Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMERIKSAAN PENUNJANG LIKEN AMILOIDOSIS Anjayani, Sukma Cukey; Anggeraini, Andi Salsa; Nelly, Nelly; Faidah, Nur
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 6 No. 2 (2023): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v6i2.11101

Abstract

Lichen amyloidosis (LA) is a disease caused by amyloid deposits in the dermis which is chronic, localized and very itchy. LA is characterized by the presence of discretely scattered hyperpigmented and hyperkeratotic papules, which can coalesce to form verrucous plaques, present in the extensor area of the arms and legs. The pathogenesis of LA is unclear, but suspected that there is reactivity between antikeratin antibodies and amyloid deposits in the skin. Several examination that can be used to make diagnose LA, such as histopathology (hematoxylin-eosin staining and congo-red) and immunofluorescence (IgM, C3, IgA deposits in the basement membrane area). This paper will discuss further about several examinations that can be used to the diagnosis of LA.
The Influence of Work Discipline and Motivation on Employee Performance at the Takalar Regency Regional Financial and Asset Agency Office Faidah, Nur; Muchriady Muchran, Akhmad Akhmad,
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8561

Abstract

This study aims to analyze the influence of work discipline and motivation on employee performance at the Regional Financial and Asset Agency of Takalar Regency. The research employs a quantitative approach with a descriptive explanatory method. The population in this study consists of all employees at the agency, totaling 51 individuals, which also serves as the research sample using a saturated sampling technique. Data collection was conducted through questionnaires and direct observation to obtain both primary and secondary data sources. The analytical tools used include validity and reliability tests, classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity), multiple linear regression analysis, and hypothesis testing with the assistance of SPSS version 26 software. The findings indicate that work discipline has a positive but not statistically significant effect on employee performance. This is evidenced by a t-count value of 1.920 which is greater than the t-table value of 1.677, but with a significance level of 0.061, which exceeds the standard threshold of 0.05. On the other hand, work motivation shows a positive and significant influence on employee performance. This is supported by a t-count value of 2.799 greater than 1.677, and a significance value of 0.007, which is below 0.05. These results suggest that while both work discipline and motivation are positively correlated with performance, only motivation has a significant impact in this context. The study concludes that increasing employee motivation should be a strategic focus for improving performance outcomes within the agency. Meanwhile, efforts to enhance work discipline may require a more long-term or structural approach, given its currently insignificant statistical effect. The implications of this research highlight the importance of understanding internal behavioral factors in public sector performance management.
TINJAUAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KASUS BIRTH ASPHYXIA BERDASARKAN ICD-10 PADA REKAM MEDIS RAWAT INAP TRIWULAN III DI RSUD X TAHUN 2023 Faidah, Nur; Rahmawati, Fitria Dewi; Aryani, Bhakti; Haryanto, Yanto
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i1.3812

Abstract

Angka Kematian Bayi di Indonesia di tahun 2023 terjadi pada periode neonatal sebanyak 27.530, penyebab utama kematian tersebut, yaitu respiratory dan cardiovascular. Asphyxia salah satu gangguan yang termasuk dalam sistem respiratory dan cardiovascular perinatal, dalam ICD-10 tahun 2010 terdapat pada bab XVI blok P20-P29. Keakuratan kode diagnosis menjadi aspek penting dalam pembuatan laporan. Seorang koder harus mampu menetapkan kode diagnosis sesuai dengan ketentuan pengkodean berdasarkan ICD-10 tahun 2010. Tahun 2023 di RSUD X mencatat angka kasus Birth Asphyxia pada tahun 2023 merupakan penyebab utama dan paling banyak yaitu sebesar 1.317 kasus. Selain itu, di RSUD X belum ada penelitian terkait keakuratan kode diagnosis Birth Asphyxia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase keakuratan kode diagnosis kasus Birth Asphyxia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 163 rekam medis bayi rawat inap pada periode triwulan III tahun 2023, teknik sampel yang digunakan oleh peneliti adalah teknik purposive sampling. Dari hasil perhitungan analisis data sampel berupa persentase keakuratan menunjukan bahwa dari 163 data sampel rekam medis bayi rawat inap dengan diagnosis kasus Birth Asphyxia yang akurat sebanyak 119 kasus (73%) dan kode diagnosis Birth Asphyxia yang tidak akurat sebanyak 44 kasus (27%).
Peran Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pemahaman Swamedikasi kepada Ibu-Ibu Wirid di Desa Bagan Tujuh Kecamatan Kunto Darussalam Dewi, Ratna Sari; Dwiputri, Andicha Yosie; Syaputri, Naira Ocvina; Faidah, Nur; Pratama, Zanesa Anggun
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2: BATOBO: Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.2.7-14

Abstract

Swamedikasi merupakan salah satu perilaku kesehatan yang banyak dilakukan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Praktik ini memberikan manfaat dalam mengatasi keluhan ringan secara cepat, tetapi berisiko apabila dilakukan tanpa pemahaman yang benar. Desa Bagan Tujuh dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih ditemui keterbatasan literasi kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok ibu-ibu wirid yang berperan penting dalam pengambilan keputusan kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman swamedikasi rasional melalui pembagian leaflet edukatif dan penjelasan materi oleh tim penyaji. Leaflet disusun dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik agar mudah dipahami dan dapat dibaca ulang di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari peserta, terlihat dari antusiasme dalam mendengarkan materi serta pertanyaan yang diajukan terkait pengalaman penggunaan obat sehari-hari. Edukasi ini memberi implikasi penting bagi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat dengan benar, sehingga dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan obat dan mendorong praktik swamedikasi yang lebih aman. Kegiatan ini juga berpotensi menjadi model edukasi sederhana yang dapat direplikasi pada komunitas lain dengan kondisi serupa di wilayah pedesaan.
Pendampingan Optimalisasi Transaksi Digital Melalui Implementasi QRIS bagi UMKM di Desa Mayong Lor Apriyanti, Yeni; Febiolla, Novi Bunga; Latifah, Ummi Nadhifatul; Marfuah, Efie Rohmatin; Chasanah, Luthfiyah; Faidah, Nur; Maulana, Ilham; Saputra, Hendi; Pratiwi, Dewi
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 7 No 2 (2025): Edisi November
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v7i2.3634

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Namun, banyak UMKM yang mengalami kendala dalam penerapan QRIS, seperti keterbatasan pemahaman, minimnya literasi digital, dan kurangnya pendampingan teknis. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM di Desa Mayong Lor dalam mengimplementasikan QRIS guna meningkatkan efisiensi transaksi dan daya saing usaha. Mitra dalam program ini adalah beberapa pelaku UMKM di Desa Mayong Lor. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif, meliputi sosialisasi manfaat QRIS, observasi dan wawancara untuk mengetahui kebutuhan mitra, pelatihan pendaftaran akun, serta implementasi penggunaan QRIS dalam transaksi harian. Pendampingan dilakukan secara langsung agar pelaku UMKM dapat memahami dan mengaplikasikan QRIS dengan lebih efektif. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terkait penggunaan QRIS, kemudahan proses transaksi, serta peningkatan kepercayaan konsumen terhadap usaha mereka. Beberapa UMKM berhasil menerapkan QRIS secara aktif meskipun terdapat kendala teknis seperti jaringan internet yang kurang stabil. Dengan demikian, program ini efektif mendorong digitalisasi transaksi UMKM dan diharapkan berkelanjutan melalui pendampingan lanjutan serta penguatan literasi digital.
Peningkatan Kesadaran Cuci Tangan dan Etika Batuk di SMPN 34 Selayar: Raising Handwashing Awareness and Coughing Etiquette at Junior High School 34 Selayar Putri, Resty Amalia; Syam, Hardiyanti; Faidah, Nur
Journal of Sustainable Community Practices Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : CV. Global Health Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65280/jscp.v2i1.40

Abstract

Abstrak Penyakit menular masih menjadi permasalahan Kesehatan Masyarakat, khusunya di lingkungan sekolah yang memiliki tingakt interaksi tinggi antara siswa. Resndahnya kesedaran terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, terutama kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) seperti etika batuk dan bersin. Berpotensi meningkatkan penularan penyakit. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan perilaku CTPS serta etika batuk dan berin pada siswa kelas VII UPT SMPN 34 Kepulauan Selayar. Metode yang digunakan Adalah sosialisasi dan demonstrasi langsung melalui media presentasi yang komunikatif, melibatkan dosen dan mahsiswa Program Studi Adminitasi Kesehatan Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah Selayar. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri serta pencegahan penyakit melalui penerapan perilaku sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah mendaji sarana pembelajaran praktis bagi siswa dalam melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat.   Abstract The communicable diseases take a stage as a public health concern, especially at school environments that have a lot of student interaction of students. A lack of awareness of clean and healthy living behaviours, including the habit of handwashing with soap (CTPS) and proper cough and sneeze etiquette, can increase the possibility of transmitting diseases. This community service activity has a plan to develop knowledge and the practice of handwashing with soap and proper cough and sneeze etiquette among seventh-grade students at UPT SMPN 34 Kepulauan Selayar. The methods include counselling and demonstrations along interactive social media, involving lecturers and students from the Health Administration Study Program of the Institute of Science, Technology, and Business Muhammadiyah Selayar. The results present an increase in students’ understanding and awareness of the importance of individual hygiene and disease for through the adoption of healthy behaviours at school. This activity contributes to promoting the Clean and Healthy Living Behaviour (PHBS) program in schools and serves as a practical learning experience for students in serving community service.  
KODE ETIK GURU INDONESIA PGRI KAJIAN PUSTAKA TENTANG PROFESIONALISME GURU DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN NASIONAL Miranda, Irawati; Irawati, Irawati; Zalzabilah, Nurul Fadila; Akmal, Muhammad; Nahdayana, Nurul; Khaeriah, Ummul; Faidah, Nur; Hamid, Eka Hardianti; Nur, Ainun Rafita; Hermawan, Fachrul; Khatimah, Khusnul; Ramadhan, Muhammad; Aril, Muhammad; Nisa, Hasniyatun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 No. 1 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i1.56693

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep, urgensi, dan penerapan Kode Etik Guru Indonesia melalui pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Tujuan penelitian adalah menganalisis peran kode etik dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan mutu pendidikan berdasarkan kajian literatur. Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kode etik berfungsi sebagai pedoman moral dan profesional yang mengatur tanggung jawab guru terhadap peserta didik, orang tua, rekan sejawat, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Penerapan kode etik memperkuat karakter moral guru, meningkatkan praktik pedagogik, mencegah pelanggaran etika, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Namun, masih terdapat kesenjangan antara prinsip ideal dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam dan penerapan yang konsisten sangat diperlukan untuk membangun budaya pendidikan yang profesional dan berintegritas.
Strengthening Elementary School Students’ Civic Disposition through Gamified NoHaKi E-Module in Pancasila Education Hamidaturrohmah, Hamidaturrohmah; Faidah, Nur
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid digitalization and social transformation have contributed to a decline in students’ civic disposition, posing challenges for Pancasila education in fostering responsible and engaged citizens. This study examines the effect of gamified NoHaKi E-Module on elementary students’ civic disposition in Pancasila Education. A quantitative pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design was used. The sample consisted of 40 fifth-grade students at SDN Demaan, Jepara, selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire covering five aspects: social and moral responsibility, social participation, rule compliance, environmental awareness, and empathy and tolerance. The results showed a significant improvement in civic disposition after the intervention. The mean score increased from 70.0 (pretest) to 81.9 (posttest). The paired-samples t-test indicated a statistically significant difference (t = -6.18, p < 0.001). The highest increases were found in social and moral responsibility (16.88%) and rule compliance (15.62%), indicating stronger awareness of civic values among students. These findings indicate that gamified NoHaKi e-moduls effectively enhance students’ civic disposition by increasing engagement, motivation, and active participation, while supporting the internalization of civic values in elementary education.