Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Utari, Widya; Fitrawaty, Fitrawaty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.529-537

Abstract

Dengan mempertimbangkan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada perekonomian Indonesia, tujuan penelitian ini ialah gua mengidentifikasi peran yang dimainkan oleh UMKM dalam perkembangan ekonomi Indonesia dan meninjau analisis potensi serta hambatan UMKM. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian literatur. Menurut hasil penelitian, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat penting untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Hanya saja, mereka masih mengalami berbagai masalah, misalnya keterbatasan akses modal, infrastruktur pendukung yang minim, serta kesulitan pemasaran dan pendistribusian produk. Studi ini berfokus pada tepatnya kebijakan sangatlah penting untuk membantu UMKM berkembang serta meningkatkan daya saing mereka. Dengan demikian, UMKM memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan serta inklusif.
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN NASIONAL, SUKU BUNGA SERTA INFLASI TERHADAP BESARAN TUKAR NOMINAL : PEN-DEKATAN DENGAN COINTEGRATION DAN ERROR CORRECTION MODEL (ECM) Utari, Widya; Fitrawaty, Fitrawaty; Ruslan, Dede
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.%p

Abstract

Tujuan dari riset ini ialah agar mengevaluasi dampak suku bunga, pendapatan nasional serta suku bunga akan besaran tukar rupiah terhadap dolar, bisa dalam kurun waktu yang lama ataupun kurun waktu singkat. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder selama periode 1989 hingga 2024 (selama 36 tahun). Metode yang diaplikasikan di riset ini ialah regresi linier berganda dengan strategi Ordinary Least Squares (OLS). Selain itu, pendekatan yang diterapkan mencakup uji kointegrasi serta Error Correction Model atau ECM, yang didahului oleh sejumlah uji statistik lainnya. Hasil penelitian dengan menggunakan uji kointegrasi Johansen memperlihatkan bahwasanya ada relasi keseimbangan kurun waktu lama antara seluruh variabel bebas (inflasi, pendapatan nasional, serta suku bunga) dengan variabel tidak bebas (besaran tukar). Fakta ini didukung oleh besaran trace statistic sebesar 102,1727 yang secara signifikan melebihi besaran kritis pada tingkat signifikansi 5%, yaitu 47,85613. Di luar itu, besaran Maximum Eigenvalue Statistic juga menunjukkan total sebanyak 36,7908, yang lebih tinggi dibandingkan besaran kritis 5% yakni 27,584434. Selain itu, keluaran pengujian melalui ECM menunjukkan bahwasanya variabel inflasi, residual serta suku bunga saja yang berpengaruh secara substansial, sedangkan variabel pendapatan nasional tidaklah menunjukkan signifikansi. Temuan ini mengindikasikan bahwasanya inflasi serta suku bunga memiliki relasi kurun waktu yang singkat akan besaran tukar, yang diperlihatkan oleh tiap-tiap besaran probabilitas variabel yang berada di bawah tingkat signifikansi 5% (0,05). Selain itu, koefisien residual dalam hasil uji ECM tercatat sebesar -0,732447, yang menunjukkan bahwa tingkat koreksi kesalahan (error correction term) mencapai 73,24% dan bersifat signifikan.
The Effects of Loan-to-Value (LTV), Minimum Reserve Requirement (MRR), and Capital Adequacy Ratio (Car) on the Performance of State-Owned Banks Ananta, Dimas; Rahmadana, Muhammad Fitri; Fitrawaty, Fitrawaty
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.9135

Abstract

This study examines the impact of macroprudential policies on The Performance of State-Owned Banks in Indonesia, focusing on Loan to Value (LTV), Minimum Reserve Requirement (MRR), and Capital Adequacy Ratio (CAR). The research is motivated by the need to understand how macroprudential instruments influence the financial performance of major banks amid evolving credit, liquidity, and capital conditions. The problems addressed are whether LTV, MRR, and CAR individually and collectively affect Return on Equity (ROE), and which of these variables serve as the most influential determinants of profitability. The study aims to analyze the partial and simultaneous effects of these indicators on ROE using empirical data from four large Indonesian banks over the 2013–2023 period. The research employs a panel data regression approach using the fixed-effect model to estimate the relationships among variables. The empirical results show that LTV has a negative and significant effect on ROE, indicating that looser LTV policies tend to reduce profitability through increased credit risk. MRR has a positive but insignificant effect, suggesting that reserve requirements primarily function as liquidity buffers rather than direct profitability drivers. CAR exhibits a positive and significant effect, highlighting the importance of strong capitalization in supporting bank performance. Simultaneously, LTV, MRR, and CAR significantly influence ROE, with an R-squared value of 0.2723, meaning that 27.23% of variation in profitability is explained by these macroprudential indicators. Overall, the findings underscore the essential role of integrated macroprudential policy in maintaining bank performance and financial stability.