Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru Farhan aan; Raka Anugrah Aviery; Elly Nielwaty
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 02 (2024): Jurnal Sakaai : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : AAI Pengda Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66919/sakaai.v1i02.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan dan menganalisa kualitas pelayanan Identitas Kependudukan Digital dan mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Kualitas pelayanan Identitas Kependudukan Digital ini secara keseluruhan sudah cukup baik, yang dapat dilihat dari lima dimensi utama: berwujud, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Berwujud, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru sudah melaksanakan secara baik mengenai kenyamanan sarana dan prasarana, kemudahan akses, tampilan petugas, serta kedisiplinan petugas. Kehandalan, kemampuan petugas dalam pelayanan sudah sesuai dengan waktu dan peraturan yang berlaku, kehandalan petugas juga terlihat dari kemampuan dalam penggunaan teknologi yang ada sebagai alat bantu dalam proses melayani masyarakat. Daya tanggap, dalam respon terhadap permasalahan aplikasi IKD dapat dinilai bahwa sudah berjalan cukup baik. Namun masih terdapat beberapa kekurangan pada aplikasi, yang dimana proses pengaduan keluhan masyarakat tidak hanya terbatas pada pelayanan IKD saja. Hal ini menyebabkan perlunya wadah khusus untuk mengajukan keluhan yang berfokus pada pelayanan IKD saja. Jaminan, petugas sudah memiliki kompetensi dalam melakukan pelayanan ini sesuai dengan kualifikasi yang telah ditentukan. Empati, Pada aspek ini sikap ramah dan sopan petugas diketahui menerapkan budaya 5S baik kepada orang lain maupun kepada sesama petugas mereka sendiri.
Bencana Alam Banjir Program Kampung Siaga Bencana dalam Penanggulangan Banjir di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru: Bencana Alam Aisyah Adabiah; Meyliza Yohanasrizal; Elly Nielwaty
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 02 (2024): Jurnal Sakaai : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : AAI Pengda Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66919/sakaai.v1i02.46

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui program-program yang ada di Kampung Siaga Bencana (KSB), untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kelurahan meranti pandak, dan Tantangan apa saja yang dihadapi masyarakat dalam penangulangan banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap masyarakat setempat. Kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah menjadi kunci utama untuk menciptakan strategi penangulangan banjir yang efektif dan efisien. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Koordinasi yang baik antara berbagai pihak telah memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KSB telah berhasil meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko banjir. Masyarakat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pembersihan saluran air, pengelolaan sampah, dan pelatihan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi terkait untuk menciptakan strategi penanggulangan banjir yang lebih efektif. Meskipun terdapat kemajuan yang signifikan, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk infrastruktur yang belum memadai, dan koordinasi yang belum optimal antara berbagai pihak. Kesiapsiagaan masyarakat diukur melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan yang diambil sebelum dan sesudah terjadinya bencana. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat merupakan kunci untuk mengurangi dampak bencana.
HUMAN RESOURCE PLANNING AT THE PEKANBARU REGIONAL POLICE MOBILE BRIGADE UNIT (SATBRIMOB) AS AN EFFORT TO FULFILL THE NUMBER AND QUALITY OF PERSONNEL Camila Akhwa; Intan Yohana Simanjuntak; Elly Nielwaty
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek penting dalam menjamin efektivitas kinerja organisasi kepolisian, khususnya Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Pekanbaru (Satbrimob) yang mengemban tugas-tugas operasional berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perencanaan SDM di Satbrimob dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan jumlah dan kualitas personel. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM di Satbrimob telah berjalan melalui rekrutmen dari lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN), pengembangan kompetensi berbasis potensi individu, serta pendidikan dan pelatihan berjenjang. Adapun tantangannya seperti perbedaan motivasi dan kedisiplinan antar personel, serta belum adanya sistem perencanaan SDM yang terdokumentasi secara formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan SDM di Satbrimob perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan guna mendukung profesionalisme serta kesiapan operasional personel.
HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT STRATEGY IN THE DIGITAL ERA FOR PEKANBARU CITY’S BUJANG DARA AS A REGIONAL TOURISM ICON Adinda Fitri; Imam Al Hadi; Elly Nielwaty
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada Bujang Dara Kota Pekanbaru sebagai ikon pariwisata daerah di era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara pada Bujang dan Dara Kota Pekanbaru. Analisis mengacu pada teori pengembangan SDM Gary Dessler yang menekankan pelatihan dan pengembangan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengembangan dilakukan melalui pelatihan public speaking, etika komunikasi, literasi digital, pengelolaan media sosial, digital marketing, fotografi, videografi, dan personal branding. Program tersebut meningkatkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, wawasan kepariwisataan, serta kemampuan memanfaatkan media digital untuk promosi wisata daerah. Faktor pendukung meliputi dukungan Dinas Pariwisata, minat generasi muda terhadap teknologi, dan kemudahan akses informasi digital. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan digital peserta, serta perkembangan tren digital yang cepat. Penelitian menyimpulkan strategi pengembangan SDM mampu meningkatkan kompetensi Bujang Dara Kota Pekanbaru sehingga lebih siap menjalankan peran sebagai duta promosi pariwisata era digital.
PENDAMPINGAN UMKM DALAM PENINGKATAN NILAI EKONOMI BUDIDAYA PAKCOY DI DESA TANAH MERAH KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Elly Nielwaty; Dwi Herlinda; Pebriana Marlinda; Melani Ardianti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5957

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pertanian lokal memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar memiliki potensi budidaya pakcoy hidroponik yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Namun, hasil panen masih dominan dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk, daya simpan, dan jangkauan pasar belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan KWT dalam mengembangkan pakcoy menjadi produk olahan bernilai ekonomi, khususnya melalui inovasi kerupuk pakcoy, pengemasan, serta pemasaran sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi, post-test, dan rencana tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Januari 2026 dan diikuti oleh 20 orang peserta KWT pembudidaya pakcoy. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 55% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dalam diskusi mengenai pengolahan produk, daya tahan, kemasan, dan peluang pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis inovasi produk mampu meningkatkan literasi nilai tambah hasil pertanian dan membuka peluang pengembangan UMKM lokal berbasis kelembagaan perempuan desa.
Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perkotaan Di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Regina Florince; Putri Dwita; Elly Nielwaty; Dwi Herlinda
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.939

Abstract

Pertanian perkotaan urban farming telah muncul sebagai solusi alternatif yang kreatif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, khususnya terkait ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Pekanbaru, yang menghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan tingginya permintaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pertanian perkotaan melalui studi kasus di Jalan Pandak, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, serta mengeksplorasi potensinya dalam menjamin ketahanan pangan rumah tangga di lingkungan perkotaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan warga yang aktif dalam kegiatan pertanian perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran untuk pangan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas secara produktif. Selain itu, kegiatan pertanian perkotaan mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya sumber daya produksi, dan belum memadainya dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mengoptimalkan pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi berkelanjutan bagi ketahanan pangan perkotaan.
MOTIVASI MAHASISWA YANG BEKERJA PARUH WAKTU DI KOTA PEKANBARU Mutiara Sylvini; Revalin Bazlina; Elly Nielwaty
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap mahasiswa yang aktif bekerja paruh waktu minimal tiga bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa bekerja paruh waktu dipengaruhi oleh dua dimensi utama, yakni motivasi ekonomi berupa kebutuhan memenuhi biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, serta motivasi non-ekonomi seperti keinginan memperoleh pengalaman kerja, mengembangkan kompetensi profesional, dan memperluas jaringan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bersifat multidimensional dan tidak semata-mata didorong oleh faktor finansial. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan institusi pendidikan dalam merancang kebijakan akademik yang lebih responsif terhadap kondisi mahasiswa di Kota Pekanbaru.
PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN MASYARAKAT KELURAHAN PERAWANG, KECAMATAN TUALANG, KABUPATEN SIAK Mellyza Riani; Hani Salsania; Elly Nielwaty
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah tersebut. Latar belakang penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pengelolaan sampah menurut Azwar (1990), dengan indikator utama meliputi pewadahan (storage), pengumpulan (collection), pengangkutan (transportation), pengolahan (treatment), dan pembuangan akhir (final disposal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketersediaan tempat sampah sebagai sarana pewadahan, kegiatan pengumpulan sampah oleh masyarakat dan petugas kebersihan, proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan, upaya pengolahan sampah, serta sistem pembuangan akhir yang diterapkan berkontribusi dalam mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Namun, tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya fasilitas persampahan, serta meningkatnya jumlah sampah rumah tangga masih perlu diatasi untuk mencapai pengelolaan sampah yang lebih optimal dan berkelanjutan.
PENGELOLAAN WASTE STATION DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP SAMPAH DI RTH TUNJUK AJAR INTEGRITAS KOTA PEKANBARU Putri Zahira Shifa; Sarah Dwi Angraini; Elly Nielwaty
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan waste station dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sampah di RTH Tunjuk Ajar Integritas Kota Pekanbaru serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Latar belakang penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan sampah di RTH sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang diterapkan adalah teori pengelolaan menurut George R. Terry (1958), dengan indikator utama meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan waste station di RTH Tunjuk Ajar Integritas memberikan kontribusi positif dalam mendukung kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Faktor-faktor seperti penyediaan fasilitas waste station, pembagian tugas pengelola, pelaksanaan pengelolaan sampah, serta upaya pengawasan berkontribusi dalam mendukung tujuan tersebut. Namun, tantangan seperti kurangnya pengawasan, minimnya sosialisasi kepada masyarakat, serta rendahnya partisipasi sebagian pengunjung dalam memilah sampah masih perlu diatasi agar pengelolaan waste station dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
PEMBINAAN KERJA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK RATTAN HANDMADE DI JALAN YOS SUDARSO RUMBAI, KOTA PEKANBARU Annisa Rahma Denia; Triana Maulidina Putri; Elly Nielwaty
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.949

Abstract

Pembinaan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang berperan dalam meningkatkan kualitas produk pada suatu usaha. Pada industri kerajinan rotan handmade, kualitas produk sangat ditentukan oleh kemampuan teknis, ketelitian, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan dalam melaksanakan proses produksi. Oleh karena itu, pembinaan kerja diperlukan untuk membantu karyawan meningkatkan kompetensi dan menghasilkan produk yang sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembinaan kerja karyawan dalam meningkatkan kualitas produk pada usaha Rattan Handmade di Jalan Yos Sudarso Rumbai, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teori pembinaan kerja menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2017) dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kerja dilakukan melalui pendampingan langsung oleh pemilik usaha selama proses produksi berlangsung. Pembinaan tersebut mampu meningkatkan kemampuan teknis, ketelitian kerja, efisiensi kerja, dan kreativitas karyawan sehingga kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, rapi, kuat, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas produksi, perbedaan kemampuan karyawan, dan keterbatasan waktu pembimbing. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk menjaga konsistensi kualitas produk serta meningkatkan daya saing usaha.
Co-Authors Abdul Mirad Adinda Fitri Adrian Faridhi Afni.Z Agrifa Ladikansia Aguswan Ahmad Habibi Pratama Ahmad Habibi Pratama Aisyah Adabiah Aisyah Rosmaini Aisyah Rosmaini Al Raafi’u Alexsander Yandra, Alexsander aliyana, aliyana Annisa Rahma Denia Ardiansah Aulia Azwita Wijaya Ayshaadilla Putri Az-Zahra Tri Purnama Sari Azlina Wati Bahrum Azmi Camila Akhwa Cristmes Grecya Yolanda Banurea Dandi Dio Ramdani Pradimas Darul Qoorol Della Anggely Br Damanik Dian Ayunia Rabbani Dian Falentin Dimas Danu Pamungkas Dinda Ayuni Dinda Ayuni Dinda Rizky Rahmatilla Dwi Herlinda Dwi Herlinda Dwi Herlinda Eka Elsa Lestari Elsiska Tri Wanda Elsya Nur Fadilla Elsya Nur Fadilla Emmanuela Kezia Emmanuela Kezia Erinaldi Eva Witari Hutauruk Eva Witari Hutauruk Ezra Stevania Haria Fadhlul Rafii Alkhairi Falentin, Dian Fara Merian Sari Farel Dwi Faturrahman Farhan aan Faridhi, Adrian Faturrahman, Farel Dwi Fitri Adelina Gita Fara Agustina Hani Salsania Hermanto Hermanto Hernimawati Hernimawati Hevana Rachel Marbun Ilham Darlis Saputra Imam Al Hadi Indah Deartati Sihotang Intan Yohana Simanjuntak Irma Revalina Jovanka Maulana Kevin Alif Al Fauzan M. Anggi Syahputra Marsanda Elisabet Napitupulu Marsanda Elisabet Napitupulu Mayang Gumala Sari Melani Ardianti Mellyza Riani Meyliza Yohanasrizal Mirad, Abdul Muhammad Willy Aprillian Mutiara Serly Mutiara Sylvini Nadia Putri Natasya Putri Sagita Nauval Rozan Netty Sisilia Nona Nabila Nona Nabila Novita Rahayu Novita Yuriska Br Sitorus Nurmala Boru Siregar nurpeni Nurpeni, Nurpeni Pamungkas, Dimas Danu Pandli, Gammars Erfi Steve Pebriana Marlinda Pratama, Bima Prihati Prihati Prihati Putri Dwita Putri Zahira Shifa Rahmadhani, Ririn Rahmah Amanda Raka Anugrah Aviery Rara Dita Anggraini Regina Florince Rejeki, Amanda Putri Sri Rengganis darayu Revalin Bazlina Ridho Mahesa Ridho Ramadhan Arfi Rika Oktavia Ririn Rahmadhani Samintan Samintan Saputri, Selvi Maharani Sarah Dwi Angraini Sari Malona Siregar Sari Malona Siregar Satriyo Widagdo Selvi Maharani Shilla Refnas Putri Simbolon, Tiur Angela Sari Sisilia, Netty Stevani K Panggabean Sulaiman Zuhdi Surya Dailiati Syakira Faidila Andri Taufik Hidayat Tiur Angela Sari Simbolon Triana Maulidina Putri Trio Saputra Vaica Nestra Lucia Br Manalu Vesti Septiani Wasiah Sufi Yohana Yesi Kristin Zainal Arifin Zaved Alvareza P. Simanjuntak