Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN POTENSI KEAGAMAAN MELALUI PERLOMBAAN MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN (MTQ) MASYARAKAT DESA KOTO SENTAJO Sopiatun Nahwiyah; Rosa Murwindra; Reza Rahmadani; sarikah sarikah; Mukti Adly
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3119

Abstract

Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ) menjadi bagian dari kebudayaan yang hidup dalam masyarakat terutama bagi masyarakat melayu tidak terkecuali Desa Koto Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan MTQ di Desa Koto Sentajo diharapkan dapat mengembangkan potensi dan bakat masyarakat desa Koto Sentajo. Terdapat tiga perlombaan dalam kegiantan ini yaitu azan, hafalan surah pendek dan tilawah. Kegiatan MTQ diadakan di masjid ubsang raudhatul jannah, yang diikuti oleh anak-anak usia 5-12 tahun, remaja usia 13-17 tahun dan dewasa usia 18-60 tahun. Keberhasilan dari program ini adalah sangat antusiasnya anak-anak dalam menampilkan kemampuan mereka di atas panggung dengan masing masing lomba diikuti sekitar 20 peserta. Tentunya hal ini dapat melatih mental dan ketanggapan mereka dihadapan halayak ramai. Hadirnya inovasi kegiatan yang dilakukan ini dapat melakukan perubahan ke arah yang lebih maju lagi terutama pada segi keagamaan
RAGAM BUDAYA MELAYU DALAM IMPLEMENTASI NILAI–NILAI SONGKET DAN TANJAK DI TK/KB CEMPAKA DESA KOTO SENTAJO: PKM Tematik Haliza ulfa; Rika Susanti; Candra Candra; Sopiatun Nahwiyah; Rosa Murwindra
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3126

Abstract

Salah satu kabupaten yang ada di provinsi Riau adalah Kabupaten Kuantan Singingi. Riau adalah provinsi yang memiliki banyak kebudayaan melayu. Salah satu kebudayaan melayu yang ada di Riau adalah penggunaan kain songket dan tanjak. Pelestarian dan penggunaan kain songket dan tanjak ini masih di jaga oleh masyarakat kabupaten kuantan singingi. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan kain songket dan tanjak yang masih digunakan oleh kaum laki – laki terkhususnya toko adat Kabupaten Kuantan Singingi pada acara besar seperti pembukaan pacu jalur yang bisanya diselenggarakan pada bulan Agustus. Motif songket sendiri sudah dijadikan icon kuantan singingi. Tak hanya kaum laki – laki saja yang bisa menggunakan kain songket dengan berbagai motif yang begitu banyak. Kaum ibu atau wanita pun juga telah bisa menggunakaan pakain yang bermotif seperti kain songket ini, yaitu baju dengan motif takuluak barembai yang merupakan motif yang saat ini dijadikan icon kuantan singingi. Untuk tetap menjaga kelestarian kebudayaan melayu yang masih ada di kuantan singingi, mahasiswa KKN Tematik Universitas Islam Kuantan Singingi berupaya memperkenalkan budaya melayu songket dan tanjak beserta nilai – nilai budaya melayu yang ada kepada anak usia dini yakninya peserta didik KB/TK Cempaka Desa Koto Sentajo. Hal ini diharapkan agar generasi penerus mampu menjaga kelestarian kebudayaan melayu yang ada di kabupaten kuantan singingi dengan seiring berkembang dan maju nya zaman di suatu masa kelak. Kata kunci: Nilai – nilai budaya melayu, Kain songket, Tanjak.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MASA KINI SEBAGAI PENUNJANG MERDEKA BELAJAR Dwi Putri Musdansi; Rosa Murwindra; Irfandi Irfandi; Jumriana Rahayu N; Kiprah Piawi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4307

Abstract

Penyelenggaraan kurikulum Merdeka juga memiliki banyak tuntutan bagi pendidik salah satunya adalah menguasai teknologi dengan cakap dan tepat guna terutama dalam hal pengembangan media pembelajaran. Guru dituntut untuk menjadi kreatif dan inovatif dalam menciptakan media pembelajaran masa kini yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan kepada peserta didik. Salah satu media pembelajaran masa kini yang dapat dikembangkan berbasis web adalah google sites dan Quizziz untuk media Latihan online (syarifuddin, 2022). Namun untuk mengembangkan dan memenuhi tuntutan pendidik dalam menerapkan Merdeka Belajar serta era society 5.0, guru masih mengalami kekurangan dan keterbatasan dalam pemahamannya terutama pada guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Kimia Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Sehingga untuk melakukan terobosan akselerasi pemahaman tentang pengembangan media, perlu dilakukan kegiatan pelatihan untuk guru dalam pengembangan media terbaharukan guna menunjang kegiatan pembelajaran. Pelatihan yang dilaksanakan oleh program Studi Pendidikan Kimia mengangkat tema “ Pelatihan google sites berbasis quzizz” yang diselenggarkan pada tanggal 18-21 Mei 2024 di Gedung Serba Guna SMAN 1 Teluk Kuantan, dan diikuti oleh 25 orang guru-guru MGPM kimia Tingkat SMA. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan, dimana guru-guru mendengarkan presentasi kemudian mempraktekan dan dilanjutkan dengan pembelajaran mandiri dirumah masing-masing. Dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Materi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sesuai dengan kebutuhan Peserta/Mitra, (2) Materi PkM dapat digunakan dalam Proses Belajar Mengajar sebagai penunjang Merdeka Belajar, (3) Mitra/peserta mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan PkM ini, (4) Kegiatan PkM berhasil meningkatkan kemampuan mitra/peserta dalam pengembangan media pembelajaran, (5) Secara umum, mitra puas terhadap kegiatan PkM
Membangun Kesadaran Pendidikan dan Keagamaan di Desa Sungai Bawang melalui Aksi Muda Islami Marsela, Asri; Syafitri, Dona; Yufita, Fifi; Isti Kusmira, Inda; Murwindra, Rosa
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/sh.v3i2.323

Abstract

Pendidikan dan pembinaan keagamaan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia di masyarakat. Namun, kesadaran terhadap pentingnya pendidikan dan penguatan nilai-nilai keagamaan masih perlu terus ditingkatkan, khususnya pada anak-anak dan generasi muda di Desa Sungai Bawang. Melalui Program Aksi Muda Islami (AMI), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan religius yang bertujuan meningkatkan minat belajar, memperkuat pemahaman keislaman, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Program ini dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, antara lain lomba Rangking 1 Islami, lomba kultum, hafalan surah pendek, adzan, praktik salat, mewarnai, serta kegiatan pendukung lainnya yang melibatkan masyarakat dan lembaga pendidikan setempat. Pelaksanaan program mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta, orang tua, guru, dan masyarakat karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan partisipasi sebagian masyarakat dan penyesuaian jadwal kegiatan, program tetap dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pihak. Secara keseluruhan, Program Aksi Muda Islami memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan pembinaan keagamaan serta diharapkan dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan religius.
Sosialisasi Dampak Penyalahgunaan Handphone Terhadap Perilaku dan Prestasi Belajar Siswa di SDN 010 Sungai Bawang Aliya, Yesa; Dwi Fitri, Jum’atul; Murwindra, Rosa; Ildia Putri, Silpa; Alifah, Alifah
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Smart Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v3i2.319

Abstract

Penggunaan gadget pada anak sekolah dasar semakin meningkat seiring kemajuan teknologi. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di SDN 010 Desa Sungai Bawang oleh mahasiswa KKN-T Universitas Islam Kuantan Singingi bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas V mengenai dampak penggunaan gadget terhadap perilaku dan prestasi belajar. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tanya jawab. Hasil menunjukkan sebagian besar siswa menggunakan handphone setiap hari untuk menonton video, bermain game, membuka media sosial, dan mencari materi pelajaran. Penggunaan berlebihan terkait dengan penurunan waktu belajar, gangguan konsentrasi, kebiasaan begadang, penurunan prestasi, perubahan perilaku sosial minsalnya (menyendiri, mudah marah), serta penurunan interaksi sosial. Faktor keluarga, terutama kurangnya pengawasan orang tua, memperburuk kebiasaan ini. Namun, apabila digunakan secara terkontrol, gadget berpotensi mendukung pembelajaran melalui akses materi dan video edukasi. Diperlukan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mengatur penggunaan gadget agar mendukung perkembangan akademik dan sosial anak