istiqomah Istiqomah Ivan Nuroviq Jakak, Pamuji Muhammad Jami Ahmad Badawi Jami Ahmad Badawi Kuernianti, Devi Lailatul Fitriyah Linda Agustian linda agustian agustian Luli Rusmala Dewi M. Fathur Rohman Maria Ulfa Masitoh, Gustina Masrifah, Ulfa Muh Miftahurrazikin Munawaroh, Iin Nanda Azahra Navissa Amelia Revalina Nesi Anti Andini Nesi Anti Andini Ninda Selvitri Nor Kholidin Nur Hasanah Nur Hasanah Nurul Junida Oktalina, Rani Pariyem, Pariyem Pertiwi, Ratih Purnama Pratiwi, Dia Prima Septiana Anggraeni Purnama Pertiwi, Ratih Rannia Selly Wijayanto Ratih Purnama Pertiwi Ratih Purnama Pertiwi Ratih Purnama Pertiwi Ratih Purnama Pertiwi Ratih, Ratih Purnama Pertiwi Ratna Dewi, Tri Redi Firmansyah Resti Septika Sari Resti Septikasari Rida Mariska Sari Rizky Dwi Pangestu Rizkyawan, Revanda Rotama, Eli Rubia A. Abdulwahab Ruminah Saputri, Pika Selpiyani Selpiyani Sukron Hidayat Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Supangat Supangat Supangat Supangat Supangat Supangat Suparmi Ningsih, Siti Suryani Suwandi Suwandi Taufiq Yuliantoro, Ahmad Tri Ratna Dewi Tri Ratna Dewi Tri Ratna Dewi Tri Ratna Dewi2 Ulfa Masrifah Wahyuni Wahyuni Wardaturohmah Wardianto Welli Meinarni Wiranata, Argi WS, Anggy Yuli Anggraini Yuliani, Eli yuliantoro, ahmad taufiq Zulfa Laili