Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Dan Implementasi Kendali Untuk Lampu Berbasis Elektrookulografi Izzaturrahman Izzaturrahman; Mohamad Ramdhani; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrooculography (EOG) merupakan teknik merekam pergerakan mata. EOG dapat membantu perekaman aktivitas otot mata sebagai acuan penelitianpola pergerakan bola mata, kelainan otot mata. EOG dapat diolah menjadi masukan pada sistem kontrol untuk membantu aktivitas manusia, khususnya untuk penderita disabilitas. Dalam konteks system kontrol sinyal EOG perlu diklasifikasikan agar dapat menjadi input sistem kontrol. Prinsip kerja sistem ini adalah dengan akuisisi sinyal EOG menggunakan elektroda dan sensor EOG. Kemudian sinyal tersebut diproses oleh mikrokontroler untuk diklasifikasikan dan diolah deraunya dengan exponential filter. Dimana output berupa nyala mati lampu sesuai dengan pola sinyal EOG. Data yang didapat dengan menggunakan sampel sebanyak sepuluh orang sebanyak 60% sampel dapat mengontrol lampu dengan baik, sementara 40% sisanya mengalami error. Nilai ADC untuk gerakan mata ke kanan diatas 500, sedangkan nilai ADC gerakan ke kiri dibawah 470. Perbedaan kondisi nilai ADC dipengaruhi oleh perbedaan kondisi kulit sebagai perantara EOG dengan tubuh, serta tingkat sensitivitas sensor perangkat. Derau perangkat dapat sangat dipengaruhi oleh lingkungan, adanya tegangan AC disekitar menimbilkan derau pada perangkat. Dari data pengujian sampel yang berhasil perangkat memiliki kerakurasian sebesar 60,12% keberhasilan. Kata kunci: electrooculography, lampu, exponential filter.
Perancangan Tata Letak Pcb Dengan Metode Grounding Untuk Modul Sensor Gy-521 Sebagai Alat Deteksi Kereta Api Muhammad Faqihuddin Ma’ruf; Mohamad Ramdhani; Ahmad Sugiana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat deteksi kereta api yang sedang dikembangkan oleh Balai Yasa Sinyal Telekomunikasi dan Listrik PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung (Balai Yasa SINTEL PT. KAI DaOp 2 Bandung) menggunakan modul sensor GY-521, Arduino Nano, relay, dan DC/DC adapter sebagai komponennya. Dengan komponen-komponen tersebut sebagai penyusunnya, alat deteksi kereta api tersebut bisa digolongkan sebagai alat komputasi digital yang harus memiliki electromagnetic compatibility (EMC) yang baik. Metode yang digunakan untuk mengurangi noise tegangan adalah metode grounding. Berdasarkan hasil pengujian, PCB yang dirancang dan diimplementasikan dapat mengurangi noise tegangan pada ground hingga batas tegangan yang dapat ditolerir pada sebuah sistem rangkaian digital. Hal ini dapat ditunjukkan dengan pengujian yang dilakukan dengan cara mengukur tegangan pada pin output pada arduino yang terhubung dengan relay. Tegangan pada pin output tidak melebihi 500mV pada PCB yang dibuat tanpa mempertimbangkan EMC. Kata kunci: Grounding, EMI, EMC, gangguan tegangan.
Prototipe Alat Ukur Kekuatan Beban Motor Wesel Portable Hazmi Aji Kusumo Nasution; Ahmad Sugiana; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api merupakan salah satu pilihan moda transportasi yang memiliki keunggulan dalam hal efisiensi biaya perjalanan. Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penambahan relasi perjalanan kereta api. Seiring dengan meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api, maka faktor keselamatan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Motor wesel merupakan salah satu perangkat pendukung perjalanan kereta api, perawatan secara berkala harus dilakukan agar dapat dipastikan motor wesel dalam keadaan layak digunakan. Salah satu parameter motor wesel dalam kondisi layak digunakan adalah kemampuaannya dalam menggerakkan beban berupa lidah wesel harus dapat berjalanan dengan baik. Oleh sebab itu, diperlukan instrumen yang tepat untuk dapat mengukur kekuatan motor wesel dalam menggerakkan beban. Alat ukur yang portable dapat memiliki nilai lebih karena dapat memudahkan petugas dalam melakukan perawatan. Perancangan sistem alat ukur digital dapat dijadikan pilihan agar dapat menunjang kepraktisan dan bersifat portable. Dengan sistem digital, komponen yang digunakan dapat lebih ringkas karena saat ini sudah terdapat sensor pengukur berat (loadcell) dan mikrokontroler sebagai komponen untuk pengolahan data serta LCD sebagai keluaran untuk menampilkan hasil pengukuran. Sebagai alat ukur, maka diperlukan metode yang efektif sehingga nilai keluaran hasil pengukuran dapat dipastikan kebenarannya. Penggunaan metode regresi linier dapat dilakukan agar mendapat hasil pengukuran dengan nilai toleransi kesalahan yang rendah. Oleh sebab itu diperlukan percobaan dalam pengambilan sampel data hasil pengukuran. Kata kunci : motor wesel, alat ukur, portable, regresi linier
Perancangan Solar Charge Controller Untuk Penerangan Jalan Umum Otomatis Bertenaga Surya Alvin Surya Trisna; Angga Rusdinar; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penggunaan panel surya sebagai sumber energi terbarukan semakin meningkat. Penggunaan photovoltaic (PV) yang mudah dan efisien mampu menarik peminat untuk beralih ke sumber energi terbarukan sehingga perlahan sumber energi tak terbarukan akan ditinggalkan. Sistem penerangan jalan umum yang ada saat ini mulai menggunakan panel surya. Panel PV mampu mengolah masukkan tegangan berdasarkan dari intensitas radiasi matahari dan dipengaruhi juga oleh temperatur udara.. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang solar charge controller berbasis Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk dapat digunakan dalam penerangan jalan umum otomatis. Penelitian dilakukan dengan menerapkan algoritma MPPT dengan metode Perturb & Observe (P&O). Pada penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa hasil pengujian pada saat siang hari aki yang berkapasitas 17AH dapat terisi penuh dalam 9,71 jam. Pada saat malam hari baterai yang terisi penuh dapat menyuplai beban berupa lampu LED dengan daya 30 watt selama 8 jam dan 50 watt selama 4 jam. Kata Kunci: Solar Charge Controller, Maximum Power Point Tracking, Perturb & Observe, Photovoltaic
Sistem Deteksi Rel Patah Menggunakan Laser Krisna Muhammad Luthfi; Fiky Y. Suratman; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kereta api merupakan salah satu transportasi umum favorit masyarakat. Beberapa tahun belakangan, jumlah penumpang dan frekuensi perjalanan kereta api semakin meningkat. Akibatnya, rel kereta api semakin sering dilintasi. Rel merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perjalanan kereta api. Jika kondisi tersebut tidak ditangani maka rel bisa mengalami kerusakan. Apabila rel mengalami kerusakan pada konstruksinya maka kereta api yang melintasinya dapat mengalami kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sistem deteksi kerusakan rel menggunakan sinar laser. Kerusakan rel yang diteliti berupa rel patah sehingga menimbulkan suatu celah pada rel tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan merancang sebuah purwarupa yang telah dipasangi sebuah sensor jarak berbasis laser yang bernama VL53L0X. Sensor ini akan membaca jarak rel yang telah diatur sejauh 50 milimeter. Untuk mengetahui apakah rel terdapat celah atau tidak, maka perlu mengetahui ambang batas ukur atau threshold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya semua kondisi celah dengan lebar ≥ 2 mm mampu dibaca oleh sensor VL53L0X yang posisinya berjarak ≥ 30 mm dari badan rel setelah ditemukan threshold-nya. Tetapi tidak semua celah dan jarak sensor menghasilkan pengukuran yang ideal. Hasil pengujian yang ideal diperoleh saat sensor berjarak 50 mm dari badan rel. Kata kunci : Rel, celah, sensor, jarak, laser, threshold Abstract Train is one of the people's favorite public transportation. In recent years, the number of passengers and the frequency of train trips has increased. As a result, the railroad tracks are being crossed more frequently. Rail is one of the most important components in rail travel. If these conditions are not treated, the rail may be damaged. If the rail is damaged in its construction, the train that crosses it can have an accident. The aim of this research is to study a rail damage detection system using a laser beam. The rail damage studied was in the form of a broken rail causing a gap in the rail. This research was done by designing a prototype that has been fitted with a laser-based proximity sensor named VL53L0X. This sensor will read the rail distance that has been set as far as 50 millimeters. To find out whether the rail has a gap or not, it is necessary to know the measurement threshold. The results showed that basically all gaps condition with a width of ≥ 2 mm can be read by the VL53L0X sensor whose position is ≥ 30 mm from the rail body after the threshold was found. But not all sensor gaps and distances result in ideal measurements. The ideal test results are obtained when the sensor is 50 mm from the rail body. Keywords: Rail, gap, sensor, distance, laser, threshold
Sistem Monitoring Parameter Lingkungan Tanaman Wortel Menggunakan Field Server Yudhistira Adi Nugraha; Sony Sumaryo; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengintegrasi teknologi sistem informasi untuk mengembangkan Precision Agriculture dalam negeri saat ini dimaksudkan guna mendukung efisiensi, produktivitas dan profitabiltas pertanian. Hal tersebut didorong oleh timbulnya permasalahan di lapangan terkait dengan menurunnya tingkat produktivitas tanaman yang diakibatkan antara lain, kurang intensifnya pemantauan terhadap tanaman pada masa pertumbuhan terutama tanaman Holtikultura lebih spesifiknya wortel. Dikarenakan wortel merupakan tanaman yang sangat rentan terhadap kondisi lingkungan diantaranya suhu dan kelembaban tanah, suhu dan kelembaban udara, intensitas cahaya, dan pH tanah. Salah satu alternatif solusi untuk memperbaiki permasalahan tersebut dengan mengaplikasikan teknologi Field Server (FS) berbasis IoT. Field Server (FS) menggunakan 5 sensor untuk mengakuisisi data dilapangan diantaranya yaitu sensor suhu dan kelembaban udara, sensor suhu tanah, sensor kelembaban tanah, sensor intensitas cahaya, dan sensor pH tanah yang di operasikan oleh sebuah MCU dengan tingkat akurasi pengukuran >95%. Data hasil pemantauan dapat diakses dari jarak jauh menggunakan platform IoT (Antares), dengan akumulasi waktu keterlambatan transmisi data sebesar 7,5 detik yang bergantung pada koneksi jaringan wifi yang terhubung oleh modul wifi. Dengan bantuan modul wifi data yang dikirim dapat diterima dan ditampilkan 100% tanpa adanya Packet loss pada Web Server. FS diaplikasikan pada sebuah lahan tanam tanaman wortel di Ciwidey Bandung, Jawa Barat untuk memonitoring pengaruh dari 6 parameter lingkungan yang menunjang pertumbuhan tanaman dan bekerja secara Real Time. Ist Kata Kunci : Precission Agriculture, Field Server, IoT, Web Server Abstract In order to integrate information system technology to develop domestic Precision Agriculture, currently it is intended to support agricultural efficiency, productivity and profitability. This is driven by the emergence of problems in the field related to a decrease in the level of plant productivity due to, among other things, less intensive monitoring of plants during their growth period, especially for horticultural crops, specifically carrots. Because carrots are plants that are very vulnerable to environmental conditions including soil temperature and humidity, air temperature and humidity, light intensity, and soil pH. One alternative solution to fix this problem is by applying IoT-based Field Server (FS) technology. Field Server (FS) uses 5 sensors to acquire data in the field including temperature and humidity sensors, soil temperature sensors, soil moisture sensors, light intensity sensors, and soil pH sensors operated by an MCU with a measurement accuracy rate of> 95%. Monitoring data can be accessed remotely using the IoT (Antares) platform, with an accumulated delay in data transmission of 7.5 seconds depending on the wifi network connection connected by the wifi module. With the help of the wifi module the data sent can be received and displayed 100% without any packet loss on the web server. FS was applied to a carrot growing area in Ciwidey Bandung, West Java to monitor the effect of 6 environmental parameters that support plant growth and work in Real Time. Keywords : Precission Agriculture, Field Server, IoT, Web Server.
Perancangan Dan Realisasi Sistem Harvesting Dan Distribusi Catu Daya Pada Satelit Kubus Rahman, Saifur; Edwar; Ramdhani, Mohamad
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cube satellites are typically used as platforms for experiments and observation. Therefore, a reliable electrical distribution system is needed to ensure the cube satellite can operate stably and optimally. In this research, a prototype system was designed and implemented based on needs analysis and specifications. The developed system has functions such as the ability to control power harvesting conditions, electrical distribution, as well as monitoring the voltage on solar panels and batteries. Thanks to the testing conducted, it was proven that this system works correctly and can be an effective solution to improve the performance of cube satellites in future research. Keywords: electrical power system, satellite electrical distribution
Implementasi Sistem Deteksi Botol Otomatis Pada Rvm Berbasis Sensor Menggunakan Fuzzy Logic Untuk Optimalisasi Pemilahan Mulyono, Stanley Nathanael Utomo; Ramdhani, Mohamad; Hidayat, Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan serius di Indonesia, dengan 7,8 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap tahunnya dan 4,9 juta ton tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem Reverse Vending Machine (RVM) menggunakan multi-sensor dan logika fuzzy untuk optimalisasi pemilahan sampah botol. Sistem yang dirancang mengintegrasikan sensor LDR untuk mengukur dimensi botol, sensor IR untuk mendeteksi keberadaan botol, sensor kapasitif dan induktif untuk membedakan material, sensor warna untuk mengidentifikasi jenis botol plastik, serta load cell untuk memvalidasi berat botol. Metode yang digunakan menggabungkan pembacaan multi-sensor dengan algoritma fuzzy logic untuk klasifikasi botol secara akurat. Sistem ini dirancang untuk dapat memilah botol plastik bening, botol plastik berwarna, dan kaleng secara otomatis dengan tingkat akurasi minimal 99%. Implementasi sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pemroses utama, motor servo untuk mekanisme pemilahan, dan conveyor belt untuk transportasi botol. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya sistem RVM yang dapat mengoptimalkan proses daur ulang dengan pemilahan yang lebih akurat dan efisien.Kata kunci— Daur Ulang, Fuzzy Logic, Pemilahan Otomatis, Reverse Vending Machine, Multi Sensor.
Pengembangan Reverse Vending Machine Berbasis Scan Barcode Dan Sensor Untuk Pemilahan Botol Plastik Dan Kaleng Dengan Sistem Pembayaran Cashless Marta DK, Astrina Karunia; Ramdhani, Mohamad; Hidayat , Iswahyudi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah plastik dan kaleng menjadi masalah lingkungan karena sulit terurai. Penelitian ini mengembangkan Reverse Vending Machine (RVM) berbasis GM65 Barcode Scanner untuk pemindaian dan pemilahan botol plastik serta kaleng secara otomatis. Sistem menggunakan ESP32, motor servo, dan conveyor, serta terintegrasi dengan aplikasi Android untuk autentikasi pengguna dan pemberian reward digital melalui sistem cashless. Pengujian pada 40 sampel dengan 20 kali percobaan per item menunjukkan tingkat keberhasilan rata-rata 93,3%. Faktor yang mempengaruhi meliputi kondisi barcode, pencahayaan, sudut pemindaian, dan posisi kemasan. Hasil ini menunjukkan RVM dapat berfungsi andal dan efisien, berpotensi diterapkan di area publik untuk mendukung program daur ulang dan partisipasi masyarakat. Kata kunci: Reverse Vending Machine, GM65 Barcode Scanner, Pemilahan Sampah, Cashless Payment, ESP32