Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Perencanaan Guru Madrasah Aliyah Jambi dalam Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dian Nisa Istofa; Marni Zulyanty
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v1i2.2466

Abstract

Kesiapan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran matematika berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan menjadi faktor penting untuk melihat keefektifan pengunaan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Salah satu aspek untuk melihat keefektifan penggunaan kurikulum adalah dengan melihat kegiatan perencanaan pembelajaran. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan  melihat kesiapan guru madrasah aliyah pada pembelajaran matematika dalam perencanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini merupakan sebuah studi tentang implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pembelajaran matematika khususnya dalam ranah perencanaan. Penelitian ini dilakukan di sekolah Madrasah Aliyah Negeri 4 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripitif. Penelitian ini lebih menekankan pada perencanaan guru MA pada pembelajaran matematika dengan menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pembelajaran matematika. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah guru  matematika Madrasah Aliyah Negeri 4 Muaro Jambi. Teknik pengumpulan data dalam pengumpulan ini dilakukan melalui observasi tentang situasi pembelajaran matematika dengan menggunakan KTSP, wawancara tentang perencanaan guru dalam mempersiapkan pembelajaran matematika pada kurikulum tingkat satuan pendidikan di madrasah aliyah. Berdasarkan hasil penelitian, kesiapan guru dalam mengembangkan silabus dan RPP sudah sesuai dengan ketetapan yang harus ada dalam acuan  kurikulum tingkat satuan pendidikan. Dimana komponen-komponen yang ada dalam silabus dan RPP yang dibuat guru telah memuat komponen tersebut. Selain itu guru juga telah menganalisis tujuan pembelajaran matematika yaitu kesesuaian standar kompetensi dengan materi pembelajaran yang akan disampaikannya. Kesiapan guru matematika juga ditunjukkan dengan memahami karakter siswa yang berbeda dalam setiap kelas.
Analisis Pembelajaran Mandiri Secara Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Tadris Matematika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Marni Zulyanty; Ainun Mardia; Sunarto Sunarto; Ali Murtadlo
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 5 No 2 (2021): July 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v5i2.4592

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran mandiri secara daring pada masa pandemi covid-19 di prodi tadris matematika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek pada penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa dengan kriteria mahasiswa tadris matematika semester I, III, V tahun ajaran 2020/2021 yang perkuliahannya dilakukan secara daring. Adapun instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung berupa angket dan lembar pedoman wawancara. Angket dan lembar pedoman wawancara ini dibuat sesuai indikator kemandirian belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah melakukan pembelajaran mandiri, hal ini terlihat pada aspek mahasiswa telah memiliki kepercayaan diri, inisiatif (kreatif), kemauan sendiri, dan menghargai waktu dalam mengikuti pembelajaran daring. Namun dari hasil penelitian terlihat juga bahwa mahasiswa masih membutuhkan support baik berupa penguatan terhadap apa yang diperoleh dan kesempatan untuk mandiri dalam hal memahami dan menyelesaikan tugas perkuliahan selama pembelajaran daring.
Newman Error Analysis Siswa Madrasah dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Marni Zulyanty
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.041 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.121

Abstract

Students’ mistakes in solving the mathematical word problem is still a problem so it must be identified for each stage of solving. It is done so that the solutions offered are more effective. One way to identify the stage of solving of mathematical problem is the Newman Error Analysis stage. So the purpose of this research is to describe the ability of students of Islamic Junior High School to solve mathematical problems in the form of word problem and to describe the mistakes of high-ability Islamic High School students in mathematical word problem based on Newman Error Analysis. The approach used is qualitative descriptive. The research subject is the high-ability in Islamic Junior High School of Jambi City. Students are asked to work on solving questions in the form of word problems. Then the student interviewed about the mistakes that were made when solving the word problems given for each of the stages. The results showed 56% of high-ability students encountered an error while solving the algebra operation and 44% of high-ability students encountered an error while solving Pythagoras theorem. As for the errors that occur in high-ability students if in the analysis based on the stage of Newman Error Analysis occurs at the stage of understanding the problem (comprehension) and the problem transformation (transformation). Of course, errors in the comprehension and transformation cause errors at a later stage so that the solution or answer found is worth wrong. Keywords: Error, Newman Error Analysis, Mathematical Word Problem.
Project Based Learning: Best Practice dan Mengoptimalkan Kreativitas Mahasiswa Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah Kiki Fatmawati; Marni Zulyanty
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 8 No 1 (2022): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v8i1.11704

Abstract

Project based learning dapat membuat mahasiswa memiliki sense-making di setiap proses pembelajaran. Bahkan, itu juga merupakan penunjang dari suatu proyek atau tugas dari setiap unit pembelajaran yang diselesaikan oleh mahasiswa dan membuat proyek atau tugas tersebut lebih terarah. Penelitian ini memaparkan best practice dari project based learning dan pengoptimalan kreativitas mahasiswa pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah dasar. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan desain One-shot Case Study. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayah (PGMI) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi merupakan subjek atau sampel yang diteliti dalam penelitian ini. Penerapan metode project based learning dilakukan dengan membuat produk dari materi pembelajaran. Hasil karya mahasiswa berupa sajian menu dan laporan. Presentasi produk oleh mahasiswa dikaji dan dijadikan sebagai ukuran tingkat berpikir kreatif mahasiswa dalam membuat menu seimbang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi produk. Data dianalisis berdasarkan skala berpikir kreatif yang dijadikan nilai dalam proses desain kreatif dari sebuah proyek. Hasil penelitian juga ditemukan bahwa penggunaan project based learning dapat mengoptimalkan kreativitas mahasiswa yang mana berada pada ketegori sangat tinggi. Bahkan pada saat presentasi, mahasiswa mampu mengembangkan idenya dengan bahasa sendiri dan lebih sederhana sehingga jelas dan mudah dipahami. Dampak lain dari implikasi atau penerapan dari model pembelajaran project based learning yaitu mahasiswa menjadi aktif dan kreatif, baik saat mencari ide maupun menyampaikan ide atau gagasan tersebut.
PROFIL KOMPETENSI PROFESIONAL MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA SEBAGAI CALON GURU Marni Zulyanty; Husni El Hilali; Ainun Mardia; Hedia Rizki; Susi Marisa; Azkya Milfa Laensadi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i1.2183

Abstract

Pembelajaran matematika bersifat abstrak maka guru matematika harus memiliki keterampilan dalam mendesain dan melakukan pembelajaran yang berkualitas atau lebih dikenal dengan kompetensi profesional. Faktanya kompetensi profesional sejatinya mulai dimiliki calon guru sejak masih menjadi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kompetensi profesional mahasiswa tadris matematika sebagai calon guru. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan instrumen lembar observasi kompetensi profesional dan pedoman wawancara mahasiswa, pihak sekolah, alumni, dan pihak prodi. Adapun yang diperoleh dari profil kompetensi profesional mahasiswa prodi tadris matematika sebagai calon guru ini meliputi kompetensi yang diajarkan mahasiswa praktikan dalam proses pembelajaran di kelas adalah mata pelajaran matematika, artinya ini sudah sesuai bidang. Kemudian dalam perencanaan pembelajaran, mahasiswa praktikan secara mandiri telah memanfaatkan internet atau sumber belajar lainnya untuk mencari materi dan media yang tepat. Selanjutnya terkait dengan evaluasi yang dilakukan mahasiswa praktikan yaitu mahasiswa praktikan belum profesional dalam memberikan evaluasi. Berikutnya terkait dengan bahan pembelajaran atau materi pembelajaran yaitu mahasiswa praktikan sudah memahami materi pelajaran yang akan diajarkan, hanya saja materi yang dipahami hanya disajikan dan dijelaskan kembali kepada peserta didik sama seperti penyajian buku paket/pegangan peserta didik sehingga tidak ada bedanya. Kata Kunci: Profil, Kompetensi profesional, Matematika, Calon guru.
Penguatan Kemampuan Akademik Berbasis Literasi di Pesantren Darul Arifin Jambi Hedia Rizki; Faiqah Mahmudah; Mastarita Nova Wulanda; Marni Zulyanty; Ainun Mardia
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.449

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memaksimalkan kemampuan literasi matematika, bahasa, dan digital santri di pondok pesantren Darul Arifin Jambi, serta memaksimalkan kegiatan penguatan akademik berbasis literasi. Dalam melaksanakan pengabdian, metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pengajaran yang disampaikan oleh pemateri yang berkompeten di bidangnya. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang santri. Hasil kegiatan meliputi: 1) Tumbuhnya komitmen dalam melanjutkan kerjasama antara Prodi Tadris Matematika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan pondok pesantren Darul Arifin. 2) Pemahaman tentang literasi numerasi, literasi bahasa, dan literasi digital. 3) Santri mampu memecahkan soal berliterasi, yaitu soal terkait masalah kehidupan sehari-hari. 4) Santri mempunyai kemampuan dalam debat bahasa inggris, 5) Santri memiliki kemampuan untuk membuat media presentasi menggunakan Microsoft Power Point.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Liveworksheets dalam Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik bagi MGMP Madrasah Tsanawiyah Matematika Rayon 2 Se-Kota Jambi Risnita Risnita; Fitri Kumala Dewi; Defina Dwi Bulan; Marni Zulyanty; Ainun Mardia
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.1.2023.51-59

Abstract

The purpose of this Community Service (PkM) activity is to maximize the use of the Liveworkssheets platform. In carrying out service, the method used is Asset Based Community-driven Development. The training and mentoring process begins with the first stage being pre-implementation, the second stage is the implementation of research, and the third stage is research evaluation which is divided into five stages (Define, Discovery, Dream, Design, and Deliver or Destiny). This activity was attended by 15 mathematics teachers who are members of the MGMP Mathematics MTs/SMP Rayon 2 Jambi City community. The results of the activities include: 1) Increased understanding from MGMP Mathematics MTs/SMP Rayon 2 Jambi City teachers about the importance of digital literacy. 2)Increased technical knowledge of participants from initially not knowing to knowing after getting training using the Liveworksheets platform. 3)Teachers are interested in using the liveworksheets platform when compiling questions for the purposes of midterm tests or end-of-semester tests because of the ease of compiling and checking students' answers.
Workshop Aplikasi Geogebra dan Liveworksheets Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri Se-Kota Jambi Marni Zulyanty; Ainun Mardia; Siti Ubaidah; Rima Meslita; Defina Dwi Bulan
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.233-240

Abstract

The development of science and technology can change the learning process, one of which is related to learning media. Existing learning media can be modified and developed according to science and technology developments. The development of science and technology in learning media, for example the GeoGebra application and live worksheets which can be used in learning mathematics. However, the use of this application is still minimal among teachers. Community service activities are a mandate for educators in tertiary institutions as a manifestation of higher education tridharma. This service is a collaboration of the Tadris Mathematics Study Program which consists of a team of lecturers, students, and the management of the Mathematics Tadris Study Program. The community service activities that have been carried out are geogebra application workshops and liveworksheets for math teachers at State MTs in the city of Jambi. As for the partners or participants in this service, representatives of two mathematics teachers from each state madrasah tsanawiyah in Jambi City. In its implementation, it can be concluded that this service activity was well organized and accompanied by extraordinary enthusiasm from the service participants.
Development of e-LKM for Elementary School Mathematics Learning as an Open-Ended Problem-Based Teaching Material using MiKIR Approach Kiki Fatmawati; Ainun Mardia; Sri Lestari Handayani; Marni Zulyanty
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3212

Abstract

Active learning demands teaching materials that engage and motivate pupils. E-LKM is an active learning material because of this. This study develops e-LKM mathematics learning courses based on open-ended problems assisted by the LIMIT application using the MiKIR approach and describes the trial results. This e-LKM is developed using 4D models: define, design, create, and distribute. The study included University of Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA primary school teacher candidates. Students of UIN STS Jambi madrasah ibtidaiyah professors will test the product. Validation and practical instruments are utilised. The defined step produces the e-LKM's mathematical learning needs, including student indicators and targets. After the design stage, the mathematics learning e-LKM has a title, group name column, directions for use, lecture objectives and achievements, questions, answer columns, conclusions, and reflections. After development, the validation instrument for e-LKM was 77.33% material, 80.00% language, and 76.92% media, putting it in the correct category. Practicality instruments scored 83.76%, indicating e-LKM is practical. The distribution step will yield student and instructor opinions on e-LKM's practicality. This study suggests lecturers use LIMIT to create e-LKM and use it in learning. Research can also create an open-ended problem-based MiKIR e-LKM for additional materials.
PENGGUNAAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF PADA KOMPETENSI INTI SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Zulyanty, Marni
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 10 No 3 (2017)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v10i3.243

Abstract

ABSTRAKMetakognisi merupakan hal yang penting dalam kegiatan belajar mengajar. Pengetahuan metakognitif merupakan komponen dari metakognisi. Seseorang akan dipandu untuk memilih, mengevaluasi, meninjau kembali, dan memutuskan tugas kognitif dengan pengetahuanmetakognitif. Di Indonesia pengetahuan metakognitif merupakan salah satu jenis pengetahuan yang harus diperoleh oleh siswa SMA. Hal ini termuat dalam Kompetensi Inti SMA mata pelajaran matematika. Dalam proses pembelajaran matematika, memecahkan masalah merupakan salah satu standar proses yang harus ada. Hubungan pengetahuan metakognitif dan pemecahan masalah matematika adalah pengetahuan metakognitif dapat membantu siswa menentukan umpan balik saat memecahkan masalah dan umpan balik tersebut memberikan kesempatan untuk mencari kembali tindakan yang lebih tepat dari sebelumnya. Berdasarkan hubungan antara pengetahuan metakognitif dalam memecahkan masalah matematika tersebut, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul “Penggunaan Pengetahuan Metakognitif pada Kompetensi Inti Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika”. Tujuannya untuk memberikan deskripsi penggunaan pengetahuan metakognitif dalam memecahkan masalahmatematika. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester III UIN STS Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deksriptif. Instrumen utama adalah peneliti dan instrumen pendukung adalah lembar pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Dari hasilpenelitian disimpulkan bahwa pengetahuan metakognitif membantu seseorang mengetahui kebenaran dan kesalahan yang dilakukan dalam memecahkan masalah. Selain itu juga membantu mengetahui letak kesalahan dalam memecahkan masalah.