Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Utari, Widya; Fitrawaty, Fitrawaty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.529-537

Abstract

Dengan mempertimbangkan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada perekonomian Indonesia, tujuan penelitian ini ialah gua mengidentifikasi peran yang dimainkan oleh UMKM dalam perkembangan ekonomi Indonesia dan meninjau analisis potensi serta hambatan UMKM. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian literatur. Menurut hasil penelitian, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat penting untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Hanya saja, mereka masih mengalami berbagai masalah, misalnya keterbatasan akses modal, infrastruktur pendukung yang minim, serta kesulitan pemasaran dan pendistribusian produk. Studi ini berfokus pada tepatnya kebijakan sangatlah penting untuk membantu UMKM berkembang serta meningkatkan daya saing mereka. Dengan demikian, UMKM memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan serta inklusif.
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN NASIONAL, SUKU BUNGA SERTA INFLASI TERHADAP BESARAN TUKAR NOMINAL : PEN-DEKATAN DENGAN COINTEGRATION DAN ERROR CORRECTION MODEL (ECM) Utari, Widya; Fitrawaty, Fitrawaty; Ruslan, Dede
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.%p

Abstract

Tujuan dari riset ini ialah agar mengevaluasi dampak suku bunga, pendapatan nasional serta suku bunga akan besaran tukar rupiah terhadap dolar, bisa dalam kurun waktu yang lama ataupun kurun waktu singkat. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder selama periode 1989 hingga 2024 (selama 36 tahun). Metode yang diaplikasikan di riset ini ialah regresi linier berganda dengan strategi Ordinary Least Squares (OLS). Selain itu, pendekatan yang diterapkan mencakup uji kointegrasi serta Error Correction Model atau ECM, yang didahului oleh sejumlah uji statistik lainnya. Hasil penelitian dengan menggunakan uji kointegrasi Johansen memperlihatkan bahwasanya ada relasi keseimbangan kurun waktu lama antara seluruh variabel bebas (inflasi, pendapatan nasional, serta suku bunga) dengan variabel tidak bebas (besaran tukar). Fakta ini didukung oleh besaran trace statistic sebesar 102,1727 yang secara signifikan melebihi besaran kritis pada tingkat signifikansi 5%, yaitu 47,85613. Di luar itu, besaran Maximum Eigenvalue Statistic juga menunjukkan total sebanyak 36,7908, yang lebih tinggi dibandingkan besaran kritis 5% yakni 27,584434. Selain itu, keluaran pengujian melalui ECM menunjukkan bahwasanya variabel inflasi, residual serta suku bunga saja yang berpengaruh secara substansial, sedangkan variabel pendapatan nasional tidaklah menunjukkan signifikansi. Temuan ini mengindikasikan bahwasanya inflasi serta suku bunga memiliki relasi kurun waktu yang singkat akan besaran tukar, yang diperlihatkan oleh tiap-tiap besaran probabilitas variabel yang berada di bawah tingkat signifikansi 5% (0,05). Selain itu, koefisien residual dalam hasil uji ECM tercatat sebesar -0,732447, yang menunjukkan bahwa tingkat koreksi kesalahan (error correction term) mencapai 73,24% dan bersifat signifikan.
The Effects of Loan-to-Value (LTV), Minimum Reserve Requirement (MRR), and Capital Adequacy Ratio (Car) on the Performance of State-Owned Banks Ananta, Dimas; Rahmadana, Muhammad Fitri; Fitrawaty, Fitrawaty
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.9135

Abstract

This study examines the impact of macroprudential policies on The Performance of State-Owned Banks in Indonesia, focusing on Loan to Value (LTV), Minimum Reserve Requirement (MRR), and Capital Adequacy Ratio (CAR). The research is motivated by the need to understand how macroprudential instruments influence the financial performance of major banks amid evolving credit, liquidity, and capital conditions. The problems addressed are whether LTV, MRR, and CAR individually and collectively affect Return on Equity (ROE), and which of these variables serve as the most influential determinants of profitability. The study aims to analyze the partial and simultaneous effects of these indicators on ROE using empirical data from four large Indonesian banks over the 2013–2023 period. The research employs a panel data regression approach using the fixed-effect model to estimate the relationships among variables. The empirical results show that LTV has a negative and significant effect on ROE, indicating that looser LTV policies tend to reduce profitability through increased credit risk. MRR has a positive but insignificant effect, suggesting that reserve requirements primarily function as liquidity buffers rather than direct profitability drivers. CAR exhibits a positive and significant effect, highlighting the importance of strong capitalization in supporting bank performance. Simultaneously, LTV, MRR, and CAR significantly influence ROE, with an R-squared value of 0.2723, meaning that 27.23% of variation in profitability is explained by these macroprudential indicators. Overall, the findings underscore the essential role of integrated macroprudential policy in maintaining bank performance and financial stability.
Pengaruh Ekspor dan Impor Terhadap Neraca Pembayaran di Provinsi Sumatera Utara Fitrawaty, Fitrawaty; Silaban, Putri Sari M. J.; Sihite , Yastri Dwinarti; Ainun, Putri; Gulo, Marinus Friderikus; Maulana, Gilang
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i2.5249

Abstract

This study aims to analyze the influence of exports and imports on the trade balance in North Sumatra Province during the 2020–2025 period. The research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The variables used in this study consist of exports as the first independent variable (X1), imports as the second independent variable (X2), and the trade balance as the dependent variable (Y). Data analysis techniques include descriptive analysis to describe the development of export, import, and trade balance values, as well as analysis of the relationship between variables to determine the influence of independent variables on the dependent variable. The results indicate that exports have a positive effect on the trade balance, an increase in export value tends to increase the trade surplus. Conversely, an increase in imports tends to reduce the trade surplus due to higher expenditures on foreign goods. These findings indicate that international trade dynamics play a significant role in determining regional trade balance conditions. Therefore, economic policies that encourage export growth and optimize import management are necessary to maintain the stability of the trade balance in North Sumatra Province.  
Analisis Pengaruh Konsumsi Rumah Tangga dan Tabungan terhadap Investasi di Indonesia: Pendekatan Time Series Periode 2010-2021 Sinurat, Dian Icha Uliarta; Sinurat, Arin Acha Uliarta; Sinuhaji, Gina Virginatha; Sembiring, Winny Agustin; Haloho, Sinta Marito; Fitrawaty, Fitrawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37319

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terlepas dari peran konsumsi rumah tangga, tabungan, dan investasi sebagai komponen utama dalam perekonomian. Konsumsi rumah tangga merupakan penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sementara tabungan berperan sebagai sumber pembiayaan investasi. Oleh karena itu, hubungan antara konsumsi, tabungan, dan investasi menjadi penting untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan tabungan terhadap investasi di Indonesia selama periode 2010–2021. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan pendekatan time series. Variabel penelitian meliputi konsumsi rumah tangga, tabungan, dan investasi yang diproksikan melalui Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTB). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga dan tabungan berpengaruh positif terhadap investasi di Indonesia. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap investasi. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi dan tabungan masyarakat dapat mendorong peningkatan investasi nasional.
Pengaruh Devisa Sektor Pariwisata terhadap Pendapatan Nasional Indonesia Tahun 2015-2022 : Sebuah Tinjaun terhadap PDB Tobing, Grace Tifanny Br; Siburian, Keisia Br; Sitanggang, Melda F.; Hutasoit, Rohana; Thahara, Safira; Fitrawaty, Fitrawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37566

Abstract

Cadangan devisa merupakan bagian dari tabungan nasional sehingga pertumbuhan dan besar kecilnya cadangan devisa merupakan sinyal bagi global financial markets mengenai kredibilitas kebijakan moneter dan creditworthiness suatu negara. Pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh pemilik faktor-faktor produksi/rumah tangga (RT), yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dalam sebuah negara pada suatu periode tertentu (biasanya dalam kurun waktu 1 tahun). Cadangan devisa pariwisata dapat diartikan sebagai penerimaan negara dalam bentuk valuta asing yang diperoleh dari aktivitas pariwisata, khususnya dari pengeluaran wisatawan mancanegara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besaran kontribusi pendapatan devisa dari sektor pariwisata, membandingkan pengaruh devisa terhadap pendapatan, serta arah hubungan danimplikasi kebijakannya. Data menunjukkan adanya hubungan yang searah antara peningkatan jumlah devisa sektor pariwisata dengan proporsi kontribusi terhadap PDB. Terdapat hubungan positif dan kuat antara fluktuasi devisa pariwisata dengan stabilitas Pendapatan Nasional.
Fenomena Konsumerisme Digital dan Lemahnya Budaya Menabung Generasi Z Fitrawaty, Fitrawaty; Marbun, Auensyah; Sagala, Axdel Septina; Sinaga, Pujaliantari; Tazliyah, Tazliyah; Panggabean, Yemima Fetriati Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37689

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah paradigma konsumsi masyarakat melalui integrasi teknologi finansial (fintech) yang masif. Salah satu inovasi yang paling mendominasi adalah layanan Buy Now, Pay Later (BNPL), yang memungkinkan konsumen memperoleh barang secara instan dengan menunda pembayaran melalui skema cicilan. Di Indonesia, fenomena ini menciptakan apa yang dikenal sebagai "Paradoks Inklusi", di mana indeks inklusi keuangan telah melampaui 80%, namun indeks literasi keuangan masih tertinggal di angka 66%. Kondisi ini mencerminkan bahwa aksesibilitas layanan keuangan yang tinggi tidak dibarengi dengan pemahaman risiko yang memadai. Penelitian ini menggunakan desain studi literatur deskriptif kualitatif dengan pendekatan systematic literature review (SLR) untuk menganalisis fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNPL mendorong perilaku konsumsi impulsif yang berdampak pada melemahnya budaya menabung dan berpotensi menghambat pembentukan investasi nasional.
Pengaruh Konsumsi Rumah Tangga terhadap Keseimbangan Pendapatan Nasional: Analisis Dinamika Ekonomi Indonesia Periode 2015–2025 Fitrawaty, Fitrawaty; Pranata, Ilham; Tamba, Jekonia; Natasya, Natasya; Simanjuntak, Rosalina Ronaulika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga terhadap keseimbangan pendapatan nasional di Indonesia selama periode 2015–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif kuantitatif, yang memfokuskan pada pengumpulan dan analisis data sekunder resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan konsumsi rumah tangga (PKRT), pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), dan PDB per kapita. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi tren dan hubungan antar variabel dari tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga berperan sebagai penggerak utama pertumbuhan PDB Indonesia, dengan pertumbuhan relatif stabil di kisaran 5% pada periode 2015–2019. Tahun 2020 menjadi masa kontraksi akibat pandemi COVID-19, di mana konsumsi rumah tangga turun -2,63% dan PDB menurun -2,10%, memperlihatkan ketergantungan ekonomi domestik terhadap konsumsi. Memasuki periode pemulihan 2021–2025, konsumsi rumah tangga meningkat secara bertahap hingga 4,98% pada 2025, diikuti pertumbuhan PDB yang kembali stabil, menunjukkan peran konsumsi sebagai stabilisator otomatis (automatic stabilizer) bagi ekonomi nasional. Temuan ini menegaskan bahwa fluktuasi konsumsi rumah tangga memiliki dampak langsung terhadap keseimbangan pendapatan nasional, sehingga pemantauan perilaku konsumen dan kebijakan ekonomi yang adaptif sangat diperlukan. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang bagaimana konsumsi rumah tangga dapat mendukung pertumbuhan PDB, menciptakan lapangan kerja, memperkuat distribusi pendapatan, dan menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.