Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Performance Determinants of Employees of Zakat Collector (Amil) Institution: Case Study of Collectors and Empowerers of National-Scale Zakat Collector Institutions in Indonesia Mubarok, Endang Saefuddin; Soleh, Achmad; Wiwin, Wiwin; Hidayat, Rahmat; Santoso, Rukun; Krismayadi, Krismayadi; Subagja, Asep Zamzam
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i7.10066

Abstract

The goal of this research was to determine how competence functions as a mediator between performance, training, and motivation. This study performed a multivariate analysis with a descriptive and explanatory quantitative strategy. The research sample consisted of 80 respondents selected by employing a proportional sampling technique. Data were collected through an instrument questionnaire and analyzed using the partial least squares (PLS) approach of structural equation modeling (SEM). The results showed that: Motivation and training both have a substantial impact on performance; Motivation and training both have a substantial impact on performance; Competence has a significant role in performance as a mediator variable, competence has a considerable ability to mediate the influence of motivation and training on performance. The results of the calculation of the square value of multiple correlations (R2) of 0.274 and 0.572 respectively show the strength of the competence dependent variable and employee performance.
EDUKASI PENYAKIT KULIT DAN DIARE TERKAIT DAMPAK PENGGUNAAN AIR KOTOR PADA MASYARAKAT DI DESA CADAS NGAMPAR BOGOR Wiranti, Dinar Septia; Ananta, Natasia Okny Astri; Friscila, Friscila; Yuliana, Agnes; Purnomo, Frida Octavia; Krismayadi, Krismayadi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i1.16437

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Namun, pencemaran air menjadi permasalahan serius yang mengancam kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kota Bogor. Desa ini memiliki tantangan besar dalam akses air bersih, karena banyak warga masih menggunakan air sungai yang tercemar untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan kakus. Penggunaan air yang tidak bersih dapat meningkatkan kasus penyakit kulit dan diare yang sering kali diabaikan oleh masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga mengenai bahaya penggunaan air yang tidak bersih serta memberikan edukasi tentang pengobatan yang benar untuk diare dan penyakit kulit. Kegiatan dilakukan melalui survei dengan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan pemahaman dari 28 warga. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi pemahaman sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran warga tentang pentingnya menggunakan air bersih serta pemahaman terkait diare dan penyakit kulit. Warga menjadi lebih waspada terhadap dampak buruk penggunaan air tercemar dan berkomitmen untuk menjaga kebersihan air di lingkungan mereka. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cadas Ngampar. Untuk keberlanjutan, diperlukan program tambahan, seperti penyediaan teknologi filtrasi air sederhana guna memastikan akses air bersih bagi seluruh warga.
Pembekalan Edukasi Pengetahuan Penyakit Degeneratif dengan Penanaman-Pemanfaatan tanaman Toga Serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kepada Masyarakat Cawang RT 009 dan RT 011 Waluyo, Dyah Ayuwati; Krismayadi, Krismayadi; Purnomo, Frida Octavia; Hanan, Raihan Arung; Pramesti, Anggi Shiva; Nusantarawati, Eka; Mulyani, Hanny Dwicahya; Tsabitah, Nadiah; Adiningsih, Septia Nur Wahyu
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.356

Abstract

One of the problems that exists in the people of Kampung Cawang RT 09 & 11 RW 13, Kramat Jati Village, East Jakarta City is a lack of awareness, but quite a few people in Kampung Cawang have basic knowledge regarding degenerative diseases, what are the examples of the disease, the symptoms of each generative disease and how possible therapies can be applied both medically and non-medically, therefore counseling related to degenerative diseases is the main program that has been implemented during the KKN process. Lack of awareness of the potential around them which they might be able to use as additional resources to be useful for Cawang village community education. One of the programs implemented in Cawang village is apart from counseling about degenerative diseases, there are also other programs including counseling about drug classification, how to store drugs, how to wash hands properly and several other additional programs that support the creation of good relationships between students (participants). KKN) with the people of Cawang Village. The objectives of holding this program are: 1) To create public awareness of the importance of science; 2) To create basic knowledge regarding degenerative diseases; 3) To encourage and motivate people to know the importance of science and maintaining health and to be able to cultivate toga independently. The result of this outreach program is that the community is enthusiastic in participating in this activity. Apart from that, this outreach program can also help people who have difficulty understanding the basics of degenerative diseases and maintaining health.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) dalam Sediaan Gel terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Syafitri, Mulyani; Yuliana, Agnes; Krismayadi, Krismayadi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.12903

Abstract

Jerawat atau acne vulgaris adalah peradangan kronis yang umum terjadi pada remaja dan dewasa, yang dapat menurunkan rasa percaya diri. Salah satu penyebabnya adalah bakteri Staphylococcus epidermidis. Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) mengandung senyawa flavonoid dan fenol yang berpotensi sebagai antibakteri dan dapat digunakan sebagai obat antijerawat. Gel adalah sediaan farmasi yang efektif untuk mengatasi jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antijerawat pada sediaan gel ekstrak daun pandan wangi terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Studi ini merupakan penelitian eksperimental dengan melakukan uji antibakteri pada sediaan ekstrak daun pandan dan gel esktrak daun pandan wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil uji efektivitas ekstrak daun pandan wangi dengan menggunakan metode sumuran pada konsentrasi 30%, 50%, dan 70% menghasilkan zona hambat berturut-turut adalah 12,48 mm, 16,69 mm, dan 17,68 mm sehingga konsentrasi 50% efektif menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis; (2) hasil uji efektifitas gel ekstrak daun pandan wangi pada kosentrasi 15%, 20%, dan 25% menghasilkan zona hambat berturut-turut adalah 2,39 mm, 3,58 mm, dan 5,36 mm sehingga konsentrasi gel ekstrak daun pandan wangi 25% efektif menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis. 
Standarisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour.) Krismayadi , Krismayadi; Halimatushadyah, Ernie; Apriani, Dila; Cahyani, Mayassa Fitri
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.333

Abstract

Pendahuluan: Daun kemangi yang umum dan mudah dijumpai oleh masyarakat memiliki khasiat sebagai insektisida, larvasida, antipiretik, antimikroba dan antioksidan, senyawa aktif yang dimiliki daun kemangi, antara lain minyak atsiri, alkaloid, saponin, flavonoid, steroid, tanin, fenol serta eugeno. Tujuan: untuk mengkarakterisasi simplisia dan ekstrak daun kemangi (Ocimum x africanum Lour.) Metode: Simplisia daun kemangi berbentuk serbuk kering dengan warna hijau kecoklatan, bau khas, dan rasa pahit. Analisis kandungan menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Kadar air dalam serbuk simplisia mencapai <10%, dan kadar abu sebesar 12,5%. Ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% menghasilkan rendemen sebesar 9,2%, sesuai dengan standar Farmakope Herbal Indonesia. Ekstrak yang dihasilkan berwarna hijau pekat, berbau khas, dan pahit, serta mengandung senyawa metabolit sekunder yang sama dengan serbuk simplisia. Kandungan total flavonoid sebagai quersetin dalam ekstrak adalah 5,01%. Kadar air ekstrak tercatat sebesar 18,6%, kadar abu total 7,28%, kadar abu tidak larut asam 0,2%, serta kadar sari larut air dan larut etanol masing-masing 30,56% dan 52,80% Hasil: menunjukkan bahwa beberapa parameter ekstrak daun kemangi memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Kesimpulan: Ekstrak berwarna hijau pekat, berbau khas dan memiliki rasa pahit ini juga mengandung senyawa metabolit sekunder sama seperti serbuk simplisia daun kemangi, dan hasil kadar total flavonoid sebagai quersetin sebanyak 5,01%. Kadar air yang yang dihasilkan sebesar 18,6%, kadar abu total yang dihasilkan sebesar 7,28%, kadar abu tidak larut asam yang dihasilkan sebesar 0,2%, untuk kadar sari larut air dan larut etanol ekstrak daun kemangi sebesar 30,56% dan 52,80%. Beberapa nilai yang dihasilkan sesuai dengan standar nilai mutu ekstrak daun kemangi
Perbandingan standarisasi ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dengan pelarut yang berbeda Pratama, Arya Yudha; Arianti, Varda; Adrianto, Dimas; Krismayadi, Krismayadi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6s (2024): Mewujudkan Indonesia Sehat: Transformasi Sistem Kesehatan di Era Baru
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6s.1176

Abstract

Teh hijau (Camellia sinensis L. Kuntze) adalah salah satu tanaman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Teh hijau dikenal sebagai minuman herbal berkhasiat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik serta kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol dan aquadest teh hijau. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan aquadest. Jenis penelitian eksperimental. Hasil ekstrak didapatkan  rendemen etanol 31% dan aquadest 28%. Pada hasil penetapan parameter spesifik dan non spesifik menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau  pada pengujian organoleptik didapatkan hasil berbentuk kental, warna coklat, bau khas, rasa pahit sepat. kadar sari larut etanol pada ekstrak etanol 42%, ekstrak aquadest 45,4% dan kadar sari larut aquadest esktrak etanol 49% dan aquadest 50,1%. Hasil kandungan senyawa metabolit sekunder pada teh hijau mengandung flavonoid, tannin, saponin dan alkoloid. Hasil standarisasi parameter non spesifik pada ekstrak teh hijau, kadar air ekstrak etanol 2,0% ekstrak aquadest 2,2%, Kadar abu ekstrak etanol 6,4% ekstrak aquadest 8,6%, susut pengeringan ekstrak etanol 0,14% ekstrak aquadest 0,19%, sisa pelarut ekstrak etanol 0,9574, bobot jenis ekstrak etanol 0,97, ekstrak aquadest 0,96. Hasil dari standarisasi ekstrak teh hijau  dalam penelitian ini memenuhi persyaratan.  
Molekuler Docking Senyawa Fenolik Daun Kelor Terhadap Enzim Collagenase, Elastase, Dan Tyrosinase: Molecular Docking of Phenolic Compounds from Moringa Leaves Against Collagenase, Elastase, and Tyrosinase Enzymes Krismayadi; Mumpuni, Esti; Humaedi, Aji; Sari Wardana, Mutia; Yuliana, Agnes
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/c57mvx68

Abstract

Kulit merupakan organ terbesar, essensial dan berfungsi sebagai sensor luar bagi tubuh yang rentan terhadap penuaan (skin aging) yang dipicu oleh faktor intrisik dan ekstrinsik melalui produksi Reactive oxygen species (ROS). Oksidan ini mempengaruhi aktivitas enzim collagenase, elastase, dan tyrosinase yang berperan dalam degradasi struktur kulit. Dengan demikian perlu adanya pemanfaatan herbal guna meregulasi ketiga enzim tersebut, salah satunya adalah daun kelor yang kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas inhibisi senyawa aktif fenolik daun kelor dengan pendekatan molekular docking. Penelitian dilakukan dengan tahapan meliputi preparasi dan optimasi senyawa ligan, serta makromolekul target, menambatkan koordinat gridbox, pembuatan berkas GPF dan DPF serta simulasi, analisis dan visualisasi hasil docking menggunakan perangkat lunak diantara nya Marvin Sketch 15.5.11, Chimera 1.10.2, PyMol 2.3.3, Discovery Studio V21.1.0.20298, dan Autodock 4.2. Hasil menunjukkan bahwa asam klorogat memberikan ikatan terkuat terhadap collagenase (∆G = -8,54 kkal/mol), sementara asam elagat menunjukkan afinitas tertinggi terhadap elastase dan tyrosinase. Studi ini menyimpulkan bahwa senyawa fenolik daun kelor berpotensi sebagai kandidat anti-aging yang berikatan denganenzim target yang berperan dalam proses penuaan kulit.
“Menginsipirasi Menjadi Apoteker” Pengabdian Masyarakat Di SMK Tunas Bangsa Krismayadi; Dyah Ayuwati Waluyo; Ernie Halimatushadyah; Aji Humaedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2022

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Indahnya Menjadi Apoteker” dilaksanakan oleh Program Studi Farmasi Universitas Binawan di SMK Tunas Bangsa, Jakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap profesi apoteker, padahal profesi ini memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan dan industri farmasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran, tanggung jawab, dan peluang karir apoteker. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif menggunakan media proyektor, dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, menandakan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang profesi apoteker. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap profesi apoteker serta diharapkan dapat mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi, guna membantu mengatasi kekurangan tenaga apoteker di Indonesia.