This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Edulib Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikasi : Jurnal Komunikasi PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Artefak Kajian Jurnalisme TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Komunikasi Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Pustaka Ilmiah Jurnal Educatio FKIP UNMA Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Journal of Sustainable Tourism Research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Informatio: Journal of Library and Information Science Literatify : Trends in Library Development Jurnal Public Relations (J-PR) Sabda : Jurnal Teologi Kristen Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Innovative: Journal Of Social Science Research Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Midang Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies Journal of Innovative and Creativity Sawerigading Komunikasi : Jurnal Komunikasi Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di Era Teknologi Informasi Rany, Rifka Muthia; Lusiana, Elnovani; Perdana, Fitri
Philosophiamundi Vol. 3 No. 4 (2025): Philosophiamundi August 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara literasi digital dan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan era teknologi informasi. Literasi digital tidak hanya mencakup penguasaan teknis terhadap perangkat dan platform digital, tetapi juga kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Melalui pendekatan penelitian kepustakaan, peneliti menelaah teori-teori dan hasil penelitian sebelumnya terkait literasi digital dan pengembangan kemampuan berpikir kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memainkan peran penting dalam membentuk individu yang mampu berpikir logis, reflektif, dan rasional dalam menyaring informasi serta mengambil keputusan berbasis bukti. Selain itu, ditemukan bahwa penguatan literasi digital perlu dilakukan secara sistematis melalui pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi antar sektor. Literasi digital yang baik terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi arus informasi digital, membedakan informasi yang valid, serta membangun argumentasi yang kuat. Oleh karena itu, literasi digital tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan teknologi, tetapi juga sebagai pondasi dalam penguatan daya nalar dan kecakapan hidup abad ke-21.
Strategi Public Relations dalam Meningkatkan Poin Scoring Communication BUMN pada PLN IP UBP Kamojang Ikhsan Sirojul Wahhaj; Elnovani Lusiana; Fitri Perdana
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i2.9936

Abstract

PLN Indonesia Power UBP Kamojang sebagai perusahaan di bawah BUMN, perlu menjalankan scoring communication sebagai bentuk tugas, tanggung jawab, dan media komunikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat strategi yang dilakukan public relations PLN Indonesia Power UBP Kamojang guna meningkatkan poin scoring communication BUMN. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi. Wawancara dilakukan pada dua informan yang memiliki tugas dan peran yang berkesinambungan dengan fokus penelitian. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa public relations PLN Indonesia Power UBP Kamojang telah merancang strategi yang cukup maksimal. Strategi tersebut berupa: 1) Mengejar skor yang tinggi dari scoring communication BUMN yang telah ditetapkan; 2) Kerja sama dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai media online; dan 3) Membuat konten sebanyak-banyaknya melalui platform Instagram.
Information experiences of young generation social media users in Indonesia’s political year 2024 Hanifatunnisa, Najwa Auliana; Lusiana, Elnovani; Perdana, Fitri
Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Vol 13, No 2 (2025): Accredited by Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Re
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkip.v13i2.55608

Abstract

Background: As future leaders of the nation, the young generation's task is to comprehend the complexity of the various issues that arise in society, including those related to politics. On the other hand, their innate status as digital natives also affect the way they process information. The unstoppable dynamics of information in the online world create a variety of experiences for them. Purpose: This study aimed to determine the information experience of young social media users throughout the 2024 political year in Indonesia. Methods: The research method used was qualitative. Data were obtained from observation activities and interviews with seven informants. The informants were selected based on several criteria to ensure their experiences were relevant to this study. The collected research data were analyzed thematically, resulting in four themes: lifestyle, information packaging, social media assessment, and information sharing. Results: Study results showed that lifestyle was related to gadget usage, daily political information access, and K-pop. Information packaging included short duration, audio-visual content, independence, humor, and textual aspects. Social media assessment highlights Twitter as a platform capable of training and enhancing intellectuality. Information sharing forms sub-themes such as education, self-expression, reciprocity, and hoaxes. Conclusion: This study concludes that the political information experience of the younger generation today is closely integrated with their lifestyle, information packaging, social media assesment, and information sharing activity. Implications: These results suggest that the information disseminators recommended creating content to increase audience engagement. Social media platforms can be used to cultivate digital literacy and facilitate discussions. However, these findings also emphasize the urgency of strengthening information filters to mitigate the negative impact of information-sharing patterns that risk spreading hoaxes.
Membongkar Makna di Balik Iklan Layanan Masyarakat tentang Makanan Ultra-Proses: Analisis Semiotika Roland Barthes Aliyah, Sa'adatul; Dida, Susanne; Lusiana, Elnovani
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1593

Abstract

This study aims to analyze the construction of the ultra-processed food narrative ideology in the BBC News Indonesia public service announcement on YouTube Shorts titled "Does Ultra-Processed Food Increase Early Death?". The method used is Roland Barthes' semiotic analysis, focusing on three layers of meaning: denotation, connotation, and myth of verbal and visual signs in advertising. Data collection techniques were carried out thru content analysis of advertisements and semi-structured interviews to uncover audience interpretations. Data analysis techniques used Barthes' semiotic framework to deconstruct the latent meanings behind visual and verbal representations. The research findings indicate that advertising not only conveys factual information but also constructs stigma against individuals based on their dietary choices and emphasizes individual responsibility rather than systemic-structural factors in maintaining health. The implications of this research emphasize the need for health communication that is more inclusive of social determinants and does not solely blame individuals AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi ideologi narasi makanan ultra proses dalam iklan layanan masyarakat BBC News Indonesia di YouTube Shorts bertajuk "Apakah Makanan Ultra Proses Meningkatkan Kematian Dini?". Metode yang digunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes dengan fokus pada tiga lapisan makna: denotasi, konotasi, dan mitos dari tanda verbal dan visual dalam iklan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis konten iklan dan wawancara semi-terstruktur untuk mengungkap interpretasi audiens. Teknik analisis data menggunakan kerangka semiotika Barthes untuk membongkar makna laten di balik representasi visual dan verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan tidak hanya menyampaikan informasi faktual, tetapi membangun stigma terhadap individu berdasarkan pilihan pola makan dan menekankan tanggung jawab individual daripada faktor sistemik-struktural dalam menjaga kesehatan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya komunikasi kesehatan yang lebih inklusif terhadap determinan sosial dan tidak menyalahkan individu semata.
Peran Media Sosial Bagi Humas Pemerintah Herzi Rahmatia Maulvi; Edwin Rizal; Elnovani Lusiana
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11852

Abstract

Media sosial hadir dan mengubah cara praktisi humas pemerintah untuk berkomunikasi dalam mencapai tujuan-tujuan lembaganya. Merupakan tugas dari humas lembaga pemerintah untuk dapat berkomunikasi, mendengar opini masyarakat, membangun citra yang baik serta mengelola reputasi pemerintah di mata publik. Maka, media sosial hadir dengan segala kemudahan dalam mencapai tujuan tersebut. Artikel ini membahas peran media sosial sebagai alat pelayanan publik dan alat manajemen krisis pemerintah. Ditulis dengan analisis studi literatur dari berbagai sumber. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini yakni bahwa media sosial telah digunakan berbagai instansi pemerintah untuk memudahkan pelayanan publik dan manajemen krisis karena kecepatan distribusi informasi, transparansi, mudahnya komunikasi dua arah, media dokumentasi dan sarana networking antar instansi berbeda
Literaga 2.0 : Literasi Kesehatan melalui Permainan Ular Tangga di SDN Jatinangor Kabupaten Sumedang Retasari Dewi; Susanne Dida; Elnovani Lusiana
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i1.5004

Abstract

The high incidence of outbreaks of snack poisoning among elementary school students in 2024 reflects the impact of systemic problems in Indonesia's educational environment. Increasing students' knowledge at school is one of the important steps to empower them to choose safe and healthy snacks for consumption. The health literacy activity through snakes and ladders game at SDN Jatinangor aims to improve students' health literacy regarding the importance of choosing safe and healthy snacks. This game is a refinement of Literaga 1.0 which was previously tested and successfully increased students' knowledge of a clean and healthy lifestyle in 2023. The activity involved 35 Padjadjaran University students as facilitators and 89 Jatinangor Elementary School students. The method used was game-based learning, which integrates learning about healthy eating patterns in a game format. Evaluation results using pre-test and post-test showed a significant increase in student knowledge (t Stat = -22.38, P-value <0.05). These results indicate that the Literaga 2.0 educational game board is effective in increasing students' knowledge about safe and healthy snacks. In the future, further support from schools and families is needed to provide safe and healthy food/snack alternatives for school students.
Tren Penelitian Literasi Kesehatan Anak: Pendekatan Bibliometrik Terindeks Scopus Tahun 2020-2025 Alya Zahra Tiaranisa; Susanne Dida; Elnovani Lusiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1394

Abstract

Literasi kesehatan pada anak merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini, karena mencakup kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menerapkan informasi kesehatan secara efektif. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri tren perkembangan studi ilmiah di bidang literasi kesehatan anak dalam upaya memahami kontribusi penulis, mengidentifikasi fokus topik yang berkembang, serta memetakan struktur dan arah perkembangan tema-tema penelitian. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan bibliometrik melalui pengumpulan data menggunakan bantuan web Scopus yang disimpan dalam format CSV. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan alat Biblioshiny dengan melihat informasi utama, analisis penulis dan analisis pada tren penelitian. Berdasarkan hasil analisis tren penelitian publikasi artikel ilmiah tentang literasi kesehatan anak terindeks Scopus dari 2020 hingga 2025 menunjukkan 3.514 dokumen dengan pertumbuhan tahunan negatif sebesar -1,51%, menandakan penurunan publikasi di beberapa tahun tertentu. Topik "human", "humans", dan "child" paling banyak muncul pada 2021, tetapi mulai meredup pada 2024 dan tidak terlihat di 2025. Analisis tematik menunjukkan variasi dalam struktur tema, mencerminkan potensi pengembangan topik ke depan. Saran untuk penelitian mendatang mencakup eksplorasi bidang relevan dan penggunaan alat analisis yang lebih canggih, serta memperpanjang rentang waktu untuk mengidentifikasi tren jangka panjang.
Penerapan Model Literasi Informasi The Big Six oleh Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur M Azis Nazar; Elnovani Lusiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model literasi informasi The Big Six diterapkan oleh pemustaka dalam proses pencarian dan pemanfaatan informasi di perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur yang memiliki peran sebagai pusat informasi publik yang melayani masyarakat dari berbagai latar belakang usia, profesi, dan pendidikan. Keragaman ini secara langsung mempengaruhi cara setiap pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pemustaka menerapkan tahapan dalam model The Big Six secara berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan informasi dan latar belakang masing-masing individu. Proses seperti identifikasi kebutuhan, penelusuran sumber, hingga evaluasi informasi dilakukan dengan cara yang unik,menciptakan pola literasi informasi yang menarik dan dinamis. Temuan dari penelitian ini memperkuat fakta bahwa keterampilan literasi informasi tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan informasi itu sendiri, tetapi juga oleh kemampuan individu dalam menyesuaikan strategi pencarian berdasarkan situasi dan kebutuhan pribadi.
Analisis Pengembangan Koleksi sebagai Upaya Meningkatkan Koleksi Yang Berkualitas di Salman Reading Corner Nailah Syakirah; Elnovani Lusiana; Edwin Rizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7048

Abstract

Perpustakaan masjid sebagai bagian dari perpustakaan khusus memiliki peran strategis dalam menyediakan literatur keagamaan yang dapat memenuhi kebutuhan pemustakanya. Pengembangan koleksi menjadi aktivitas krusial dalam perpustakaan untuk menyajikan informasi yang berkuaitas dan relevan bagi pemustaka. Salman Reading Corner (SRC) sebagai perpustakaan masjid di lingkungan Masjid Salman ITB menghadapi tantangan dalam pengembangan koleksi, khususnya terkait ketiadaan kebijakan seleksi tertulis dan standar pengelolaan koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola dan pemustaka, observasi langsung aktivitas perpustakaan, serta studi dokumentasi terhadap arsip dan catatan internal. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRC telah melaksanakan seluruh tahapan pengembangan koleksi. Analisis kebutuhan pemustaka dilakukan dengan pendekatan informal, seleksi melalui visi misi lembaga, background penulis, tahun terbit, pengadaan koleksi dari pembelian dan sumbangan, penyiangan secara konten dan fisik, dan evaluasi koleksi melalui data SLiMS. Pelaksanaannya masih belum terstrukur dan belum terintegrasi dalam kebijakan serta SOP tertulis yang baku. Pengembangan koleksi di SRC telah berorientasi pada kebutuhan pemustaka dan nilai institusi, tetapi masih memerlukan penguatan kebijakan dan standarisasi agar keberlanjutan dan relevansi koleksi dapat terjaga secara optimal.
Building CSR legitimacy through intercultural communication in Bula’s Community Lusiana, Elnovani; Siti Khadijah, Ute Lies; Anwar, Rully Khairul; Ismail, Isma Rosila
PRofesi Humas Vol 10, No 2 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v10i2.65670

Abstract

Background: Corporate Social Responsibility (CSR), has often been viewed along the lines of technocratic compliance in the case of Bula, East Seram, an area of historical neglect and layered cultural diversity region. Technocratic Compliance sees CSR as little more than a box-ticking exercise, whereby the opportunity for real social community empowerment is lost. Purpose: The objective of this study is to propose an alternative pathway for CSR, which would involve the reframing of a socially bottomed phenomenon, ethnically and culturally integrated, from a prescriptive imposition  to an ethical, cross communicative practice of co-creation. Methods: The research poses a qualitative case study design. Data were integrated from the exercise of participant observation, document reviews, and semi-structured interviews with 15 informants, including representatives of the corporation, community leaders, and civil servants. This methodology enables the capturing of CSR phenomena from several perspectives. Results: Findings point to the generalized gap existing corporately centralized systems and community demands to be engaged in processes of collaboration and partnership. Interventions implemented in the absence of cultural dialogue are, at best, likely to interact with bureaucratic functions and survive as indifference. In contrast, initiatives designed and implemented in partnership demonstrated prevalence to social support and sustainable change. Conclusion: The study states that the legitimacy of CSR is not a function of positive legal prescription, but rather an outcome of meaningful, sustained dialogues across cultures. Implications: This research improves the understanding of CSR as a type of “social diplomacy.” It suggests that companies should treat philanthropic acts as more than a transaction, creating and sustaining culturally adaptive communications that respect local knowledge and promote a more just and more balanced industry-society relationship.
Co-Authors A S Retno Ningsih A S Retno Ningsih Abduh, Yunnisa Nabila Putri Agustine, Merryam Akmal Fauzy Aliyah, Sa'adatul Alya Zahra Tiaranisa Amalia, Nadia Andhiny Haarisah Liyana Andri Yanto Andri Yanto Andri Yanto Annisa Ainul Umami Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Awal, Brilliant Azizi Maulana Azzahra, Denaya Azzahra, Nabila Bahri, Reza Fathul Cahyani, Masita Dewi Cipta Endyana Devi Rizkyana Dian Wardiana Sjuchro Dinda Tri Hamidah Edwin Rizal Edwin Rizal Eko Retno Wulandari Eko Retno Wulandari Elisa Christiana Sulardja Encang Saepudin Evi Novianti Evi Novianti Evi Nursanti Rukmana Evi Nursanti Rukmana, Evi Nursanti Evie Ariadne Shinta Dewi, Evie Ariadne Shinta Fauzi, Ramadhan Miftah Firda Rahmadianty Lestari Fitri Perdana Fitri Perdana Fitri Perdana, Fitri Gobel, Sry Ade Muhtya Hamidah, Dinda Tri Hanifatunnisa, Najwa Auliana hasri, novrianti Herzi Rahmatia Maulvi Herzi Rahmatia Maulvi Hilal, Ilham Samsul Hutajulu, Yohana Ihsan, Nadhifa Imara Ika Merdekawati Kusmayadi Ikhsan Sirojul Wahhaj Ilham Gemiharto Ismail, Isma Rosila Khadijah, Ute Lies Siti Khadijah Kusnandar Lukiati Komala Lusi Romaddyniah Sujana Lutfi Khoerunnisa M Azis Nazar Merryam Agustine Moh Faidol Juddi Mohammad Taufiq Rahman Muhaemin Muslimin, Fauzy Akmal Mutia, Lu'lu Nabilah Nurhilmy Ariedi Nafilah, Elok Nailah Syakirah Ninis Agustini Damayani Nur Aisyah, Fatimah Nur Luthfyah, Elya Nurmaya Prahatmaja Nurmustafha, Nida Nursari, Tita Nuryah Asri Sjarifah Rahmatika Desiana Ramja, Sonia Martha Rany, Rifka Muthia Retasari Dewi Retasari Dewi Retasari Dewi, Retasari Rosita, Yuliana Rostika Yuliani Rully Khairul Anwar Safi, Abdul Qayoum Saleha Rodiah Samson CMS Sonia Martha Ramja Sulaeman Rahman Nidar Susanne Dida Susanne Dida Susie Perbawasari Syifa Naufal Qisty Tine Silvana R Tine Silvana R, Tine Tine Silvana Rachmawati Tita Nursari Titis Ardia Meva Trie Damayanti Ute Lies Siti Khadijah Widia Lestari Wina Erwina Wulung, Shandra Rama Panji Yanyan Mochamad Yani Yanyan Mochamad Yani, Yanyan Mochamad Yulianti - Yunus Winoto