Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERBANDINGAN PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KUBIS (Brassica oleracea var. capitata L.) INTRODUKSI PADA MUSIM HUJAN DI PURBALINGGA Zulfa Mirza Azzahra; Rostaman; Ni Wayan Anik Leana
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 26 No 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.26.1.14-24

Abstract

[COMPARISON OF GROWTH AND YIELD OF SOME  INTRODUCED VARIETIES OF CABBAGE  DURING THE RAINY SEASON IN PURBALINGGA]. Cabbage (Brassica oleracea var capitata L.) is a type of vegetable plant from the Brassicaceae family that has great potential for cultivation because it has an economic value and very high nutritional contents. This research aimed to evaluate the introduced cabbage varieties that have the best growth and yield in the highlands of Purbalingga Regency. The research was carried out in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency, in February-June 2023. The site was located at an altitude of 1,250 m above sea level. The experiment was arranged in a completely randomized block design (CRBD) with treatments consisting of six introduced cabbage varieties, namely Omphalos, Oxylus, Tropicana, Kaelo, Saint, and Dolares, as well as two comparison varieties, namely Grand 11 and Green Nova. Introduced cabbage varieties have varied growth, which was observed in the variables of plant height, number of leaves, age of crop formation, root length, fresh weight of roots, and age of harvest. The crop fresh weight yields for the introduced varieties Kaelo, Tropicana, and Oxylus were respectively 721.1, 683.3, and 650.8 g/plant, which was relatively uniform with the comparison variety Grand 11, namely 637.5 g/plant.  
Introduksi Irigasi Otomatis Berenergi Surya pada Tanaman Klengkeng untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan di Desa Ropiudin, Ropiudin; Syska, Kavadya; Rostaman, Rostaman; Budiyah, Feriani; Margiwiyatno, Agus; Aji, Dhimas Oki Permata; Ridwan, Muhammad; Verry, Verry; Ridlo, Abdullah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16760198

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintroduksi sistem irigasi otomatis berbasis energi surya pada budidaya tanaman klengkeng khususnya di Desa Kedungweru, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Permasalahan utama di wilayah ini adalah rendahnya efisiensi penggunaan air dan tingginya ketergantungan pada irigasi manual yang menghambat produktivitas dan berisiko terhadap keberlanjutan pertanian. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan teknis, demonstrasi lapangan, serta pendampingan dan evaluasi berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 60%, penurunan kebutuhan tenaga kerja manual sebesar 50%, serta peningkatan hasil panen klengkeng hingga 50% per pohon. Selain itu, kualitas buah juga meningkat, ditandai dengan peningkatan kadar °Brix dan daya simpan yang lebih baik. Program ini juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya teknologi hijau dan memperkuat fondasi kemandirian pangan serta ekonomi lokal berbasis energi terbarukan. Model ini dapat direplikasi ke wilayah lain dengan karakteristik serupa guna memperluas dampak transformasi pertanian berkelanjutan.
Introduksi Irigasi Otomatis Berenergi Surya pada Tanaman Klengkeng untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan di Desa Ropiudin, Ropiudin; Syska, Kavadya; Rostaman, Rostaman; Budiyah, Feriani; Margiwiyatno, Agus; Aji, Dhimas Oki Permata; Ridwan, Muhammad; Verry, Verry; Ridlo, Abdullah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16760198

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintroduksi sistem irigasi otomatis berbasis energi surya pada budidaya tanaman klengkeng khususnya di Desa Kedungweru, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Permasalahan utama di wilayah ini adalah rendahnya efisiensi penggunaan air dan tingginya ketergantungan pada irigasi manual yang menghambat produktivitas dan berisiko terhadap keberlanjutan pertanian. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan teknis, demonstrasi lapangan, serta pendampingan dan evaluasi berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 60%, penurunan kebutuhan tenaga kerja manual sebesar 50%, serta peningkatan hasil panen klengkeng hingga 50% per pohon. Selain itu, kualitas buah juga meningkat, ditandai dengan peningkatan kadar °Brix dan daya simpan yang lebih baik. Program ini juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya teknologi hijau dan memperkuat fondasi kemandirian pangan serta ekonomi lokal berbasis energi terbarukan. Model ini dapat direplikasi ke wilayah lain dengan karakteristik serupa guna memperluas dampak transformasi pertanian berkelanjutan.
APLIKASI PUPUK KALIUM CAIR PLUS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BAWANG MERAH DI ADIPALA, CILACAP Syarifah, Kharirotus; Faozi, Khavid; Rostaman, Rostaman; Saparso, Saparso
Agrin Vol 27, No 2 (2023): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2023.27.2.770

Abstract

One of the important factors influencing crop production is nutrition, which depends on soil fertility and fertilizer application. Nutrition will affect the weight loss of shallots. Shallots can loss weight loss of 25-40% during drying and 17% during storage. One of the nutrients that affect weight loss is potassium. Potassium is an element that plays an important role for plants in the process of photosynthesis, energy storage, protein synthesis, translocation of photosynthetic products. Potassium also plays a role in protecting the osmotic potential of plants in regulating the closing and opening of stomata so that plants can maintain water conditions which will have a good impact on photosynthesis and the flow of assimilate from leaves to plant parts. This study aimed to determine the effect of liquid potassium fertilizer plus application on the quality of shallots. The research was conducted in Adipala, Cilacap which has a height of 10 m above sea level and a temperature ranging from 23-30o C. The land area used is 50 m2. The study was conducted from June 2021 to September 2021. This study used a non-factorial randomized block design with four treatments, namely (1) 0 ml/plot, (2) 1 ml/plot, (3) 1.5 ml/plot, and (4) 2 ml/plot with ten replications. Data were analised using Anova and than follow DMRT at error 0,5%. The variables observed were: plant height, number of leaves, number of bulb, total fresh weight, total dry weight of askip, bulb diameter, bulb hardness and crop yield/plot. The results showed that the application of liquid potassium fertilizer plus had no significant effect on plant height, number of leaves, number of bulb, total fresh weight, total dry weight of askip, blub diameter, and crop yield/plot, but significantly affected the hardness of shallot bulbs.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK DAN PESTISIDA ORGANIK GUNA MENDUKUNG USAHA BUDIDAYA STROBERI PADA KELOMPOK TANI SIDA URIP DESA SERANG KEC. KARANGREJA PURBALINGGA Herliana, Okti; Hadi, Sapto Nugroho; Cahyani, Wilis; Rostaman, Rostaman
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1965

Abstract

Strawberries have various benefits for human health so they are widely loved by the public. Serang Village, Karangreja District, Purbalingga. This village is located on the slopes of Mount Slamet with an altitude of about 650 - 1,600 m dp is one of the centers of strawberry cultivation in Central Java, but since 2016 it has experienced a decline in production due to poor quality seeds, high fertilizer prices, declining soil fertility and the existence of pests and plant diseases. The purpose of this research-based community service activity is to implement the results of the research to solve the problems that exist in the Sida Urip farmer group, provide training in making organic fertilizers and pesticides, assist in the practice of making organic fertilizers and pesticides, improve skills in maintaining strawberry plants, so that it can increase strawberry production The method used in this activity is Rural Appraisal Participation, which is the active involvement of all elements of the target audience, the stages of the activity include: Survey, socialization of activities, training, practice, demonstration plot making and evaluation. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge and skills of farmer groups in making compost and biological agents to support environmentally friendly strawberry cultivation. The eco-friendly strawberry demonstration plot produces 38.69 kg/bed of strawberries and conventional strawberry cultivation land produces 37.45 kg/bed. The assistance carried out by the service team also increased enthusiasm and cohesiveness among members of the Sida Urip farmer group.
Penerapan Green Technology berbasis Energi Terbarukan untuk Peningkatan Produktivitas Hortikultura dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Kedungweru Rostaman, Rostaman; Ropiudin, Ropiudin; Aminuddin, Jamrud; Syska, Kavadya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3884

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi produksi hortikultura dan memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan green technology berbasis energi terbarukan di Desa Kedungweru, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Permasalahan yang dihadapi masyarakat mencakup sistem budidaya yang masih tradisional, akses air irigasi yang tidak efisien, minimnya teknologi pascapanen, serta belum optimalnya sistem pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi: (1) instalasi teknologi irigasi tetes tenaga surya, dan pompa air tenaga surya,; (2) pelatihan budidaya hortikultura dan tanaman pakan adaptif; (3) pengelolaan sampah organik berbasis teknologi VIU-BSF CleanCycle untuk produksi kompos; serta (4) pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital melalui JV Desamart. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi air irigasi, diversifikasi produk hortikultura, peningkatan kompetensi manajemen kelompok tani dan PKK, serta penurunan timbulan sampah organik rumah tangga. Program ini berkontribusi terhadap ketahanan pangan, peningkatan pendapatan, dan kesehatan lingkungan masyarakat desa. Model teknologi dan pemberdayaan ini relevan untuk direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa guna mendukung pembangunan ekonomi hijau berkelanjutan.
EKSPLORASI DAN UJI POTENSI JAMUR DARI LAHAN PERTANAMAN KENTANG DI KABUPATEN BREBES SEBAGAI REMEDIATOR KADMIUM (Cd) Okti Herliana; Wilis Cahyani; Ahmad Fauzi; Rostaman; Shofiyatun Khasanah
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.8146

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman hortikultura sumber karbohidrat, bahan baku industri makanan olahan dan memiliki nilai jual tinggi. Petani menggunakan pupuk dan pestisida kimia sintetis sangat intensif dalam proses budidaya sehingga berpotensi meninggalkan cemaran logam berat kadmium di tanah. Kadmium yang terakumulasi ditanah dapat masuk ke jaringan tanaman dan mengganggu kesehatan manusia. Upaya bioremidiasi perlu dilakukan untuk menurunkan tingkat cemaran. Jamur tanah memiliki potensi sebagai agen remidiasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi, mengidentifikasi dan menguji kemampuan isolat jamur asal lahan pertanaman kentang di Kabupaten Brebes, serta menguji perkecambahan padi pada media bekas remediasi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikologi Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, pada bulan Januari sampai Oktober 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dilanjutkan kualitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga isolat jamur dengan konsentrasi kadmium (0, 25, dan 50 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 isolat yang ditemukan dan telah diidentifikasi dari genus Trichoderma sp., Aspergillus sp., Fusarium sp., dan Penicillium sp.. Tiga isolat terbaik dari hasil uji toleransi kadmium yaitu isolat dengan kode PP4 (Trichoderma sp.), WS4 (Fusarium sp.), dan WS8 (Aspergillus sp.). Isolat Trichoderma sp. mampu menyisihkan logam berat dalam media konsentrasi Cd 25 ppm mencapai 92% dengan kapasitas biomassa 22,75 mg/g. Biomassa terbaik pada uji kemampuan remediasi yaitu pada isolat WS4 (Fusarium sp.) dengan kadar Cd 25 ppm yaitu 0,69 g. Hasil uji perkecambahan benih padi menunjukkan media yang sudah diaplikasikan jamur tidak mempengaruhi penurunan pertumbuhan perkecambahan benih padi, variable pengamatan bobot segar, tinggi tanaman, jumlah akar, panjang akar, dan daya perkecambahan menunjukkan pertumbuhan yang sama dibanding kontrol.