Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Materi Geometri Datar Berbentuk Video Pembelajaran Untuk Anak Usia (5-6) Tahun Putri, Ayu Dwi; Syafdaningsih, Syafdaningsih
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i1.8718

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan media video pembelajaran geometri datar untuk anak usia (5-6) tahun yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluation) yang dikombinasikan dengan modifikasi evaluasi formatif Tessmer. Teknik pengumpulan data dan analisis pada penelitian ini menggunakan walkthrough dan observasi. Pada tahap expert review, hasil validasi oleh ahli materi yaitu sebesar 91% (kategori sangat valid) dan hasil validasi oleh ahli media yaitu sebesar 95% (kategori sangat valid). Hasil rata-rata dari kedua validasi ahli materi dan media tersebut yaitu sebesar 93% atau dapat dinyatakan sangat valid. Pada tahap one-to-one evaluation dengan jumlah anak sebanyak 3 orang anak didapat hasil observasi sebesar 89% (kategori sangat praktis), sementara pada tahap small group evaluation dengan jumlah anak sebanyak 9 orang anak didapat hasil observasi sebesar 96% (kategori sangat praktis). Hasil rata-rata dari kedua tahap observasi tersebut adalah sebesar 92,5% atau dapat dinyatakan sangat praktis. Berdasarkan hasil dari semua tahap yang dilakukan, dengan ini dapat dikatakan media video pembelajaran geometri datar untuk anak usia (5-6) tahun yang dikembangkan pada penelitian ini sangat valid dan praktis, sehingga dapat diaplikasikan dan digunakan pada proses belajar mengajar.
Pengembangan Materi Geometri Datar Berbentuk Video Pembelajaran Untuk Anak Usia (5-6) Tahun Putri, Ayu Dwi; Syafdaningsih, Syafdaningsih
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i1.8718

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengembangkan media video pembelajaran geometri datar untuk anak usia (5-6) tahun yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluation) yang dikombinasikan dengan modifikasi evaluasi formatif Tessmer. Teknik pengumpulan data dan analisis pada penelitian ini menggunakan walkthrough dan observasi. Pada tahap expert review, hasil validasi oleh ahli materi yaitu sebesar 91% (kategori sangat valid) dan hasil validasi oleh ahli media yaitu sebesar 95% (kategori sangat valid). Hasil rata-rata dari kedua validasi ahli materi dan media tersebut yaitu sebesar 93% atau dapat dinyatakan sangat valid. Pada tahap one-to-one evaluation dengan jumlah anak sebanyak 3 orang anak didapat hasil observasi sebesar 89% (kategori sangat praktis), sementara pada tahap small group evaluation dengan jumlah anak sebanyak 9 orang anak didapat hasil observasi sebesar 96% (kategori sangat praktis). Hasil rata-rata dari kedua tahap observasi tersebut adalah sebesar 92,5% atau dapat dinyatakan sangat praktis. Berdasarkan hasil dari semua tahap yang dilakukan, dengan ini dapat dikatakan media video pembelajaran geometri datar untuk anak usia (5-6) tahun yang dikembangkan pada penelitian ini sangat valid dan praktis, sehingga dapat diaplikasikan dan digunakan pada proses belajar mengajar.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian Peserta Didik Menggunakan Metode Jarimatika Kelas V SD Negeri 140 Palembang Renaldy, M. Denni; Syafdaningsih, Syafdaningsih; Yuslini, Yuslini
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1427

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode Jarimatika untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 140 Palembang dengan subjek penelitian kelas V dengan jumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes, analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian dengan penggunaan metode jarimatika untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian peserta didik. Hal tersebut dibuktikan dari meningkatnya persentase kemampuan berhitung perkalian peserta didik yakni 90% dengan kategori sangat baik dan baik. Maka dari itu, dengan penggunaan metode Jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian peserta didik pada pembelajaran Matematika. Dengan metode jarimatika dapat membantu untuk mudah dalam melakukan perkalian menggunkan jari tangan yang dapat membuat peserta didik mampu melakukan berhitung perkalian dengan baik.
Manfaat Kegiatan Outbound dalam Stimulasi Perkembangan kognitif Anak Usia Dini dari Perspektif Guru Syafdaningsih, Syafdaningsih; Hasmalena, Hasmalena; Rukiyah, Rukiyah; Sofnidar, Sofnidar; Pagarwati, Lia Dwi Ayu; Siregar, Rina Rahayu; Zulaiha, Dara; Stevany, Della; Safitri, Maryati Indah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5382

Abstract

Aktivitas fisik yang melibatkan anak bergerak aktif melalui permainan outdoor seperti mini outbound masih jarang disediakan di Lembaga Taman Kanak-kanak. Selain karena faktor tempat, faktor biaya juga menjadi penyebab sulitnya menyediakan fasilitas permainan outbound meskipun dengan versi sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perspektif guru Taman Kanak-kanak terhadap kegiatan outbound dalam mengembangkan kognitif anak usia dini.  Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Indralaya, Palembang yang berjumlah 25 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Angket yang digunakan untuk memperoleh data di susun menggunakan skala likert. Data penelitian di analisis menggunakan analisis proporsi dan analisis mode. Hasil penelitian menunjukan interpretasi perspektif guru terhadap kegiatan outbound sangat penting diterapkan di Lembaga sebagai salah satu alternatif permainan outdoor yang dapat menstimulasi perkembengan kognitif anak. Kemampuan berpikir kritis, kemampuan penalaran, dan kemampuan menganalisa anak dapat terasah melalui permainan outbound, serta kemampuan kolaborasi anak dalam bekerja sama dapat berkembang.
Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Cerita Materi Geometri untuk Anak Usia 5-6 Tahun Syafdaningsih, Syafdaningsih; Hasmalena, Hasmalena; Rukiyah, Rukiyah; Sofia, Ari; Pagarwati, Lia Dwi Ayu; Zulaiha, Dara; Siregar, Rina Rahayu; Putriani, Wulan; Putri, Ersya Muharommah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5782

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali dianggap menakutkan bagi semua kalangan termasuk anak usia dini. Untuk itu perlu nya media dalam menunjang pembelajaran agar optimal dan mudah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Namun, guru sering kali kesulitan dalam menjumpai dan memvariasikan media untuk pembelajaran matematika. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah inovasi media pembelajaran berupa media pembelajaran berbasis buku cerita materi geometri untuk anak usia dini yang valid dan praktis. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian yaitu penelitian R&D dengan model Rowntree. Model Rowntree memiliki 3 tahap yaitu perencanaan, pengembangan dan Evaluasi. Evaluasi peneliti mengadopsi tahap dari model evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari tahap self evaluation, expert review, one-to-one evaluation, dan small group evaluation. Hasil penelitian menyatakan produk berupa media pembelajaran berbasis buku cerita materi geometri dinyatakan valid secara ahli dan juga dan praktis secara pengguna yaitu guru dan anak.
Coaching Clinic Penyusunan Modul Ajar Berbasis P5 Bagi Guru TK Di Kabupaten Lahat Hasmalena, Hasmalena; Syafdaningsih, Syafdaningsih; Rantina, Mahyumi; Suningsih, Taruni; Ayu Pagarwati, Lia Dwi; Mauidah, Mauidah; Alpionita, Putri Eksi; Yani, Dia Fitri; Ramada, Pasya Zafa; Fitriani, Ira
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13175

Abstract

Background: Kurikulum merdeka belajar merupakan wujud pengembangan kurikulum yang memudahkan peserta didik dalam pembelajaran. Proses pembelajaran berpusat pada materi yang mendasar untuk menumbuhkan keunikan dan meningkatkan keahlian serta kemampuan peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru di Kabupaten Lahat. Metode: Pengabdian dibuat dalam bentuk workshop /pelatihan, coaching clinic dan pendampingan dalam membuat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Hasil: Adanya peningkatan dari pengetahuan terlihat berdasarkan pre-test dan post-test yang telah diberikan dimana hasil pre-test mendapatkan rata-rata sebesar 55,5 dan rata-rata post-test peserta sebesar 85 dengan rata-rata kenaikan sebanyak 31. Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kurikulum merdeka dan penyusunan modul ajar berbasis P5.
Pelatihan Modul Ajar Berbasis STEAM Andika, Windi; Sumarni, Sri; Syafdaningsih, Syafdaningsih; Utami, Febriyanti; Akbari, Akbari; Siregar, Rina Rahayu; Astika, Ruri Tria; Carisa, Aulia; Angraini, Melisa Nabima
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13832

Abstract

Background: The socialization of the Free Curriculum Implementation Program (IKM), especially the creation of STEAM-based teaching modules for Kindergarten (TK) Teachers in Lahat Regency, has not yet been widely implemented. Additionally, the educational background linearities of preschool teachers are low. On the other hand, Lahat Regency has collaborated with Sriwijaya University to minimize the existing gap. Based on the needs analysis, Lahat needs competent preschool teachers, especially in creating STEAM-based teaching modules for 4-6 aged children. Training and mentoring preschool teachers in creating STEAM-based teaching modules has involved 20 preschool teachers in Lahat, South Sumatra. Method: The activity flow includes 1) Planning, 2) Implementation, and 3) Evaluation. Inferential quantitative data analysis was conducted using the average percentage from pre-test and post-test scores of a 20-question instrument indicating STEAM-based teaching module components. Results: Based on the average pre-test score of 49% and the average post-test score of 71%, showed an increase of 23%. Additionally, preschool teachers were assisted in creating STEAM-based teaching modules and received group advice from the trainer. Some strengths and weaknesses include teachers being able to develop teaching modules according to the format, alignment with the developmental level of children, suitability of media, and evaluation. However, for STEAM-based activities formulated by teachers, further assistance is needed as some teachers are mistaken in designing activities suitable for the Technology and Engineering fields. Conclusion: The STEAM-based teaching module training received positive responses, was effectively implemented, and provided new knowledge for preschool teachers.