Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)

IMPLEMENTASI CCTV SEBAGAI MONITORING KEAMANAN LINGKUNGAN DI RT 04 RW 13 KOMPLEK GRIYA PRIMA ASRI BALEENDAH Mohamad Ramdhani; Irwan Purnama; Yusuf Nur Wijayanto
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.927 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17507

Abstract

Keamanan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan bersosial. Salah satu pencegah atau langkah dalam keamanan lingkungan adalah dengan secara bersama-sama aktif melakukan sistem keamanan lingkungan atau disingkat siskamling, tetapi memiliki kelemahan pada sumber daya manusia dan jangkauan yang tidak luas. Untuk itu maka peran teknologi dapat digunakan salah satunya dengan menggunakan Closed Circuit Television (CCTV). Metode yang digunakan adalah perancangan sistem dan implementasi CCTV di lingkungan sebagai upaya preventif untuk solusi masalah keamanan lingkungan secara bersama. Titik pemasangan CCTV dilakukan didepan akses untuk lingkungan RT 04 RW 13 dan implikasi setelah dilakukan pemasangan kondisi lingkungan aman dan lebih kondusif.
DESAIN DAN CETAK PRINTED CIRCUIT BOARD PADA PELATIHAN ELEKTRONIKA LANJUTAN DI BALAI PELATIHAN TEKNIK SINTELIS PT KERETA API INDONESIA Mohamad Ramdhani
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.04 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18580

Abstract

Dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di PT Kereta Api Indonesia Persero (PT KAI), unsur kemampuan dan pengetahuan pegawai menjadi sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut. Kemampuan dasar untuk dapat melakukan “troubleshooting” pada sistem perkeretaapian yang didalamnya terdapat rangkaian elektronika, membutuhkan kemampuan sumber daya manusia untuk dapat memahaminya. Oleh karenanya PT KAI melalui Balai Pelatihan Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (BPSTL) melaksanakan pelatihan dengan tajuk “Teknik Sintelis Tingkat Lanjutan” selama kurang lebih tiga bulan secara keseluruhan. Mata latih Elektronika Lanjutan merupakan bagian dari kurikulum pelaksanaan pelatihan tersebut selama tiga hari penuh secara hybrid (satu hari online dan dua hari onsite) dengan durasi 30 jam pembelajaran dimana materi yang disampaikan terdiri dari tiga bagian besar, yaitu pengenalan komponen berikut simulasi dengan Circuit Simulator, perancangan dan desain PCB dengan simulasi EasyEDA, dan praktek pembuatan cetak PCB. Tujuan dari pelatihan ini sendiri adalah peserta mempunyai kompetensi dalam hal perancangan rangkaian elektronika mulai dari perancangan simulasi sampai dengan praktek pencetakan PCB, dimana materi yang disampaikan adalah merancang konverter AC 220V ke DC 5V. Penerapan teknologi dalam pelatihan ini adalah penggunaan simulasi berbasis web untuk melakukan simulasi rangkaian dan simulasi desain perancangan skematik sampai dengan cetak PCB sampai dengan cetak PCB dengan menggunakan teknologi konvensional dengan larutan ferri klorit. Hasil yang diperoleh adalah semua peserta dinyatakan kompeten dengan batas minimal kelulusan 75 dengan hasi indeks selama pelatihan minimal B.Kata Kunci: PT KAI, Circuit Simulator, EasyEDA, Cetak PCB
PENYULUHAN INSTALASI SISTEM MONITORING PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA MENGGUNAKAN WEB DI MA ISHLAHUL AMANAH Desri Kristina Silalahi; Irwan Purnama; Mohamad Ramdhani; Porman Pangaribuan; Kharisma Bani Adam
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.837 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18685

Abstract

Jumlah sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sangat luar biasa. Namun, masih sedikit sekali pemanfaatan sumber energi terbarukan ini. Peran aktif dalam masyarakat sangatlah diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan secara maksimal terutama dalam hal penggunaannya. Adapun di daerah Pangalengan, Jawa Barat ini sendiri pemanfaatan energi terbarukannya dapat bersumber dari energi surya. Diperlukanlah pembinaan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya beserta dengan besarnya potensi yang dapat diperoleh dalam pemanfaatannya. Pembinaan yang diberikan kepada masyarakat dapat berupa pengetahuan dasar mengenai konversi energi dari surya menjadi listrik yang diikuti dengan adanya praktik sederhana. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami terkait energi surya ini secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian masyakat yang dilakukan merupakan penyuluhan terkait sistem monitoring pembangkit listrik teanag surya di MA Ishlahul Amanah. Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias. Hal ini terlihat dari kepuasan dalam menjawab kuesioner peserta sangat setuju dengan kegiatan yang telah dilakukan.Kata Kunci: energi terbarukan; PLTS; konversi energi; energi surya; monitoring