Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN JAMUR Trichoderma sp. SEBAGAI BIOFERTILIZER DAN BIOPESTISIDA DALAM BUDIDAYA KACANG TANAH DI KELOMPOK TANI INTI SARI KABUPATEN ACEH BARAT Weihan, Rayhan Amadius; Ulhaq, Riza; Suhendra, Noval; Andriani, Dewi; Rahmah, Tsamarah Nur; Rivaldi, Aldi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2818

Abstract

Budidaya kacang tanah di Desa Tegal Sari memiliki prospek menjanjikan, namun teknik konvensional berbasis pupuk dan pestisida kimia berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Trichoderma sp. berpotensi sebagai solusi ramah lingkungan melalui fungsi biofertilizer dan biopestisida. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan Trichoderma sp., sehingga mampu menerapkannya secara mandiri untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah secara berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Desa Tegal Sari dalam memanfaatkan Trichoderma sp. secara mandiri untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah berkelanjutan dan mengurangi dampak negatif pertanian berbahan kimia. Hasil kegiatan ini adalah sosialisasi Trichoderma sp. di Desa Tegal Sari yang dihadiri penuh oleh perangkat desa dan seluruh anggota Kelompok Tani Inti Sari. Antusiasme tinggi dipicu relevansi topik dengan masalah gagal panen akibat penyakit tanaman. Pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, rata-rata naik 52%. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan delapan pertanyaan substansial, dan berminat mengikuti pelatihan praktik lanjutan. Trichoderma sp. dinilai potensial sebagai biofertilizer dan biopestisida ramah lingkungan, mendorong program aplikatif untuk kemandirian petani dalam pertanian berkelanjutan.Hasil kegiatan sosialisasi menujukan adanya peningkatan pengetahuan petani dengan rerata sebesar 52% terkait pemanfaatan Trichoderma sp. sebagai biofertilizer dan biopestisida. Petani menunjukkan antusiasme dan inisiatif untuk mengaplikasikan Trichoderma sp. secara mandiri. Adanya program sosialisi ini terbukti dinilai secara efektif mendorong upaya budidaya kacang tanah lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Guna Mewujudkan Gerakan Aceh Mandiri Pangan di Kampung Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah Fuqara, Fantashir Awwal; Aulia, Muhammad Reza; Nasution, Anisah; Safrika, Safrika; Tanjung, Yulia Windi; Andriani, Dewi; Ovianalisa, Ovianalisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10135

Abstract

Food availability is a condition where household food needs are met sufficiently, both in terms of quantity and quality and affordable. The yard is one of the closest sources to produce food needs to meet family nutritional needs, and reduce shopping needs and and can increase household income. The purpose of this activity is to improve the community's capability in managing the yard and provide insight, knowledge and expertise in cultivating vegetables. The method of community service activities is observation or survey, socialization, monitoring and evaluation. The results of this activity are able to increase public awareness of family health and nutrition by 85.9%, motivate the community to cultivate vegetables by 93.3% and increase 100% of people who are able to cultivate food crops and horticulture. This community service activity is expected to provide knowledge about sustainable food houses, as well as skills in cultivating plants so that healthy and nutritious vegetables are obtained in every house in Jagong Jeget Village, Aceh Tengah Regency
Evaluasi Keragaan Hasil Dan Skoring Keparahan Penyakit Karat Daun Pada Tanaman Sorgum Andriani, Dewi; Aminah, Siti; Amadius Weihan, Rayhan; Ovianalisa, Ovianalisa
Agrium Vol 20 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i2.11444

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan tanaman pangan fungsional dan alternatif sebagai pengganti beras dan gandum karena mengandung gizi unik dan bebas gluten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan hasil dan tingkat keparahan serta kriteria ketahanan penyakit karat daun pada galur F6 sorgum. Penelitian menggunakan Rancangan Augmented yang terdiri dari 20 galur F6 sorgum tanpa ulangan dan 5 varietas pembanding sebagai kontrol dengan 3 ulangan sehingga diperolah 35 satuan percobaan. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan Uji BNT pada taraf 5%, kemudian dilanjutkan dengan perhitungan nilai heritabilitas dan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai heritabilitas setiap karakter yang diamati tergolonng tinggi. Tingkat keparahan penyakit karat daun berkorelasi negatif terhadap bobot malai dan bobot biji malai-1  yang menunjukkan adanya tingkat penyakit rendah dengan bobot hasil yang tinggi. Terdapat 7 galur diantaranya A-19-18-3, A-21-14-3, A-21-14-2, A-16-21-5, B-15-25-3, B-1-24-2 dan B-4-6-7 yang memiliki bobot hasil yang baik dan tahan terhadap penyakit karat daun.
Tinjauan Regulasi Pengendalian Hama Pertanian Berbasis Keberlanjutan di Indonesia Putri, Nhyra Kamala; Munandar, Agung; Andriani, Dewi; Fajri, Maulidil; Weihan, Rayhan Amadius
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 7 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v7i1.2224

Abstract

Pertanian berkelanjutan erat kaitannya dengan penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) yang mengutamakan metode pengendalian hama ramah lingkungan, untuk mendukung kelestarian ekosistem serta keberlanjutan sektor pertanian. Peran pemerintah menjadi krusial dalam memfasilitasi, mengatur, dan mengimplementasikan pendekatan ramah lingkungan dalam pengelolaan hama, khususnya melalui kebijakan dan regulasi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kebijakan serta regulasi terkait pengendalian hama di sektor pertanian Indonesia dan relevansinya dengan konsep keberlanjutan berdasarkan prinsip PHT. Pendekatan yang digunakan adalah metode studi literatur dengan analisis terhadap regulasi nasional dan penelitian relevan dalam 10 tahun terakhir dalam pengelolaan hama berbasis lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat sejumlah kebijakan yang mendukung PHT, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti kurangnya kesadaran petani, serta masih ditemukannya pestisida terdaftar yang tergolong berbahaya. Regulasi yang ada perlu diperbarui untuk mengakomodasi inovasi baru dalam teknologi ramah lingkungan atau lebih adaptif terhadap tantangan terkini di sektor pertanian, meningkatkan pengawasan terutama terhadap pestisida berbahaya, serta menguatkan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.