Claim Missing Document
Check
Articles

Layanan Kesehatan Digital pada Puskesmas Payung Sekaki Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Syakira Faidila Andri; Dinda Rizky Rahmatilla; Elly Nielwaty
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v2i4.787

Abstract

This study examines the implementation of digital health services via the Mobile JKN application at the Payung Sekaki Community Health Center in Pekanbaru City and explores factors affecting service effectiveness, especially complaints about long waiting times. Using a descriptive qualitative approach based on the Mobile Health Acceptance Model by Handayani et al. (2021), the study focuses on five constructs: ease of use, system availability, system responsiveness, health workers’ digital skills, and user trust. The results show that Mobile JKN has significantly simplified administrative processes, accelerated registration, and improved service efficiency at the health center. Effectiveness is supported by factors such as the application’s general ease of use, faster queue data processing, and adequate digital skills among staff. Users also show a high level of trust, though queue time estimation still needs improvement. Despite these benefits, complaints about long waits persist due to patients who register online but still queue manually and misunderstandings between Mobile JKN and e-Puskesmas queue numbers. Late patient arrivals also contribute to delays. Overall, Mobile JKN proves effective in enhancing digital health services, but further optimization is needed through better socialization of service procedures, accurate queue information, and improved system integration to maximize the advantages of digitalization.
Evaluasi Website SIPENDUDUK dalam Meningkatkan Pelayanan Admnistrasi Kependudukan Disdukcapil di Kecamatan Rumbai Timur Kota Pekanbaru Novita Rahayu; Ayshaadilla Putri; Elly Nielwaty
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v2i4.800

Abstract

The administration of population services in Rumbai Timur District continues to face challenges following the regional expansion that required residents to update their civil documents. The SIPENDUDUK website was introduced to simplify digital submissions; however, its implementation has not been fully effective. A portion of the community, particularly older adults and individuals with low digital literacy, still struggles to navigate service flows and upload required documents. This study aims to evaluate the service quality of the SIPENDUDUK website in improving the effectiveness of civil administration services. A descriptive qualitative method was employed through observations and interviews with officers and service users. The findings indicate that although the website has facilitated administrative processes, its accessibility has not yet reached all user groups due to varying technological capabilities. The system shows adequate efficiency and stability, although several technical issues remain. Service security is maintained through controlled access and a simplified interface. User support is provided through direct assistance from the local office, including manual guidance and mobile outreach services. These results highlight that the success of digital services depends not only on system quality but also on user readiness. This evaluation is expected to contribute to improving the effectiveness, inclusiveness, and overall quality of population administration services in Rumbai Timur District.
Peran Aplikasi DANA untuk Meningkatkan Kemudahan Transaksi Non Tunai Azlina Wati; Samintan Samintan; Elly Nielwaty
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v2i4.820

Abstract

The development of digital technology has driven significant changes in people's transaction patterns, including the increased use of app-based financial services. This study aims to analyze the role of the DANA app in increasing the convenience of cashless transactions in Indonesia. The method used was a literature review, analyzing journals, reports, and official documents related to the use of digital wallets and the development of DANA services over the past three years. The results show that DANA contributes to accelerating transaction processes, increasing accessibility to financial services, and providing secure and efficient payment features. Features such as QRIS, flexible balance top-ups, instant transfers, and integration with various public and commercial services have proven to facilitate users' cashless transactions. However, challenges remain, including unequal digital literacy, data security risks, and network limitations in some regions. Overall, the DANA app plays a crucial role in accelerating the digital payment ecosystem and increasing transaction convenience for the Indonesian people.
PERAN APLIKASI CEK BANSOS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL DI DESA SIDODADI, KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT Ilham Darlis Saputra; Fadhlul Rafii Alkhairi; Elly Nielwaty
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.133

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Aplikasi Cek Bansos sebagai instrumen digital dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di Desa Sidodadi, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dimanfaatkan sebagai sarana verifikasi data penerima manfaat, pemantauan real-time proses penyaluran, serta pengurangan potensi penyimpangan dalam program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada aparatur desa, pendamping sosial, dan penerima manfaat serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi di lapangan, penelitian ini menemukan bahwa Aplikasi Cek Bansos telah berhasil mempercepat proses verifikasi penerima bantuan hingga 65% lebih cepat dibandingkan metode manual sebelumnya, mengurangi duplikasi data penerima hingga 78%, serta meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme penyaluran bantuan. Namun, implementasi aplikasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses internet di wilayah pedesaan, rendahnya literasi digital sebagian pendamping dan penerima manfaat, serta belum optimalnya sinkronisasi data antara aplikasi pusat dengan sistem informasi desa.  Secara keseluruhan, Aplikasi Cek Bansos terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan tata kelola penyaluran bantuan sosial yang lebih akuntabel dan inklusif di Desa Sidodadi, sekaligus menjadi model replikasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki karakteristik geografis dan demografis serupa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur jaringan, pelatihan intensif literasi digital bagi aparatur dan masyarakat, serta integrasi aplikasi dengan sistem informasi desa untuk optimalisasi manfaat di masa mendatang.
PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PEKANBARU Elsya Nur Fadilla; Emmanuela Kezia; Elly Nielwaty
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.315

Abstract

Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Pekanbaru merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan ketertiban umum, kenyamanan, dan keindahan kota. Kota Pekanbaru mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat yang menyebabkan meningkatnya jumlah PKL yang berjualan tidak pada tempat yang telah ditentukan, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kemacetan lalu lintas, kebersihan, dan ketertiban umum. Pemerintah Kota Pekanbaru mengeluarkan Peraturan Daerah No. 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum sebagai dasar hukum untuk mengatur keberadaan PKL agar tidak mengganggu ketertiban umum dan memberi ruang yang adil bagi pedagang serta masyarakat. Regulasi ini diharapkan dapat menyeimbangkan aspek ekonomi dan sosial melalui penertiban yang berkelanjutan dan humanis, dengan melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pedagang. Penertiban ini difokuskan pada penataan PKL secara terencana guna mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pekanbaru.
PENGEMBANGAN PASAR BAWAH SEBAGAI WISATA BELANJA DI KOTA PEKANBARU Sari Malona Siregar; Aisyah Rosmaini; Elly Nielwaty
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.338

Abstract

Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.
PENERAPAN KEBIJAKAN PAJAK PARKIR DALAM MENINGKATKAN PAD DI KOTA PEKANBARU STUDY KASUS: KEC. SUKAJADI Eva Witari Hutauruk; Marsanda Elisabet Napitupulu; Elly Nielwaty
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.343

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pilar pembiayaan utama bagi pemerintah daerah, dan di Kota Pekanbaru, penerimaan dari pajak daerah dan retribusi masih menjadi kontributor terbesarnya. Sektor perparkiran, baik di tepi jalan umum maupun area komersial, adalah salah satu sumber yang berpotensi besar untuk meningkatkan PAD melalui pemungutan pajak parkir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pajak parkir di Kota Pekanbaru, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang muncul, dan merumuskan strategi optimalisasi pelaksanaannya untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kota Pekanbaru, melibatkan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pengelola parkir resmi, dan kawasan ramai tempat praktik parkir berada.
Co-Authors aan, Farhan Abdul Mirad Adabiah, Aisyah Adrian Faridhi Afni.Z Agrifa Ladikansia Aguswan Ahmad Habibi Pratama Aisyah Rosmaini Al Raafi’u Alexsander Yandra, Alexsander aliyana, aliyana Anugrah Aviery, Raka Ardiansah Ayshaadilla Putri Azlina Wati Bahrum Azmi Della Anggely Br Damanik Dian Ayunia Rabbani Dian Falentin Dinda Ayuni Dinda Rizky Rahmatilla Dwi Herlinda Dwi Herlinda Dwi Herlinda Eka Elsa Lestari Elsiska Tri Wanda Elsya Nur Fadilla Emmanuela Kezia Erinaldi Eva Witari Hutauruk Fadhlul Rafii Alkhairi Falentin, Dian Fara Merian Sari Faturrahman, Farel Dwi Fitri Adelina Gita Fara Agustina Hermanto Hermanto Hernimawati Hernimawati Hevana Rachel Marbun Ilham Darlis Saputra Indah Deartati Sihotang Irma Revalina Kevin Alif Al Fauzan Maharani, Selvi Marsanda Elisabet Napitupulu Mayang Gumala Sari Meylina Elsi Mirad, Abdul Muhammad Willy Aprillian Nadia Putri Netty Sisilia Nona Nabila Novita Rahayu Novita Yuriska Br Sitorus Nurmala Boru Siregar nurpeni Nurpeni, Nurpeni Pamungkas, Dimas Danu Pandli, Gammars Erfi Steve Pebriana Marlinda Pratama, Bima Prihati Prihati Prihati Rahmadhani, Ririn Rahmah Amanda Ramadhan Arfi, Ridho Rara Dita Anggraini Rejeki, Amanda Putri Sri Rengganis darayu Ridho Mahesa Rika Oktavia Samintan Samintan Saputri, Selvi Maharani Sari Malona Siregar Satriyo Widagdo Shilla Refnas Putri Simbolon, Tiur Angela Sari Sisilia, Netty Stevani K Panggabean Sulaiman Zuhdi Surya Dailiati Syakira Faidila Andri Trio Saputra Vesti Septiani Wasiah Sufi Yohana Yesi Kristin Yohanasrizal, Meyliza Zainal Arifin Zaved Alvareza P. Simanjuntak