Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENYULUHAN MASYARAKAT MANDIRI SAMPAH (MAMA RISA) DENGAN KONSEP 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DI DUSUN BOMERTO Mu’tafi, Ali; Suprobo, Erika Dwi; Chasanah, Sri Nur; Rouf, M. Lutfi; Bachri, M. Mufid; Cinthya, Astrid Early; Defalilah, Tia I.; Nugroho, Suko; Prabowo, Muh. Agung; Arfina, Ayu; Fatimah, Siti; Yulaehah, Siti; Kusumawati, Bella Rista; Wardani, Frida Sukmawati
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/n1skrt73

Abstract

Sampah masih menjadi masalah di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Dusun Bomerto Wonosobo. Kawasan Dusun Bomerto merupakan perkampungan dengan banyak pemukiman penduduk yang berkontribusi terhadap timbulan sampah domestik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Dusun Bomerto Wonosobo, dengan tema kegiatan penyuluhan masyarakat mandiri sampah (Mama Risa) dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan ini bertujuan untuk mereedukasi ibu-ibu PKK Dusun Bomerto untuk memilah sampah dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat Dusun Bomerto, sehingga mendorong proses pembuangan sampah di tingkat rumah tangga. Tujuan penyuluhan adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat Dusun Bomerto tentang pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai kunci awal penerapan konsep 3R yaitu mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah merupakan cara yang efektif untuk mewujudkan suatu kawasan dengan tingkat kemandirian dalam pengelolaan sampah, yang akan membantu pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.
Membangun Generasi Cerdas di Desa BINANGUN: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting Mu’tafi, Ali; Firdaus, Zakiyah; Romadhona, Farid; Mubarok, Imam Subhi; Agung, Amin Hidayatullah; Wahyuni, Ayu Nur; Larasati, Ratih; Nurhidayat, Yustisiana Kusuma Hapsari; Ma’arif, Samsul; Aufa, Azhar; Farida, Nur; Faizah, Fitriatul; Anam, Khaerul
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 1 No. 9 (2024): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/2vj5v880

Abstract

Masalah stunting di Desa Binangun, Watumalang, Wonosobo, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan dampak yang berpotensi menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak. Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga dapat menurunkan kecerdasan, yang berakibat pada rendahnya kemampuan belajar dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting sangat penting untuk menciptakan generasi yang cerdas dan sehat, menuju masa depan yang gemilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara gizi seimbang, pencegahan stunting, dan peningkatan kecerdasan anak di Desa Binangun. Metode yang digunakan meliputi survei gizi, analisis data kesehatan, dan wawancara serta pelaksanaan program penyuluhan seperti workshop dan sosialisasi dengan orang tua sampai tenaga kesehatan setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi gizi seimbang, edukasi tentang pentingnya nutrisi sejak dini, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan memiliki peran krusial dalam menurunkan prevalensi stunting. Program "Ciptakan Anak Cerdas, Menuju Masa Depan Gemilang" yang berfokus pada gizi seimbang dan pencegahan stunting, berhasil menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait dalam mengatasi masalah stunting melalui pendekatan holistik yang mencakup edukasi terkait perbaikan pola makan, dan peningkatan layanan kesehatan. Dengan demikian, diharapkan Desa Binangun dapat mencapai tujuan jangka panjang untuk memberantas stunting, meningkatkan kualitas hidup anak-anak, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Metode Interaktif Calistung: Membangun Dasar Literasi dan Numerasi Anak Di Desa Pasuruhan, Watumalang, Wonosobo Mu’tafi, Ali; Fahmi, Cahyaning Azami; Alifah, Nur; Hakim, Faisal; Huda, Ghisma Nur; Hermanto, Sugeng; Chamdani, Yusup; Sa’adah, Siti Naila; Hasanah, Suci; Amanda, Feby Adelia; Utami, Ana Fajri; Aji, Darojat Laksito; Viviani, Risma; Novitasari, Rossalina
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 1 No. 9 (2024): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/t85rx789

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi masyarakat suatu bangsa, demikian juga bangsa kita tercinta Indonesia Raya. Tidak menutup kemungkinan di daerah penjuru masih banyak masyarakat yang kurang bahkan tidak mengenyam pendidikan. Kemajuan suatu bangsa, salah satunya ditentukan dengan sumber daya manusia yang unggul. Hal tersebut dapat diperoleh dengan adanya pendidikan yang maju dan terus memberikan mutu terbaik bagi masyarakat. Kasus demikian, juga kami temukan di desa Pasuruhan Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo yang menjadi tempat KPM kami. Di desa itu kami menemukan anak-anak yang notabenya masih kurang dalam membaca, menulis bahkan memahami huruf abjad pun sebagian dari mereka ada yang masih kesulitan. Dengan demikian, kami berupaya memberikan pemahaman dan pembelajaran melalui metode calistung (baca tulis hitung) supaya mereka termotivasi, tergugah serta bersemangat dalam belajar, meningkatkan pengetahuan serta memahami akan pentingnya pendidikan dalam kemajuan suatu bangsa. Pendidikan tidak hanya sebagai penunjang kemajuan sumber daya manusia suatu bangsa. Namun, merupakan sebuah kewajiban bagi setiap pribadi manusia di muka bumi.
Nilai-nilai Pendidikan Moral Dalam Novel Wanita-Wanita Matahari Karya Aisyah Qahar Eli Khusniyati; Ali Mu’tafi; Hidayatu Munawaroh
Jurnal Reflektif Vol 2 No 2 (2025): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan moral dalam novel Wanita-wanita matahari karya Aisyah Qahar, Untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan moral dalam novel tersebut pada Pendidikan Islam di Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta teknik analisis isi (content analysis) untuk menelusuri pesan-pesan pendidikan Islam dalam narasi novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung berbagai nilai pendidikan Moral seperti nilai Pendidikan moral kepada dirinya sendiri, nilai Pendidikan moral kepada sesama manusia, dan nilai Pendidikan moral kepada Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: novel ini mengandung berbagai nilai pendidikan moral seperti Nilai moral yaitu nilai moral personal (moral individu) yang meliputi sikap menerima kenyataan, jujur, sabar, nilai moral sosial yang mengatur hubungan antar manusia, seperti sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan menghormati, nilai moral keagamaan yang berkaitan dengan sikap bersyukur, berdo’a, berserah diri kepada Tuhan. Relevansi Nilai Pendidikan moral dalam novel Wanita-wanita matahari Karya Aisyah Qahar pada Pendidikan Islam di Indonesia. Pedidikan Moral memiliki hubungan erat dengan Pendidikan Islam, yang berkaitan langsung dengan pengembangan akhlak dan moral manusia baik itu yang berkaitan dengan hablu minallah dan hablu minannas.
Carilah Ilmu Ke Negeri Mie Instan: Nalar Kritik Pendidikan Islam Era Society 5.0 Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi; Moh. Amin Moh. Amin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36621

Abstract

Era 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat inovasi dan transformasi teknologi, dapat dan harus memberikan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup, termasuk pendidikan Islam. Realitasnya, ia seperti dua mata koin uang, sisi positif dan negatifnya tidak terelakkan, di antaranya gaya hidup instan. Artikel ini merupakan nalar kritik pendidikan Islam era Society 5.0., dengan mengambil inspirasi dari mie instan sebagai titik pijak sehingga menghasilkan unsur kebaruan. Riset ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif, data dihimpun dari literarure, dan kemudian dianalisis content. Hasil penelitian disimpulkan: belajar dari mie instan, ia ibarat dua sisi mata uang yang saling berseberangan, satu sisi digemari namun berefek buruk bagi kesehatan. Era 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat inovasi dan transformasi teknologi, dapat dan harus memberikan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup, penyelesaian permasalahan sosial, dan kesejahteraan manusia, dengan dukungan teknologi. maka pendidikan Islam mesti mengarahkan peserta didik agar mampu dan terbiasa menggunakan teknologi dalam pembelajannya, namun tidak kehilangan esensinya. Implikasi penelitian, pentingnya penguasaan teknologi dalam pendidikan Islam bagi semua komponen pendidikan. Studi ini merekomendasikan, para penggiat dan pemangku kepentingan pendidikan mampu beradaptasi dengan teknologi di era society 5.0 dalam dunia pendidikan Islam.
Impresi Pendidikan Tauhid pada Mission Impossible Tim Nasional Sepakbola Indonesia Bermain di Piala Dunia Ali Mu’tafi; Robingun Suyud El Syam; Moh. Amin Moh. Amin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36622

Abstract

Penelitian ini berusaha menyelidiki impresi pendidikan tauhid pada mission impossible tim nasional sepakbola Indonesia bermain di Piala Dunia, dimana belum dikaji pada penelitian sebelumnya. Penelitian setting kualitatif dengan desain dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditunjuknya Indonesia secara resmi oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, menggantikan Peru menjadi bukti mission impossible tim nasional sepakbola indonesia bermain di Piala Dunia menjadi mission possible. Mission impossible sejatinya hanya pesepsi-nalar manusia yang memiliki sifat keterbatasan, maka ia akan mengasosiasikan dengan fakta realitas yang secara umum terjadi, bukan pada daya gerak yang absolut. Kajian ini memiliki implikasi perlunya mendudukan ikhtiar sebagai upaya optims dan hasil sebagai kekuasaan Tuhan yang absolut. Penelitian berkontribusi bagi penelitian lebih lanjut serta pada area yang lebih spesifik.
Urgensitas Pelatihan dan Pengembangan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Mengembangkan Pendidikan Islam : Literature Review Mutafi, Ali
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8 No 2 (2025): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/144evw57

Abstract

The aim of this research is to determine the urgency of training and development in human resource management to develop Islamic education in order to see the implications for Islamic educational institutions. This literature review research uses qualitative descriptive methods to analyze literature data. Research findings show that training and development in human resource management is absolutely necessary in order to develop Islamic education. This argument is based on the internal situation so that there is continuous improvement in quality, as well as global challenges so that the institution has good competitiveness so that it is not inferior to other institutions. Training and development by maintaining the identity of the institution, as well as paying attention to current issues. Research implications of the importance of increasing long-term human resources for the sustainability and progress of an institution. Research is expected to contribute to Islamic educational institutions in the scope of human resource management.
Implementasi Pembelajaran Interesting Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Di RA Masyithoh Kaliwiro Faqihatul Amanah; Hidayatu Munawaroh; Ali Mu’tafi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan anak usia dini di RA Masyithoh Kaliwiro menghadapi tantangan berupa metode pengajaran yang monoton dan minimnya media kreatif, sehingga menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran interesting, faktor pendukung dan penghambatnya, serta peningkatannya terhadap kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terhadap 29 siswa kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra-siklus, pembelajaran belum optimal dengan kriteria keberhasilan hanya 24%. Setelah dilakukan tindakan, kualitas pendidikan meningkat signifikan menjadi 76% pada Siklus I dan mencapai 88% pada akhir Siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa pengelolaan pembelajaran yang menarik dan refleksi terstruktur efektif meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Upaya Mengenalkan Ragam Pangan Sejak Dini Melalui Kegiatan Pembuatan Opak Untuk Menumbuhkan Kecintaan Pangan Lokal Di Tarbiyatul Athfal  Nurunnisa I Batursari Futi Khatur Rohmah; Hidayatu Munawaroh; Ali Mu’tafi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan ragam pangan lokal sejak usia dini penting dilakukan sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, sikap, dan kecintaan anak terhadap makanan tradisional. Anak usia dini belajar secara optimal melalui pengalaman langsung, sehingga kegiatan pembelajaran yang melibatkan praktik nyata menjadi sangat relevan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pengenalan ragam  pangan lokal pada anak usia dini melalui kegiatan pembuatan opak di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari; (2)  Mengidentifikasi bentuk kecintaan pangan lokal pada anak usia dini melalui kegiatan pembuatan opak di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari; dan (3) Mengetahuai kendala dalam  pengenalan ragam pangan lokal melalui kegiatan pembuatan opak  di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan beberapa peserta didik yang berjumlah 38 di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pengenalan ragam  pangan lokal pada anak usia dini melalui kegiatan pembuatan opak di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari dilaksanakan melalui tahapan pengenalan bahan pangan lokal, proses pembuatan opak, hingga kegiatan mencicipi hasil olahan; (2) Bentuk kecintaan pangan lokal pada anak usia dini melalui kegiatan pembuatan opak di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari terlihat dalam beberapa indikator, yaitu peningkatan pengetahuan pangan lokal, sikap dan apresiasi positif, perilaku dan konsumsi yang meningkat, keterampilan dalam pengolahan pangan lokal, partisipasi sosial, pilihan pembelian, serta perubahan pola hidup anak; (3) Kendala  dalam pengenalan ragam pangan lokal melalui kegiatan pembuatan opak di Tarbiyatul Athfal Nurunnisa I Batursari meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan karakteristik anak, kesiapan dan pengalaman guru, serta  kebersihan dan keselamatan. Meskipun demikian, kegiatan pembuatan opak memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan kecintaan pangan lokal pada anak usia dini dan berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif apabila dilaksanakan secara berkelanjutan.
IMPLEMENTATION OF COMMUNITY-BASED EYE HEALTH POLICY THROUGH GLAUCOMA EDUCATION AMONG THE SEMA’AN AL-QUR’AN GROUP Sahli, Muhamad; Mu’tafi, Ali
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3274

Abstract

Glaucoma is one of the leading causes of irreversible blindness worldwide and remains a major public health problem, particularly among the elderly population. Its slow and often asymptomatic progression in the early stages results in late diagnosis, emphasizing the importance of preventive and early detection strategies. This community service activity aimed to improve knowledge and understanding of glaucoma among members of the Sema’an Al-Qur’an group in Sindupaten Village, Kertek District, Wonosobo, through a community-based health promotion approach. The intervention consisted of interactive health education sessions, discussions, question-and-answer activities, and the use of educational media, including PowerPoint presentations, leaflets, and posters. Knowledge levels were assessed using pre-test and post-test questionnaires administered to 10 participants, most of whom were elderly. The results demonstrated a significant increase in the mean knowledge score from 78 in the pre-test to 98 in the post-test, with the minimum score improving from 40 to 80. Furthermore, 90% of participants achieved a very good level of knowledge after the intervention. These findings indicate that community-based health education is effective in enhancing glaucoma-related health literacy. This program supports the implementation of eye health policies by strengthening promotive and preventive efforts at the primary healthcare level, thereby contributing to early detection and reducing the risk of permanent blindness due to glaucoma.
Co-Authors A., M. Faza Agung, Amin Hidayatullah Aji, Darojat Laksito Amanda, Feby Adelia Anggun Anggun, Anggun Antiyanni Antiyanni Arfina, Ayu Arif Khaerul Anam Arif Widyantoro Arifa, Ziida Asmaji - Muchtar Aufa, Azhar Bachri, M. Mufid Bahtiar Efendi Chamdani, Yusup Chasanah, Sri Nur Cinthya, Astrid Early Defalilah, Tia I. Desy Nur Safitri El Syam, Robingun Suyud Eli Khusniyati Elsyam, Robingun Suyud Fahmi, Cahyaning Azami Faizah, Fitriatul Faqihatul Amanah Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fatkhurrohman Faturrokhman, Faturrokhman febriyanti febriyanti Fia Novita Fia Novita Fifi Nurlita Oktaviani Fifi Nurlita Oktaviani Firdaus, Zakiyah Fitri Puji Lestari Fitriyah, Eka Futi Khatur Rohmah Hakim, Faisal Hamzah, Muchotob Hasanah, Suci Hidayat Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hilma A’yunina Hilman Al Hafizh Huda, Ghisma Nur Ikhlas, Ahmat Imam Priyoga Imam Priyoga Irsad Pratama Isti Nuraeni Istiqomah, Laily Khabiburrochman, Adam Khaerul Anam Khusnurrijal Khusnurrijal Kirmawati Kirmawati Kusumawati, Bella Rista L., Irma Aslikhatul Larasati, Ratih Lestari, Simping Puji Lilik Rohmat N M. Trihudiyatmanto M.Luthfin Najib Mahfiroh, Nailil Mala Nafisah Ma’arif, Samsul Ma’mun, Mohamad Subkhan Moh Amin Muafani Muafani Mubarok, Imam Subhi Muchotob Hamzah Muhammad Miftakhul Anshor Muhammad Sahli Mutmainah, Arifatul Nabila, Shofiyyatun Neli Agustina Nia Refanti Niken Kencono Ungu Nisa Khafifah Nisa Khafifah Novitasari, Rossalina nugroho, suko Nur Alifah Nur Farida Nur Inayati Nurhidayah, Julia Nurhidayat, Yustisiana Kusuma Hapsari Nurul Hidayati Pamungkas, Happy Nurhidayah Putri Prabowo, Muh. Agung Prihatin, Siti Puput Efend Q., Helen Zulfatul R., Alvi Alifia Raenaldi Raenaldi Rahmat Lutfi Guefara Romadhona, Farid Rouf, M. Lutfi Ruhana Khoirun Annisa Salis Irvan Fuadi Samsul Munir Sa’adah, Siti Naila Setiyo, Ulfan Siti Fatimah Soliyah Soliyah Soliyyah, Soliyyah Soraya, Rani Sugeng Hermanto, Sugeng Suprobo, Erika Dwi Suroyo, Sigit Adhi Syahrul Huda, Muhammad Reza Triawan, Adis Utami, Ana Fajri Viviani, Risma Wahyu Ningsih Wahyuni, Ayu Nur Wardani, Frida Sukmawati Widya Novita Sari Yulaehah, Siti