Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan LKPD berbasis STEM Terintegrasi Phet Simulations pada Materi Pemanasan Global Kajian Tahap Define dan Design Lingga, Zellyta Suci Oktavia; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Lembar Kerja Peserta Didika (LKPD) berbasis STEM yang terintegrasi dengan Phet Simulations pada materi pemanasan global di tingkat SMA. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya partisipasi dan kemampuan berpikir kritis siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan kurangnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran fisika. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun dibatasi pada tahap Define dan Design. Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta siswa, yang menunjukkan perlunya bahan ajar inovatif untuk membantu pemahaman konsep abstrak seperti efek rumah kaca. Hasil desain LKPD melibatkan integrasi elemen Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) serta penggunaan simulasi dari Phet untuk meningkatkan keterlibatan dan kemampuan berpikir kritis siswa. LKPD ini dirancang dengan struktur yang sistematis, bahasa yang komunikatif, serta visual yang menarik, sehingga sesuai untuk mendukung pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. LKPD ini memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dan bermakna dalam menjelaskan materi Pemanasan global.
Penerapan Model Learning Cycle 5e dalam Materi Besaran Pokok dan Turunan di Kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila Sari, Ira Nofita; Saputri, Dwi Fajar; Beno, Yupensius
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v5i2.127

Abstract

This study aims to determine the application model of  learning cycle 5e on the magnitude and derivative material class VII SMP Negeri 1 Sengah Temila. This research was quasi experiment design with posttest only design control. Data collection tool used is a multiple choice test. The hypothesis was tested using the t test of the parties. Based on the analysis concluded that: (1) student learning outcomes after application model of learning cycle 5e on the material of magnitude and derivative class VII SMP Negeri 1 Sengah Temila classified as good, (2) student learning outcomes after application of the model learning cycle 5e on material of magnitude and derivative class VII SMP Negeri 1 Sengah Temila relatively less, and (3) the results of student learning after the applied model of learning cycle 5e better than student learning outcomes after applied of conventional learning models on the material of magnitude and derivative class VII SMP Negeri 1 Sengah Temila.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model learning cycle 5 e pada materi besaran pokok dan turunan kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila. Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperiment dengan rancangan posttest only design control design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pilihan jamak. Hipotesis diuji menggunakanuji t satu pihak. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: (1) hasil belajar siswa setelah diterapkan model learning cycle 5 e pada materi besaran pokok dan turunan kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temilatergolong baik, (2) hasil belajar siswa setelah diterapkan model learning cycle 5 e pada materi besaran pokok dan turunan kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temilatergolong kurang, dan (3) hasil belajar siswa setelah diterapkan model learning cycle 5 e lebih baik daripada hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran konvensional pada materi besaran pokok dan turunan kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila.
Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru Fisika Nurussaniah, Nurussaniah; Trisianawati, Eka; Sari, Ira Nofita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v6i2.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains calon guru fisika setelah diterapkan pembelajaran inkuiri dan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk quasi eksperimen dan rancangan non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains pada kelas yang diterapkan pembelajaran inkuiri adalah 38,09 sedangkan pada kelas yang diterapkan pembelajaran konvensional adalah 17,86. Hasil uji t independent sampel menunjukkan angka signifikansi yaitu 0,004 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menandakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains calon guru fisika di kelas yang diterapkan pembelajaran inkuiri dan konvensional. N-Gain (g) pada kelas eksperimen adalah 0,65 dengan interpretasi sedang dan pada kelas kontrol adalah 0,27 dengan interpretasi rendah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan keterampilan proses sains guru fisika.Inquiry Learning to Improve The Science Process Skills of The Pre-Service Physics TeachersThis study aims to determine the difference in the improvement of science process skills of physics teacher candidates after applied inquiry and conventional learning. This research uses the experimental method with quasi-experimental design and non-equivalent control group design. The results showed science process skills’ gain in the classroom applied inquiry learning is 38.09 while in the classroom applied conventional learning is 17.86. The result of the independent sample t-test shows that the significance is 0.004 less than 0.05. This indicates that H0 rejected and Ha accepted, so there is a difference in the improvement of science process skills of physics teachers in the classroom which is applied inquiry and conventional learning. N-Gain (g) in the experimental class is 0.65 with moderate interpretation and in the control class is 0.27 with low interpretation. The existence of such differences indicates that inquiry learning can improve the science physics teacher process skills.
Pengembangan Awal Media Pembelajaran Fluida Dinamis Berbasis Construct 3 dengan Model 4D Wely Sandra; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni
Kappa Journal Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i2.30435

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep fluida dinamis masih rendah karena terbatasnya media visual interaktif yang dapat digunakan secara mandiri. Hal ini menghambat proses pembelajaran fisika yang menuntut kemampuan visualisasi dan eksplorasi konsep-konsep yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Construct 3 pada materi fluida dinamis dengan menggunakan model pengembangan 4D yang dibatasi pada tahap Define dan Design. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Tahap Define meliputi analisis kurikulum, karakteristik peserta didik, dan materi pembelajaran, sedangkan tahap Design mencakup perancangan flowchart media, tampilan awal, aset visual, dan spesifikasi teknis awal media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain media telah selesai sekitar 85%, mencakup seluruh flowchart interaksi, tampilan antarmuka utama, aset grafis dan audio, serta rancangan navigasi dan animasi dasar. pada tahap ini belum dilakukan uji kevalidan maupun kepraktisan, sehingga belum tersedia indikator keberhasilan secara kuantitatif. Kedepannya proses validasi akan melibatkan validator ahli materi dan ahli media dengan kriteria penilaian seperti kesesuaian konten dengan kurikulum, kejelasan penyampaian konsep, kualitas tampilan visual, navigasi, interaktivitas, serta kemudahan penggunaan oleh siswa. Media yang dikembangkan memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran mandiri dan visualisasi konsep fisika yang kompleks. Media yang dikembangkan memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran mandiri dan visualisasi konsep fisika yang kompleks. Selain itu, media ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka karena memungkinkan diferensiasi pembelajaran dan mendorong kemandirian siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah memberikan dasar rancangan awal yang dapat digunakan sebagai pijakan untuk tahap pengembangan dan pengujian lebih lanjut, guna memperoleh media yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran fisika di sekolah. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan tahap selanjutnya agar media dapat diterapkan secara luas dalam pembelajaran fisika di sekolah.
Perancangan LKPD berbasis STEM Terintegrasi Phet Simulations pada Materi Pemanasan Global Kajian Tahap Define dan Design Lingga, Zellyta Suci Oktavia; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Lembar Kerja Peserta Didika (LKPD) berbasis STEM yang terintegrasi dengan Phet Simulations pada materi pemanasan global di tingkat SMA. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya partisipasi dan kemampuan berpikir kritis siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan kurangnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran fisika. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun dibatasi pada tahap Define dan Design. Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta siswa, yang menunjukkan perlunya bahan ajar inovatif untuk membantu pemahaman konsep abstrak seperti efek rumah kaca. Hasil desain LKPD melibatkan integrasi elemen Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) serta penggunaan simulasi dari Phet untuk meningkatkan keterlibatan dan kemampuan berpikir kritis siswa. LKPD ini dirancang dengan struktur yang sistematis, bahasa yang komunikatif, serta visual yang menarik, sehingga sesuai untuk mendukung pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. LKPD ini memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dan bermakna dalam menjelaskan materi Pemanasan global.
Inovasi Asesmen Berbasis Deep Learning: Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Fisika di Kota Pontianak Nurussaniah, Nurussaniah; Sari, Ira Nofita; Angraeni, Lia; Sukadi, Eti; Boisandi, Boisandi; Assegaf, Syarif Lukman Hakim; Saputri, Dwi Fajar; Matsun, Matsun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2978

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru fisika di Kota Pontianak melalui inovasi asesmen pembelajaran berbasis deep learning. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada tantangan guru dalam mengembangkan asesmen yang relevan dengan keterampilan abad ke-21, di mana asesmen tradisional masih dominan dan kurang mampu mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, workshop, praktik penyusunan instrumen asesmen, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah guru fisika SMA/SMK yang tergabung dalam MGMP Fisika Kota Pontianak. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep asesmen berbasis deep learning, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor pretest dan posttest. Selain itu, keterampilan guru dalam menyusun instrumen asesmen juga meningkat dengan rata-rata kategori “baik”, meskipun aspek autentisitas asesmen masih perlu diperkuat. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan asesmen berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis guru fisika, sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran sains di era digital.
KELAYAKAN MODUL FISIKA BERBASIS TEMATIK Anita; Sari, Ira Nofita
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 3 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i3.1508

Abstract

This research is a research and development (R&D) that aims to determine the feasibility of junior high school physics modules for junior high school (SMP) students arranged on a thematic basis refers to Borg and Gall. The research steps are as follows: research and information gathering, research planning, initial product development, validation test, product revision. The data collection technique used is a validation questionnaire. The analysis used in this study is a qualitative analysis of the results of the product validation test of teaching. Data collection techniques used are indirect communication techniques. The data collection tool used in the form of an expert validation questionnaire was used to collect the validation data of the related experts. The feasibility of thematic-based junior high school physics module is categorized as feasible with an average according to the results of the media validation obtained an average score of 76.29% and an average score of material expert judgment obtained a score of 73.33% in the feasible criteria. Based on the validation results, the thematic-based physics learning module for junior high school (SMP) is declared feasible to use in the learning process.
Design Thinking Sebagai Metode Inovatif dalam Perancangan Aplikasi M-Physics Nurussaniah, Nurussaniah; Batita, Maurish Sofie Rahmi; Ulfa, Saida; Praherdhiono, Henry; Sari, Ira Nofita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.610

Abstract

In the ever-evolving digital era, learning applications have become indispensable tools in the educational process. This research delves into the utilization of Design Thinking as an innovative methodology for crafting M-Physics applications. The study delineates the steps involved in Design Thinking, which encompass empathy, definition, ideation, and prototyping. The findings demonstrate that Design Thinking aids researchers in gaining a deeper understanding of user needs, articulating problems more precisely, generating creative ideas, and ultimately, devising more innovative solutions. The foundation of the M-Physics prototype design lies in presenting material in a manner that is both succinct and detailed, aligning with the principles of generative learning. M-Physics aims to assist learners, particularly students, in comprehending physics material. Future research should endeavor to complete the Design Thinking process through to the testing stage, ensuring the production of a comprehensive product that truly meets user needs. The insights gleaned from this research are anticipated to be of value to other educational application developers seeking to incorporate a Design Thinking approach into their design processes.
Eksplorasi Dimensi Efikasi Diri Guru Fisika di Kalimantan Barat Sari, Ira Nofita; Nurussaniah, Nurussaniah
Kappa Journal Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i3.23730

Abstract

Physics teachers need to pay more attention to each student's unique way of thinking, strive to recognize and correct misunderstandings, and apply cognitive learning methods such as assimilation and accommodation. The use of cognitive dissonance can be used as a tool to change students' way of thinking. Additionally, it is important to simplify experiments and provide practical exercises that can deepen students' understanding. Teachers must also be able to relate lesson material to real life and understand the role of emotions in the teaching and learning process. Therefore, it is necessary to have teacher self-confidence through self-efficacy. This study aims to provide a comprehensive understanding of the condition of educators' self-efficacy in West Kalimantan and its impact on learning. This research is a descriptive research. The population of this research is all physics teachers in West Kalimantan. The sample was selected using probability sampling technique. The number of samples in this study were 100 physics teachers from 13 cities/districts in West Kalimantan. Data collection technique is indirect communication. Data analysis used descriptive statistics, followed by a description of the physics teacher's level of self-efficacy. Based on the research results it was concluded that the average self-efficacy level of physics teachers in West Kalimantan was quite high. The factors measured, namely the efficacy in learning strategies, classroom management, and student involvement all show a good level of self-efficacy. Physics teachers in West Kalimantan demonstrated high efficacy in developing learning strategies and managing classrooms, and had sufficient confidence in engaging students in the learning process.
Feasibility of Academic Blogs as Learning Media for Electromagnetik Induction Material Angraeni, Lia; Sari, Ira Nofita; Junghin, Noryi; Matsun, Matsun
Kappa Journal Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i3.23918

Abstract

Based on pre-observation results, researchers found that student learning outcomes in electromagnetic induction material were still below the standards set by the school. This is due to the lack of learning media used. Therefore, it is necessary to develop innovative media that can support learning, namely blog-based learning media. This research aims to determine feasibility according to media experts, feasibility according to material experts, and test students' responses to the media being developed. This research uses Thiagarajan's R&D steps with a 4D model, namely (Define, Design, Develop, and Disseminate), but in its implementation in this research it is modified to 3D, namely Define, Design, and Develop. The results of data analysis show that from the media aspect it is categorized as very appropriate with a score of 91%, from the material aspect it is categorized as appropriate with a score of 75% and the results of student responses to the media being developed are categorized as very feasible with a score of 95%. Based on this, it can be concluded that the learning media with the Academic Blog is said to be suitable for use in learning electromagnetic induction material.